Fajar

  Breaking News

Simak, Sejarah Islam di Rusia

Hidayah - 19 November 2018, 08:43:56

FAJARONLINE.CO.ID, HIDAYAH --Di Rusia dan di tanah Siberia, sebuah wilayah yang mempertemukan dua senja, tidak mengenal siang juga tidak dilewati malam, Allah mengetuk hati-hati penduduknya untuk menerima risalah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Daratan Siberia Rusia ini, adalah sebuah daratan dingin yang suhu tertingginya di musim panas saja hanya minus 50C.

RUSIA

Walaupun cahaya matahari tidak menembus wilayah ini, namun cahaya Islam mampu menembus negeri beruang merah tersebut. Risalah ini melewati stepa, hutan, dan pegunungan Rusia sejak 1400 tahun yang lalu. Abdul Karim as-Samak menceritakan, pada tahun 2010 kunjungannya ke Moscow, ia melihat Masjid Besar Moscow penuh sesak dengan jamaah yang shalat Jumat di sana. Masjid yang memiliki enam lantai  tersebut tidak mampu menampung jamaah yang shalat, akhirnya banyak sekali jamaah yang harus shalat di luar masjid berhadapan dengan tamparan cuaca dingin.

Kabar ini jarang sekali kita dengar, kita lebih tahu Rusia adalah bekas negara Uni Soviet yang mayoritas masyarakatnya menganut paham komunis. Banyaknya jumlah masyarakat Islam di Rusia tentu saja menggembirakan kita, terlebih dengan terbangunnya hubungan diplomatik Rusia dan Kerajaan Arab Saudi tentu saja berdampak positif terhadap umat Islam di sana.

Dalam keadaan yang masih minoritas umat Islam tetap berani menunjukkan eksistensi mereka di Rusia, pada tahun 1996, Mufti Rusia, Syaikh Rawi Ainuddin, meminta kepada Presiden Boris Yeltsin agar mengizinkan umat Islam mengadakan perayaan peringatan lebih dari 1000 tahun masuknya agama tauhid ini ke negeri tersebut. Namun permintaan tersebut ditolak oleh Yeltsin, barulah pada masa Vladimir Puthin umat Islam diizinkan mengadakan perayaan tersebut dan eksistensi Islam pun kian kentara.

Sejarah Masuknya Islam ke Rusia

– Masa Umar bin Khattab

Masuknya cahaya Islam di Rusia dimulai pada masa Umar bin Khattab dengan perantara sahabat yang mulia Hudzaifah bin al-Yaman. Hudzaifah yang ditugaskan berdakwah di Azerbaijan dan Armenia, terus berjuang menyebarkan Islam hingga mencapai wilayah Dailam, Tibristan, dan Afganistan.

Penyebaran ini terus melebar hingga terjadi kontak dengan orang-orang Kaspia. Pada tahun 115 H, salah seorang dai di wilayah tersebut yang bernama Rabi’ bin Maslamah radhiallahu ‘anhu berhasil membangun masjid di daerah tersebut. Tentu saja pembangunan masjid adalah strategi yang jitu untuk mempertahankan Islam di wilayah baru ini.

– Masa Daulah Umayyah

Pada masa pemerintahan Amirul Mukminin Muawiyah bin Abi Sufyan radhiallahu ‘anhu, sahabat al-Hakam bin Amr al-Ghifari radhiallahu ‘anhu melintasi Sungai Jaihun dan masuk menguasai Uzbekistan pada tahun 50 H/67 M. Kemudian di masa berikutnya ada Said bin Utsman yang menginjakkan kakinya di Samarkan, lalu Musa bin Abdullah bin Khozim menaklukkan negeri Imam Tirmidzi, negeri Tirmidz pada tahun 70 H/689 M, kemudian Qutaibah bin Muslim menembus negeri-negeri Timur hingga sampai di Cina, Turkistan, Turkmenistan, Tajikistan, dan Kyrgistan. Dengan kedatangan umat Islam ini, orang-orang pun berbondong-bondong memeluk Islam tanpa paksaan dan tekanan sedikit pun.

Dari tanah Arab, Islam pun diterima oleh semua pihak, diterima semua suku dan entik, dan diterima oleh mereka yang miskin maupun kaya.

– Masa Daulah Abasiyah

Era baru masuknya Islam di Rusia dipelopori oleh seseorang yang bernama Ahmad bin Fadhlan, salah seorang utusan Daulah Abasiyah. Faktor terbesar yang membuat Islam rata menyebar dari wilayah Cina hingga Laut Kaspia di masa ini adalah faktor penduduk lokal yang telah memeluk Islam. Anak-anak pribumi (wilayah Asia Teengah) mendakwahi saudara-saudara mereka yang masih menyembah patung dengan perantara perdagangan. Dari sinilah muncul kisah tentang Ahmad bin Fadhlan.

