Fajar

  Breaking News

Bahasa Daerah di Era Milenial

Anshari
Opini - 24 September 2018, 09:31:57

Politik bahasa di Indonesia telah menetapkan kedudukan, status, dan fungsi penggunaan bahasa yang digunakan warga di jagat nusantara, yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing.
Ketiga bahasa tersebut memiliki peran strategis dalam komunikasi, baik dalam keluarga, di lingkungan pendidikan, dan masyarakat.

Oleh: Anshari
Guru Besar UNM

Dalam konteks penggunaan bahasa Indonesia, dipandang sudah selesai karena telah ditetapkan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. Dalam konteks penggunaan bahasa daerah, dipandang masih gamang karena kebijakan diserahkan sepenuhnya ke masing-masing pemerintah daerah. Dalam konteks penggunaan bahasa asing, dipandang tidak rumit karena terkait kebijakan pemerintah pusat.

Perhelatan internasional bertajuk Kongres Internasional III Bahasa-bahasa Daerah Sulawesi Selatan (KBBDSS III) pada 24-27 September 2018 di Hotel Sahid Jaya Makassar yang bertujuan menggagas berbagai bentuk dan usaha pelestarian, pengembangan, dan pemertahanan bahasa-bahasa daerah di Sulawesi Selatan merupakan bagian dari kegamangan pemangku kepentingan untuk menjawab berbagai kegelisahan, kegalauan, dan keprihatinan keadaan dan kondisi bahasa-bahasa daerah di era milenial. Di era milenial, justru penguasaan bahasa asing menjadi skala prioritas. Mengapa bahasa-bahasa daerah perlu mendapat perhatian?

Berdasarkan hasil penelitian LIPI ditemukan bahwa terdapat sekitar 726 (versi UNESCO: 640) bahasa daerah di Indonesia dan sebagian besar di antaranya hanya memiliki jumlah penutur 1.000 sampai 5.000 orang. UNESCO memprediksi terdapat sekira 140 bahasa daerah terancam kepunahan atau dengan kata lain hanya sebesar 10 persen dari 726 bahasa daerah tersebut yang dapat bertahan, khususnya bahasa-bahasa yang digunakan oleh penutur yang bermukim di Indonesia bagian timur.

Kondisi umum aktual dan kenyataan faktual terhadap nasib bahasa-bahasa daerah di Indonesia, umumnya berada pada situasi dan keadaan memprihatinkan. Bahasa-bahasa daerah yang ada di Sulawesi Selatan, seperti bahasa Bugis, Makassar, Toraja, Massenrempulu, Wotu, Dentong, Limolang, dan sebagainya, mengalami juga kondisi dan keadaan yang memprihatinkan. Bahkan, situasi kebahasaan lebih memprihatinkan pada bahasa yang memiliki jumlah penutur lebih rendah yang memiliki peluang ancaman kepunahan jauh lebih besar.

Negara telah menjamin keberadaan dan keberlangsungan hidup bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Payung hukum pengembangan dan pembinaan bahasa daerah sebagai ujung tombak pendukung bahasa nasional telah termaktub dalam UUD RI 1945, Bab XV, Pasal 22 dan 36 beserta penjelasannya; UU RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, Serta Lagu Kebangsaan; Politik Bahasa Nasional yang menggariskan kedudukan dan fungsi bahasa daerah, dan Rancangan Program Nawa Cita, khususnya butir 8 dan 9.

Sejatinya, tanggung jawab melestarikan dan memertahankan bahasa daerah dapat dibebankan secara bersama kepada keluarga, pemerintah, dan masyarakat. Dalam lingkungan keluarga, orang tua harus membiasakan komunikasi dengan anggota keluarga dalam bahasa daerahnya. Kenyataannya, banyak keluarga yang mesti berasal dari etnis yang sama, tetapi bahasa yang digunakan bukan bahasa ibunya, melainkan bahasa Indonesia. Akhirnya, anak tidak belajar mengenal dan menguasai bahasa daerahnya.

Pemerintah mesti bersikap proaktif menyikapi kondisi terancamnya kepunahan bahasa daerah.Bangsa Indonesia memiliki aset bahasa daerah. Jika aset ini tidak dijaga, maka keberadaan jati diri etnis dapat musnah. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah banyak melakukan program pelestarian dan pemertahanan bahasa daerah melalui seminar dan kongres. Misalnya, kongres bahasa Jawa, kongres bahasa Sunda, kongres bahasa Bali, dan kongres bahasa-bahasa di Sulawesi-Selatan.

Formasi pengadaan guru atau tenaga pendidik bahasa daerah untuk tahun 2018, pemerintah pusat dan daerah telah menyadarinya sehingga di beberapa daerah di Sulawesi Selatan terbuka peluang penerimaan guru bahasa daerah. Lembaga pendidikan penghasil tenaga pendidik guru bahasa daerah juga telah tersedia, misalnya di UNM telah ada Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah (Bugis dan Makassar).

