Fajar

  Breaking News

Sang Guru Teladan

Saifuddin al mughniy
Opini - 17 Juli 2018, 09:53:10

Mengenang sosok ayahanda Ishak Ngeljaratan sama layaknya mengenang kehidupan yang tak pernah mati.

Oleh : Saifuddin al mughniy
Pendiri Roemah Literasi Titik Koma Indonesia

Hari itu tepatnya, Senin 16 juni 2018 kalangan akademi dan budayawan kembali berduka atas kembalinya sang teladan di pangkuan Tuhan untuk selamanya. Tentu kampus merasa kehilangan figur, orang tua yang penuh dedikasi, kritis, bersahaja, dan santun pada laku, sikap dan tutur yang bijak. Di setiap forum diskusi sosok beliau menjadi pemantik bergeraknya dialektika. Saya seringkali mendengar dari mahasiswa bahwa beliau (Ishak Ngeljaratan) kalau dipanggil jadi pembicara kebiasaan tidak mau dijemput maupun diantar pulang. Beliau suka naik pete-pete (angkot).

Suatu ketika di sebuah acara di Gedung Kesenian Societeit de Harmonie, Makassar dalam pagelaran “Bura’ne 62” sebagai pagelaran puisi untuk SYL saat itu. Hadir Panglima Kodam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar dan beberapa tokoh penting lainnya. Saya bersama beliau diapit oleh Sastrawan Sulsel, Yudistira. Malam itu beliau juga memberi testimoni dihadapan para undangan. Beliau menyebutkan bahwa kata Bura’ne bukanlah semata sebutan yang berarti seorang laki-laki. Tetapi Bura’ne menurutnya adalah ksatria yang memegang teguh getteng, lempu dan ada tongeng (sikap, jujur dan perkataan yang benar).

Malam itu tentu terkesima menyimak tuturnya yang kritis dan bijak. Namun, di balik itu saya mencoba menguak mitos tentang beliau kalau lagi-lagi malam itu beliau pulang naik pete-pete. Seusai acara, saya pun seakan membujuk dan merayunya agar beliau mau saya antar pulang. Malam itu hujan lebat, saya pun memegang tangannya dan memapahnya untuk masuk di dalam kendaraanku. Lalu beliau mengatakan maaf anak muda sudah merepotkan. Sebutan anak muda selalu di sematkan kepada saya di hampir setiap pertemuan dengan beliau.

Namun malam itu, saya tak sekadar mengantarnya pulang, tetapi lebih dari itu saya mencoba mencuri “paras intelektualnya” yang kritis. Disepanjang perjalanan beliau banyak becerita tentang makna-makna kehidupan. Bahkan ada kalimat yang sempat terekam kalimatnya seperti ini, bahwa hanya dengan pengetahuan dan sikap rendah diri yang mampu membuat hidup lebih berarti. Sebab kelak yang paling dekat dengan kita hanya “kematian”. Hingga saya menyodorkan naskah buku Antologi Puisi yang berjudul “Cinta dan Nyanyian Hujan” lalu ia bertanya kepadaku, kalau boleh aku tahu tutur beliau, apa substansi dalam naskah ini? Saya pun menjawab, bahwa buku ini bercerita tentang kematian dan kehilangan. Dan dari situ saya meminta beliau memberikan testimoni dalam buku tersebut bersama dengan kak Alwy Rahman.

Selang beberapa hari kemudian, saya pun datang menjumpai beliau untuk mengambil testimoni yang beliau janjikan setelah empat hari, beliau membaca naskah itu. Saya mendapati beliau di teras rumah duduk dengan pandangan ke pekarangan rumah, di atas meja saya melihat buku yang pernah saya kasih di malam itu dengan selembar kertas buram.

