Fajar

  Breaking News

Wacana Lokal Wisdom Pappaseng dalam Pendidikan Keluarga

Opini - 14 Agustus 2018, 17:07:15

Oleh: Muhammad Rusman

      Pendidikan paling hakiki itu titik awalnya di lingkungan keluarga. Tunas-tunas pendidikan semua tumbuh berawal dalam lingkungan keluarga. Lingkungan keluarga tumbuh bersama dengan nilai-nilai kearifan lokal. Namun seiring dengan kencangnya gempuran arus modernisasi dan informasi, sendi-sendi kearifakan lokal yang selama ini sangat  kuat membangun fondasi pendidikan keluarga seperti tergantikan.

     Sudah sangat sulit menjumpai komunitas yang teguh dalam menjaga nilai-nilai budayanya. Tidak pernah lagi kita dengar petuah –petuah (Pappaseng)  meluncur dari mulut orang tua  kepada anaknya. Anak seperti makin jauh dari nilai-nilai budaya yang sesungguhnya sangat kuat menjaga karakternya.  Nilai-nilai kultural seperti terpisah jauh dari panggung kehidupan masyarakatnya. Nilai-nilai budaya kita  sangat sulit tumbuh dan berkembangan dengan situasi kekinian.

     Pendidikan tak lagi dipahami sebagai sebuah proses yang utuh. Komponen-komponen kehidupan  antara keluarga, lingkungan dan lembaga pendidikan formal berjalan sendiri-sendiri. Semua belangsung begitu  cepat. Kesibukan mengalahkan tanggung jawab membentuk jati diri anak menjadi generasi yang paripurna. Boarding school jadi pilihan orang tua ‘mengamankan’ anaknya atas kekhawatirannya terhadap kelamnya lingkungan sekitar.

     Kesadaran kolektif dibutuhkan dalam  menjaga keutuhan kultural   dengan masyarakatnya. Bila tidak, maka apapun itu akan terpinggirkan dengan sendirinya. Percepatan arus informasi menjadi tak terhindarkan. Semua menjadi serba cepat. Orang tua kehilangan waktu berkumpul bersama anak-anaknya.   

     Pamor pesan-pesan budaya yang pernah dimiliki kian luntur dan tak kukuh lagi. Hanya sebagian kecil komunitas yang mampu menjaganya. Hanya formalitas yang tersisa. Perayaan-perayaan kebudayaan hanya eksis pada acara-acara formal.  Semangat gotong royong   salah satu nilai kearifal lokal yang paling kuat sekalipun juga mulai ditinggalkan karena tuntutan materialisme.

    Padahal salah satu kearifan lokal, seperti pappaseng tu riolo  begitu banyak dan bisa  menjadi referensi yang luar biasa jika itu  dimaknai secara baik. Tapi sayang regenerasi nilai-nilai kultural  tak berlangsung begitu baik. Anak-anak tak lagi pernah ditempah dengan wacana pappaseng. Kehidupan  anak-anak kita didominasi tayangan-tayangan kartun animasi di layar kaca yang cenderung tidak mencerahkan. Tayangan-tayangan kartun  justru membentuk karakter perlawanan anak terhadap orang tua,   game  GTA menjadi game favorit anak-anak  yang melahirkan  manusia-manusia berwatak keras dan tak manusiawi .  Karakter tokoh-tokoh  kartun dan game begitu mudah meracuni  karakter anak-anak. Anak-anak kemudian mengalami tumbuh kembang secara tidak wajar. Sekarang  lagi trend komunitas anak muda yang salah jalan. Mereka adalah Kelompok Begal,  begal ini bertebaran dimana-mana. Polisi seperti tak berdaya dibuatnya. Di ujung jalan rasa aman sudah tidak ada lagi. 

    Rentetan kejahatan yang dilakukan anak-anak berusia belia karena terinpirasi dari kekerasan demi kekerasan di lingkungan sektarnya, termasuk dalam lingkungan keluarganya. Data kejahatan jalanan atau begal di Makassar sepanjang tahun 2015 mencapai angka 133 kasus (data upkes.co.id) Ini artinya dalam satu bulan di makassar setidaknya ada 11  kejahatan jalanan terjadi.

