Fajar

  Breaking News

Usut Dokumen Amdal Perusahaan Tambang

Laporan Khusus - 13 Juli 2018, 11:30:11

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Walhi Sulsel menilai aktivitas tambang di Gunung Allakuang berdaya rusak tinggi. Pemprov Sulsel harus meninjau ulang izinnya.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel, Muhammad Al Amin mengatakan, tingginya kerusakan lingkungan di kawasan Gunung Allakuang berdasar berbagai kajian dan laporan warga. Pemprov diminta segera menutup aktivitas tambang di kawasan itu.

"Walhi mendesak agar tambang di Gunung Allakuang ditutup. Pemprov sebagai pemberi izin bisa mencabut. Opsinya, warga yang dirugikan bisa menggugat ke pengadilan," katanya, Kamis, 12 Juli.

Amin menuturkan, kajian Unhas terkait keberadaan pusat riset vulkanik dan terancamnya sumber air mestinya menjadi perhatian pemerintah. Kajian akademik ini semakin mempertegas tambang di Gunung Allakuang akan membuat kerusakan lebih besar jika dibiarkan.

"Jadi lebih baik dihentikan. Lingkungannya dipulihkan. Tidak ada kata terlambat selama masih bisa diselamatkan," bebernya.

Dokumen analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal perusahaan tambang, kata dia, juga mesti diusut. Kalaupun izin lingkungan terbit, mesti dianalisis. Terutama terkait rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) untuk menjamin tidak ada dampak kerusakan luas dan tetap berwawasan lingkungan.

"Pemkab Sidrap harus meninjau ulang izin-izin prinsip yang sudah diberikan," bebernya.

Dia juga menyayangkan bila gunung dikuasai sekelompok orang. Kata dia, gunung itu milik negara. Sehingga, sangat mengherankan bila disebut pemilik modal memiliki surat kepemilikan tanah.

Dosen Vulkanologi dan Tektonik Unhas, Kaharuddin MS mengatakan, penambangan tak lagi bicara lingkungan karena sudah jelas kerusakannya sejak lama. Namun, pemerintah selalu berdalih tak ada kerusakan lingkungan. Bahkan menyebut tambang memberi manfaat.

"Gunung Allakuang itu cagar geologi. Dan sudah ditetapkan jadi pusat riset nasional. Itu ditetapkan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). Jadi bukan cuma Unhas. Itu cagar geologi kebanggaan," tegasnya.

Dia mendesak pemerintah menghentikan seluruh aktivitas tambang. Dari sisi keilmuan, Sulsel akan kehilangan pusat riset vulkanik yang langka dan satu-satunya bila dibiarkan. Balok-balok batu di Allakuang itu dibentuk dari aliran lava.

"Jadi kerugian besar kalau hilang. Kalaupun hanya sisa satu gunung bisa diselamatkan sekarang, kami minta itu dilakukan. Pemkab dan pemprov harus menutup itu tambang-tambang di sana," tegasnya.

Tinjau Lokasi

Tim Inspektur Tambang Kementerian ESDM melakukan peninjauan ke lokasi tambang, kemarin. Tim yang dipimpin Benyamin Salbin mengecek aktivitas tambang batu. Mereka mengambil foto aktivitas tambang dan titik koordinat kegiatan penambangan.

Benyamin pernah bertugas sebagai PNS di Dinas Kehutanan, Pertambangan dan Energi Sidrap. Sebelum beralih menjadi PNS Kementerian ESDM karena peralihan wewenang.

Benyamin terlihat akrab dengan Haji Faisal, pemilik CV Wander, perusahaan penambang batu di Allakuang.

Di lokasi, juga hadir Rahman, pejabat Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sidrap. Dia mengaku pernah jadi bos Benyamin saat masih jadi pejabat di Dinas Pertambangan Sidrap. Kini Dinas Pertambangan Sidrap dihapus karena peralihan kewenangan.

Di lokasi, sejumlah alat berat tak henti menghantam gunung batu. Di pinggiran areal tambang berdiri gubuk-gubuk pekerja. Truk-truk pengangkut batu dan timbunan tak berhenti lalu lalang.

Tak jauh dari jalan masuk tambang, tampak bekas galian membentuk kolam besar. Airnya keruh kehijauan. Beberapa pekerja sempat berhenti beraktivitas saat tim Inspektur Tambang masuk ke lokasi tambang.

