Fajar

  Breaking News

Warisan Nenek Lami yang Fakir Miskin

EDISI SILAM. Haeril Kacong, Kepala Desa Ulubalang, menunjukkan sejumlah uang kuno yang diberikan keluarga almarhumah Nenek Lami, kemarin.
Feature - 28 Juli 2018, 13:28:44

* Heboh Penemuan Tumpukan Uang Kuno di Bone

Setelah Nenek Lami meninggal, setumpuk koleksi uang kunonya dibagi-bagi pihak keluarga.

IMAM RAHMANTO
Bone

KEHEBOHAN uang kuno bermula dari unggahan Haeril Kacong, Kepala Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Bone di akun media sosial miliknya.

Sontak, kenalan Haeril berbondong-bondong menanyakan kebenaran uang yang disangkanya ditemukan dalam karung. Hanya dalam tempo beberapa menit, Haeril segera menghapus postingannya.

"Saya cuma tidak mau kalau postingan itu jadi fitnah, karena belum jelas kebenarannya. Apalagi banyak orang yang bertanya-tanya dan pihak keluarga juga sudah mulai gelisah terkait pembagian uang yang dianggap sebagai warisan itu," ungkapnya, kemarin.

Haeril pun tak menampik kehebohan yang sempat menyelimuti desa kecilnya. Tak hanya di jagat maya. Warga setempat tak berhenti membicarakan temuan ratusan uang antik itu.

Ia menyebutkan, 30-an warga menyimpan uang yang sudah kedaluwarsa itu. Masing-masing menyimpan 10 hingga 20 lembar dengan nominal yang berbeda-beda.

Ia sendiri diserahi tujuh lembar uang dengan nominal 1 Gulden dan 2,5 Gulden. Kata mantan anggota dewan itu, ia sengaja menyisakannya untuk diperlihatkan kepada FAJAR.

Sehari sebelumnya, ia sudah mendapatkan kabar terkait bakal kedatangan penulis. Tak sungkan pula Haeril mengantarkan langsung untuk menilik uang lain yang dipegang warga.

"Kita juga kaget dengan penemuan itu. Pasalnya, selama ini Nenek Lami dikenal sebagai fakir-miskin. Kita selalu jatahkan bantuan untuknya. Bahkan, seumur saya mengenalnya, dia tinggal seorang diri," ungkap lelaki yang kini menginjak usia 39 tahun itu.

Ia mengenal sosok itu karena rutin membeli jajanan di rumah Nenek Lami, semasa masih ingusan. Mengenai uang-uang itu, ia juga tak bisa melarang warga yang masih punya hubungan keluarga untuk mengambilnya.

Itu dianggap sebagai warisan Nenek Lami. Bahkan, janda sebatang kara itu juga meninggalkan kesempatannya umrah tahun depan. Tambah Haeril lagi, Nenek Lami terbukti meninggalkan total piutang Rp50 juta dari beberapa orang warga yang pernah dipinjaminya uang.

"Mudah-mudahan ini tidak jadi masalah atau fitnah di kemudian hari, kalau pun peninggalan Nenek Lami itu diperebutkan pihak keluarga. Kalau pun nanti ada nilainya, seharusnya pemerintah turun tangan. Kalau tidak bernilai, ya biarkan itu sebagai kenang-kenangan untuk warga sekitar yang mengenalnya," terang Haeril.

Haeril juga sudah ikut dalam perundingan antarkeluarga yang disebut-sebut bisa jadi ahli waris harta warisan Nenek Lami.

Nyaris Dibakar
Menurut Haeril, uang itu nyaris dibakar oleh keluarganya yang menemukan. Awalnya, mereka mengira uang itu adalah uang mainan serupa monopoli. Akan tetapi, mereka menahan diri dan bergegas menunjukkan beberapa lembar uang ke dirinya.

"Saya baru pulang dari Jakarta waktu Nenek Lami meninggal. Ada warga yang langsung menunjukkan temuan uang itu. Mereka bilang hampir membakarnya karena dikira uang mainan," beber lelaki yang mengayomi 3.016 warganya itu.

Setelah ditelusuri, Nenek Lami ternyata punya beberapa harta peninggalan. Bisa dikatakan, ia punya banyak pegangan. Hanya saja tak pernah digembar-gemborkannya.

Semenjak ia masih berseragam SD, Nenek Lami tak pernah diketahui sebagai keturunan ningrat atau bangsawan. Orang tuanya bahkan tidak punya pekerjaan yang menggiurkan.

Haeril menunjukkan catatannya terkait data-data kekayaan Nenek Lami seperti seekor sapi, 11 petak sawah, cincin dan kalung emas, piutang Rp50 juta, hingga uang-uang kuno yang kini jadi pembicaraan itu.

"Untuk piutangnya, saya sudah minta keluarganya untuk tahan dulu (tidak menagih), karena nanti kita akan tetap serahkan. Sisanya rencana disumbangkan untuk fakir miskin," ungkap Haeril.

Apakah uang-uang berlafazkan Hindia-Belanda itu asli atau tidak? Haeril pun sementara menindaklanjuti kemungkinan itu.

Taufik Ariesta Ardhiawan, Manajer Divisi Advisory dan Pengembangan Ekonomi Daerah Bank Indonesia (BI) Sulsel, mengatakan, perlu pengujian untuk memastikan keasliannya. Namun, sekilas memang mirip terbitan De Javasche Bank. "Sudah lama ditarik dari peredaran," ungkapnya.