Pemerintah pusat, provinsi, dan daerah/kota perlu ada kesamaan persepsi tentang status mata pelajaran bahasa daerah yang selama ini diposisikan sebagai muatan lokal (mulok). Karena berstatus mulok, penafsiran bersifat pilihan, boleh ada dan tidak ada dalam kurikulum. Semestinya, bahasa daerah harus sejajar dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kalau sudah sepaham, setiap daerah akan memasukkan bahasa daerah dominan yang diajarkan di satuan pendidikan.

Dukungan masyarakat patut mendapat perhatian. Berbagai usaha dan kegiatan mandiri dari masyarakat dalam melestarikan dan memertahankan bahasa daerah harus disokong. Balai Bahasa Sulawesi Selatan telah menggagas pendirian Sekolah Bugis di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan. Inisiasi ini merupakan tindak lanjut dan program aksi agar masyarakat terlibat secara komprehensif memikirkan bagaimana nasib bahasa daerahnya.

Dalam perspektif teori sosiolinguistik, khususnya pemertahanan bahasa, setidaknya tiga hal yang harus dimiliki penutur bahasa daerah agar bahasa daerahnya tidak punah, yaitu kesadaran, kebanggaan, dan kesetiaan menggunakan bahasa daerahnya. Setiap penutur harus menanamkan jiwa dan semangat kesadaran dalam dirinya bahwa mati-hidupnya bahasa leluhurnya tergantung pada komitmen pribadinya. Munculnya kesadaran seperti itu, dapat memotivasi diri untuk memelihara bahasa daerahnya dengan berbagai cara, misalnya sadar untuk menggunakan dalam komunikasi sehari-hari tanpa batas ruang dan waktu.

Kesadaran yang mendalam untuk melestarikan bahasa daerah akan memunculkan kebanggaan terhadap bahasa daerahnya, dalam berbagai kesempatan dan di manapun juga. Artinya, penutur tidak memiliki rasa malu memakai bahasa daerah untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Mengapa bahasa Jawa sangat eksis di tengah pemiliknya, karena penuturnya sangat bangga berinteraksi dengan bahasa Jawa. Bahkan, di ruang publik, seperti di pasar, di sekolah, dan di mana saja penuturnya berada, dia bangga berbahasa Jawa.

Kesetiaan merupakan sikap tingkat tinggi dalam berbahasa. Ketika penutur itu setia menggunakan bahasa daerahnya, setiap aktivitas selalu diwarnai dengan bahasa daerahnya. Setiap nafas kehidupannya pasti menggunakan bahasa daerah. Setiap perhelatan yang dilakukan selalu menjadikan bahasa daerah sebagai sesuatu yang wajib dihadirkan. Bagi penutur yang setia memiliki keteguhan hati untuk tidak berpaling dalam menggunakan bahasa daerah. Bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Bali merupakan contoh bagaimana keteguhan hati para penuturnya untuk selalu setia menggunakan bahasa daerahnya.

Tantangan dan ancaman bahasa daerah di era milenial sangat berat. Negara Indonesia yang memiliki kekayaan demografi usia muda mendapat serbuan peradaban modern, yaitu penguasaan bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Kalangan anak muda terpesona dengan penguasaan bahasa Inggris karena dapat menciptakan peluang kerja lebih luas. Penguasaan bahasa Inggris juga akan menambah prestise dalam pergaulannya.

Meski godaan bahasa Inggris sangat tinggi sebagai tuntutan kemajuan peradaban di era Revolusi Industri 4.0, penutur bahasa daerah wajib menjaga identitas etnisnya.Sikap kesadaran, kebanggaan, dan kesetiaan merupakan benteng pemertahanan dari kepunahan bahasa daerah. Sinergitas keluarga, pemerintah, dan masyarakat akan memperkuat pelestarian dan pemertahanan bahasa daerah. (*)

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : rika



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Enam Bulan Tak Terima Gaji, Ratusan Guru Honorer Kemenag Gowa Meradang

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Guru honorer di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, mulai gerah. Gaji mereka selama...
 

Di Hadapan Wabup Bone, Aparat Keamanan Pegang Sapu

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pemerintah Kabupaten (pemkab) Bone menggelar apel bersama TNI dan Polri di Jl. Mangga, Selasa, 23 Oktober. Itu dalam...
 

BNPB: Kerugian Gempa dan Tsunami di Sulteng Rp13,82 T

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendataan dan kajian cepat menghitung dampak kerugian dan...
 

CPNS Bone, 1.724 Pelamar Lulus Administrasi, 332 Gagal

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Sebanyak 1.724 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi penerimaan CPNS di Kabupaten Bone. Sementara ada 332 orang...
 

