Fajar

  Breaking News

Keluarga; Sentrum Dialektika Agen Perubahan

Syahrir
Opini - 14 Agustus 2018, 16:05:03

Syahrir

Dosen Akademi Kebidanan Muhammadiyah

Murid SD membunuh temannya. Siswa SMP; mucikari jual teman sendiri. Anak SMA menjadi bos begal dan gembong narkoba.

Demikian tajuk berita yang menghiasi beberapa media di tanah air akhir-akhir ini. Setiap kita yang mendengar atau membacanya pasti akan bergidik seraya menggelengkan kepala tanda tak percaya dengan semua kejadian-kejadian nahas tersebut.

Betapa tidak, anak usia sekolah yang menjadi harapan bangsa kelak di kemudian hari menjadi aktor kejahatan yang dahulunya tak pernah terbayangkan akan dilakoni oleh anak usia sekolah. Namun, demikianlah fakta dunia pendidikan hari ini.

Tentu kejadian tersebut tidak menggambarkan wajah keseluruhan dari kualitas pendidikan kita. Akan tetapi, peristiwa demi peristiwa di luar nalar seperti yang telah digambarkan di atas menjadi indikator bahwa tanggung jawab pendidikan tak bisa sekonyong-konyongnya hanya dibebankan kepada lembaga pendidikan.

Harus ada kekuatan lain yang menopangnya, sehingga sinergitas dalam ekosistem pendidkan terwujud. Hal tersebut adalah demi menyukseskan fase “anak sekolah” yang dilalui oleh setiap generasi muda Indonesia.

Pendidikan dalam keluarga dan masyarakat adalah kekuatan lain yang diharapkan akan mendorong suksesnya “proses mendidik” oleh lembaga bernama sekolah. Bukan kali ini saja terjadi tindak kejahatan yang digawangi oleh anak-anak usia sekolah.

Jenis kejahatan lain seperti cyber crime dan judi online bahkan telah merambah anak sekolah. Selain itu kasus perundungan yang berujung kematian kerap terjadi di lingkungan sekolah. Apakah ini menjadi penanda lemahnya sistem pendidikan kita? Tentu tak dapat dijadikan legitimasi untuk membenarkan tuduhan tersebut.

Satu hal yang patut dipertimbangkan bahwa sekolah tak akan mampu menjadi “single fighter” dalam mengedukasi anak negeri ini. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Kurangnya peran keluarga dalam mendidik anak-anaknya ditengarai menjadi salah satu penyebabnya.

Pendidikan dalam lingkup keluarga dapat menjadi main capital dalam tumbuh kembang anak. Anak yang telah diberikan pendidikan moral, akhlak dan kesopanan akan siap berinteraksi dalam kehidupan masyarakat.

Mereka tidak hanyak siap berbaur dalam lingkup sekolah, namun juga dalam lingkup masyarakat dunia sebagai global citizen (masyarakat global) yang tak lagi dibatasi oleh batas-batas teritorial. Jika peran keluarga hilang dalam ekosistem pendidikan anak, maka ada tahapan pendidikan yang terlewatkan oleh anak.

Hal ini akan berefek pada kurangnya rasa percaya diri, empati kepada sesama, hormat kepada yang lebih tua, maupun penghargaan terhadap nilai-nilai budaya. Anak akan tumbuh menjadi sosok misterius yang kehilangan karakter sebagai Bangsa Indonesia. Tak jarang kondisi ini akan bermuara pada hilangnya ciri khas dari suatu peradaban (lost of civilization).

Tentu sulit membayangkan hal ini terjadi pada bangsa kita. Pelajar usia SMA adalah masa peralihan dari fase kanak-kanak ke fase remaja menuju dewasa.

Dalam tahapan tumbuh kembang ini, remaja memiliki kecenderungan untuk hidup dengan tren yang sedang berkembang. Hobi dan gaya fashion anak SMA kerap kali harus yang paling anyar. Gaya bicara mesti mengikuti idola masa kini. Gawai wajib seri terbaru. Bahkan, life style mereka tak boleh jauh-jauh dari hal-hal remeh –temeh yang sedang viral di linimasa media sosial.

