Fajar

  Breaking News

Piala Dunia untuk Celeng

Artikel - 12 Juli 2018, 09:39:36

CELENG membawa durian runtuh: untuk pemerintah Thailand. Sejak melakukan kudeta militer tiga tahun lalu baru sekali ini dapat pujian internasional.

Berhasil menangani pemain bola remaja yang tergabung dalam klub Babi Hutan. Alias Celeng.

Sudah tiga tahun tidak ada kebebasan pers di sana. Tidak ada kebebasan bicara. Tidak boleh kumpul-kumpul. Semua dikendalikan secara ketat oleh militer.

Tidak ada lagi demokrasi. Janji lama tinggal janji: akan segera diadakan pemilu yang demokratis. Lagu Broery Pesolima lebih tepat diputar di sana: semangka berdaun kekuasaan.

Maka soal yang tidak ada hubungannya dengan politik pun jadi politik. Wartawan dijauhkan dari mulut gua Tham Luang.

Petugas sangat pelit bicara, off the record sekalipun. Sampai kemarin nama-nama pemain bola remaja itu tetap: Celeng 1, Celeng 2 sampai Celeng 12. Disesuaikan dengan urutan penyelamatan. Mirip kode rahasia dalam operasi militer.

Tapi alhamdulillah. Amitaba. Amitohu: semua anggota Klub Celeng selamat. Hanya berat badan mereka rata-rata turun 2 kilogram.

Sangat kurang makan selama sembilan hari pertama. Demikian juga asisten pelatihnya. Si Kepala Celeng.

Kini, tawaran membanjiri mereka. FIFA mengudang untuk menyaksikan final piala dunia. Di Moskwa. 

Kyle Walker, bintang timnas Ingrris minta alamat: akan kirim jersey tim Inggris. Salah satu remaja tersebut ternyata mengenakan kaus tim nasional Inggris.

Ada juga yang mengenakan kaus tim Real Madrid: tapi belum ada tawaran kiriman jersey-nya. Mungkin masih sedih: CR7-nya pindah ke Juventus. Dengan kontrak Euro 105 juta. Sekitar… ah malas mengonversikannya ke rupiah. Terlalu banyak nolnya. Yang jelas Euro 15 juta lebih banyak dari kontraknya di Madrid.

Manchester United juga mengundang mereka: untuk nonton Liga Inggris. Di stadion Old Trafford. Bahkan sekalian dengan semua tim penyelamat. MU seperti takut didahului tim Leicester City. Yang pemiliknya orang Thailand.

Messi, Neymar, dan pemain dunia lainnya pada posting simpati. Di akun Twitter mereka masing-masing.

Presiden Donald Trump juga. Yang mungkin mengira sepak bola itu mirip lomba ratu kecantikan. Yang tiap peserta membawa dua bola –di dada mereka. Sampai orang Amerika tidak mau menerjemahkan sepak bola dengan football.

Sepak bola diterjemahkan menjadi soccer. Yang asal katanya socc: payudara yang bundar –menurut kamus asal-asalan.

”Mereka tidak mungkin ke Moskwa,” ujar penguasa Thailand. ”Mereka masih harus di rumah sakit,” tambahnya.

Padahal kalau 12 remaja itu ditanya, saya yakin yang ingin pergi ke Moskwa 24. Menyusul Bonita (Bonek Wanita) Via Vallen yang sudah terbang ke Moskow. ”Mereka biar nonton di layar teve saja,” ujar penguasa.

Sebenarnya ada alasan yang lebih mendasar: mereka tidak akan bisa pergi ke luar negeri. Asisten pelatih itu ternyata diketahui tidak punya KTP. Tidak punya kewarganegaraan. Tidak punya negara.

Demikian juga tiga di antara remaja itu: tidak punya kewarganegaraan. Tidak mungkin bisa mengurus paspor.

Mereka adalah penduduk pegunungan. Di pojok perbatasan tiga negara: Thailand, Myanmar, dan Tiongkok. Mereka dari suku minoritas Thai Lue. Yang sudah berada di situ turun-temurun. Bahkan mungkin sejak sebelum ada negara.