Benyamin Salbi menuturkan, izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi diterbitkan PTSP Sulsel pada akhir 2016 lalu. Izin usaha tambang batu CV Wander menempati areal seluas 5,12 hektare.

"Ini yang akan kami cocokkan luas areal produksinya. Tadi sudah dilakukan pengambilan titik koordinat. Bila keluar dari area izin, itu pelanggaran. Bisa dicabut izinnya," kata Benyamin.

Dia mengaku, dari tinjauan sementara, belum menemukan ada pelanggaran sesuai izin yang diterbitkan PTSP Provinsi. Namun, izinnya sewaktu-waktu bisa saja dicabut setelah kajian dan memang menemukan pelanggaran berat.

"Penggunaan alat-alat berat memang memungkinkan karena sudah mendapat izin operasi produksi," terangnya.

Terkait kerusakan lingkungan, Benyamin mengatakan itu menjadi ranah Dinas Lingkungan Hidup. Dia berdalih hanya mengawasi areal penambangan sesuai luas lahan yang tertera di izin yang dikantongi.

"Perusahaan tentu wajib melaporkan aktivitas lingkungan di tambang. Ini juga mesti diawasi Dinas Lingkungan Hidup setempat," bebernya.

Inspektur Tambang lain, Asmedy mengaku agak sulit untuk mencabut izin usaha tambang CV Wander. Asmedy beralasan semua izin dasar sudah dikantongi CV Wander. Izin prinsip seperti izin lingkungan sudah diberikan Pemkab Sidrap.

"Ini menyulitkan. Semua sudah lengkap dan direkomendasikan pemkab," terangnya.

Pemilik CV Wander, Haji Faisal mengklaim sebagai pengusaha tambang batu pertama yang berizin. Kata dia, tambang batu ini mestinya tak perlu dipersoalkan. Gunung Allakuang disebutnya sudah ditambang sejak lama.

"Mungkin sejak zaman Nene' Mallomo. Saya ini generasi kelima Nene' Mallomo. Apalagi tambang kami berizin. Polisi pasti sudah tutup kalau kami ilegal," tantangnya.

Haji Faisal juga menyayangkan bila Gunung Allakuang ditutup. Dia mengklaim sebagian besar warga Allakuang berprofesi sebagai perajin batu cobek dan batu nisan. Bahan bakunya diambil dari Gunung Allakuang.

"Iya memang masyarakat beli dari saya. Namanya juga bisnis. Kan warga juga olah lagi jadi batu cobek dan batu nisan. Hanya sebagian saya jual untuk fondasi rumah," bebernya.

Haji Faisal mengaku tak khawatir bila Gunung Allakuang habis. Malah kata dia, itu akan bermanfaat lebih besar setelah ditambang. Areal bekas tambang nanti bisa diratakan.

"Kan jadi lokasi pemukiman, lahan perumahan baru. Tambang dimana-mana pasti merusak dek. Tetapi tanpa tambang, ekonomi tidak maju," ujarnya. (fik/rif-zuk)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

BBM Satu Harga Sudah Dicicipi Warga Konawe Kepulauan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) merupakan  Daerah Otonomi Baru (DOB) yang berasal dari pemekaran Kabupaten...
 

Fahri Hamzah: Jokowi Binggung Pilih Pendamping, Partai Bisa Berantem

FAJARONLINE.CO.ID -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkap adanya informasi bahwa Presiden Joko Widodo sedang kebingungan dalam memilih calon wakil...
 

Bahas Manfaat Bank Sampah, Danny Jadi Narasumber di Jakarta Convection Center

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto menjadi salah satu narasumber pada Talk Show Pekan...
 

Menu Tradisional Baru Incar Pengunjung Hotel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Menu tradisional masih menjadi salah satu strategi jitu industri perhotelan memikat konsumen, termasuk Best Western...
 

50 User Akad Kredit Massal di BNI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- BNI Kanwil Makassar bersama dengan beberapa pengembang mengadakan agenda akad kredit massal untuk pembiayaan rumah...
 

Golkar Optimis Menangkan Pemilu 2019

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Genderang persaingan calon legislatif 2019 di tabuh, seluruh parpol telah mendaftarkan calon legislatif di KPU...
 

Mahasiswa Australia Belajar Pemberdayaan Perempuan di Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Sejumlah mahasiswa asal University of Sydney, Australia menyambangi Kabupaten Pangkep, Jumat...
 

