Fajar

  Breaking News

Fajar Fishing Club Merangkai Pulau

DERMAGA. Direktur Utama PT. Media Fajar Koran, HM. Agus Salim Alwi Hamu (jongkok) bersama personel FFC dan Club Boeltap FCI di dermaga Kapoposang, akhir pekan lalu. Dermaga ini mulai rusak. Foto: BASRI/FAJAR
Feature - 24 September 2018, 09:24:42

* Bertarung Nyali ke Kapoposang

Banyak media menulis keindahan Kapoposang sebagai “serpihan surga”. Sayang, wajah “surga” itu makin pudar.

Laporan: Basri

Publikasi Pulau Kapoposang di media sosial menjadi magnet luar biasa bagi traveler. Pulau itu diibaratkan “surga” bagi penyelam. Indah, memesona. Betapa besar hasrat menyambangi Kepulauan Spermonde yang masuk pulau terluar Sulsel itu.

Kapoposang tidak hanya dinarasikan indah, tetapi juga potensi lautnya. Destinasi itu disebut-sebut penghasil ikan cakalang, layang, tuna hingga lobster. Jangan-jangan pulau tersebut juga “surga” bagi pemancing.

Kepenasaran saya makin menjadi-jadi. Tak sempat lagi berpikir banyak tentang jarak dan lamanya perjalanan. Bagaimana di kapal? Bagaimana ombak besar? Bagaimana kemungkinan badai di laut? Semua kemungkinan itu sirna oleh keindahan Kapoposang yang tersaji di media sosial.

Jangankan takut “mabuk laut”, hal-hal penting di darat pun tak sempat lagi terpikir. Hanya satu, segera bergabung dengan Fajar Fishing Club. Komunitas pemancing ini telah mengagendakan Kapoposang sebagai salah satu spot pemancingan laut pada September.

Sebelumnya, komunitas tersebut menyambangi beberapa pulau dan spot pemancingan yang berisiko tinggi. Itu sebabnya digelari “penjahit pulau”. Mereka tidak hanya memburu spot-spot pemancingan, tetapi lebih dari itu, mengemban tujuan mulia.

“Kami ingin menjadi pelopor pengembangan pulau. Intinya, menjaga lingkungan di pulau. Termasuk kelestarian habitat di laut dan memotivasi pengembangan wisata maritim,” ujar personel Fajar Fishing Club, M. Sukri didampingi Adil Hamu, Wahyu Utama, Sauki, Alfiansyah, Basri. G., dan H. Darwis.

Komunitas ini memang sebagian besar pekerja media. Oleh karena itu, tak salah jika mereka menjadi “mata-mata pulau”. Mereka hendak merangkai pulau yang jarang diperhatikan. Mereka hendak menghadirkan pulau ke pelupuk mata stakeholder yang berkompeten.

“Kita ingin bagaimana supaya pulau-pulau ini diperhatikan oleh pemerintah. Pulau-pulau kita amat kaya. Cuma perhatian pemerintah yang belum maksimal. Padahal semua ini adalah aset yang sangat berharga. Bisa menjadi destinasi-destinasi baru bagi wisatawan luar negeri,” kata Adil Hamu.

Niatan mulia itulah yang membuat FFC tak gentar bertarung ombak. Sabtu akhir pekan lalu, kami bergerak ke demaga kecil di Sungai Tallo. Beberapa warga di sekitar dermaga itu masih mengenakan sarung. Ada yang kelihatan baru bangun pagi, kami sudah berjejer di bibir dermaga.

KM Sarlina yang mirip perahu jolloro mengayun-ayun di sungai. Kami disambut Kapten Kapal, Daeng Maudu. Ia menarik tali untuk merapatkan perahu ke dermaga. Satu per satu meniti batangan kayu yang menjadi titian masuk perahu. Otot-otot Daeng Maudu menggempal menahan gerak perahu. Tubuh lelaki 50-an tahun itu kelihatan berkilau diterpa cahaya matahari pagi. Ia pun segera mengenakan baju.

“Ayo berangkat…!” Huruf /r/ dari kata /berangkat/ yang diucapkan Daeng Maudu kedengaran lain-lain. Ini pengaruh gigi depannya yang sudah tanggal. Namun, di balik usia yang lebih setengah abad itu, fisiknya masih kekar. Justru meluluhkan kegentaran kami untuk melaut. Pengalaman melautnya tak meragukan. Sudah lebih 20 tahun menjalankan kapal dan perahu jolloro untuk pemancing.