Indonesia Surplus Beras 2,85 Juta Ton selama 2018, Ini Kata Pengamat

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan Indonesia mengalami surplus beras 2,85 juta ton selama 2018. Surplus tersebut...
 

Innalillah... Rektor Unhas Berduka, Ibunda Prof Dwia Wafat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kabar duka tiba-tiba datang, Ibu Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Palubuhu, Junidah Saat (85), wafat, Selasa, 23...
 

Tuntut Pengangkatan Status, Guru Honorer Bone Ngotot Mogok Mengajar 15 Hari

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Ratusan guru honorer mogok mengajar di Kabupaten Bone. Mereka ngotot memperjuangkan pengangkatan kategori 2 (K2)...
 

Kabar Duka Datang Saat Dwia Hadiri Acara KPK

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kabar duka tiba-tiba datang. Ibu Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Palubuhu, Junidah Saat (85), wafat di rumah rumah...
 

James Riyadi Punya Keterkaitan Atas Kasus Meikarta

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- KPK terus mengembangkan kasus korupsi Meikarta. Yang terbaru, rumah CEO Lippo Group, James Riady digeledah...
 

Unik... Buah Pisang Ini Tandannya Menghadap ke Langit, Ampuh Obati Beragam Penyakit

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Ada hal menarik dari kegiatan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional VI di Kabupaten Maros, Selasa, 23 Oktober...
 

Nico Biringkanae dan Victor D Batara Berduel di Pileg 2019, Kok Bisa....

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Duel politik antara Nico Biringkanae selaku Bupati Tator dengan Victor Datuan Batara sebagai...
 

Peserta Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Nasional di Maros Mulai Berdatangan

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Gebyar perbenihan tanaman pangan tingkat nasional VI yang berlangsung di UPT Balai Benih Tanaman Pangan Dinas Ketahanan...
 

Masyarakat Bisa Laporkan Kerusakan PJU Melalui Smartphone

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG — Penerangan jalan di Kabupaten Enrekang mulai dirancang untuk pengontrolan melalui smartphone lewat aplikasi....
 

Serunya Selebrasi Bulan Bahasa di SIT Nurul Fikri Makassar

FAJARONLINE.CO.ID -- SIT Nurul Fikri Makassar menggelar kegiatan Selebrasi Bulan Bahasa pada bulan Oktober tahun ini. Senin pagi (22//10)...
 

Air Kemasan Plastik

Tiada hari tanpa air kemasan plastik. Di mana-mana, di rumah, di sekolah, di kantor, di ruangan pimpinan, meja tamunya “dihuni” oleh air...
 

Perguruan Tinggi Satu Tekad Lawan Korupsi

Sejumlah perguruan tinggi di tanah air dari Sabang sampai Merauke bertemu di Universitas Hasanuddin Makassar dalam rangka menghadiri...
 

Ini Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Rabu Dinihari Nanti

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Matchday ketiga Liga Champions akan berlangsung Rabu dan Kamis tengah pekan ini. Berikut jadwal siaran langsung...
 

Ini Klasemen Lengkap Masing-masing Grup Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Liga Champions musim 2018/2019 akan memasuki matchday ketiga tengah pekan ini. Berikut klasemen masing-masing...
 

Tuntut Kades Tingkatkan Kreativitas Pemkab Gelar Bursa Inovasi Desa

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Bursa Inovasi Desa di Gedung Olah Raga, Kecamatan Malili, Senin...
 

Julen Lopetegui: Real Madrid Masih Hidup

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Julen Lopetegui menyatakan bahwa Real Madrid masih hidup dan berjanji bahwa DNA dari klub akan muncul di pertandingan...
 

Diego Maradona: Kritik Lionel Messi Disalahtafsirkan

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Legenda Argentina, Diego Maradona telah mengklaim komentarnya tentang Lionel Messi telah disalahtafsirkan....
 

Preview AEK Athens vs Bayern Munchen: Pantang Tersandung

FAJARONLINE.CO.ID, ATHENA—Bayern Munchen baru saja mengakhiri periode buruk mereka dengan mengalahkan Wolfsburg. Momentum baik itu coba...
 

Presiden Barcelona Tidak Tertarik Lagi Beli Neymar

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu tidak memiliki rencana membawa Neymar kembali ke Camp Nou. Ia...
 

Pengganti Ronaldo, Real Madrid Ingin Boyong Ibrahimovic Januari Nanti

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Real Madrid mengincar Zlatan Ibrahimovic untuk mereka boyong ke Santiago Bernabeu, Januari mendatang. Laporan Cadena...
 

Muktamar Pemuda Muhammadiyah, PDPM Lutra Boyong Puluhan Kader ke Yogyakarta

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Luwu Utara akan memberangkatkan puluhan kadernya ke Muktamar di...

Load More