Fajar

  Breaking News

Jalan Panjang Ketahanan Pangan

Opini - 16 Oktober 2018, 10:02:26

(Catatan Memperingati Hari Pangan Sedunia)

Pangan merupakan salah satu isu yang tak hentinya menjadi wacana publik.

Oleh :ANDI RUSDAYANI
Dosen Pertanian Unhas

Ini logis mengingat pangan memainkan peranan yang sangat penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok manusia. Bahkan, para pejabat publik pun dalam mengampanyekan dirinya sebelum menduduki jabatan publik menjadikan pangan sebagai komoditas kampanye dengan tujuan untuk mendapat dukungan luas dari warga masyarakat.

Hanya saja, pemerintah Indonesia dalam upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional ternyata dihadapkan pada sejumlah masalah besar yang bisa jadi menjadi ancaman bagi terjadinya krisis pangan ditanah air. Simaklah misalnya hasil penelitian yang pernah dilakukan LIPI beberapa waktu yang lalu menunjukkan turunnya angka jumlah petani dan ini ditengarahi akan terjadinya krisis petani pada 10 hingga 20 tahun kedepan serta diprediksi jumlah petani pada tahun 2025 mendatang berkisar 6 juta orang.

Ini disebabkan karena kurangnya minat pemuda untuk bekerja di sektor pertanian lantaran berubahnya ahli fungsi lahan serta pendapatan petani yang relatif tidak menentu, sehingga sebagian di antara mereka lebih memilih bekerja di sektor jasa. Terutama setelah mereka berurbanisasi ke daerah perkotaan. Oleh sebab itu, guna mengantisipasi ini maka kelihatannya perlu dilakukan berbagai macam pendekatan guna menjaga agar ketersediaan pangan tetap terjaga. Sekalipun memang diakui apabila upaya ini menghadapi sebuah tantangan berat.

Itulah sebabnya, terjadinya krisis pangan dalam artian kurang tersedianya pangan yang memadai tentu akan berdampak pada munculnya berbagai persoalan seperti kelaparan dan tidak terpenuhinya standar gizi bagi masyarakat. Sehingga tidak menutup kemungkinan tingkat produktivitas dan aktivitas warga masyarakat akan terganggu.

Oleh sebab itu, kelihatannya tak ada jalan lain selain penyediaan jumlah pangan yang cukup agar aktivitas masyarakat bisa berjalan normal. Dengan demikian keinginan untuk memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dapat terpenuhi. Sekalipun begitu, dalam kenyatannya ternyata tidak semua elemen masyarakat bisa mengakses kebutuhan pangan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagi warga miskin misalnya, memiliki tingkat pendapatan yang di bawah garis kemiskinan. Jelas mereka ini menghadapi dilema yang demikian berat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Akibatnya, jangankan untuk pemenuhan kebutuhan gizi yang cukup justru pemenuhan kebutuhan dasar setiap hari saja mereka kurang. Itu disebabkan karena terjadinya ketimpangan komposisi pangan yang terjadi pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Padahal, dalam berbagai kebijakan diharapkan pengembangan diversifikasi pangan dan gizi yang bisa mengatasi krisis pangan dapat dilakukan melalui sejumlah kegiatan, antara lain; perluasan penganekaragaman pangan yang disesuaikan dengan pola konsumsi dan daya beli masyarakat, peningkatan swadaya masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan melalui usaha tani yang beriorentasi pada kegiatan agribisnis serta penyediaan pangan yang memiliki sumber karbohidrat, lemak, protein, dan mineral yang seimbang kemudian yang dapat di akses bagi mereka yang tergolong ekonomi lemah.

Selain itu, memang kita harus akui jika upaya untuk memantapkan ketahanan pangan ini tidaklah semudah sebagaimana yang dibayangkan kebanyakan orang. Pasalnya, kerap kali ada faktor eksternal yang di luar jangkauan kemampuan manusia sering kali justru bisa menjadi pemicu munculnya krisis pangan. Perhatikanlah, umpamanya terjadinya bencana alam seperti gempa bumi, kekeringan berkepanjangan, wabah penyakit yang menyerang tanaman atau mungkin banjir sebagai akibat dari erosi. Yang mana ke semua faktor ini tentu harus pula di perhitungkan sebagai salah satu variabel yang ikut memengaruhi tersedia tidaknya pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Di samping itu, faktor lain yang perlu di pikirkan yakni lingkungan sosial politik masyarakat. Juga bisa memengaruhi harga komoditas pangan di tingkat pemasaran. Munculnya gejolak sosial politik yang berimplikasi pada kurang kondusifnya iklim dan harga kebutuhan pokok, sudah barang tentu akan memengaruhi pula daya beli masyarakat terhadap kebutuhan primer mereka.

Begitu juga halnya dengan kondisi ekonomi, yang apabila mengalami stagnasi dan berisiko pada terjadinya inflasi. Sehingga situasi seperti ini ikut pula berdampak pada harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, untuk mengatasi krisis pangan yang berkelanjutan, maka selain dibutuhkan adanya kerja sama yang baik dan sinergis di antara institusi yang ada. Tentu faktor yang di nilai penting pula perannya yaitu adanya kesadaran di kalangan warga masyarakat akan pentingnya mencipatkaan suatu pola hidup yang bisa mendorong terwujudnya suatu ketahanan pangan. Sehingga keinginan untuk merealisasikan ketahanan pangan yang mantap dan terkendali bisa tercapai. (*)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : rika



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Cara Agar Mudah Antre di BPJS Kesehatan Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Meski antrean padat, minat masyarakat untuk mengurus keperluannya langsung di Kantor BPJS Kesehatan Makassar, Jl AP Pettarani,...
 