Kapal ini dijalankan satu mesin. Satunya mesin lainnya untuk cadangan. Berarti kami siap-siap menempuh enam jam untuk mencapai Kapoposang. Jaraknya lebih kurang 42 mil.

Ombak pada pagi itu tergolong bersahabat. Kami ditemani sahabat pemancing dari “Club Boeltap FCI”. Ada Mamat, Surya, dan Dg Tato.

Beberapa di antara kami berupaya keras melawan mabuk. Basri G, bahkan nyaris tak pernah bangun. Padahal, ombak masih biasa-biasa. Tak terasa perjalanan sudah empat jam lebih. Satu per satu pulau mulai tampak. Basri. G. yang mencoba bangun, tiba-tiba oleng. Ia pun goyah dan tidur lagi.

Pulau Kapoposang sudah di depan mata. Namun, kapal harus memutar. Tiba-tiba terhenti. Ada karang. “Kapal belum bisa berlabuh. Air lagi surut,” teriak Daeng Maudu.

Sukri kelihatan pucat. Bukan karena kapal nyaris kandas, melainkan soal tanggung jawab. Ia tidak pernah berpikir mengantisipasi ketika kami tidak berhasil masuk Kapoposang. Sukri tidak menyiapkan makan siang. Dia memang yang bertanggung jawab soal konsumsi.

“Maaf, Pak, saya hanya bawa beras. Lupa tadi beli nasi bungkus,” ujarnya terbata-bata. Padahal, sudah waktunya santap siang.

Dalam kondisi fisik yang menurun, kami berusaha memasuki Pulau Kapoposang. Kapten kapal pelan-pelan menghindari karang. Untung ada nelayan yang berbaik hati mengarahkan kami. Sambil melaju pelan-pelan perahu motornya, ia menunjukkan jalan menuju dermaga.

Butuh waktu hampir satu jam untuk memutar dan mencari arah ke dermaga. Lagi-lagi, kapal nyaris kandas lagi. Air masih turun. Berkisar 50 meter lagi dermaga itu. Sauki buka pakaian luar. Ia langsung terjun ke laut dan berenang menggapai dermaga.

Namun, berkisar 10 meter lagi, ia ngos-ngosan dengan gaya bebasnya. Untung kakinya sudah bisa menyentuh dasar laut. Apa yang dilakukan Sauki, sesungguhnya untuk mengurangi beban kapal agar tidak kandas.

Kami pun berhasil berlabuh ke dermaga. Alangkah kagetnya, dermaga yang kami lihat di media sosial, sangat berbeda. Jangankan keindahan arsitekturnya, dermaga ini malah sudah miring. Banyak kayunya sudah patah. Atapnya pun bocor-bocor.

Tangga dermaga bahkan sudah tidak ada lagi. Tinggal bekas patahan. Kami terpaksa memanjat tiang yang sudah miring. Terpeleset sedikit, bisa celaka. Bagaimana sesungguhnya kondisi Pulau Kapoposang sekarang? Baca kelanjutannya, besok. ($)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : rika

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Jangan Lupa, Hari Ini Diskusi Terbuka Membedah Pikiran Para Caleg

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bekerja sama dengan Harian FAJARakan menggelar diskusi terbuka "Membedah...
 

Puluhan Kotak Suara di Pangkep Ditemukan Rusak

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP--Kotak suara yang rusak kembali ditemuakan petugas perakit kotak suara di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...
 

Ramaikan Parepare Fair 2019, Ada Maizura dan Bassi Toayya Malam Ini

  FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Pameran pembangunan dan pesta rakyat, Parepare Fair 2019 mulai dibuka Sabtu malam ini (16/02/2019). Sejumlah...
 

Kapolres Gowa Serukan Tangkap Pemain Bansos Rastra

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Polres Gowa mengidentifikasi sejumlah potensi kecurangan dalam proses penyaluran bantuan sosial (Bansos) beras...
 

Tak Ingin Buru-buru Rekrut Pemain, Darije Percaya Kemampuan 28 Pemainnya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelatih Darije Kalezic memutuskan tidak akan merekrut pemain baru dalam waktu dekat. Ia akan menunggu lima hingga enam...
 

Gebyar Pendidikan, Ribuan Pelajar di Pangkep Terpaksa Diliburkan

FAJARONLINE,CO,ID,PANGKEP-- Ribuan pelajar di Pangkep terpaksa diliburkan untuk mengikuti Gebyar Pendidikan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan...
 

