Fajar

  Breaking News

Suami Bingung Tes DNA Sebut Ia Bersaudara dengan Istrinya

Daniel Tadese mengatakan pejabat imigrasi menuntut tes DNA dari dia dan istrinya, Genet Abebe karena kemiripan wajah. (Foto: BENJAMIN MILLAR / SUPPLIED)
News - 17 Oktober 2018, 09:00:27

FAJARONLINE.CO.ID, MELBOURNE—Seorang pria yang tinggal di Melbourne, Australia, Daniel Tadese terkejut karena pengurusan visa istrinya ditolak. Ia heran sebab sang istri, Genet Abebe dianggap sebagai saudaranya.

Daniel Tadese mengatakan pejabat imigrasi menuntut tes DNA dari dia dan istrinya, Genet Abebe, karena kekhawatiran mereka tampak mirip dalam foto pernikahan. Tadese, 48, adalah warga negara Australia keturunan Ethiopia yang telah tinggal di Melbourne sejak 2007.

Pejabat imigrasi menerima bahwa pria dari West Footscray itu adalah ayah Natnael dan dengan demikian diberikan kewarganegaraan. Namun mereka menolak untuk memberi Genet Abebe visa mitra, semata-mata atas dasar tes DNA yang dilakukan pada tahun 2012.

Pengujian menunjukkan kemungkinan statistik dari pasangan menjadi saudara kandung biologis, dibandingkan dengan individu yang tidak terkait, adalah 66 banding 1. Abebe hamil dan melahirkan Natnael pada tahun 2014, tapi Departemen Imigrasi kemudian mencabut permohonan visanya, dengan alasan hasil DNA merupakan bukti ‘cukup kuat’ bahwa pasangan itu memiliki ibu yang sama.

Berbicara melalui seorang penerjemah, Tadese menyatakan bahwa ini tidak mungkin karena keluarga mereka tinggal di wilayah berbeda di Etiopia dan belum pernah bertemu sebelum pernikahan mereka. “Saya benar-benar terkejut, tidak ada hubungan apa pun. Kami bertemu melalui bibinya yang tinggal di Melbourne, yang saya temui melalui gereja,” katanya.

“Kami mulai berbicara melalui telepon selama beberapa bulan, lalu saya kembali ke Ethiopia dan kami bertemu secara pribadi dan benar-benar saling menyukai. Jadi kami mengadakan pernikahan di sana dan saya kembali ke sini dan memulai proses untuk visanya,” jelasnya.

Tadese mengatakan lebih dari 200 tamu menghadiri upacara pernikahan di Addis Ababa pada tahun 2012 dan bahwa pernikahan tersebut diterima di bawah hukum Ethiopia. Dia menegaskan bahwa gereja Ortodoks Ethiopia, yang melakukan pernikahan, tidak mengizinkan saudara tiri untuk menikah.

Tes DNA bukanlah persyaratan standar aplikasi visa mitra, namun dapat diminta jika pelamar dan sponsor dicurigai sebagai saudara kandung. Tes 2012 dilakukan oleh perusahaan bernama Genetic Technologies, yang sejak itu diambil alih oleh Genomic Diagnostics.
Manajer bisnis Genomic Diagnostics, Brett Kennedy mengatakan perusahaan tidak dapat mengomentari pengujian oleh perusahaan yang bukan bagian dari grup pada saat itu.

Tadese mengatakan bahwa dia sejauh ini telah mengumpulkan lebih dari $ 20.000 untuk biaya hukum melawan keputusan Departemen Imigrasi. Pengadilan Banding Administratif tahun lalu menegaskan penolakan visa, mendorong Tadese untuk mengajukan banding terakhir ke Pengadilan Sirkuit Federal, di mana dia telah menunggu lebih dari satu tahun untuk tanggal sidang.

Dia mengatakan karena tes DNA tidak dapat memberikan kepastian yang lebih tinggi, pengadilan harus mempertimbangkan lebih banyak bukti pendukung. Pandangan itu didukung oleh dosen senior Universitas Monash, Dr Maria O'Sullivan, yang mengatakan bahwa dia tidak mengetahui adanya kasus-kasus seperti ini di Australia. “Saya pikir pihak berwenang harus melihat pada hal-hal lain selain hanya DNA, karena ada sedikit kemungkinan bahwa tes itu salah,” jelasnya.

Kisah ini sekarang telah berlangsung selama lebih dari enam tahun, membawa beban besar pada keuangan dan kesehatan mental Tadese. Ia telah didiagnosis menderita depresi dan mengatakan percakapan teleponnya dengan istri dan putranya akhirnya berakhir dengan air mata.

“Saya belum melihat mereka selama lebih dari satu tahun, saya khawatir tentang anak saya tumbuh tanpa benar-benar mengenal saya. Setiap kali aku menghubungi, dia bertanya ‘kapan kita akan datang?’. Sangat memilukan mendengarnya. Aku sendiri, aku merasa tersesat dan aku tidak tahu harus berbuat apa,” tutur Tadese.

Seorang juru bicara dari Departemen Dalam Negeri mengatakan departemen tidak mengomentari kasus individu karena alasan privasi. Juru bicara itu mengatakan meskipun pernikahan asing yang diakui berdasarkan hukum perdata lokal umumnya akan diakui di Australia, namun di bawah Undang-Undang Perkawinan Australia itu akan dibatalkan jika terbukti mereka bersaudara. (Sydney Morning Herald/Stuff/amr)

 


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : amir

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Di Daerah Terpencil, Bilik Suara Aluminium Tetap Dipakai

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR-Bilik suara aluminium bekas Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur (Pilgub) Sulsel tetap akan digunakan pada pencoblosan...
 

