Fajar

  Breaking News

Soal Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK, Jokowi : Kejar dan Cari Pelakunya

Presiden Jokowi memerintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menangkap pelaku teror bom di rumah pimpinan KPK. ()
Hukum - 11 Januari 2019, 18:35:41

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-- - Penyelidikan teror bom di rumah dua pimpinan KPK, Laode M. Syarif dan Agus Rahardjo, mengalami kemajuan. Polri memastikan sedang menganalisis hasil empat rekaman closed circuit television (CCTV). Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan isyarat adanya petunjuk yang didapatkan penyidik untuk mengetahui pelaku teror, khususnya yang terjadi di rumah Laode.

Tito menjelaskan bahwa kepolisian telah menemukan sejumlah petunjuk menarik terkait teror di rumah dua pimpinan KPK. Namun, petunjuk tersebut belum bisa dijabarkan. "Ya, semoga secepatnya terungkap," papar Tito di kampus Universitas Indonesia (UI) kemarin (10/1).

Dia mengaku telah menginstruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz untuk membuat tim gabungan dengan KPK guna mengungkap kasus teror tersebut. Harapannya, pengungkapan kasus itu bisa lebih transparan. "Saya sudah koordinasi dengan Pak Agus dan Pak Laode."

Jokowi: Tidak Ada Toleransi, Kejar, dan Cari Pelakunya
Presiden Jokowi bersama Ketua KPK Agus Rahardjo beberapa waktu lalu. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Saat ini penyelidikan kasus tersebut sedang fokus ke rekaman CCTV di rumah kedua pimpinan. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa empat CCTV itu dianalisis untuk bisa mendapatkan petunjuk. "Tim sedang bekerja untuk mengetahui apakah pelaku dapat dikenali melalui CCTV. Masih proses, ya," ujarnya.

Bukankah ada dua pelaku berboncengan yang terekam di CCTV? Dia mengaku hal tersebut masih dianalisis. "Perlu dilihat, terekam itu apakah bisa dikenali. Kalau ternyata pakai topeng dan sebagainya," jelasnya.

Yang pasti, empat CCTV itu diupayakan bisa mengurut perjalanan pelaku. Dari mana pelaku masuk area rumah pimpinan KPK hingga menaruh atau melemparkan bom molotov di rumah Laode. "Ini yang sedang disusun," paparnya.

Dalam kasus tersebut, ada 12 saksi yang telah diperiksa. Saksi-saksi tersebut dimintai keterangan terkait kronologi kejadian dan kemungkinan melihat pelaku. "Tapi, kebanyakan hanya melihat bom molotov yang telah pecah dan mengeluarkan api," paparnya.

Dedi meminta masyarakat tidak mempersepsikan kasus tersebut di luar fakta hukum. Sebab, penegakan hukum itu berdasar fakta hukum yang ditemukan. Kejadian tersebut perlu dibuktikan secara ilmiah, misalnya, bukti siapa pembuat bom, siapa pelempar, dan siapa yang mengorder untuk meneror. "Pembuktian ilmiah, jangan asumsi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku baru tahu saat malam setelah kejadian bahwa bom pipa yang dipasang di pagar rumahnya adalah fake bomb. "Bahan bakunya bukan mesiu, jadi semacam semen putih," terangnya saat ditemui di Hotel Bidakara kemarin. Hanya, bentuknya memang dibuat mirip bom betulan. Ada rangkaian kabel, baterai, dan pemicu.

Selain itu, lanjut dia, dirinya sudah dihubungi pihak Mabes Polri. Penyidik meminta Agus menyediakan waktu untuk memberikan keterangan seputar kasus tersebut.

"Sebetulnya saya malah minta tadi malam sekalian, tapi teman-teman mengatakan agar saya beristirahat dulu," lanjutnya. Yang jelas, pemeriksaan segera dilakukan. Bisa kemarin sore, malam, di KPK atau hari ini (11/1).

