Fajar

  Breaking News

Tak Perlu Ketupat, Dikunjungi Sudah Cukup, Kisah Tiga Bersaudara Lebaran di Rutan

Peristiwa - 20 Juni 2018, 12:02:53

Tak ada ketupat kali ini. Farida (58) hanya membawa makanan berkuah untuk tiga orang putranya yang sedang menjalani masa tahanan di Rutan Makassar.

RUDIASNYAH
Rutan Makassar

Farida tak kuat lagi untuk berjalan. Badannya kaku karena stroke ringan. Tapi dia memaksakan diri untuk datang menemui tiga putranya yang sedang ditahan di Rutan Kelas I Makassar. Ketiganya masih proses sidang di pengadilan.

Selasa, 19 Juni, Farida datang membesuk ketiga putranya, Fardi (38), Fahrul (34), dan, Fandi (31), mereka ditahan karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Dua orang anak perempuannya, Fatmawati (40) dan Cia (23) juga ikut.

Biar lebih lengkap, apalagi masih dalam suasan Lebaran, tiga orang cucu Farida juga dibawa. Dua orang anak perempuan, putri Fardi, dan satunya lagi seorang anak laki-laki, anak Fatmawati.

Karena jam besuk pertama hanya dibuka pukul 08.30-10.30 wita, Fatimah dan keluarganya terpaksa harus menunggu hingga jam besuk kedua dimulai, yakni pukul 13.00 wita. Meraka tiba agak telat, sekira pukul 11.00 wita.

Farida tak membawa ketupat, ayam goreng, ataupun sayur tumis kesukaan ketiga putranya. Ia hanya membawa makana berkuah yang dibeli dari sebuah warung.

Ia juga menyelipkan nasi di dalam kantung plastik itu. Dan sepertinya, makanan yang dibawa Farida warga Kota Makassar ini, sudah dingin. "Saya tidak bisa masak lagi. Badan saya kaku karena stroke. Bahkan saya kira saya sudah mati karena tidur selama satu minggu lamanya. Saya hanya beli ini, sudah cukup," kata Farida sambil menunjukkan bakso yang dibawa dalam kantong kresek berwarna putih, saat ditemui di ruang besuk.

Saat petugas jaga menyilakan Farida masuk, barang bawaan mereka diperiksa terlebih dahulu. Alat komunikasi, telepon, tak boleh dibawa masuk. Hanya makanan dan minuman.

Tapi tak mudah juga membawa makan dan minuma itu, sebab harus diperiksa melalui alat X-ray untuk mengantisipasi masuknya barang-baranmg terlarang, seperti obat-obatan terlarang.

Setelah itu, pembesuk akan diberikan cap di tangan. Tak boleh terhapus. Jika sudah mendapat cap, pembesuk akan diberik kartu yang digantungkan di leher.

Saking ketatnya, pembesuk diperiksa lagi di sebuah bilik sebelum tiba di ruang besuk. Pembesuk digeldah oleh petugas secara manual. Tujuannya tentu mengantisipasi ada barang yang tidak diperbolehkan, lolos masuk ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Melalui pemeriksaan itu, Farida dipapah oleh anaknya, Fatmawati dan Cia. Hingga akhirnya mereka duduk di ruang tunggu, menanti kehadiran tiga orang putranya.

Fardi, yang lebih dahulu tiba di ruang tunggu tersungkur. Mencium kedua tangan ibunya lalu memeluknya. Keduanya tak bisa menahan tangis. Farida manangis tersedu-sedu saat Fahrul dan Fandi datang menyusul Fardi.

"Terakhir saya ketemu orang tua saat sakit. Mama sudah tidak bangun waktu itu, dan sekarang datang menemui kami. Ini moment yang sangat berharga," kata Fardi di sela-sela pertemuan dengan keluarganya.

Tak ada kebahagian luar biasa selain berkumpul bersama keluarga. Fardi yang sambil menggendong anaknya mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Karena narkoba, anaknya yang masih kecil jarang ia pangku.

"Saya selalu berdoa, setiap hari agar mama diberikan umur panjang. Saat saya keluar dari sini (Rutan) saya berjanji akan membahagiakan orang tua saya," ucap Fardi, sambil mengusap pipinya yang basah karena air mata.

