Fajar

  Breaking News

Wakapolri: Penyebar Fitnah Mentan Amran Sulaiman Sudah Ditangkap dan Tersangka

Pelaku penyebar hoax telah ditahan pihak kepolisian, Selasa 12 Juni 2018.
Nasional - 12 Juni 2018, 15:33:35

Mentan Amran Konsisten Perangi Mafia dan Koruptor

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya berhasil membekuk Andi Mahfuri alias Immawan Andi Mahfuri, 24 tahun, tersangka yang menyebar hoax dan memposting informasi bohong tentang hubungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan Bupati Pandeglang Irna yang disebar di media sosial (medsos). Andi Mahfuri beralamat di Cepedak RT 03/01 Purworejo, Jawa Tengah.

Demikian dikatakan oleh Wakapolri Komjen Syafruddin saat dihubungi Selasa siang tadi.

“Pelaku berumur 24 tahun, berasal dari Purworejo, Jawa Tengah dan sudah ditangkap,” ujar Syafruddin.

Syafruddin menjelaskan bila saat ini kepolisian tengah menelusuri kasus tersebut. Ia menjelaskan bila kepolisian langsung turun ke lapangan begitu mendapat laporan dari tim kuasa hukum Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya, seperti dilengkapi Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz, Selasa (12/6/18), saat berita hoax beredar, Mentan Andi Amran langsung melapor ke Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi No. 3175/VI/2018/PMJ/Ditreskrimsus tgl 10 Juni 2018, dan pada hari yang sama Tim Cyber Crime bergerak cepat ke lokasi pelaku.

Dari hasil investigasi Tim Cyber yang melacak percakapan WhatsApp yang diunggah tentang Mentan Andi Amran dan Bupati Pandeglang Irna, tidak ada komunikasi antarkeduanya. Dengan demikian, lanjut Kapolda, semua informasi dan gambar-gambar yang diedarkan tersangka adalah hasil karangan sendiri.

“Dan tersangka telah mengakuinya. Adapun motif pelaku hingga kini masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” jelas Kapolda.

Menurut Dosen Paramadina, Hendri Satrio, dengan adanya pengakuan tersangka bahwa tuduhan itu semua fitnah, dan pelakunya masih sangat muda, dia menduga Andi Mahfuri hanya diperalat oleh kelompok kartel serta kelompok mafia pangan yang sengaja membuat berita bohong tersebut.

“Serangan terhadap pribadi Menteri Andi Amran ini sangat terkait dengan upaya bersih-bersih koruptor dan sikat habis mafia dan Kartel Pangan yang gencar dilakukan Mentan,” jelas pengamat politik itu.

 

Konsisten Perangi Mafia dan Koruptor

Sebagaimana diketahui, di tengah komitmen Presiden Jokowi mewujudkan pemerintahan yang bersih, Kementerian Pertanian (Kementan) di era kepemimpinan Menteri Andi Amran yang berjuluk “Ayam Jantan dari Timur” ini tidak henti-hentinya melakukan bersih-bersih dari korupsi.

Bersih-bersih ini tidak hanya bagi kalangan intern pegawai Kementan, melainkan juga bagi pihak pihak yang terkait pertanian.

Beberapan upaya yang telah dilakukan Kementan guna mewujudkan aparatur yang bersih antara lain sosialisasi pencegahan anti korupsi dan pembinaan pengendalian hingga tindakan tegas bagi pegawai intern Kementan.

Sejak awal menjabat Oktober 2014, Mentan Andi Amran langsung menggandeng BPKP, Kejagung, Kepolisian untuk mengawal program. Selanjutnya menempatkan Satgas KPK berkantor di Kementan.

Selanjutnya Menteri Andi Amran menggandeng KPPU untuk membersihkan kartel, serta bersama Kapolri membentuk Satgas Pangan untuk membasmi mafia pangan.

Demikian juga sejak awal 2015, Menteri Andi Amran bersama TNI AD menjalin kerjasama untuk membangun infrastruktur hulu, memperlancar distribusi sarana produksi dan hasil pertanian.
Hingga kini, Menteri Andi Amran berdiri paling depan dalam menangkap lebih dari 40 kasus oplos pupuk, kartel daging, ayam, jagung dan lainnya yang diproses KPPU. Menteri Andi Amran juga berhasil membongkar kasus bawang ilegal, oplos minyak goreng, dan lainnya.