Bagi suku ini batas negara itu tidak ada. Semua ini tanah Tuhan. Ribuan orang yang statusnya mirip mereka itu.

Yang jelas orang tua mereka boleh bepergian di dalam negeri. Termasuk untuk menengok anaknya. Di rumah sakit ibu kota provinsi. Dari jarah jauh. Dibatasi oleh kaca jendela.

Mereka sendiri memang bangga dengan julukan celeng: larinya cepat, pemberani, nekat, dan berlemak. Celeng berbeda dengan babi piaraan: gendut, malas, dan banyak lemaknya.

Keberanian itu yang membuat mereka berani bertualang ke gua yang berbahaya itu: panjang (12 km), bercabang-cabang, berliku, naik turun, melebar-menyempit dan ini dia: di beberapa bagian turunnya sangat dalam.

Saat hujan bagian yang rendah itu penuh air. Air mengisolasi bagian-bagian lain: menjadi ruang-ruang yang terpisah. Hujan musim monsoon sekarang ini menciptakan gambaran itu.

Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab: siapa yang punya inisiatif pertama. Pernahkah mereka memasuki gua di desanya itu. Mengapa tidak memperhitungkan musim monsoon. Mengapa mereka berada di titik sejauh itu: 4 km dari mulut gua. Adakah air masuk yang membuat mereka menjauh. Atau justru mereka sudah mau keluar tapi terhalang air.

Pertanyaan terpenting adalah: bagaimana perasaan mereka. Selama sembilan hari di dataran hanya seluas 10 meter persegi. Yang sekelilingnya air. Yang air itu bisa terus naik. Mempersempit dataran itu.

Bagaimana hidup dalam gelap: sembilan hari. Tanpa tahu bahwa itu sembilan hari. Tidak tahu kapan malam tiba. Tanpa tahu kapan akan ada orang tahu.

Mengapa mereka begitu optimis bahwa suatu saat nanti akan ada orang menemukan. Bagaimana mereka mengatasi basahnya badan. Dinginnya udara. Lembabnya cuaca dalam gua. Sumuknya musim monsoon.

Sabarlah. Penguasa di sana tidak bisa diduga. Musim “monsoon politik” tampaknya masih akan lama. (***)

 


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Imam Dzulkifli

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Pasca Bebas, Baasyir Ogah Bersumpah Setia Kepada Pancasila, Begini Tanggapan Jokowi

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Salah satu penasihat hukum Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Yusril Ihza Mahendra menegaskan, Ustaz Abu Bakar...
 

FOTO: Launching Poster dan Trailer Film Anak Muda Palsu

 
 

Jokowi Diminta Jelaskan Kenapa Baasyir Dibebaskan

FAJARONLINE.CO.ID, NASIONAL - Pembebasan pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba’asyir teru menuai kontroversi. Apalagi,...
 

Setelah Bebas, Ahok Berpotensi Dipenjara Lagi

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpotensi kembali masuk penjara pasca keluar dari...
 

Empat Rumah Warga di Belawa Rusak Diterjang Puting Beliung

FAJARONLINE.CO.ID, SENGKANG -- Wilayah Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo terdampak musibah. Sedikit dua desa di Bumi Tosagena'e ini terkena puting...
 

Hina Islam di Facebook, Pria Paruh Baya Ini Diciduk Polisi

FAJARONLINE.CO.ID -- Seorang pria paruh baya berinisial SP, diamankan Polsek Mandau karena diduga telah melakukan penistaan terhadap agama...
 

Tujuh Hari Tak Digaji, Dua Pemuda Ini Bunuh Bosnya

FAJARONLINE.CO.ID -- Pemilik jasa laundry Ester Lilik Wahyuni (51), tewas di tangan dua karyawannya. Mereka adalah Syaifur Rizal alias Ijang, 19, dan...
 

Meski Silaturahmi, Turnamen Futsal Smansa 85 Berlangsung Ketat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Turnamen futsal Smansa 85 Januari 2019 usai digelar di Lapangan Super Futsal Makassar, Sabtu, 19 Januari. Meski hanya...
 

Cinta Seni, Enny-AAS Terus Sponsori Star Voice Sulbar

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Dengan alasan kecintaan kepada dunia seni, Wakil Gubernur Sulbar Enny Angraeni Anwar dan mantan Gubernur...
 