Negara-negara di sekitar Laut Kaspia
Negara-negara di sekitar Laut Kaspia

Saat Islam mulai tersebar di kalangan penduduk Asia Timur dan wilayah Balkan, orang-orang Balkan pun mengirim utusan kepada Khalifah Abasiyah, Muqtadir Billah. Mereka mengajukan permintaan pengiriman seorang dai karena keterbatasan sumber daya penduduk lokal yang mengetahui tentang syariat Islam. Abasiyah pun mengirim Ahmad bin Fadhlan.

Ahmad bin Fadhlan terus giat mendakwahkan dan mengajarkan Islam di wilayah tersebut. Ia mendatangi para penguasa Balkan, dan mengenalkan Islam kepada mereka. Di antara buah dakwahnya yang paling signifikan adalah masuknya Islam ke wilayah Kazan. Ahmad bin Fadhlan juga tidak lupa mencatat perjalan dakwahnya ke negeri-negeri Rusia ini, dan tulisannya dijadikan rujukan utama para sejarawan untuk mempelajari masa-masa tersebut.

Penduduk Rusia Beralih Memilih Nasrani

Farid Syah Asadullah mengisahkan sebuah kontroversi yang cukup unik mengapa sebagian masyarakat Rusia yang telah menerima Islam beralih memilih Nasrani. Tersebutlah nama pemimpin Rusia kala itu, Vladimir, ia menolak Islam lantaran Islam mengharamkan khamr, padahal khamr merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Rusia. Kata mereka, Rusia sudah terbiasa dengan khamr, tidak ada kehidupan tanpa khamr. Agama Kristen atau Nasrani yang membolehkan khamr dipandang lebih realistis oleh Vladimir dan diikuti oleh rakyatnya.

Kejadian serupa juga pernah dialami oleh orang-orang Arab yang sangat mencintai khamr. Kalau manusia biasa hidup dengan meminum air putih (air mineral), maka di Arab ada ungkapan “Kami tumbuh besar karena khamr (bukan air mineral pen.)” Adagium ini menunjukkan betapa tidak bisa dipisahkannya masyarakat Arab kala itu dengan khamr dan pada akhirnya mereka menerima bahwa khamr adalah sesuatu yang banyak mudharatnya dibanding manfaatnya.

Rusia di Bawah Kekuasaan Tatar Mongol

Mongol adalah salah satu bangsa yang memiliki rekam jejak yang kelam dalam sejarah Islam. Namun pada fase pasca Jenghis Khan, keadaan tersebut berubah terutama pada era Barkah bin Jochi bin Jenghis Khan. Ia adalah salah seorang Khan penguasa Mongol. Berbeda dengan leluhurnya Jenghis Khan yang sangat keras permusuhannya terhadap Islam, Barkah malah memeluk dan mendakwahkan Islam yang dimusuhi oleh sang kakek.

Di antara jasa besar Barkah Khan adalah mengalahkan sepupunya, Hulagu Khan, yang telah menghancurkan Daulah Abasiyah dan membunuh khalifah terakhirnya. Termasuk jasanya juga adalah mengembalikan cahaya Islam di negeri Rusia. Kekuasaan Mongol yang begitu luas –sampai ada yang menyatakan menyentuh wilayah Jerman-, yang mencakup wilayah Rusia menjadi angin segar dalam perkembangan penyebaran agama Islam. Kewibawaan Islam kembali muncul, sampai-sampai wilayah Moskow dan Kiev yang Kristen tunduk dan membayar pajak kepada umat Islam.

Namun pada tahun 885 H/1480 M, Moscow di bawah kekuasaan Ivan III melepaskan diri dari kekuasaan umat Islam bahkan membantai umat Islam. Moscow bergabung dengan Pasukan Salib untuk memerangi umat Islam.

Komunis Membantai Umat Islam 

Umat Islam menghadapi permasalah serius tatkala Tsar Romanov berkuasa. Sebagian dari mereka terusir dan yang lainnya tewas di tangan kebengisan anak buah Tsar Romanov. Keadaan demikian terus berlanjut di masa Vladimir Lenin. Pada tahun 1917, pemimpin revolusi komunis, Vladimir Lenin, menghianati umat Islam. Lenin yang semula menjanjikan perubahan apabila ia berkuasa, menjadikan perubahan tersebut fatamorgana bagi muslim Rusia. Penyiksaan, penindasan, dan kezaliman terus dirasakan umat Islam di masa-masa pemerintahan komunis ini.