Hal tersebut dilakukan tak jarang demi mendapatkan pengakuan sebagai generasi milenial yang mengikuti zaman. Apa yg mesti dilakukan oleh orang tua/keluarga? Keluarga harus hadir di sana dengan memainkan fungsi dan peran yang sangat penting.

Pertama, fungsi pengawasan; membantu pelajar SMA melewati masa pencarian jati diri agar tak terjebak dalam “jebakan Batman” yang mengintai mereka dalam masa-masa labil. Orang tua menjadi pengingat jika anak mulai keluar dari jalur yang semestinya (out of the track).

Kedua, fungsi edukasi; orang tua dalam lingkup keluarga selayaknya menanamkan karakter luhur dan nilai-nilai kesopanan dalam keluarga. Hal ini akan menjadi modal besar pelajar SMA untuk bersosialisasi dengan dunia luar.

Selanjutnya, hal demikian akan menjadi nilai (value) bagi anak untuk menimbang baik-buruknya sesuatu. Ketiga, fungsi pengayoman; orang tua hadir secara fisik dan mental dalam kehidupan anak. Walhasil, akan membuat pelajar SMA merasa bernilai (valuable), dicintai, dilindungi dan diapresiasi.

Kepercayaan diri anak usia SMA akan meningkat dan siap mengukir prestasi-prestasi gemilang dalam hidupnya. Masyarakat dan pemerintah tak boleh lepas tangan dalam mencipta generasi gemilang.

Ketersediaan lingkungan yang kondusif untuk anak, ruang publik untuk bersosialisasi, kesempatan mengekspresikan diri yg positif akan semakin memperkuat nilai-nilai luhur yang ditanamkan di keluarga dan sekolah.

Anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi pribadi tangguh dan memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi “persaingan global”. Mereka akan siap menjadi agen-agen kebaikan yang membawa perubahan besar bagi dunia kelak. Sudahkah keluarga dan masyarakat sekitar anda benar-benar hadir dalam kehidupan mereka? (*)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Muhammad Nursam

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

1.000 Hunian Gratis untuk Korban Bencana di Sulteng

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan menyediakan 1.000 hunian terintegrasi dengan fasilitas umum bagi korban gempa dan tsunami...
 

PUBG Bidik PlayStation 4, Catat Tanggal Rilisnya

FAJARONLINE.CO.ID -- Game survival PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) akan menyambangi konsol game Sony PlayStation 4 (PS 4). Hal tersebut...
 

Menilai Tidak Adil, Baiq Ajukan PK

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Korban pelecehan seksual, Baiq Nuril Maknun, yang juga eks pegawai honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB),...
 

Kepala Bappeda Sulsel Incar Jabatan Dirjen

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR— Pejabat Pemprov Sulsel mulai melirik posisi jabatan di Kementerian. Salah satunya Kepala Bappeda Sulsel, Jufri...
 

Arkeolog: Bone Punya Banyak Gua yang Sarat Peninggalan Prasejarah

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Kabupaten Bone ternyata menyimpan banyak sejarah masa silam. Bahkan, kebudayaan-kebudayaan manusia purba masih bisa...
 

Anang Hermansyah Buka Gerai Ayam Asix di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Gerai makanan di Sulsel kembai bertambah. Kali ini artis Anang Hermansyah bersama keluarga melebarkan bisnis...
 

Temuan Tengkorak Gegerkan Warga Minasatene

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Warga Kampung Baru-Baru, Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene dihebohkan dengan adanya penemuan tengkorak,...
 

Bermodal AirSoft Gun, Mengaku Intel Polda Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Bermodalkan airsoft gun (replika senjata api), Muhammad Yusuf (45) mengaku polisi dan bertugas di Intelkam Polda...
 

Putri Indonesia Sulsel 2016: Pemuda Harus Kembangkan Potensi Diri

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Putri Indonesia Sulsel tahun 2016, Yulinar Pratiwi Arief menjadi pemateri inspiring talkshow pada Hasanuddin...
 