Anak Fardi tentunya tak tahu apa-apa. Hanya diam di pangkuan ayahnya sambil mengisap jemari. Yang lain sibuk melirik keluarga pembesuk yang lain di sekelilingnya. Ada yang saling berpelukan, ada pula yang asyik makan bersama.

Fardi ingin sekali merasakan Lebaran di rumah. Bukan di Rutan. Ia ingin melepas kebahagiaan di atas meja makan bersama keluarganya. Berbagi ketupat dan hidangan lainnya. "Saya rindu dengan masakan sayur tumis mamak. Makan di atas meja sambil melingkar," kenangnya.

Makanan yang dibawa Farida tak disentuh sama sekali. Tetap berada di dalam kantung plastik. Mereka lebih banyak berbincang, berharap ada waktu lebih, seperti mereka yang mendapat remisi Lebaran.

Sebab, pertemuan mereka terbatas. Paling lama sejam. Bahkan saat betemu, petugas rutan tetap berada di sekeliling mereka. Ditambah lagi petugas jaga terus berdiri dan kadang mendatangai pembesuk jika waktunya akan segera habis.

"Datang berkunjung saja kami sudah sangat senang dan bersyukur. Sebab kami bisa tau kabar keluarga. Kami tak ingin memberatkan keluarga dengan membawa ketupat, mengunjungi kami sudah sangat cukup," tandas Fardi.

Petugas berpakain seragam pramuka ini sendiri adalah Narapidana. Mereka diberdayakan oleh petugas rutan melalui program pembinaan.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Klas I Makassar, Ramli, mengatakan, ada ratusan Narapidana yang mendapat remisi Lebaran kemarin. Bahkan ada empat orang yang mendapat remisi bebas.

"Yang di usulkan 115 orang. Yang disetujui 92 orang. Ada yang mendapat remisi selama 15 hari sebanyak 77 orang, satu bulan 15 orang, dan empat orang remisi bebas," katanya.

Remisi Lebaran adalah hak narapidana. Hanya saja tak semua bisa mendapat itu. Harus ada syarat yang dipenuhi. "Jumlah tahanan dan narapidana sekarang mencapai 2008 orang. Sudah over. Dan jumlah pembesuk setiap harinya mecapai 800 orang," tandasnya.(*)

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222 untuk berlangganan koran cetak, bisa juga daftar koran melalui formulir Ini

Author : Rasid

loading...

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bangkrut, Politisi Penentang Masjid di Australia Tanggalkan Jabatan

FAJARONLINE.CO.ID -- Julie Hoskin, politisi yang giat menentang rencana pembangunan sebuah masjid di Kota Bendigo, Australia, kini dinyatakan...
 

Ini Jadwal Bola Kamis Dinihari Nanti

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Berikut jadwal bola yang akan berlangsung Kamis, 27 September, dinihari nanti seperti dikutip dari Live...
 

Ini Harapan Ketua KNPI Sinjai ke Andi Seto-Andi Kartini

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa-Andi Kartini resmi dilantik, Rabu, 26 September. Sejumlah...
 

NA Diskusi di Kantor BI, Ekonomi Sulsel Tetap Stabil

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kondisi fundamental ekonomi nasional terhadap gejala ekonomi global yang terjadi sekarang masih lebih baik dari...
 

JK Bertemu Ratu Maxima Belanda, Pemerintah INA Dorong Inklusi Keuangan

FAJARONLINE.CO.ID, NEW YORK —Saat bilateral dengan dengan UN Secretary General Advocate For Inclusive Finance For Development yang juga...
 

10 Tahun Ditinggal Suzanna, Perasaan Mistis itu pun Hilang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Hampir 10 tahun sejak kematian Suzzanna, sang suami, Clift Sangra mengaku tak lagi merasakan hal mistis atau aura seram...
 

Eni Saragih Siap Bongkar Aktor Lain Kasus PLTU Riau

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka kasus dugaan suap proyek kerjasama PLTU Riau 1, Eni Maulani Saragih kembali menjalani proses pemeriksaan oleh...
 

Pajaknya Menunggak, Mobil Dinas RSUD Syekh Yusuf Kena Tilang

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Gowa, kembali melakukan penertiban kendaraan. Kali ini mobil...
 

