Fajar

  Breaking News

Pengakuan Bocah Disekap dan Disiksa, di Ruko, Oknum Sering Datangi Memey

Anak yang disekab berpakaian sekolah untuk melanjutkan sekolahnya. (Idham/FAJAR)
Peristiwa - 20 September 2018, 07:26:08

AW kini sudah tampil sebagai bocah laki-laki. Rambut panjangnya telah dipotong.

Laporan: AGUNG P-INDAH-RUDIANSYAH

 


AW (10), korban penyekapan ibu angkatnya, terlihat lebih rapi. Sebelumnya, ia memiliki rambut panjang sampai punggung, seperti anak perempuan.

Kini tampil dengan model rambut baru. Berambut pendek, di atas bahu. Wajahnya sudah terlihat seperti anak laki-laki pada umumnya.

Dalam penyekapan Meilania Detaly Dasilva alias Memey alias Acci (31), mereka sering pindah-pindah. Terakhir di Ruko Mirah, Jl Seruni, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

OW mengatakan, Memey kabur dari utang. "Ada utang di polisi, dan temannya. Polisi itu di Toddopuli, tapi saya ndak tahu namanya," beber OW.

Dia mengingat secara runut etafe kedatangan sang oknum yang disebutnya polisi itu.

"Pakai baju polisi. Ada tembaknya, biasa dicopot jika dia datang minta uang atau apa saja yang ada. Biasa datang polisi ke rumah, kalau pintu tertutup dia terus saja tidak singgah," bebernya.

Atensi Polda

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono, memberi antensi kasus ini. Kasus penyekapan tiga bocah AW alias OW (10), FN alias US (5), dan DV (2) oleh ibu angkatnya, mesti dituntaskan.

Jenderal bintang dua itu menegaskan, masalah anak apalagi penyekapan menjadi atensi Polri. "Sangat atensi. Unit PPA ada dalam rangka menyikapi itu," kata Umar.

Pihaknya juga tidak main-main dalam kasus ini, dan melakukan penyidikan secara optimal. "Kita serius menangani itu. Tidak boleh main-main. Atensinya sangat tinggi. Penyidikan juga optimal. Kita kendalikan supaya tidak ada penyimpangan," jelasnya.

Sementara Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Makassar Tenri Palallo yang ditemui di P2TP2A mengatakan, US sempat sakit dan kelelahan, tetapi sudah membaik.
DV selalu aktif dan sangat suka digendong. "OW ini masih trauma. Kadang reaktif, kadang acuh juga," katanya.

Untuk langkah selanjutnya, kata Tenri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak gereja untuk sekolah OW, US, dan DV. DV masih harus dalam pengasuan khusus. "Kalau OW sudah ditemukan sekolah," katanya.

Untuk yang merawat dan menjaga keamanan, ketiga bocah itu akan dititip di shelter warga, dipadukan dengan pertumbuhan tradisional dan modern.

"Karena saya tidak akan simpan di Rumah Aman. Harus tinggal di rumah yang bisa memberi perlindungan," jelasnya.

Untuk masa depan tiga bocah itu, Pemerintah Kota Makassar akan menyekolahkannya sampai perguruan tinggi. "Anak-anak harus mendapatkan haknya, seperti ceria dan sekolah," tegas Tenri.

Kemensos Membantu

Kementerian Sosial juga memberi perhatian khusus kepada AW, FN, dan DV. Salah satunya dengan membantu mencarikan orang tua asuh.

Kepala Sub Direktorat Kelembagaan Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI, Wena Sitepu bersama timnya telah mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Tindak awal yang akan dilakukan dengan berkoordinasi ke Dinas Sosial dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi anak. Harapannya, masa depan ketiga anak tersebut lebih baik.

Tak ingin tindakan yang sama terulang, Kemensos akan membangun Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif di tiap provinsi.

"Kita kerja sama Unicef. Nanti ada pendataan primer soal anak-anak butuh penanganan apa. Apakah sudah ada NIK-nya. Kalau tidak ada, kami buatkan akta," terangnya.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto juga menaruh empati besar terhadap ketiga anak itu. "Saya tidak punya anak laki-laki jadi maklum saya kasih begini," tutur Danny sambil menggendong salah satu anak laki-laki.

Melihat kondisi ketiga anak baik-baik saja, Danny pun senang. Ia berjanji akan terus berkoordinasi dengan P2TP2A untuk membina ketiga anak tersebut hingga masa sekolahnya selesai.

FN telah mengikuti proses belajar di salah satu taman kanak-kanak. AW juga mulai melanjutkan sekolah.

Untuk menghilangkan traumatiknya, ketiga anak akan ditangani ahli psikotrauma. Perbaikan anggaran untuk pengurusan anak telantar dan korban penganiayaan akan dibahas di APBD 2019.

"Inilah gunanya saya aktifkan RT-RW. Memberikan mereka smartphone agar bisa bergerak cepat melihat hal-hal seperti ini di lingkungannya. pemerintah juga berkewajiban mengurusi anak terlantar. Saya kira kita akan mulai memperbaiki anggarannya seperti apa," kata Danny. (*/rif-zuk)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Rasid

🔀Berita Terkini
 

Suami Hobi Nonton Film Panas, Tidak Dapat Jatah Uh Ah Uh Ah dari Istri

FAJARONLINE.CO.ID,PROBOLINGGO --Sudah memiliki istri ternyata tidak membuat Donwori (36) menghilangkan kebiasaannya menonton film panas. Warga Kota...
 

