Fajar

  Breaking News

Modric Cs Ditempa Perang Saudara

Pemain timnas Kroasia sebagian besar mengalami perang saudara saat kecil/Getty Images
Piala Dunia 2018 - 11 Juli 2018, 16:01:40

FAJARONLINE.CO.ID, MASKOW—Inggris patut waspada dalam duel perebutan tiket final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow. Pemain-pemain Kroasia yang menjadi lawan mereka dinihari nanti sudah melewati semua kengerian di dalam dan di luar lapangan.

Di Piala Dunia 2018 ini, Kroasia harus melewati dua adu penalti untuk bisa sampai ke babak semifinal. Pertama menghadapi Denmark di babak 16 besar. Setelah itu, mereka kembali menguji mental dalam drama adu tos-tosan saat menyingkirkan Rusia di perempatfinal.

Sukses mereka melewati ketegangan di Piala Dunia ini tak lepas dari tempaan perang saudara yang mereka pernah alami. Seperti diketahui, banyak di antara pemain senior Kroasia saat ini pernah melewati hal yang jauh lebih sulit sebagai anak-anak selama pertumpahan darah dalam Perang Balkan.

Bintang terbesar sekaligus kapten Kroasia, Luka Modric adalah salah satu yang menderita kengerian lebih buruk daripada rekan-rekannya. Gelandang Real Madrid itu baru berusia enam tahun ketika dusun terpencilnya di Kroasia terjerumus ke dalam perang saudara.

Modric, yang memakai nama kakeknya, Luka, yang merawatnya, menyaksikan bagaimana mengerikannya perang sipil. Pada Desember 1991, milisi Serbia menangkap Luka Snr, yang sedang membawa ternaknya. Sang kakek dihukum mati bersama lima orang tua lainnya.

Para anggota keluarga Modric yang tersisa melarikan diri ke Zadar di pantai Adriatik. Rumah mereka dibakar oleh orang-orang Serbia. Tetapi, lingkungan baru mereka tidak menawarkan jaminan keamanan. Ribuan granat menghujani Zadar, peluru merobek udara, dan ada banyak ranjau darat yang terkubur di jalanan.

Bersama saudara perempuannya, Jasmina, Modric menghabiskan tujuh tahun tinggal di hotel murah tanpa listrik atau air mengalir. Saat itu, Modric melewati hari-harinya dengan menendang bola tua yang usang di sekitar tempat parkir hotel, mengenakan bantalan tulang kering yang terbuat dari kayu.

“Ini masa-masa sulit. Saya mengingatnya dengan jelas, tetapi itu bukan sesuatu yang ingin Anda pikirkan. Perang membuatku lebih kuat,” kata Modric yang kini berusia 32 tahun dikutip dari Mirror.

Rekan setim dan sahabatnya, Vedran Corluka, juga melihat kota kecil Modran di Bosnia terkoyak. Keluarganya melarikan diri ke ibu kota Kroasia, Zagreb pada tahun 1992. “Ada kematian dan kehancuran. Ketika Anda melewati itu, masalah lain tampak sangat kecil,” ujarnya.

Bek Kroasia, Dejan Lovren, baru berusia tiga tahun ketika keluarganya meninggalkan negara itu untuk bergabung dengan kakeknya di Munich. Lovren, 29, masih bisa mengingat malam-malam teror di desa kelahirannya, Kraljeva Sutjeska.

“Saya ingat raungan sirene. Saya takut bom jatuh menimpa kami. Salah satu pamanku dibantai dengan pisau. Kami beruntung bisa pindah ke Jerman. Jika tidak, seluruh keluarga saya mungkin berakhir di tanah,” kata bek Liverpool tersebut.

Penjaga gawang Kroasia, Danijel Subasic yang menjadi pahlawan kemenangan tim Vatreni dalam adu penalti, berusia tujuh tahun ketika perang dimulai. Ia ingat, ia bersembunyi ketika bom dijatuhkan di Zadar.

Sementara dua bintang lainnya, striker Juventus Mario Mandzukic dan gelandang Barcelona, Ivan Rakitic dibesarkan di pengasingan, di Jerman dan Swiss setelah melarikan diri. Rakitic, sempat menerima ancaman pembunuhan ketika memilih bermain untuk Kroasia daripada
Swiss.

Saat ini Kroasia yang berpenduduk 4,17 juta jiwa adalah negara yang indah. Sekitar empat juta wisatawan berdatangan setiap tahun untuk melihat resor gunung yang indah, danau, dan garis pantai Dalmatian yang luar biasa.

Dan setelah mengulang penampilan terbaik mereka di Prancis pada 1998, mereka percaya bahwa generasi emas saat ini akan menyelesaikan cerita indah mereka dengan mencapai final Piala Dunia.

“Ini yang kedua kami di semifinal, setelah tahun 1998, dan itu membuat kami sangat bangga dan bahagia. Semoga, kami akan melangkah lebih jauh. Kami memiliki semua syarat untuk itu. Kami memiliki tim hebat dan pelatih yang hebat,” kata Modric di The Guardian.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic yang menangis setelah kemenangan dramatis atas Rusia juga menegaskan mimpinya melaju ke final dan juara. “Apakah kita memiliki kekuatan yang cukup untuk mengalahkan Inggris? Tentu saja. Kami sangat termotivasi,” tegas Dalic. (Mirror/The Guardian/amr)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : amir

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Cara Agar Mudah Antre di BPJS Kesehatan Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Meski antrean padat, minat masyarakat untuk mengurus keperluannya langsung di Kantor BPJS Kesehatan Makassar, Jl AP Pettarani,...
 

