Fajar

  Breaking News

Bukan Salah Messi, Ini Salah Jalan Raya

Imam Dzulkifli; WNI, fans Inggris, tinggal di Maros.
Artikel - 22 Juni 2018, 15:10:44

TIM nasional Argentina berangkat ke Moskow dengan meninggalkan Mauro Icardi di pantai. Tidak ada tempat untuk top scorer Serie A itu. Lini depan sesak oleh Lionel Messi, Gonzalo Higuain, Sergio Aguero, dan Paulo Dybala.

Saat Argentina dilumat 0-3 oleh Kroasia, Icardi sedang di Kepulauan Turks & Caicos, Karibia. Berendam di sebuah kolam renang bersama lima anak-anak; tiga laki-laki, dua perempuan. Dia sama sekali tak perlu melepas tali sepatu sambil menangis.

Tetapi begitulah Argentina. Harus selalu ada tombak yang disimpan di gudang. Pesawat tim di Piala Dunia 2014 juga terbang tanpa ada Carlos Tevez di salah satu seat. Vanesa Mansilla sangat marah begitu mendengar suaminya itu tak dibawa ke turnamen. "Ini tidak adil. Tevez lebih baik dari Messi, Higuain, dan 21 pemain Argentina lainnya."

Mansilla lalu pergi ke Florentia. Menyiapkan musim panas yang romantis bagi Tevez dan liburan yang hangat untuk anak-anak mereka. Tak peduli Argentina meringis karena takluk 0-1 oleh Jerman di final.

Sudah di beberapa edisi, persoalan itu terulang. Tango over bagasi di posisi penyerang. Sebenarnya bisa dipaksakan, tetapi ada ongkos yang mesti dibayar. Dan opsi itu sangat tak mudah bagi seorang pelatih.

Persoalan besar, Argentina tak pernah sanggup memberi stok serupa untuk posisi penjaga gawang. Lihat saja kekonyolan Willy Caballero pada menit ke-53 di Nizhny Novgorod Stadium, dini hari tadi waktu Maros. Walau di luar itu, memang sulit berharap banyak pada seseorang yang cuma jadi nomor tiga di Chelsea.

Di bench, Nahuel Guzman dan Franco Armani juga bukan nama-nama yang bisa membuat bek dan fans tenang. Bahkan kiper utama mereka, Sergio Romero, yang terpaksa ditinggal karena cedera, pun hanya ban serep di klubnya.

Entah siapa yang memulai. Anak-anak berdatangan ke Buenos Aires dan hanya ingin seperti Maradona. Kalau pun tidak, minimal bisa seperti Messi, Batistuta, atau Crespo.

Mereka berlomba-lomba ke depan tiang gawang dan tak mau berdiri tepat di bawahnya. Memakai sarung tangan bukan gaya yang mereka sukai saat bermain bola.

Sergio Goycochea yang datang dari bangku cadangan jadi pahlawan di perempat final dan semifinal Piala Dunia 1990. Namun di hadapan 73.603 pasang mata pada pertandingan final di Stadion Olimpico, kelihatan bahwa kebetulan hanya bisa terjadi maksimal dua kali. Goycochea tampil buruk karena dia memang tak sekaliber Claudio Taffarel untuk Brasil.

Empat tahun kemudian, Luis Islas adalah ikon kegagalan Argentina mendekati piala emas. Hingga muncul harapan dengan sanggupnya Carlos Roa memblok penalti Paul Ince dan David Batty pada perdelapan final di Saint Etienne. Namun Roa lagi-lagi tidak sestabil Dida di skuat Brasil.

Selanjutnya, dalam empat piala dunia, nama kiper yang mencuat adalah Paulo Cavallero, German Burgos, Roberto Abbondanzieri, hingga Sergio Romero. Coba baca sekali lagi, adakah yang pernah Anda mainkan bila sedang memainkan skuat impian di Playstation?