Nonton Film 22 Menit, Bhayangkari Harus Siapkan Tisu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Masih ingat kejadian Bom Sarinah atau Bom Thamrin yang terjadi di Jakarta, Januari 2016 lalu? Butuh waktu 22 menit...
 

Hanya 60 Ribu Guru Honorer yang Dapat Jatah CPNS

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah sepakat menyelesaikan masalah honorer K2 (kategori dua) melalui revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara)....
 

Baca Mekanisme CPNS Tahun 2018

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Mekanisme penerimaan dan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 mengalami perubahan. Tahun ini, untuk...
 

Tak Terima Mobil Ditarik Leasing, Nasabah Nekat Bakar Diri

FAJARONLINE.CO.ID -- Warga di Jalan Ringroad Pasar 2 Lingkungan IX, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Medan, Sumut, mendadak heboh,...
 

Pengurus IMA Audiensi dengan Bupati Gowa, Ini yang Dibahas

FAJARONLINE.CO.ID -- Sehubungan dengan pelantikan Pengurus IMA Chapter Makassar Maros dan Gowa Periode 2018-2020, Presiden IMA Chapter...
 

Ultah Ke-2, The Rinra Hotel Siapkan Penawaran Khusus

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Juli merupakan bulan yang sangat istimewa bagi Hotel The Rinra. Genap 2 tahun umur The Rinra Hotel, Jumat (20/7/2018)...
 

Ini Pengakuan Dirut PLN Usai Diperiksa KPK Soal Kasus Suap PLTU Riau-1

FAJARONLINE.CO.ID -- Direktur Utama PLN Sofyan Basir menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1,...
 

Marckho Pamit Setelah Laga Lawan Arema

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bek kanan Sriwijaya FC Palembang Marckho Sandy Merauje semakin dekat untuk berseragam Persija Jakarta pada putaran...
 

Ketika Akademisi Turun Berpolitik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wacana Guru besar atau pun pengajar (dosen) berpolitik sudah menjadi hal yang lumrah bagi panggung perpolitikan di...
 

Sumur Keluarkan Minyak Bikin Heboh Warga Desa di Wajo

Fajaronline.co.id, Wajo -- Warga Dusun Wele II Desa Wele Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo tiba-tiba dihebohkan oleh sebuah sumur. Pasalnya,...
 

Pemkab Salurkan Elpiji Kuota Khusus untuk Masyarakat di Pulau Terluar

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Pemerintah Kabupaten Pangkep menyalurkan ribuan elpiji untuk masyarakat di wilayah pulau terluar.   Bupati...
 

IPMI Sidrap Benahi Dusun Lariu, Ini Programnya

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Sidenreng Rappang (IPMI Sidrap), Badan Koordinasi Perguruan Tinggi (BKPT) UNM dan...
 

Agar Terhindar dari Gangguan Setan dan Jin, Ini Cara Merugyah Diri Sendiri

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dizaman serba digital ini setiap orang seperti dituntut untuk melakukan pekerjaan dengan sempurna tanpa cacat cela....
 

Irhamsyah Gaffar Bakal Jadi Penantang Incumbent di Dapil Biringkanayya-Tamalanrea

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wakil Ketua  PDIP Sulsel Irhamsyah Gaffar masuk sebagai bakal caleg di daerah pemilihan (dapil) tiga meliputi...
 

PKS Bantah Singkirkan Anis Matta dan Loyalisnya dari Daftar Bakal Caleg

FAJARONLINE.CO.ID -- Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menepis tudingan yang menyebut partainya...
 

Usianya Masih 21 Tahun, Perempuan Cantik Ini Bidik Kursi DPRD Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Baru lulus kuliah di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Ummu Kamilah sudah membidik kursi DPRD Sulsel. Dia...
 

PSK Meninggal Usai Terima Tamu di Kamarnya

FAJARONLINE.CO.ID -- Para penghuni dan pengunjung lokalisasi Merong, Muara Teweh, Kalimantan Tengah, geger karena ada dua wanita penjaja cinta...
 

THE RINRA HOTEL RAYAKAN ULTAH KE-2

Komisaris Utama Phinisi Sulawesi, Wilianto Tanta bersama keluarga dan Direksi Phinisi Hospitality merayakan Ulang Tahun The Rinra Makassar yang ke-2...

Load More