Pengurus Himal SMPP Smada-Smaga Bone Dikukuhkan

FAJARONLINE,CO.ID, MAKASSAR -– Pengurus Himpunan Alumni (Himal) Sekolah Menengah Pendidikan Pertanian (SMPP) atau Sekolah Menengah Atas Negeri...
 

Danny Resmikan Aparong Hunian di Tamalate

FAJARONLINE.CO.ID -- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto meresmikan Apartemen Lorong (Aparong) Hunian di Kecamatan Tamalate. Lokasinya di Jl...
 

FH Unhas Kirim Wakil Pilmapres, Putri Pendidikan Sulbar Tersisih

MAKASSAR, FAJARONNLINE.CO.ID -- Tiga mahasiswa Fakultas Hukum Unhas dijagokan bisa bersaing dalam pemilihan mahasiswa berprestasi (pilmapres) 2019...
 

Putra Gubernur, Fathul Fauzi Diserbu Milenial di Jeneponto

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO--Calon legislatif (Caleg) DPRD Sulsel dari Partai Solidaritas Indonesia, Fathul Fauzi Nurdin diserbu milineal saat berkampanye...
 

Ini Data dan Fakta Bayern Munchen versus Liverpool

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Dua raksasa Eropa; Bayern Munchen dan Liverpool akan bentrok dalam laga hidup mati pada leg kedua babak 16 besar Liga...
 

Konsultasi Teknis Pemasyarakatan, Petugas Harus Mampu Bekali Warga Binaan

Fajaronline.co.id, Makassar -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan,...
 

Preview Munchen vs Liverpool: Teror Raja Allianz

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Bayern Munchen siap menggempur Liverpool di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dinihari nanti. Komando di...
 

Preview Barcelona vs Lyon: Trauma Roma, Tuan Rumah Waspada

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona tidak berani meremehkan Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Trauma akibat kekalahan...
 

Penilaian Sombere and Smart Lorong, Camat Motivasi Warga Kelurahan Paropo

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Penilaian Sombere and Smart Lorong (SSL) 2019 di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, dilaksanakan Rabu...
 

STMIK Handayani Menerima Kunjungan Studi banding dari Universitas Alsyariah Mandar

FAJAR.CO.ID - Pasca sarjana STMIK Handayani mendapat kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Alsyariah Mandar (UNASMAN)...
 

Asah Bakat dan Minat Lewat UKM SB eSA

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kembangkan minat dan bakat bidang seni, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA, Universitas Islam...
 

Gara-gara Bungkusan 7 Kilogram, Dirnarkoba Polda Sulsel Semprot Kasat Narkoba Sidrap

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi disemprot oleh Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan persoalan...
 

Tangkap Abu Hamzah, Jokowi Puji Kinerja Densus 88

FAJARONLINE.CO.ID--Presiden RI, Joko Widodo mengapresiasi kinerja Polri dalam mengungkap jaringan terduga teroris Abu Hamzah, di Sibolga, Sumatera...
 

Perbarindo Latih Puluhan Calon Komisaris BPR

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulsel, menghelat agenda pelatihan sertifikasi kompetensi...
 

Tim yang Masuk 16 Besar Bupati Gowa Cup 2019

GOWA, FAJARONLINE.CO.ID -- Tim yang dipastikan lolos ke babak 16 besar Bupati Gowa Cup 2019 sudah rampung. Meski masih ada pert beberapa partai yang...
 

Ini Pendapat Pengacara Soal Kasus Jung Joon Young

FAJARONLINE.CO.ID--Sejumlah pengacara ternama mulai berpendapat tentang hukuman yang bakal diterima Seungri Bigbang dan Jung Joon Young, yang...
 

Ditahan Pendemo, Nico Biringkanae Tandatangani Surat Penolakan Wisata Halal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Aksi penolakan wisata halal di Toraja, kembali digelar, Rabu, 13 Maret 2019. Gelombang aksi kali ini cukup besar dengan...
 

PWI Sulsel Apresiasi Lomba Foto JK

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggara lomba...
 

Ban Motor Dikempeskan Karena Parkir Sembarangan, Mahasiswa UINAM: Parkiran Sempit

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Parkir sembarangan merupakan salah satu momok yang menjadi sorotan pejabat kampus. UIN Alauddin Makassar (UINAM)...
 

Sempat Pingsan, Siti Aisyah Disambut Luar Biasa

TKI Malaysia FAJARONLINE.CO.ID--Kedatangan Siti Aisyah di Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang, mendapat sambutan luar biasa warga. TKI yang...
 

Polemik Bupati Jadi Kadis, Kemendagri: Kebijakan Nico Bertentangan dengan Undang-undang

FAJARONLINE.CO.ID -- Kemendagri melalui Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Gubernur Sulsel selaku wakil pemerintah pusat di daerah...
 

Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA — Siti Hardijanti Rukmana, putri Presiden Soeharto, yang lebih populer dengan panggilan Mbak Tutut, mengajak...
 

Wakil TKN 01 Sarankan Grace Natalie Kedepankan Etika

FAJARONLINE.CO.ID--Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berefek gaduh. Pasalnya, dia menuding partai-partai lain tidak...
 

Pimpin Rapat, Kadivmin: Setiap Personel Kemenkumham Sulsel Punya Kompetensi

FAJARONLINE.CO.ID -- Kepala Divisi Administrasi, Abdul Rahman L, memimpin rapat Bagian Program dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Wilayah...

Load More