Ulang Tahun, Ini Harapan Robert Alberts

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Telah memasuki musim ketiga, Pelatih PSM, Robert Alberts mengarsiteki PSM, tepatnya pada 1 Juli 2016 lalu dan...
 

Gowa Raih Penghargaan Penggiat AMPL

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Kabupaten Gowa raih penghargaan pada Saoraja Award yang digelar Pemprov Sulsel, di Hotel Claro Makassar, Rabu...
 

Eksekutor Jamal Khasogi Bawa Stimulator Detak Jantung

  FAJARONLINE.CO.ID,INTERNASIONAL-Terungkap isi koper eksekutor jurnalis Jamal Khashoggi. Selain alat suntik dan gunting, juag terdapat dua...
 

PSM vs Persija: Rezaldi 90 Menit, Ferdinand 45 Menit

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Fulbek Persija, Rezaldi Hehanusa dipastikan akan diturunkan saat duel kontra PSM di Stadion Andi Mattalatta, Jumat, 16...
 

Nikita Mirzani Buka-bukaan Soal Jenis Kelamin Anak Ketiga

FAJARONLINE.CO.ID -- Nikita Mirzani diketahui saat ini tengah mengandung anak ketiga. Meski tengah menghadapi permasalahan rumah tangga dengan Dipo...
 

Pembunuhan Satu Keluarga, Korban Tinggalkan Sepucuk Surat

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Sebelum ditemukan tewas dibunuh bersama orang tuanya di kawasan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa (13/11). Sarah Boru...
 

Minimnya Pelamar CPNS, Ini Penjelasan Wapres JK

FAJARONLINE.CO.ID -- Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan terobosan untuk mengatasi minimnya pelamar CPNS 2018 yang lulus seleksi kompetensi dasar...
 

Alumni UGM Bakar Ijazah, Kecewa Penanganan Kasus Pelecehan seksual

FAJARONLINE.CO.ID,YOGYAKARTA-Seorang alumni UGM membakar ijazahnya. Disinyalir, yang bersangkutan kecewa dengan penanganan kasus dugaan pelecehan...
 

Belum Rilis, Ini Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy S10 Lite

FAJARONLINE.CO.ID -- Samsung Developers Conference (SDC) 2018 baru saja mengadakan acara kemarin. Samsung memperkenalkan beberapa desain layar...
 

Debut Solo Jennie Booming, BOS YG: Keluarlah dan Bunuh Semua Orang!

FAJARONLINE.CO.ID -- Jennie resmi debut solo dengan menghadirkan lagu "Solo" pada Senin (12/11). Member Black Pink itu pun langsung...
 

Nobar PSMTI Sulsel Penuh Kekeluargaan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -Suasana penuh kekeluargaan tersaji pada nonton bareng Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia...
 

Ma'ruf Amin Tolak Minta Maaf Soal Sindiran Budek-Buta

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Kendati diultimatum oleh Forum Tunanetra Menggugat untuk segera meminta maaf terkait pernyataan buta dan budeknya. Calon...
 

Dua Hari Lagi, Pekan Ekonomi Kreatif di Maros

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS - Masukkan Pekan Ekonomi Kreatif 2018 Maros dalam daftar agenda Anda. Hajatan Bekraf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...
 

Tambahan Huruf M jadi Hoki Buat Winger PSM, Rahmat

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-Winger PSM Makassar M Rahmat punya banyak kisah unik. Mulai dari nama yang keliru hingga tahun lahir yang tak sesuai...
 

Sebut Bendera Teroris di Rumah Rizieq, Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

  FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Buat konten video kontroversial tentang bendera berkalimat tauhid di rumah Rizieq Shihab di Arab Saudi, pegiat...
 

Penjelasan JK Terkait Honorer K2 Lulus Seleksi SKD

  FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Pemerintah sudah menyiapkan kebijakan terobosan untuk mengatasi minimnya pelamar CPNS 2018 yang lulus seleksi...

Load More