Hingga saat ini sudah lebih dari 300 kasus mafia pangan diproses Satgas Pangan, termasuk kasus ketika Menteri Andi Amran bersama Kapolri menggerebek kasus beras PT. IBU yang sempat heboh beberapa waktu yang lalu.
Sangat disayangkan Kinerja Mentan Andi Amran Sulaiman yang sangat cemerlang tersebut sering diganggu oleh para mafia dan pemburu rente perdagangan komoditas pangan dengan keuntungan puluhan triliunan rupiah, termasuk fitnah terakhir terhadap dirinya.

Padahal semua yang dilakukan Mentan dan jajaran yang didukung instansi lintas sektoral terbukti menghasilkan kinerja yang sangat mengagumkan. Bahkan capaian kinerja tersebut membuat banyak pihak terkaget-kaget bahkan "Badan Pangan Dunia" FAO, mengapresiasi kinerja mentan, 2 tahun berturut-turut tidak ada impor beras.

Mentan juga berhasil membalikkan keadaan di mana beberapa komoditas yang semula impor menjadi ekspor seperti jagung, daging ayam dan telur serta beberapa produk hortikultura (Sayuran dan buah) sehingga mencatat pertumbuhan ekspor tertinggi tahun ini kenaikannya sebesar 24%.

Deregulasi pertanian yang dijalankan Mentan Andi Amran juga berhasil menaikkan nilai investasi pertanian sebesar 57%.

Selanjutnya hasil pemeriksaan laporan keuangan Kementerian Pertanian dalam dua tahun berturut-turut juga dianugrahi status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) oleh BPK RI.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Andi Amran selalu mengatakan, seluruh proyek pengadaan harus transparan, tak boleh ada kongkalikong, termasuk yang terkait dengan perizinan impor.

“Kita harus bersih bersih dan sikat habis mafia pangan. Bagi 26 importir yang sudah mendapat izin impor bawang putih 2018, terus kami evaluasi, apabila terbukti melakukan kartel, tidak segan segan mem-blacklist beserta group perusahaannya. Demikian juga bagi importir yang tidak melakukan wajib tanam, langsung di blacklist perusahaannya,” sebut Andi Amran setelah upacara hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2018 yang lalu.

Menteri Andi Amran menyebutkan blacklist diberlakukan bagi perusahaan yang bermasalah dengan hukum, impor tidak sesuai peruntukan, mempermainkan harga sehingga disparitas tinggi 500 hingga 1000 persen, manipulasi wajib tanam dan lainnya.

Upaya tersebut didukung penuh Kementan dalam penegakan hukum dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polri beserta Satgas Pangan. Kini lebih dari 497 kasus pangan diproses hukum. (rls/aci)

Author : Rasid

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Ini Pesan Kapolres Mamuju di Apel Besar Hari Pramuka

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Memperingati Hari Pramuka ke-57, Gerakan pramuka kwartir cabang Mamuju menggelar kegiatan apel besar di lapangan...
 

Wacana Lokal Wisdom Pappaseng dalam Pendidikan Keluarga

Oleh: Muhammad Rusman       Pendidikan paling hakiki itu titik awalnya di lingkungan keluarga. Tunas-tunas pendidikan...
 

SMA Negeri 21 Makassar Galang Dana untuk Korban Gempa di Lombok

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Para Siswa, Guru dan Pegawai SMA Negeri 21 Makassar, menggelar aksi penggalangan dana, Senin (13/8/2018). Aksi...
 

FOTO: Peringatan Hari Polwan ke-70 dan Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-66 di Karebosi Condotel

Dalam rangka memperingati Hari Polwan ke-70 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-66, Polrestabes Makassar menggelar Seminar Kesehatan yang...
 

Bikin Kaget... Kabarnya, Komjen Syafruddin Sebentar Lagi Jadi Menpan RB

FAJARONLINE.CO.ID -- Kabar mengejutkan datang dari Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin. Dia diisukan menjadi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan...
 

Hari Jadi Pramuka, Ketua DPRD Bone Dapat Lencana Pancawarsa

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Hari Pramuka ke-57 juga diperingati di Kabupaten Bone, Selasa, 14 Agustus. Perayaan sekaligus upacaranya...
 