Baasyir Enggan Bersumpah Setia kepada Pancasila dan NKRI, Yusril: Saya Hanya Ketawa Saja

FAJARONLINE.CO.ID -- Yusril Ihza Mahendra menegaskan, Ustaz Abu Bakar Baasyir sebagai terpidana terorisme bakal mendapat pembebasan...
 

Berdayakan Industri Kreatif Caleg Ini Bikin Lomba Desain APK

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Setiap calon legislatif tentu punya cara tersendiri untuk menarik simpati masyarakat. Caleg PBB dapil Sulsel 2, Arman...
 

Kembali ke Indonesia, Ustaz Arifin Ilham Langsung Dijadwal Zikir Akbar

FAJARONLINE.CO.ID -- Ustaz Arifin Ilham dikabarkan sudah kembali ke Indonesia. Itu setelah dia menjalani perawatan di rumah sakit di Penang,...
 

Fatwa Terorisme

Oleh: Shamsi Ali (Santri Para Ulama) Sebagai santri dan akan terus “nyantri” hingga akhir hayat, saya sangat ta’zhim (respek)...
 

Siapkan Alumni SMA Masuk PTN, IPPM Pangkep-Unhas Hadirkan Try Out Akbar

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Kabupaten Pangkep Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Try Out Akbar...
 

Jusuf Kalla Buka Mubes Ke-7 DPP IMMIM

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, membuka Musyawarah Besar ke-7 Dewan Pengurus Pusat Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM) di...
 

Tingkatkan Kepercayaan Publik, Ombudsman Dorong Optimalisasi Tupoksi

Fajaronline.co.id, Mamuju -- Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, kembali melakukan rapat kerja V tahun 2019. Melalui raker ini, lembaga...
 

SCF Bantu RS Atasi Keterlambatan Pembayaran BPJS Kesehatan

Oleh : I Made Puja Yasa (Deputi Direksi Wilayah Sulselbartramal) Kehadiran program JKN dengan peserta terbanyak di dunia nyatanya memberikan...
 

Cawapres 02 Dituding Sampaikan Hoaks Persekusi, Kuasa Hukum Korban Tegaskan Itu Fakta

FAJARONLINE.CO.ID -- Statement informasi dari paslon Cawapres 02 dalam acara Debat Capres/Cawapres pada Kamis malam, 17 Januari 2019 mengatakan bahwa...
 

Muhammadiyah Sinjai Kuatkan Barisan Syaiful Saleh Menuju DPD RI

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sinjai menggelar rapat koordinasi kebangsaan. Kegiatan ini dilakukan untuk menguatkan tim...
 

Launching di Sulbar, Avanza - Veloz Target Dominasi Penjualan MPV Low

FAJARONLINE.CO.IE, MAMUJU -- Facelift Toyota Avanza dan Veloz resmi diperkenalkan di Mamuju, Sulbar. Dalam launching hari ini, Toyota Kalla Mamuju...
 

Kapolres Sidrap Beber Modus Curanmor dan Curnik

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono menggelar press release pengungkapan kasus Curanmor dan Curnik di Kantornya, Sabtu, 19...
 

KPU: Tidak Ada Kisi-kisi di Debat Berikutnya

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA- Debat perdana yang baru saja digelar, rupanya menjadi bahan evaluasi bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini pasalnya...
 

Pikom IMM Fisip Unismuh Adakan Pelatihan Desain Grafis

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR  - Pimpinan Komisariat (Pikom) IMM Fisip Unismuh mengadakan pelatihan desain grafis. Berlangsung selama tiga hari....
 

Ulla Nuchrawaty Bareng Farouk Cerita Pendidikan Politik Bagi Pemuda dan Perempuan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pendidikan politik bagi pemuda dan perempuan dibahas khusus oleh caleg DPR RI dari Partai Golkar, Ulla Nuchrawaty dan...
 

Jokowi Singgung Caleg Eks Koruptor, Ketua BPD Jabar: Sudah Lolos di KPU

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Calon Presiden (capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal adanya mantan narapidana korupsi yang...

Load More