Untuk saat ini, dia belum bisa menyimpulkan apa pun terkait teror tersebut. Dia menyerahkan semua penilaian kepada pihak kepolisian dalam rangka pengungkapan kasus. Dia berjanji, pimpinan ataupun staf KPK akan membantu apa pun yang diperlukan Polri terkait penanganan kasus itu.

Disinggung mengenai pengamanan terhadap pimpinan KPK, Agus menyatakan, peningkatan pengamanan diberlakukan sejak kasus sebelumnya. Dalam hal ini, sejak kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. "Seperti di tempat saya, ada (unsur pengamanan) yang selalu tinggal di rumah," tutur Agus.

Sementara itu, langkah perbaikan kualitas pengamanan terhadap petugas KPK juga, menurut dia, harus terus dilakukan. Baik untuk petugas di bagian penyelidikan, penyidikan, maupun penuntutan. "Kami juga sedang mengevaluasi misalnya nanti ada beberapa petugas KPK yang akan dilengkapi dengan senjata (api) tertentu," ucapnya.


Namun, dia belum bersedia berbicara lebih jauh tentang mekanisme maupun jenis senjata yang akan digunakan. Evaluasi itu diperkirakan bakal tuntas dalam waktu dekat. Pihaknya tidak ingin menduga-duga sebelum kasus teror itu mendapatkan bukti-bukti yang jelas.

Di tempat terpisah, Presiden Joko Widodo mengaku sudah memerintah Tito untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Menurut dia, tindakan itu merupakan intimidasi kepada aparat penegak hukum. "Saya rasa tidak ada toleransi untuk itu, kejar dan cari pelakunya," kata Jokowi di gudang Bulog, Jakarta, kemarin (10/1).

Disinggung mengenai perlunya peningkatan standar keamanan bagi pimpinan dan penyidik KPK, Jokowi mengaku sudah memerintahkan sejak lama. Bahwa dari sisi keamanan harus diberikan pendampingan ekstra. "Tapi, kalau masih ada kejadian, ya cari agar semuanya menjadi jelas dan gamblang siapa pelakunya," imbuh dia.

Mantan wali kota Solo itu juga meyakini, teror yang kembali menimpa KPK tidak akan menyurutkan upaya kerja KPK. "Saya yakini, pemberantasan korupsi tidak kendor dengan teror seperti ini," ucapnya.  (jpc) 


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Edy

🔀Berita Terkini
 

IMB : Isu Hukum Capres 02 Menang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pada sesi pertama debat kandidat capre-cawapres, yang mengakat isu hukum membuat Ketua DPD I Partai Gerindra Sulsel,...
 

FOTO: Relawan Jokowi-Maruf Amin Nobar di DP Hall

Ratusan relawan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin menggelar nonton bareng (nobar) debat perdana calon presiden...
 

Benarkah Nissa Sabyan Jadi Jurkam Prabowo, Agnez Mo ke Jokowi?

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA -- Iklim perpolitikan di Indonesia semakin panas, bagimana tidak, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tidak lama lagi akan...
 

FOTO: Roemah Djoeang Prabowo-Sandi Nobar Debat Capres

Suasana nonton bareng debat calon presiden di Roemah Djoeang Prabowo-Sandi di Jalan Andi Mappanyukki, Kamis, 17 Januari. (Abe Bandoe/Fajar)
 

Satukan Alumni Lewat Milad Himatansi Unifa

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Karpet merah menjulur panjang, kerlap kerlip lampu warna-warni menghiasi ruangan. Ada panggung besar disana. Semuanya...
 

Pendukung Prabowo-Sandi Membludak Saksikan Debat Kandidiat di Roemah Djoeang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno nonton bareng...
 

Jokowi-Maruf Mantul

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Jokowi dan Kiai Maruf Amin melaksanakan salat Maghrib berjamaah di Masjid Baiturrahim, Jakarta, Kamis 17 Januari...
 

Beda Pilihan, Iksan-Paris Duduk Mesra Nonton Bareng Debat Perdana

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO--Nonton Bareng Debat Perdana Capres dan Cawapres Pemilu 2019, ikut digelar di Aula Kalabbirang rumah Jabatan Bupati...
 

