Fajar

  Breaking News

Usman Hamid Minta KKB Tidak Dihukum Mati

ilustrasi
Peristiwa - 06 Desember 2018, 22:02:26

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta agar tidak ada hukuman mati terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di Yigi, Nduga, Papua. Semuanya harus diadili melalui jalur pengadilan.

"Semua yang terlibat harus dibawa ke pengadilan lewat proses yang adil, tanpa harus berujung pada hukuman mati," ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (5/12).

Menurutnya, respons aparat keamanan terhadap pembunuhan puluhan pekerja yang sedang membangun jembatan di Yigi, Nduga, Papua tersebut tidak boleh mengarah pada pelanggaran hak asasi manusia lebih lanjut. Sebab, selama ini aparat keamanan dinilai memiliki banyak rekam jejak yang tidak sesuai dengan prinsip penegakan HAM dalam melakukan operasi keamanan.

"Tragedi mengerikan di Nduga ini tidak boleh dijadikan alasan bagi mereka untuk kembali bertindak demikian," tuturnya.

Usman mengatakan, serangan berdarah di Nduga juga tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk membungkam kebebasan dan melanggar HAM. Pihak berwenang juga harus memastikan bahwa polisi dan militer memberikan keamanan bagi semua orang, tanpa diskriminasi, setelah serangan di Papua.

Amnesty International sadar akan kondisi lapangan yang kompleks. Aparat penegak hukum sering berada di situasi berbahaya ketika melaksanakan tugas mereka di wilayah Papua. Namun dia berpendapat, aparat penegak hukum tetap harus memastikan penghormatan penuh terhadap hukum HAM internasional.

"Termasuk perlindungan terhadap hak untuk hidup, kebebasan, keamanan, dan harus mengikuti standar internasional tentang penggunaan kekuatan di setiap saat," sebutnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, kegagalan untuk menghormati HAM akan berkontribusi pada siklus permusuhan dan kekerasan yang semakin meningkat dengan risiko lebih banyak nyawa yang hilang maupun dalam bahaya, termasuk risiko bagi aparat penegak hukum.

Sementara itu, pihaknya juga mendesak otoritas Indonesia untuk tidak gegabah membuat kebijakan berupa pendekatan militer dalam merespons kejadian di Nduga demi mencegah jatuhnya lebih banyak korban dari warga sipil.

"Indonesia semestinya merujuk pada kebijakan menghadapi situasi serupa di Aceh, dengan mengedepankan jalan nonmiliter, yang terbukti mengakhiri konflik bersenjata dan mencegah jatuhnya banyak korban sipil," tukas Usman.


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Edy

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Menang Adu Penalti, Manchester City Lolos Semifinal Carabao Cup

FAJARONLINE.CO.ID, LEICESTER—Manchester  City melaju ke babak semifinal Carabao Cup usai menyingkirkan tuan rumah Leicester City di babak...
 

Rusak, Disdukcapil d Bakar Ribuan Keping KTP-el

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Belasan ribu keping KTP-el dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten di Halaman Kantor...
 

Atlet Sulsel Timba Ilmu Jawara Dunia

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Atlet  Indonesia cabang olahraga modern pentathlon asal Sulsel, Yusri mendapatkan kesempatan berlatih bersama...
 

Marc Klok Digoda Persija, ini Jawaban Marc?

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Persija diisukan akan kedatangan Marc Klok. Gelandang PSM itu diketahui telah berkunjung ke kediaman Direktur Utama...
 

Ambil Sumpah 75 PNS, Muslimin Bando: Manfaatkan Program Izin Belajar Jadi Doktor

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG-- Sebanyak 75 CPNS di lingkup Pemda kabupaten Enrekang akhirnya resmi diangkat jadi PNS. Pengambilan sumpah digelar di...
 

Hatta Rahman Kagumi Gerakan Literasi Pertanian di Lapas Maros

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS--Gerakan literasi kian berkembang di Kabupaten Maros, bahkan masuk dalam peringkat kedelapan sebagai kabupaten literasi...
 

457 Warga Pasangkayu Mencoblos di Donggala Gegara Tapal Batas

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Pasca terbitnya keputusan Mendagri soal tapal batas antara Kabupaten Pasangkayu, Sulbar dan Donggala, Sulawesi Tengah...
 