Saya sempat kaget, ketika beliau menyodorkan sepucuk kertas dengan tulisan tangan beliau. Lalu saya bertanya, maaf ayahanda, kenapa harus ditulis tangan? Mengapa tidak di ketik biar tidak memberatkan ayahanda. Beliau dengan hikmad menjawab, anak muda, usiaku telah senja, besok atau lusa aku akan pergi. Kenapa aku harus membuat testimoni ini dengan tulisan tangan? Ibaratnya badik, aku ingin menusuk ke jantungmu anak muda dan aku akan menikmati badik itu masuk ke dalam tubuhmu. Itu akan memberi isyarat bahwa cerita yang kamu tampilkan dalam bukumu adalah penikmatan aku kelak setelah usiaku selesai. Dan saya menikmati tutur beliau saat itu. Lalu beliau berkata anak muda, ibumu dan istrimu adalah orang hebat dan aku telah membacanya berkali-kali.

Kenangan itu tentu buat saya adalah hal terindah dan terekam dalam hidupku. Tulisan-tulisan beliau telah kucuri parasnya sebagai pengetahuan yang tak lekang. Sosok intelektual sejati yang sederhana, bersahaja dan bijak dalam petuahnya. Nalar kritisnya telah mewarnai jejak-jejak intelektualisme yang kritis dan perkembangan kebudayaan di Sulawesi Selatan.

Di banyak event khususnya di Forum Dosen beliau adalah sosok pengampuh sekaligus pemantik dalam setiap pembicaraan. Daya kritisnya mengingatkan kita dengan sosok Herbert Marcuse di tahun 60-an di Amerika dengan analitis kritisnya tentang kehidupan dan kebudayaan.

Daya nalar yang kritis di lingkar dunia akademisi tentu beliau tak terlupakan. Kalau bisa di bilang pak Ishak Ngeljaratan adalah pusara bagi kaum akademisi. Tentu kita semua kehilangan akan sosoknya yang sederhana itu. Bagi kita, dunia kampus telah berhasil menokohkan beliau sebagai guru teladan. Selamat jalan ayahanda Ishak Ngeljaratan, tenanglah bersama Tuhan karena ilmu dan pengabdianmu menjadi ziarah bagi kami dan generasi berikutnya. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Angin Kencang Lukai 14 Penonton, Konser Backstreet Boys Dibatalkan

FAJARONLINE.CO.ID, OKLAHOMA—Setidaknya 14 orang terluka menjelang konser Backstreet Boys di Oklahoma, Amerika Serikat. Boyband itu pun terpaksa...
 

Spektakuler, Segini Biaya Opening Ceremony Asian Games 2018

FAJARONLINE.CO.ID -- Opening Ceremony Asian Games 2018 yang berlangsung tadi malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno cukup meriah dan mendapat...
 

Duh.. 7 Bulan Beroperasi, Kafe Ini Tak Pernah Bayar Pajak

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Sejumlah kafe yang beroperasi di Parepare enggan membayar pajak daerah. Salah satunya kafe yang diduga milik legislator...
 

Peserta Silaturahmi & Dialog Ekonomi Bersama Sandiaga Membludak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kunjungan Sandiaga S. Uno, Minggu, 19 Agustus ke Makassar menjadi magnet tersendiri bagi segenap masyarakat...
 

Kasus Suap PLTU Riau, Pengunjukrasa: KPK Periksalah Baik-baik Sofyan Basir

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Kasus suap PLTU Riau-1 terus didalami oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk keterlibatan Menteri...
 

Dokter Andalan Emak-emak Bob Wahyudin Sasar Daerah Kumuh, Penyuluhan dan Pengobatan Gratis

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F Moeloek saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Dokter...
 

KUA-PPAS, Belanja APBD Irit Rp11,70 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE - Pemkot Parepare dan DPRD setempat menyepakati Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara...
 

Jangan Jadikan NU Mesin Elektoral Politik, KH Ma'ruf Didesak Mundur

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan KH Ma’ruf Amin yang menyebut PBNU akan mengerahkan kadernya di Pilpres 2019, mendapat respons dari...
 

Meriahkan HUT RI, Danrem 142 Tatag Ikut Jalan Santai BUMN

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Berbagai cara dilakukan untuk memeriahkan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73 tahun 2018, salah...
 