Astra Honda Makassar Launching Palikasi MOTORKU

Jajaran Management Astra Honda Makassar bersama Pemain PSM secara resmi melauncing aplikasi MOTORKU di Bon Cafe, Rabu, 26 September. Aplikasi...
 

Jabat Bupati Tersingkat di Dunia, Dilantik Hanya 3 Menit, Setelah itu PLT

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA-- Syahri Mulyo langsung dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Bupati Tulungagung, setelah tiga menit dilantik oleh...
 

Perjuangkan Revisi UU ASN, Ratusan Guru Honorer Bone Mogok Mengajar

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Nasib guru-guru honorer untuk mencapai jenjang kesejahteraan di Kabupaten Bone masih cukup memprihatinkan. Gara-gara...
 

Korupsi Membelit Parlemen Sulbar, Mantan Pimpinan DPRD Ini Siap Kembalikan Wibawa Legislatif

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Gagal terpilih dalam Pemilu Legislatif 2014 lalu, mantan Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arifin Nurdin (AN) siap kembali...
 

Disengat Listrik di Tempat Kerja, Kakak Syahrini Meninggal

FAJARONLINE.CO.ID, BOGOR -- Polres Bogor menyebut meninggalnya kakak Syahrini, Ridwan Zaelani akibat tersengat aliran listrik saat bekerja. Peristiwa...
 

Dilapor Berzina dengan Istri Orang, Billy Syahputra Malah Janji Nikahi Hilda

FAJARONLINE.CO.ID -- Dipolisikan karena tuduhan perzinaan, Billy Syahputra malah menegaskan akan menikahi Hilda Vitria. "Tahun ini gue nikahi Hilda,"...
 

Yakin Percaya Pasangan Anda, Perhatikan 3 Kunci Ini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA-- Meski sudah lama menjalin hubungan, terkadang seseorang ragu dengan ketulusan hati pasangannya. Benarkah si dia...
 

Tol Laut Belum Maksimal, Distribusi Semen Masih Susah di KTI

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar fungsi tol laut bisa lebih dimaksimalkan untuk pengiriman semen ke...
 

Daya Beli Otomotif Tetap Bergairah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pengamat Ekonomi Unhas, Anas Iswanto Anwar Makkatutu, menuturkan, menggeliatnya pameran otomotif di tengah pelemahan...
 

Dolar Tak Pengaruhi Belanja Otomotif

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sulsel sasaran pasar potensial pabrikan otomotif. Meski dolar AS terus menguat, minat beli mobil di Sulsel tak...
 

Akhirnya Ditemukan, Kuat Dugaan Calon Pengantin Bone Itu Diculik Mantannya

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Keluarga Misnayanti akhirnya bisa bernapas lega. Pasalnya, anak sulung mereka yang akan menjalani pernikahan di Desa...
 

Polisi akan Cabut SIM Bagi Pelanggar Lalu Lintas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ditlantas Polda Sulsel kembali memberlakukan pencabutan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pelanggar lalu lintas. Baik...
 

Istrinya Diganggu Trump, Presiden Venezuela: Jangan Main-main dengan Keluarga

FAJARONLINE.CO.ID -- Selama dua tahun terakhir, pemerintahan Trump telah menjatuhkan sanksi terhadap puluhan orang Venezuela dan menuduh mereka...
 

Cornelia Agatha Ingin Hadiri Sidang Korban Anak Disekap, Begini Reaksinya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR— Aktris Cornelia Agatha (45) berada di Makassar, kemarin. Mengunjungi tiga bocah korban penyekapan. Pemberitaan...
 

Politikus Terlibat Perusakan Allakuang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) sedang mengusut aktor di balik kerusakan Gunung Allakuang. Diduga, tambang...
 

Pernah Dengar Lagu Butiran Debu, Vokalisnya Ternyata Punya Profesi Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR --Tujuh tahun menghilang dari industri musik Tanah Air, pelantun "Butiran Debu", Rijja Abbas punya cerita...
 

Tahun ini Rp27 Miliar Terangi Lorong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Pengadaan lampu Singarana Lorongta kembali dianggarkan. Nilainya Rp27 miliar untuk 153 kelurahan. Kepala UPTD...

Load More