Peringatan HUT Enrekang Dipusatkan di Alla, Abdullah Rattingan: Ayo Bergerak untuk Kemajuan

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Enrekang yang ke-59 dipusatkan di Kecamatan Alla, tepatnya di Lapangan...
 

TKN Menilai Proyek Palapa Ring Bukti Jokowi Visioner

  FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA-- Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk terus mendorong percepatan teknologi dan akses informasi. Terutama untuk...
 

Joko Driyono Didesak Mundur okeh Dewan Pembina PSSI

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Dewan Pembina PSSI, Komjen Pol (Purn) Syafruddin meminta Joko Driyono untuk melepas jabatannya sebagai Pelaksana Tugas...
 

Panitia Seminar Nasional HPBI Sulsel Optimistis Peserta Membkudak

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Tidak disangka, peminat Seminar Nasional HPBI Sulsel kebanjiran peminat. Dalam rapat panitia, Selasa (19/2) di PPs...
 

Lima Pemain PSM Tambah Porsi Latihan Jelang Lawan Perseru, Siapa Saja Mereka?

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sesi latihan PSM di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Selasa (19/2) tampak berbeda dari biasanya. Tak ada game, menu...
 

Sasar Tamalate, Andre Bertemu Emak-emak di Lorong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Andre Prasetyo Tanta, Calon Legislator (Caleg) Sulsel bincang bincang dengan emak-emak di kecamatan Tamalate, Makassar,...
 

Pancaroba, Tubuh Rentan Terkena Penyakit Ini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA – Batuk merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada masa pancaroba. Bahkan berdasarkan...
 

Hamzah Pangki Serukan Warga Bulukumba di Makassar Dukung Irwan Muin

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Dukungan Irwan Muin melenggang ke DPRD Sulsel makin tak terbendung.  Terbaru, Ketua DPRD Bulukumba Andi Hamzah...
 

FOTO: Lorong Skarda Berbenah Jelang Penilaian Sombere dan Smart City

Warga berbenah dan membersihkan lorong 1, kompleks Skarda N, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini menjelang penilaian Sombere & Smart City,...
 

Ternyata Suplemen Minyak Ikan Bisa Memangkas Risiko Serangan Jantung

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA--Kabar gembira dari dunia kedokteran. Sebuah temuan terbaru menunjukkan bahwa obat atau suplemen dari minyak ikan bisa...
 

Begini Kata Men PAN-RB Soal Polemik PPPK

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA --Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Syafruddin angkat bicara soal polemik...
 

STIE-STKIP YPUP Wisuda 745 Tenaga Kerja Pendidik dan Ahli Manajemen

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Ujung...
 

Produksi Tembakau Soppeng Capai 500 ton Per Tahun

FAJARONLINE.CO.ID,SOPPENG-- Bupati Soppeng A Kaswadi Razak menerima Kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi...
 

Leg Kedua Hadapi PSM, Perseru Andalkan Dua Pemain Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Hanya diperkuat skuat alakadarnya tim pelatih Perseru Serui terpaksa harus memulai latihan timnya dari tahap dasar....
 

Tempati Kantor Baru, Gubernur Pesan Samsat Sidrap Lebih Inovatif

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Setelah cukup lama menumpang di gedung milik Pemkab Sidrap, UPT Samsat Sidrap, akhirnya memiliki kantor...
 

Tersangka Pembunuhan Taruna ATKP Makassar Tak Sendirian Lakukan Penganiayaan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Muhammad Rusdi (21) hanya bisa pasrah dengan hukuman yang dijalaninya. Labelnya sebagai pembunuh Aldama Putra (19)...
 

Hendak Jual Motor Curiannya, Lelaki Ini Ditembak Polisi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Polsek Tamalate berhasil mengamankan pelaku curanmor, MM (22) dan FI (15). Satu pelaku lainnya, AD, masih...
 

Soal Lahan Prabowo, JK: Saya yang Kasih, Daripada Jadi Milik Perusahaan Asing

FAJARONLINE.CO.ID -- Lahan ratusan hektare yang dikuasai Prabowo Subianto cukup heboh di jagad maya. Hal itu mendapat tanggapan dari Wakil Presiden...
 

Polisi Temukan Sabu-sabu Dalam Pembungkus Rokok

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Polisi kembali meringkus terduga penyalahgunaan narkotika, jenis sabu-sabu,...
 

Tim Peneliti Balitbang Hukum dan HAM Lakukan Pengumpulan Data di UPT Sulsel

Fajaronline.co.id, Makassar -- Pengumpulan data dari informan yang ada di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, sudah dilakukan...
 

Gulung Tim Basket Unair, Tim Honda DBL Indonesia All-Star Optimis Menatap Los Angeles

FAJARONLINE.CO.ID -- Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 sapu bersih seluruh laga uji coba. Dalam laga kedua mereka yang berlangsung di DBL Arena,...
 

Masyarakat Makassar Puas dengan Program Arham Peduli

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Program dari politisi Partai Nasdem, Arham Basmin mendapat apresiasi positif dari masyarakat Kota Makassar.  Di...
 

Meme Bertebaran di Medsos, Maruf: Kebanyakan Nonton Mission Impossible

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA--Pasca debat kedua Pilpres 2019, sejumlah meme bertebaran di media sosial. Berawal dari tudingan atas Capres nomor urut 01,...
 

Viral Video Caleg PDIP Senam Pakai Sejadah Sebagai Alas, Ini Klarifikasinya

FAJARONLINE.CO.ID -- Jagad media sosial kembali dihebohkan dengan aktivitas seorang calon legislatif dari PDIP DKI Dapil Cengkareng, Kalideres,...

Load More