Setidaknya ada empat periodesasi Islam di Rusia:

  1. Usaha umat Islam untuk merevolusi pemerintah mereka.
  2. Masa-masa represi dan pembantaian umat Islam antara tahun 1925 – 1945.
  3. Pernga Duni II membawa era baru bagi umat Islam Rusia, Stalin mengirimkan 17 orang muslim untuk menunaikan ibadah haji ke Mekah.
  4. Penyiksaan terhadap umat Islam terjadi lagi pada tahun 1950 sampai pemerintahan Gorbacev berakhir dan hancurnya Uni Soviet. Pada saat negara ini berganti nama menjadi Rusia barulah umat Islam mendapatkan hak keagamaan dan kewarganeraan.

Umat Islam di Rusia Hari Ini

Komunitas umat Islam di Rusia, cukup besar. Jumlah mereka tidak kurang dari 20 juta jiwa. Umat Islam juga memiliki 7 buah masjid di Moscow, hal ini jauh lebih baik dibanding di Teheran, Iran, umat Islam tidak memiliki satu pun masjid di sana. Masjid terbesar di Moscow adalah masjidnya komunitas suku Tatar yang dibandung pada tahun 1801. Awalnya daya tamping masjid hanya sekitara 250 orang, lalu pada tahun 1904 seorang Tsar Tatar yaitu Tsar Shadiq Yazrin, memperbaiki masjid tersebut.

Setelah Rusia menjalin hubungan diplomatik dengaan Arab Saudi, pembangunan masjid ini terus dikembangkan. Saat ini masjid tersebut sudah mampu menampung kurang lebih 20.000 jamaah dan memiliki 6 lantai.

Masjid Jami' Moscow
Masjid Jami’ Moscow

Saat ini, agama Islam merupakan agama terbesar di Rusia setelah agama Kristen. Keadaan umat Islam kian membaik di masa Presiden Vladimir Putin. Hal itu dikarenakan umat Islam memiliki peranan penting dalam membawa perbaikan masyarakat di Rusia. Umat Islam diperbolehkan membangun sekolah-sekolah yang berbasis agama bahkan membangun sebuah universitas Islam yang semuanya menggunakan bahasa Arab.

Demikianlah sekilah sejarah Islam di Rusia. Islam memiliki sejarah yang panjang di Rusia, mengalami pasang surut keadaan, mulai dari memegang kekuasaan hingga menjadi orang-orang marjinal yang terpinggirkan. Saat ini, kebangkitan Islam mulai tampak lagi di negeri beruang merah, sekolah-sekolah, masjid, dan Islamic center dibangun di beberapa tempat di negeri tersebut. Semoga Allah menjaga Islam dan kaum muslimin di negeri ini, amin..

Disarikan dari tulisan Abdul Kari as-Samak

(kisahmuslim/fo)





SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Redaksi



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Hasil Drawing Babak 16 Besar Liga Champions: MU vs PSG, Barca vs Lyon

FAJARONLINE.CO.ID, NYON—Drawing babak 16 besar Liga Champions baru saja digelar. Hasilnya, juara bertahan Real Madrid akan menghadapi Ajax...
 

Model Cantik Agatha Suci Beberkan Rahasia agar Pakaian Dalam Tidak Bau

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Urusan bau badan sering mengganggu aktivitas. Apalagi saat perayaan momen Natal, sebab harus ketemu banyak...
 

Tak Berizin, Reklame Ketua PSI Diturunkan Satpol PP

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Reklame Ketua PSI Pusat, Grace Natalie di Jalan Raya Lanto, Kelurahan Tappanjeng Bantaeng diturunkan Satpol PP...
 

Bisa Bersaing Global, Kampung Inggris Mirip Pare Kediri Akan Ada di Sidrap

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP - Smadav English Study Club (SESC) SMA Negeri 2 Sidrap sukses menggelar perkampungan bahasa Inggris (English Village)...
 

Bek Termahal Dunia Liverpool Punya Mimpi Juara Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Bek Liverpool, Virgil van Dijk berharap tahun ini bisa menjadi juara Liga Champions. Bek termahal dunia itu...
 

Ajax Takut Bertemu Barcelona dan Manchester City

FAJARONLINE.CO.ID, AMSTERDAM—Drawing babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 berlangsung Senin malam ini. Ajax Amsterdam yang kembali lolos ke...
 