De Javasche Bank merupakan bank Hindia Belanda, cikal bakal Bank Indonesia (BI). Setelah berubah menjadi BI, Indonesia menarik semua uang jenis itu. (*)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : rika



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Menkominfo Bakal Cabut Izin First Media dan Bolt

FAJARONLINE.CO.ID -- Menteri Komunikasi dan Informatika angkat bicara terkait dengan masalah PT First Media Tbk (KVLB). Dia meminta PT First Media...
 

Operasi Zebra, Polres Pangkep Jaring Ratusan Pelanggaran

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Ratusan pelanggaran ditemukan petugas kepolisian resor Pangkep, selama berjalannya operasi zebra 2018. Kasat...
 

Serang Polisi dengan Badik, Pelaku Curas Tewas

FAJARONLINE.CO.ID,SUNGGUMINASA-Tiga butir peluru menghentikan langkah Jamaluddin (28). Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) d tewas ditembak...
 

Telkom Umumkan Pemenang Undian Promo IndiHome

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) serentak mengundi pemenang Program Promo IndiHome PaketMerdeka di tujuh...
 

Kalahkan Timor Leste, Indonesia Naik ke Posisi Kedua Grup B

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Tim nasional Indonesia meraih kemenangan di laga kedua Grup B Piala AFF 2018. Menjamu Timor Leste di Stadion Gelora...
 

Korban Pembunuhan Satu Keluarga Diotopsi 5 Jam

FAJARONLINE.CO.ID,JAWABARAT-Korban pembunuhan satu keluarga di kawasan Jatirahayu, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, diotopsi. Hasilnya, keempat...
 

TMMD Solusi Pemerataan Pembangunan Desa Tertinggal

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 resmi ditutup, di Lapangan Mappakasunggu Malakaji, Kecamatan...
 

Tambah Runway 400 Meter, Bandara Arung Palakka Butuh Rp40 M

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Bandar udara (bandara) Arung Palakka bakal mengupayakan tambahan runway atau landas pacu, 2019 mendatang. Itu untuk...
 

Ini Penilaian Duta Besar Arab ke Habib Rizieq

  FAJARONLINE.CO.ID,INTERNASIONAL-Osama Bin Mohammed Al Shuaibi, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia menilai, Imam Besar Front Pembela Islam...
 

KPK Desak KPU Ungkap Nama Caleg Napi Korupsi

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar nama-nama caleg mantan napi korupsi itu...
 

Pembunuhan Satu Keluarga, Anjing Milik Korban Sempat Mengonggong

  FAJARONLINE.CO.ID,JAWABARAT-Pembunuhan satu keluarga di Bekasi pada Selasa (13/11), mengundang perhatian warga. Sejak pagi, mereka...
 

Belum Tuntas Peralihan Aset ke Kabupaten Mamuju

FAJARONLINE.CO.ID,MAMUJU-Tim Ombudsman RI Sulbar membahas tindaklanjut peralihan aset pengalihan Personel, Pembiayaan, Perlengkapan dan Dokumen (P3D)...
 

FOTO: Makassar Golf Community Silatturahim di Kedai Papa Ong

Puluhan Pegolfer Yang tergabung dalam Makassar Golf Community (MGC) saat melakukan Silaturrahim di Kedai Papa Ong Makassar,Kegiatan Ini rutin di...
 

Temui Menpan, Bahar Ngitung Minta Prioritaskan CPNS Putera Daerah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Anggota Komite I Dewan Perwakil Daerah (DPD) RI, Bahar Ngitung, meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur...
 

Nobar Seru dengan Kopi Gratis di GSM

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sinar Galesong Mandiri (SGM) menggelar nobar pertandingan Timnas Indonesia kontra Timor Leste di halaman depan Galesong...
 

Jalan Bandara Arung Palakka Rusak Parah

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Jalan menuju Bandar Udara (Bandara) Arung Palakka di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone rusak parah. Kondisinya...
 

PT Vale Kirim Tim Konstruksi Huntara ke Palu

FAJARONLINE.CO,ID. MALILI-Masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah berakhir pada minggu ke-4 Oktober 2018. Pada fase...
 

Waspada, Data Kontak Wasekjen PB PRSI Dibajak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Kejahatan penipuan kembali marak. Kali ini, pelaku mencatut identitas Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PB PRSI,...
 

Dituduh Curi Ikan, Nelayan Bone Ditangkap di Fakfak

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR - 12 nelayan asal Bone di tangkap oleh pemerintah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, dengan alasan pencurian ikan....
 

Erwin Akib Bekali Ratusan Mahasiswa-Dosen di Kampus Timor Leste

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Dekan FKIP Unismuh kembali dipercayakan memberikan kuliah umum. Bila blasanya hanya kampus dalam negeri, kini Erwin...
 

Canangkan "Puang Wawan" untuk Pencegahan Narkoba di Bone

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Pemerintah kabupaten (pemkab) Bone terus menggodok upaya untuk meminimalisir penggunaan narkoba. Salah satunya,...
 

Hanya 53 Lulus SKD, 219 Kuota CPNS Bone Lowong

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -Hanya sebanyak 53 peserta yang lulus tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk formasi penerimaan CPNS Bone. Jumlah itu...
 

Lihat Foto Pogba dan Putra Nedved, Fans Juve: Kami Ingin Dia Kembali

FAJARONLINE.CO.ID, TURIN—Penggemar Juventus dibuat heboh saat foto putra direktur klub, Pavel Nedved dengan Paul Pogba muncul. Setelah...
 

Penyelidikan Bank Century, Ketua Dewan OJK Beri Keterangan

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso memberikan keterangan terkait terkait kasus...
 

Ratna Sarumpaet Tertipu BIN Gadungan

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA- Ratna Sarumpaet, tersangka kasus penyebar berita hoaks, dirudung masalah. Ia tertipu BIN gadungan berpangkat Mayor...

Load More