PM se Sulsel Sepakat Dukung Syaiful Saleh di DPD RI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulsel dan seluruh Pimpinan Daerah Pemuda se Sulsel komitmen bersama...
 

KUA PPAS 2019, Pemkab Jeneponto Rencanakan Pendapatan Rp1.296 Triliun

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO -- Pemkab Jeneponto merencanakan pendapatan daerah untuk 2019 sebesar Rp1.296 triliun. Angka tersebut naik sekitar 2,54...
 

Ini Sosok Pemuda yang Jadi Pemeran Pengganti Jokowi, Aksi Moge

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Aksi Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor di Opening Ceremony Asian Games 2018 Sabtu malam menuai pujian...
 

Dikeluarkan Tiba-tiba Sebelum Pengibaran Bendera, Paskibraka di Pangkep Kecewa

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka peringatan HUT RI ke-73 telah usai, tetapi kegembiraan itu...
 

Sukses Kibarkan Merah Putih, Bupati Pangkep Siapkan Hadiah untuk Puluhan Paskibraka

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Puluhan paskibraka Kabupaten Pangkep patut berbangga. Pemerintah Kabupaten Pangkep mengapresiasi keberhasilan...
 

Alhamdulillah, Indonesia Rebut Medali Pertama

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Sehari setelah pembukaan Asian Games 2018, Indonesia langsung tancap gas dalam perburuan medali. Adalah atlet...
 

FOTO: Sandiaga Uno Silaturahmi dengan Partai Koalisi

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan partai koalisi pasangan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga...
 

Dunia Berduka, Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia

FAJARONLINE.CO.ID, NEW YORK—Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Kofi Annan meninggal pada usia 80. The Kofi Annan...
 

LETSTUDY Gelar Tryout Akbar Persiapan CPNS 2018 di Graha Pena

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--LETStudy sebagai bimbingan intensif bagi pencari kerja menggelar Try Out Akbar persiapan CPNS 2018. Kegiatan ini digelar...
 

Waspada, Gunung Anak Krakatau Alami Erupsi

FAJARONLINE.CO.ID -- Aktivitas gunung api di Indonesia terus meningkat, termasuk Gunung Anak Krakatau. Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat jika...
 

Debut Ronaldo, Juventus Nyaris Diimbangi Chievo

FAJARONLINE.CO.ID, VERONA—Debut Cristiano Ronaldo bersama Juventus di Serie A nyaris berakhir buruk. Melawat ke markas Chievo, Juventus harus...
 

Chelsea Tekuk Arsenal 3-2 di Derby London

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Chelsea menjadi pemenang derby London pertama musim 2018/2019. Menjamu Arsenal di Stamford Bridge pada Minggu, 19...
 

Waduh... Di Madura, Ada Gerakan Besar-besaran Haram Pilih Jokowi

FAJARONLINE.CO.ID, MADURA --Drama batalnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD untuk dijadikan calon wakil Presiden (Cawapres) Joko...
 

Gempa 8,2 SR Guncang Kepulauan Tonga dan Fiji

FAJARONLINE.CO.ID -- Survei Geologi AS (USGC) menyebutkan gempa berkekuatan 8,2 SR terjadi di Samudera Pasifik yang berada dekat kepulauan Tonga dan...
 

Bocah Pahlawan Merah Putih ini Diajak Nonton Pembukaan Asian Games dan Duduk di Kursi Menpora

FAJARONLINE.CO.ID -- Hari yang tak akan pernah dilupakan Yohanes Ande Kala kemarin diakhiri dengan pengalaman istimewa. Nonton spektakulernya...
 

FOTO: Sandiaga Uno Kunjungi Pasar Terong

Sandiaga Uno Tiba di Makassar Pagi Tadi, Minggu 19 Agustus. Sandi menyempatkan untuk berkunjung di Pasar Terong. Sejumlah pedagang dan warga...

Load More