Latihan Persiapan Piala Indonesia Dimulai, PSM Siapkan 17 Pemain

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- PSM kembali latihan di Stadion Andi Mattalatta Senin sore (17/12). Latihan persiapan untuk melakoni turnamen Piala...
 

22.208 KTP Elektronik Rusak di Luwu Utara

FAJARONLINE.CO, ID, MASAMBA -- Sebanyak 22.208 KTP elektronik rusak di Luwu Utara. Termasuk 275 blangko yang rusak atau invalid, siap dimusnahkan di...
 

5 Mahasiswa Magister Komunikasi Unifa Gelar Seminar Marketing di GFF

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Fakultas Pascasarjana Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Unifa menggelar seminar bertajuk Marketing Breakthrough...
 

Belajar Bahasa Inggris, Rumah Jenius Gelar Nasional English Camp

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Manfaatkan hari libur siswa SMA/SMK sederajat yang ada di Sulsel, Rumah Jenius membuat Nasional English Camp. Kegiatan...
 

Caleg dan Capres Berebut 1.375.987 Pemilih Muda di Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Pemilih muda menjadi daya tarik suara. Jumlahnya cukup besar sebab capai 1.375.987 jiwa dari 6.159.375 jiwa. Pemilih...
 

Pemuda Sinjai Barat Siap Perjuangkan Heriwawan Duduk di DPRD Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - Dukungan kepada Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sulsel, Heriwawan terus mengalir. Kali ini, dukungan tersebut berasal dari...
 

Perusak Baliho SBY Tergiur Upah Rp150 Ribu

FAJARONLINE.CO.ID, RIAU--Polda Riau resmi menetapkan seorang perusak baliho Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pekanbaru,...
 

Taruna AAL Kunjungi Lanud Sultan Hasanuddin

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS--Salah satu program Latihan dan Praktek (Lattek) Jalasesya tahun 2018 di Makassar adalah Taruna -Taruni Tingkat II Akademi...
 

Menikah Lagi, Begini Reaksi Mantan Istri Pertama Opick

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA --Dian Rositaningrum sudah mengetahui kabar pernikahan ketiga mantan suaminya, Opick dengan Bebi Silvana. Namun sayang,...
 

Mantan Bupati Wafat, Upacara Hari Kesadaran di Pangkep Diselimuti Duka

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional diselimuti duka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dilingkup...
 

Dokter dan Tim Medis RSUD Salewangang Mogok, Ini Penyebabnya

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS-- Puluhan dokter dan tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang Kabupaten Maros melakukan aksi mogok...
 

Masuk Lewat Jendela dan Tarik Tetangga ke Kamar, Akhirnya Nginap di Hotel Prodeo

FAJARONLINE.CO.ID, BARITO TIMUR -- Pria berinisial RM (27) akhirnya menghuni hotel predeo karena terbukti nyaris memerkosa tetangganya, Bunga (11,...
 

Iwan Fals Tanggapi Anggota TNI Dikeroyok, Bagaimana Nasib Kita ya?

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA --Musisi senior Iwan Fals ikut mengomentari kejadian pengeroyokan dua anggota TNI di Jakarta Timur, baru-baru ini. Hal...
 

PUPR Normalisasi Drainase Kota Rantepao

FAJARONLINE.CO.ID. RANTEPAO--Tangani sedimen dan pendangkalan drainase dalam kota Rantepao, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR )...
 

Kasihan, Berjarak 6 Km dari PLTB Sidrap, Tetapi Daerah Ini Gelap Gulita

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP--Warga Dusun Pabberesseng ibarat anak ayam yang mati di lumpung padi. Wilayahnya hanya berjarak 6 kilometer dari lokasi...
 

Foto: Sosialisasi Komunitas TDA

Kepala Kantor Perwakilan Daerah KPPU Makassar, Aru Armando menjadi narasumber Talkshow Meningkatkan Kemitraan yang Adil antara Pelaku Usaha Besar...
 

Rekam Biometrik untuk Jemaah, Kemenag Pangkep Belum Miliki Alat

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Rencana aturan rekam biometrik, berupa pemeriksaan sidik jari dan retina mata untuk calon jemaah haji disebut belum cocok...
 

Catat, Ini Pelanggaran yang Dipantau Tilang CCTV

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang CCTV akan diuji coba pekan ini,...
 

Tilang CCTV Akan Diberlakukan, Pelanggar Terima Surat Pemberitahuan dari Pos

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tim Pokja Tilang CCTV sementara merampungkan peralatan Tilang CCTV di Kota Makassar. Uji cobanya akan dilakukan minggu...

Load More