      Seperti ada yang menyimpang  dalam sistem tata nilai  kehidupan ini. Penguatan  budaya lokal dalam lingkungan masyarakat dan keluarga perlu dilakukan  sebagai sebuah revitalisasi nilai-nilai kultural kehidupan masyarakat. Bagaimanapun juga bentuk-bentuk lokal wisdom yang dimiliki masyarakat harus terus digali dan ditegakkan sebagai sebuah ajaran-ajaran kehidupan bernilai positif. Sebuah masyarakat dan lingkungan keluarga harus mampu mempertahankan nilai-nilai yang sudah ada

    Pendidikan karakter dalam keluarga tentang nilai-nilai kejujuran, pengharagaan dan saling menghargai sesama, saling memanusiakan  lewat pappaseng turiolo (pesan-pesan leluhur) harusnya dihidupkan kembali. Kalimat-kalimat pappaseng,  seperti Getteng lempu adatongeng  yang bermakna junjung tinggi kejujuran semestinya ditancapkan kuat-kuat dalam tata nilai pendidikan  keluarga. Ketika siswa memenjarakan gurunya,  guru kehilangan nurani mendidik siswanya, anak membuat lebam tubuh orang tuanya, orang tua menghabisi anak kandungnya sendiri, kita hanya bisa tercengang dan saling menyalahkan. Siri sebagai sebuah harga diri dan jatih diri bugis-makassar seperti kehilangan sukmanya.

    Komunikasi keluarga makin sulit dilakukan antara anak dengan orang tuanya.  Hubungan kekerabatan menjadi rapuh. Dampak negatif media sosial kini menunjukkan kedikdayaannya. Lingkungan sekitar kelihatan tenang seperti lautan tanpa gemuruh ombak. Tapi di media sosial, orang begitu mudahnya saling mengejek, mengumpat yang disertai sumpah serapah. Andaikan kalimat-kalimat di media sosial menjadi nyata melayang di udara, maka bisa dibayangkan betapa riuhnya langit kehidupan masyarakat modern seperti saat ini.

     Pappaseng  sebagai sebuah lokal wisdom  tidak mampu meretas gengsi anak muda dengan segala fitur-fitur budaya pop yang lebih menggiurkan. Karena itu Pendidikan lingkungan keluarga menjadi benteng terakhir untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal seperti pesan-pesan leluhur yang selama ini kita miliki.  Pesan-pesan leluhur bugis-makassar ini  punyak makna yang abadi. Dan subtansipappaseng ini sesungguhnya  meninggikan harkat dan martabat manusianya.

   Bentuk-bentuk pappaseng sebenarnya memiliki nilai yang sangat inklusif.  Petuah-petuah bugis-makassar memiliki pesan-pesan yang sangat plural. Bentuk konotatif  dalam pesan-pesannya sebagai sebuah isyarat ia sangat halus dalam memberi pendidikan bagi kehidupan bermasyarakat. Karena itu lokal wisdom semacam pappaseng ini saatnya kembali direkatkan dalam lingkungan pendidikan keluarga. (*)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Muhammad Nursam

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Relawan 01 Gelar Nobar di Warkop 89

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS - Sejumlah relawan Calon Presiden 01 di Maros menggelar kegiatan acara Nonton Bareng (Nobar) debat kandidat Presiden di...
 

Bob Wahyudin Kunjungi 2 Kelurahan di Tamalate, Warga: Tolong Perjuangkan Kesehatan Kami Pak Dokter

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR,-- Calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Sulsel dari Partai NasDem Dr. dr. Bob Wahyudin sangat serius menggarap...
 

Dana Desa Naik dari Rp202 Miliar Jadi Rp243 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Dana desa di Luwu Utara fokus untuk membiayai infrastruktur. Infrastruktur dipedasaan perlu ditingkatkan untuk...
 

Buka Little Baker, Ketua TP PKK Makassar: Kenalkan Dunia Kuliner Pada Anak Sejak Dini

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Even Little Baker resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail di Hotel Claro Makassar, Minggu (17/2)....
 

Baitul Quran, Masjid untuk Lahirkan Hafiz

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Masjid yang lebih representatif untuk penghapal Alquran akan dibangun di Kampung Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung,...
 

Pemkab Jeneponto Masih Galau Terima PPPK

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO-Masih banyak daerah yang belum menetapjan kuota penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seperti...
 

Dinilai Ungguli Prabowo di Debat Kedua, Legislator NasDem: Jokowi Sudah Tunjukkan Kinerja

FAJARONLINE.CO.ID -- Anggota DPR dari Partai NasDem Syarif Abdullah Alkadrie meyakini Joko Widodo alias Jokowi akan mampu mengungguli Prabowo...
 