Ups! Ibu Mertua Main Ranjang sama Menantu

FAJARONLINE.CO.ID,SURABAYA--Kalau normalnya ibu jadi tempat untuk mengadu bagi anak-anaknya. Berbeda dengan ibunya Karin. Sebut saja namanya Sephia....
 

Mattirotasi Sumbang PBB Terbesar, Kadesnya Harap Listrik Segera Masuk ke Pabbaresseng

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP--Kepala Desa Mattirotasi, Zainuddin Makkarennu, menjelaskan ada sedikitnya 40 rumah tangga di dusun Pabbaresseng yang belum...
 

Mutasi Besar-besaran, Dollah Mando: Saya Akan Evaluasi Setiap Tiga Bulan Sekali

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Sekitar 350 Aparatur Sipil Negara (ASN) eselon III dan IV lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap...
 

Putra Daerah Peserta Tes CPNS Diistimewakan ? Ini Penjelasan BKD Pinrang

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG-- Pendaftaran tes CPNS di Pemkab Pinrang sempat menuai polemik. Pasalnya, penambahan poin untuk putra daerah dianggap tak...
 

Dapat Jatah USD 6 Juta dari Proyek PLTU Riau-1, Mantan Ketua DPR RI Mengaku Kaget

  FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto mengaku kaget saat mengetahui dirinya mendapat jatah USD 6 juta dari Johannes...
 

Ketua DPD PAN Gowa Ini Diduga Kampanye Gunakan Fasilitas Negara

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Anggota DPRD Gowa, Abdul Haris Tappa diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gowa, Selasa (18/12/2018). Ia diduga...
 

Jelang Nataru, Angkasa Pura I Maros Akan Buka Posko Monitoring

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS-- PT Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin mulai melakukan persiapan jelang Natal dan...
 

Mengharukan, Wisudawan Sastra Arab Ini Diantar Ayahnya dengan Bentor

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-- Ibrahim wisudawan dari Jurusan Sastra Asia Barat Universitas Hasanuddin (Unhas) terlihat berbeda datang ke Baruga AP...
 

Pengerjaan Pintu Gerbang Jembatan Kembar Sungguminasa Dikebut

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Progres pengerjaan pintu gerbang Jembatan Kembar Sungguminasa, terus dikebut. Pihak kontraktor berupaya...
 

Kado Spesial Akhir Tahun Polres Mamuju

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU--- Di penghujung tahun 2018 ini, Polres Mamuju mendapat kado spesial akhir tahun dari Kementerian Keuangan Republik...
 

Peringati Hari Bahasa Arab se-Dunia, Mahasiswa Himab Unhas Gelar Pawai

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-- Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sastra Asia Barat (Himab) Keluarga Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya...
 

Bahasa Arab sebagai Bahasa Pendidikan di Sulawesi Selatan

Saya ingin menjadikan momentum Bahasa Arab Se-Dunia yang jatuh pada tanggal 18 Desember untuk mengingatkan kembali bahwa pada kongres Bahasa Melayu...
 

Membedah Bangsa di Perbatasan

Pernah dalam seminggu saya melintasi dua tempat yang berbatasan dengan Negeri tercinta ini. Pertama, saya memasuki Indonesia dari Kuching, Serawak...
 

Polres Pangkep Beri Bantuan Nenek Tinggal Sebatang Kara

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP –- Jajaran Satuan Sabhara Polres Pangkep yang dipimpin langsung Kasat Sabhara AKP Nirwan DJ memberikan santunan bagi...
 

Nella Kharisma Diperiksa Polda Jatim

FAJARONLINE.CO,ID, SURABAYA --Pedangdut Nella Kharisma akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Timur, Selasa (18/12). Kedatangan Nella...
 

Drama Korea di Tahun 2018 yang Benar-benar buat Susah Move On

Berbicara tentang drama Korea memang sudah tidak diragukan lagi kisah-kisah romantisnya. Ada banyak judul yang bisa dipilih untuk memuaskan...
 

Hari Kedua, Dokter Spesialis RSUD Salewangang Masih Mogok Pelayanan

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS - -Aksi mogok pelayanan yang dilakukan puluhan dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Maros sejak...
 

Memantik Amarah Masyarakat Internasional, Australia Akui Yerusalem Barat Ibu Kota Israel

FAJARONLINE.CO.ID,AUSTRALIA -- Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison memantik amarah masyarakat internasional. Pemimpin 50 tahun tersebut...

Load More