Idris Manggabarani : Tema Debat yang Diangkat Dikuasai Ilmunya oleh Prabowo

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Debat calon presiden dan wakil presiden sementara berlangsung. Ketua DPD I Gerindra Sulsel, Andi Idris Manggabarani,...
 

Ketua Bapilu PDIP Sulsel : Pertanyaan Lawan Debat Jokowi-Maruf Tak Diperkuat Data

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel, Iqbal Arifin, sangat...
 

Ahmad Dhani Lolos Dari Penahanan, Ini Alasan Kejaksaan

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA -- Penyidik Polda Jawa Timur telah melimpahkan tersangka kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo dan barang bukti...
 

Berlogo KPU Sulsel Beredar di Medsos "80 Juta Sekali Coblos"

FAJARONLINE.CO.ID - Selebaran yang mencatut nama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) menghebohkan dunia maya. Secara umum,...
 

Jangan Pernah Selfi dan Nongkrong di Jembatan Ini, Begini Akibatnya...

FAJARONLINE.CO.ID,TULUNGAGUNG--Setelah meresmikan Jembatan Ngujang 2, tak sedikit warga memanfaatkan jembatan yang menghubungkan antara Desa Bukur,...
 

Cerita Saksi Mata Temukan Pria Tewas Dengan Mulut Berdarah

FAJARONLINE.CO.ID,BLITAR--Warga Dusun Sanan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben mendadak geger. Itu setelah Andri Suyatno warga setempat ditemukan tidak...
 

Diterjang Angin Kencang, Belasan Rumah Warga Pulau Rusak

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP--Puting beliung kembali menerjang Pangkep. Kali ini, belasan rumah penduduk di Pulau Badi, Desa Mattiro Deceng, Kecamatan...
 

Rakor, Peternak Sinjai Tetap Dibebani Pembayaran Ayam DOC Mati

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS -- Rapat koordinasi penyelesaian masalah bantuan ayam dari Kementerian Pertanian bagi rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten...
 

Nobar Debat di Kediaman Danny, Lima Pemuka Agama Jadi Komentator Visi-Misi Capres

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR-Malam ini dua kandidat calon presiden dan calon wakil presiden, akan beradu argumen di pagung debat. TKD Sulsel...
 

Lima Pemuka Agama Kritisi Visi Misi Jokowi

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR -- Malam nanti dua kandiat calon presiden dan calon wakil presiden, akan beradu argumen dipanggung debat. TKD Sulsel...
 

Demi Biayai Persalinan Istri, Pria Ini Mencuri HP

FAJARONLINE.CO.ID, SURABAYA--Budiono nekat mengembat sebuah HP di kantor pemadam kebakaran (PMK) demi biaya persalinan istrinya. Dia mencuri HP di...
 

Lima Polres Jajaran Polda Sulsel Studi Banding ke Polres Gowa

  FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Polres Gowa menjadi pusat studi banding dari lima Polres jajaran Polda Sulsel, Kamis...
 

Tak Dapat Izin Mendagri, Danny Batal Nobar Debat Bersama Tim Jokowi-Maruf

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR --Ketua Penasihat TKD Jokowi-Ma'ruf, Moh Ramdhan Pomanto dilarang mengikuti debat kandidat putaran pertama bersama...
 

Hadiri Hut LVRI Ke-62, Wabup Sidrap Doakan Kesehatan Veteran

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Wakil Bupati Sidrap, Ir H. Mahmud Yusuf menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Legiun Veteran Republik...
 

Gaji PNS, TNI, Polri Segera Naik

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Janji pemerintah untuk menaikkan gaji pokok PNS, TNI, Polri, serta pensiunan, segera terealisasi. Saat ini sedang disusun...
 

Warga Pulau di Kalmas Demo di Kantor Disdik Pangkep

  FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Ijazah alumni pada salah satu Sekolah Dasar (SD) di Pulau Kalukalukuang, Kecamatan Kalmas tak kunjung...
 

Eddy Sindoro: Lucas Tidak Terlibat

  FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA --  Eddy Sindoro membantah keterlibatan Lucas selama pelariannya ke luar...

Load More