STISIP Muhammadiyah Sinjai Lakukan Pendampingan Kelompok Wirausaha Buah

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - Sebagai salah satu bentuk pengabdian pada masyarakat yang di laksanakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik...
 

Komunitas Muda Peduli Dhuafa Santuni 350 Anak Yatim

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Komunitas Muda Peduli Dhuafa (MPD) Menggelar Kegiatan Traktir Yatim Menggusung Tema "Selaksa Cinta Sejuta Do'a...
 

Tiga Tahun Kepemimpinan, Bupati Pangkep Gelar Zikir dan Doa Bersama

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Tiga tahun kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid dan Syahban Sammana diperingati...
 

Baitul Quran, Masjid untuk Melahirkan Hafidz

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Masjid yang lebih representatif untuk penghapal Qur'an akan dibangun di Kampung Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung,...
 

136 Personil Polres Luwu Kawal Penjemputan Basmin-Syukur

FAJARONLINE.CO.ID, BELOPA -- Sebanyak 136 personil gabungan Polres Luwu dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengawal penjemputan Bupati dan...
 

Tiga Hadiah Umroh di Refleksi 3 Tahun Akar

FAJARONLINE.CO.ID, SOPPENG - Puluhan ribu masyarakat Soppeng memadati lapangan Gasis, Minggu 17 Februari. Mereka mengikuti gerak jalan santai 3 tahun...
 

Kadis Sosial Gowa Diperiksa Polisi Terkait Penyelewengan Bantuan Sosial

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Kepala Dinas Sosial, Syamsuddin Bidol sudah diperiksa oleh pihak kepolisian Polres Gowa beberapa hari yang lalu....
 

Ini Harapan Penasihat dalam Milad Ke-5 Klinik Anur

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Klinik Anur Kabupaten Sinjai memperingati milad ke-5, Minggu (17/2/2019). Penasihat Anur, Asriadi AR, menyampaikan...
 

Ketua TP-PKK Sulsel Pimpin Yoga di Pulau Samalona

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR, -- Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Liestiaty F Nurdin memimpin langsung aktivitas yoga yang digelar, di Pulau Samalona,...
 

Usai Viral, Ini Kronologi Dua Cewek ABG Berkelahi Berpakaian Olahraga Sekolah

FAJARONLINE.CO.ID, BELOPA --Aparat Polres Luwu telah menangani kasus penganiayaan depan pasar Lanipa Desa Lanipa Kecamatan Ponrang selatan Kabupaten...
 

Aneh... Sudah Sepekan Tersesat di Bawakaraeng, Keberadaan Gali Masih Misteri

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Pendaki asal Makassar, Gali Andika (20) sudah sepekan ini masih dinyatakan hilang, Minggu (17/2/2019). Pihak...
 

Pedagang Keluhkan Pajak Pasar Tradisional

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pungutan pajak yang makin tinggi di pasar tradisional dikeluhkan pedagang. Pasalnya, tidak ada perbaikan sama sekali...
 

Mendikbud Bilang Pendidikan Sulsel Maju di Tangan Irman YL

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi, didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, melepas...
 

Innalillah... Mantan Kabag Humas Lutra, Najib Mansyur, Tutup Usia

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA--Innalillahi Wa Innailahi Rojiun. Mantan Kabag Humas Kabupaten Luwu Utara, era Bupati Arifin Junaidi, Najib Mansyur,...
 

Viral.. Bertengkar di FB Dua Cewek ABG Luwu Lanjut Berkelahi di Jalan

FAJARONLINE.CO.ID, BELOPA---Perkelahian dua anak perempuan viral di media sosial. Dua pelaku berpakaian olahraga. Diduga keduanya merupakan siswa...
 

Pelatih Valladolid Marah dan Protes Gol Messi, Pique Angkat Bicara

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona mengalahkan Real Valladolid untuk kembali ke jalur kemenangan di La Liga, Minggu, pagi tadi. Pahlawan...
 

Operasi Miras, Polres Barru Amankan Dua Ember Ballo

Fajaronline.co.id, Barru -- Dua ember besar miras jenis ballo diamankan Polres Barru, Sabtu, 16 Februari 2019, dinihari. Lokasinya di bilangan jalan...
 

Sambut Pemilu, Muhammadiyah Makassar Hadirkan Pengajian Etika Politik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Makassar mengandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menggelar pengajian...

Load More