Jaga Generasi Kesenian, Teater Kampus Unhas Terima Anggota Baru

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Menjaga generasi lembaga, Unit Kegiatan Mahasiswa Teater Kampus Unhas (UKM-TKU) menerima anggota baru. TKU pun membuka...
 

Meningkatkan Kualitas Daging Sapi Ala Jepang

 Produksi ternak lokal Indonesia masih jauh dari harapan untuk mampu memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri. Padahal ternak lokal...
 

Lawan Bali United, Robert Trauma Insiden Musim Lalu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelatih PSM, Robert Alberts masih teringat kekalahan timnya melawan Bali United di Stadion Andi Mattalatta musim lalu....
 

Menuju Reuni Akbar 2019, PAS Supama Kemas Event

  FAJARONLINE.CO,ID,MAKASSAR--Pengurus Persaudaraan Alumni Smakara wilayah Sulawesi, Papua, dan Maluku (PAS Supama) bakal mengadakan...
 

Segitu Perhatiannya Netizen, Tagar Save Gempi Trending Topik di Twitter

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -  Perceraian pasangan selebritis Gisella Anastasia dan Gading Marten masih mengejutkan banyak orang. Khususnya di...
 

Pangkep Target Panen 141 Ribu Ton Gabah

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP - Mappalili atau tradisi turun sawah merupakan agenda tahunan yang digelar pihak kerajaan dan pemerintah yang ada di...
 

Prabowo Dicap Sebagai Pendukung ISIS

FAJARONLINE.CO.ID -- Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mengkritisi perjalanan demokrasi di Indonesia akhir-akhir ini. Ketua umum Gerindra itu...
 

Filipina 1-1 Thailand, Indonesia Tersingkir di Piala AFF 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MANILA—Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2018. Itu setelah Filipina bermain imbang 1-1 kontra...
 

Nurdin Abdullah Janji Produksi Padi di Sidrap Berbasis Riset

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP - Kunjungan kerja Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja ke Sidrap, Rabu (21/11/2018)....
 

FOTO; Diageo Bar Academy D'Liquid Cafe

  BAGI ILMU. Ambasador Diageo,Wawan Kurniawan berbagi Ilmu dengan para bartender  yang ada di Kota Makassar dalam acara  Diageo Bar...
 

Kritik Tajam

Pakar komunikasi membahas Leadership Communication, ditulis Deborah J. Barrett (2014), mengungkapkan; bahwa pemimpin yang memiliki komunkasi efektif...
 

Istri Danny Pomanto Lantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail mengaku bangga kepada seluruh kader PKK se-Kota Makassar. Pasalnya,...
 

Bakal Kembangkan Wisata Halal, Pemkot Parepare Kaji Ulang Izin Diskotik

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE-- Pemkot Parepare bersolek menjadi kota destinasi wisata halal. Izin diskotik dan tempat hiburan malam (THM) mulai dikaji...
 

Dekati Akar Rumput, Bob Wahyudin Blusukan Sehat Keliling Lorong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR --- Berbekal beberapa box obat, peralatan dan tim medis, Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Penyakit Napas/Paru Anak,...
 

Mobil Bergoyang, Saat Diperiksa Ternyata Ada Mahasiswi Nyaris Tanpa Busana

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA --Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Makassar kedapatan berbuat zina dengan seorang pria yang sudah...
 

Serangan Bom Bunuh Diri Saat Maulid, 50 Orang Tewas

FAJARONLINE.CO.ID,INTERNASIONAL--Peringatan Maulid Nabi di Afghanistan diwarnai aksi teror. Lebih dari 50 orang pada Selasa (20/11) tewas dengan...
 

Akhirnya, Angel Lelga Lapor Balik Vicky Prasetyo

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA -- Angel Lelga akhirnya melaporkan suaminya, Vicky Prasetyo, ke Polda Metro Jaya. idamping kuasa hukumnya, I Nyoman...
 

Gading-Gisel Tak Perebutkan Hak Asuh Gempi

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA -- Kendati rumah tangga pasangan selebriti, Gading Marten dan Gisella Anastasia berada di ambang perpisahan karena...
 

85 Ribu Anak di Yaman Tewas Karena Kekurangan Gizi

FAJARONLINE.CO.ID,INTERNASIONAL--Diperkirakan 85.000 anak di bawah usia lima tahun telah meninggal antara April 2015 dan Oktober 2018 karena...
 

Kunker ke Sidrap, Nurdin Abdullah Ingin Jaga Predikat Lumbung Pangan

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP--Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja ke Sidrap, Rabu (21/11/2018). Ini merupakan kunjungan...
 

FOTO: Peluncuran Buku Gestapu 65 dan Ini Bukan Kudeta

Prof Salim Haji Said berbicara pada peluncuran buku Gestapu 65 dan Ini Bukan Kudeta, di studio mini redaksi Harian FAJAR, Graha Pena, Makassar,...
 

Tak Dapat Dukungan Sekolah, SMAN 3 Enrekang Tunjukkan Prestasi

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG--Bakat dan hobi yang terus ingin dikembangkan para pungawa Basket SMAN 3 Enrekang akhirnya menunjukkan prestasi. Meski...
 

Urus Izin Penelitian di Parepare, Cukup Diakses via Website Sindali

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE--Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Parepare meluncurkan inovasi...
 

BIN Dianggap Bikin Kegaduhan Baru

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, BIN telah bekerja di luar kewenangannya. Seharusnya, lembaga intelijen...

Load More