Manajemen Harian Fajar Silaturahmi ke PT. Primakarya Bantalapermai

 

NA Janji Akan Ada Sirkuit Internasional di Sudiang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan berkunjung dan bersilaturahim dengan Gubernur Sulsel...
 

Ani Yudhoyono Terserang Leukemia? Begini Penjelasan Dokter

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Kasus Leukemia kini terjadi pada mantan ibu negara Ani Yudhoyono. Seperti apakah sebenarnya leukemia...
 

Preview Barcelona vs Valladolid: Mengasah Ulang Trisula

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Lionel Messi, Luis Suarez, dan Osumane Dembele kembali akan menebar teror. Mereka siap menghajar Real Valladolid...
 

Preview Atalanta vs AC Milan: Perang di Zona Eropa

FAJARONLINE.CO.ID, BERGAMO—Atalanta dan AC Milan akan berduel di Stadio Atleti Azzurri d'Italia untuk memperebutkan posisi empat besar...
 

Pelajar Gantung Diri, Tulis Surat untuk Ibunya, Ini Isinya...

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Alimin (17) gantung diri. Ia tewas dengan seutas tali jemuran ibunya yang ia lilit di lehernya. Banyak sahabatnya...
 

Dulunya Anti-Islam, Kini Politisi Ini Malah Mualaf

Banyak teman dan koleganya yang terkejut. Mantan politisi Belanda sayap kanan Joram van Klaveren menyatakan telah masuk Islam. Padahal ia dulunya...
 

Rivalitas Messi-Ronaldo belum Berakhir, Ini yang Mereka Perebutkan Musim Ini

FAJARONLINE.CO.ID, TURIN—Rivalitas antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sepertinya memang tidak akan ada habisnya. Meski Ronaldo sudah...
 

Ahmad Dhani Dinilai Ketum PBNU Sudah Menyakiti NU

FAJARONLINE.CO.ID,SURABAYA--Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani bukan...
 

Plt Ketum PSSI Resmi Status Tersangka

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) resmi menyandang status tersangka terkait kasus pengaturan skor. Penetapan...
 

Tiga Destinasi Paling Favorit di Jepang Buat Traveler

FAJARONLINE.CO,ID-- Jepang merupakan negara yang lengkap dengan segala kecanggihan dan tradisinya yang unik. Di negeri Sakura itu, tentu banyak...
 

Mantan Petinju Bunuh 90 Perempuan

FAJARONLINE.CO.ID--Wajah-wajah perempuan itu terabadikan lewat lukisan. Mereka bukanlah model. Bukan pula penggemar seni rupa. Sebanyak 16 wajah itu...
 

Krishna Murti : Satgas Antimafia Bola Bekerja Bersama Rakyat

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola Polri Krishna Murti kembali mengunggah foto Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Kali ini...
 

Kenali Lebih Jauh 8 Jenis Kanker Pada Anak

FAJARONLINE.CO.ID--Orang tua berperan penting untuk mengenali serta mendeteksi dini gejala kanker pada anak. Jika ada perubahan sikap dalam...
 

Sibuk Lihat HP, Gadis Ini Tewas Tertabrak Kereta Api

FAJARONLINE.CO.ID, SOMERSET—Seorang anak sekolah meninggal ketika ditabrak oleh kereta api saat berjalan melintasi perlintasan di mana jembatan...
 

Jutaan Wanita Berhubungan Seks di Hari Valentine yang Sebenarnya Tidak Mereka Inginkan

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Kemarin jutaan wanita di seluruh dunia melakukan hubungan seks yang mereka 'takutkan', karena itu adalah...
 

Penyebab Airbus akan Hentikan Produksi Pesawat Super Jumbo A380

FAJARONLINE.CO.ID--Perusahaan dirgantara patungan Eropa, Airbus hari Kamis (14/2) mengumumkan akan mengakhiri produksi jet penumpang bertingkat A380...
 

Ini Tujuh Penelitian Balitbangda Makassar Selama 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar menyelesaikan tujuh penelitian sepanjang 2018....
 

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini, Lembaga Anti Narkotika Terbentuk di Jeneponto

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Jumlah pengguna narkotika, psikotropika, dan zat adiktif di kalangan remaja cenderung meningkat. Bahaya kehilangan...

Load More