Pengurus Himal SMPP Smada-Smaga Bone Dikukuhkan

FAJARONLINE,CO.ID, MAKASSAR -– Pengurus Himpunan Alumni (Himal) Sekolah Menengah Pendidikan Pertanian (SMPP) atau Sekolah Menengah Atas Negeri...
 

Danny Resmikan Aparong Hunian di Tamalate

FAJARONLINE.CO.ID -- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto meresmikan Apartemen Lorong (Aparong) Hunian di Kecamatan Tamalate. Lokasinya di Jl...
 

FH Unhas Kirim Wakil Pilmapres, Putri Pendidikan Sulbar Tersisih

MAKASSAR, FAJARONNLINE.CO.ID -- Tiga mahasiswa Fakultas Hukum Unhas dijagokan bisa bersaing dalam pemilihan mahasiswa berprestasi (pilmapres) 2019...
 

Putra Gubernur, Fathul Fauzi Diserbu Milenial di Jeneponto

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO--Calon legislatif (Caleg) DPRD Sulsel dari Partai Solidaritas Indonesia, Fathul Fauzi Nurdin diserbu milineal saat berkampanye...
 

Ini Data dan Fakta Bayern Munchen versus Liverpool

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Dua raksasa Eropa; Bayern Munchen dan Liverpool akan bentrok dalam laga hidup mati pada leg kedua babak 16 besar Liga...
 

Konsultasi Teknis Pemasyarakatan, Petugas Harus Mampu Bekali Warga Binaan

Fajaronline.co.id, Makassar -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan,...
 

Preview Munchen vs Liverpool: Teror Raja Allianz

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Bayern Munchen siap menggempur Liverpool di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dinihari nanti. Komando di...
 

Preview Barcelona vs Lyon: Trauma Roma, Tuan Rumah Waspada

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona tidak berani meremehkan Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Trauma akibat kekalahan...
 

Penilaian Sombere and Smart Lorong, Camat Motivasi Warga Kelurahan Paropo

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Penilaian Sombere and Smart Lorong (SSL) 2019 di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, dilaksanakan Rabu...
 

STMIK Handayani Menerima Kunjungan Studi banding dari Universitas Alsyariah Mandar

FAJAR.CO.ID - Pasca sarjana STMIK Handayani mendapat kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Alsyariah Mandar (UNASMAN)...
 

Asah Bakat dan Minat Lewat UKM SB eSA

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kembangkan minat dan bakat bidang seni, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA, Universitas Islam...
 

Gara-gara Bungkusan 7 Kilogram, Dirnarkoba Polda Sulsel Semprot Kasat Narkoba Sidrap

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi disemprot oleh Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan persoalan...
 

Tangkap Abu Hamzah, Jokowi Puji Kinerja Densus 88

FAJARONLINE.CO.ID--Presiden RI, Joko Widodo mengapresiasi kinerja Polri dalam mengungkap jaringan terduga teroris Abu Hamzah, di Sibolga, Sumatera...
 

Perbarindo Latih Puluhan Calon Komisaris BPR

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulsel, menghelat agenda pelatihan sertifikasi kompetensi...
 

Tim yang Masuk 16 Besar Bupati Gowa Cup 2019

GOWA, FAJARONLINE.CO.ID -- Tim yang dipastikan lolos ke babak 16 besar Bupati Gowa Cup 2019 sudah rampung. Meski masih ada pert beberapa partai yang...
 

Ini Pendapat Pengacara Soal Kasus Jung Joon Young

FAJARONLINE.CO.ID--Sejumlah pengacara ternama mulai berpendapat tentang hukuman yang bakal diterima Seungri Bigbang dan Jung Joon Young, yang...
 

Ditahan Pendemo, Nico Biringkanae Tandatangani Surat Penolakan Wisata Halal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Aksi penolakan wisata halal di Toraja, kembali digelar, Rabu, 13 Maret 2019. Gelombang aksi kali ini cukup besar dengan...
 

PWI Sulsel Apresiasi Lomba Foto JK

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggara lomba...
 

Ban Motor Dikempeskan Karena Parkir Sembarangan, Mahasiswa UINAM: Parkiran Sempit

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Parkir sembarangan merupakan salah satu momok yang menjadi sorotan pejabat kampus. UIN Alauddin Makassar (UINAM)...
 

Sempat Pingsan, Siti Aisyah Disambut Luar Biasa

TKI Malaysia FAJARONLINE.CO.ID--Kedatangan Siti Aisyah di Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang, mendapat sambutan luar biasa warga. TKI yang...
 

Polemik Bupati Jadi Kadis, Kemendagri: Kebijakan Nico Bertentangan dengan Undang-undang

FAJARONLINE.CO.ID -- Kemendagri melalui Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Gubernur Sulsel selaku wakil pemerintah pusat di daerah...
 

Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA — Siti Hardijanti Rukmana, putri Presiden Soeharto, yang lebih populer dengan panggilan Mbak Tutut, mengajak...
 

Wakil TKN 01 Sarankan Grace Natalie Kedepankan Etika

FAJARONLINE.CO.ID--Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berefek gaduh. Pasalnya, dia menuding partai-partai lain tidak...
 

Pimpin Rapat, Kadivmin: Setiap Personel Kemenkumham Sulsel Punya Kompetensi

FAJARONLINE.CO.ID -- Kepala Divisi Administrasi, Abdul Rahman L, memimpin rapat Bagian Program dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Wilayah...

Load More