Apa yang salah? Entahlah. Arsene Wenger pernah menduga, lebih melimpahnya stok pemain depan dari Amerika Selatan karena tren sepak bola jalanan. Anak-anak di sana memulai karier dari beton atau aspal. Mereka yang berusia 10 tahun akan bermain dengan laki-laki usia 15 tahun atau lebih. Tubuh mereka kemudian terdidik untuk kuat menghadapi bek sekekar apapun di masa depan.

Aguero termasuk yang mengakui prediksi Wenger itu. Dia sadar keras tendangan dan kokoh kuda-kudanya tertempa di jalanan. Akademi yang dimasukinya kemudian sisa membetulkan letak kaki saat menyentuh bola.

Jadi tolong jangan salahkan Caballero atau Messi dalam kekalahan menyakitkan beberapa jam yang lalu. Ini salah jalanan. Anda yang fans Argentina mungkin bisa mengusulkan agar anak-anak di sana cukup bermain di rumput. Agar ada yang tumbuh jadi kiper hebat.

Namun bagi Anda yang non-fans dan tetap ingin menyalahkan Messi, lakukanlah. Selain karena itu hak asasi Anda, pemain bernomor 10 itu memang punya andil. Gajinya di Barcelona yang 9,1 miliar rupiah per pekan adalah salah satu penyebab bocah-bocah di negaranya tetap latihan di jalanan.

Enak jadi striker. Rekening penuh, wajah menghiasi koran-koran di seluruh dunia, istri aduhai.

Jadi, ini salah Messi atau salah jalan raya? Hahaha. (@dz)


Imam Dzulkifli
WNI, fans Inggris, tinggal di Maros.

 


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Redaksi

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Mahasiswa Antropologi UNM Sajikan Ragam Makanan Tradisional

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mahasiswa Prodi Antropologi Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Anthropology Culinary Fest. Acara itu digelar...
 

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Lepas Delegasi Pertukaran Pemuda ke Jepang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Abdul Mu'ti, melepas kontingen Muhammadiyah yang akan mengikuti...
 

Pemuda Tewas Dimassa, Ternyata Mahasiswa UIT

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Tubuh MK (23) sudah kaku. Ia kini tak lagi bisa mengeluh kepada kakak kandungnya,...
 

Safari Natal Kemilau Toraja, Ada Kegiatan Cerdas Tangkas Alkitab dan Alquran

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Empat titik lokasi safari Natal Pemkab Toraja jadi sasaran kegiatan Kemilau Toraja dan Lovely Desember. 19...
 

Lelang Sekretaris Provinsi Sulsel Digempur Pejabat Eksternal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Batas akhir pendaftaran kursi sekretaris provinsi (Sekprov) Sulsel berakhir kemarin. Ada 10 nama yang memasukkan...
 

Mantan PM Najib Razak Ditahan KPK-nya Malaysia Tepat di Hari Ultah Istri

FAJARONLINE.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) atau KPK-nya Malaysia menahan mantan Perdana Menteri (PM)...
 

KPK Identifikasi Sumber Dana Suap Meikarta, Presiden Direktur PT Lippo Karawaci Mangkir

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Ancaman Komisi Anti Korupsi (KPK) untuk menghentikan pembangunan proyek Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasitidak bisa...
 

Resmi Menikah Usai Pensiun, Lindswell Diproyeksi Jadi Pelatih

FAJARONLINE.CO.ID -- Pencapaian atlet wushu putri Indonesia, Lindswell Kwok, sudah maksimal sebelum memutuskan untuk pensiun dan menikah dengan atlet...
 

Yakin Kasusnya Murni Politik, Dhani: Padahal, Ada yang Jelas-jelas Hina Prabowo

FAJARONLINE.CO.ID -- Pembacaan pleidoi atau nota pembelaan terdakwa Ahmad Dhani pada persidangan yang digelar, Senin (10/12) tertunda. Majelis hakim...
 

Poin Liverpool, PSG, dan Napoli Bisa Sama, Ini Kamus Lolos Grup C Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Fase grup Liga Champions musim 2018/2019 memasuki matchday terakhir. Yang menjadi sorotan saat ini adalah...
 

Inter Tak Peduli Hasil Barcelona-Tottenham

FAJARONLINE.CO.ID, MILAN—Pelatih Inter Luciano Spalletti menegaskan mereka tidak peduli apa hasil laga antara Barcelona dan Tottenham Hotspur....
 

Ini Jadwal Liga Champions Rabu Dinihari Nanti

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Matchday terakhir fase grup Liga Champions akan berlangsung tengah pekan ini. Berikut jadwal lengkap untuk laga...
 

Albiol: Napoli Harus Mencetak Gol di Markas Liverpool

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Bek Napoli, Raul Albiol mengatakan mereka harus kompak melawan Liverpool. Selain itu, Napoli juga harus mampu...
 

Mortal Engines, Perang Dahsyat Negara di Atas Roda

Oleh: Jeri Wongiyanto Pecinta dan Pengamat   SUKSES menggarap film fenomenal trilogi “The Lord of The Rings” nama Peter Jackson...
 

iPhone Jatuh ke Bak Mandi, Atlet Cantik Ini Tewas Kesetrum

FAJARONLINE.CO.ID, BRATSK—Seorang gadis cantik yang juga juara seni bela diri, Irina Rybnikova ditemukan tewas di dalam air di rumahnya di...
 

Suami Bayar Rp1,9 Juta untuk Seks Terakhir, Tetap Menolak, Sophie Dibunuh

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Martin Cavanagh yang membunuh istrinya sendiri Sophie Cavanagh dipenjara seumur hidup. Dalam sidang putusan,...
 

Karena Home Care dan Home Visit, Anak Penderita Kaki Bengkok Dirujuk ke Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Muhammad Adnan Fajrin (8) warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara menderita penyakit kelainan genetik. Dia...
 

Gerakan Nusantara 2018 Sukses Jangkau Indonesia Timur

FAJARONLINE.CO.ID, SORONG -- Dalam upaya penguatan pendidikan gizi berkelanjutan dan mewujudkan masyarakat yang mandiri gizi secara merata,...
 

Pemilik Rumah Sumber Kebakaran Dipukul, Warga: Ini Kejadian Kedua

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pandangan Muksin tertuju ke rumahnya. Matanya berkaca-kaca. Tempat beristirahatnya sudah jadi puing-puing. Lelaki...
 

Mandiri Inhealt Serahkan Santunan Duka

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Komitmen Mandiri Inhealt ditunjukkan dengan memberikan santunan bagi nasabah yang meninggal dunia.  Risma,...
 

Di Sulsel Hanya Sinjai yang Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Ombudsman RI

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali memperoleh penghargaan. Kali ini, penghargaan tersebut diberikan oleh Ombudsman RI...
 

Demi Amal, Nenek Berusia 102 Tahun Terjun Payung

FAJARONLINE.CO.ID, ATHELSTONE—Seorang wanita Australia berusia 102 tahun telah menjadi penerjun payung tertua di dunia. Pada 9 Desember, ia...
 

20 Juta Orang Yaman Kelaparan

FAJARONLINE.CO.ID, YAMAN—Koordinator bantuan darurat PBB mengatakan 20 juta orang di Yaman dalam kondisi lapar. Sementara seperempat juta...
 

Kasir PDAM Gelapkan Pendapatan Perusahaan Senilai Rp748 Juta

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Kejaksaan Negeri Bone mengeksekusi terdakwa Kepala Seksi Administrasi dan Keuangan sekaligus Kasir Unit PDAM Biru, Andi...
 

Pevita Pearce, Naik Kereta Ekonomi ke Malang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Malang memang memiliki banyak destinasi wisata yang cukup memanjakan mata untuk menghapus kejenuhan ibu kota. Pesona...

Load More