Rumahku Sekolahku, Orangtuaku Guruku

Oleh: Aditya Permana (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) "Keluarga adalah lembaga yang paling inti di dunia yang telah Tuhan ciptakan."-Goesti A....
 

Seluruh CJH Pangkep Diberangkatkan, Termasuk Pasutri yang Visanya Terlambat

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Gelombang kedua Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pangkep kembali diberangkatkan melalui kloter...
 

Keluarga; Sentrum Dialektika Agen Perubahan

Syahrir Dosen Akademi Kebidanan Muhammadiyah Murid SD membunuh temannya. Siswa SMP; mucikari jual teman sendiri. Anak SMA menjadi bos begal dan...
 

Membangun Kepercayaan Anak dengan Komunikasi yang Tepat

Oleh: Musfirah Mahasiswi Universitas Negeri Makassar Keluarga terlebih orangtua adalah sosok terdekat bagi seorang anak. Anak-anak akan menaruh...
 

Video: Diskusi Campak dan Rubella di Redaksi FAJAR

 

Tiga Dokter dan 10 Petugas Kesehatan Dampingi 242 Jemaah Haji Ananda Group

FAJARONLINE.CO.ID, MADINAH --Jemaah haji saat ini sedang melaksanakan ibadah di Kota Suci Mekah dan Madinah. Tak terkecuali Jemaah Haji asal Sulawesi...
 

Paling Benci Hadapi Gombal di Medsos

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Bermain dalam film drama romantis yang penuh dengan puisi justru membuat aktris muda Beby Tsabina benci digombalin...
 

Wacana Pappaseng Dalam Pendidikan Keluarga

Oleh Muhammad Rusman PENDIDIKAN paling hakiki itu titik awalnya di lingkungan keluarga. Tunas-tunas pendidikan semua tumbuh berawal dalam...
 

Sudah 576 Kali Gempa Susulan, Total Meninggal 339 Orang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak gempa 7 SR dan 6,2 SR pekan lalu masih bertahan di tenda pengungsian....
 

Bukan Anis Matta, PKS Siapkan Ahek Jadi Ketua Tim

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera mengusulkan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher menjadi ketua tim...
 

Hanya 5 Menit, Jokowi dan TGB Sudah Kabur

FAJARONLINE.CO.ID, MATARAM -- Bukan Presiden Joko Widodo namanya jika tak membuat 'pusing' Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres). Ya, hal...
 

Dari Bedah Buku DEMA-U UINAM; Membaca dan Menulis Harusnya Jadi Budaya Mahasiswa

LaporanDyan Eka Haeriani, mahasiswa UIN Alauddin Makassar BUKU dengan judul Al-Alaq Titah Untuk Membaca karya Eko Prasetyo, Direktur Sosial...
 

Pesangon Tidak Dibayarkan, Ratusan Buruh Duduki Kantor DPRD Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Ratusan buruh PT Karya Asta Alam (KAA) memadati Kantor DPRD Pangkep, Selasa (14/8/2018). "Perusahaan PT KAA ini harus...
 

Pelajar Curi Helm Baru Lalu Jual di Medsos, Eh Sial Ditangkap

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Seorang pelajar SMA di Kabupaten Gowa, berinisial AR (17) diamankan di Polres Gowa, Selasa (14/8/2018). Ar...
 

KPK Dilanda Gejolak Internal, Ada Mutasi Penyidik Besar-besaran

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dilanda gejolak internal. Pemicunya adalah kebijakan pimpinan dan pelaksana...
 

KKN-PPM UNM Pinrang Aplikasikan Sayuran Hidroponik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Mahasiswa KKN-PPM UNM punya program menarik, yakni menanam sayuran menggunakan teknik hidroponik. Kegiatan ini...
 

RPJMD Parepare Fokus Wujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Pemkot Parepare mulai membahas perumusan naskah akademik (teknokratik) rencana pembangunan jangka menengah daerah...
 

Ingin Perubahan, Dua Mantan Ketua PKB Nyaleg di Gerindra

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pileg dan Pilpres 2019 yang digelar bersamaan, menjadikan sejumlah politikus mengambil sikap tegas. Dua mantan Ketua...
 

Bantu Korban Bencana Lombok, MAN 2 Bone Sumbang Lewat Baznas

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Banyak cara untuk menunjukkan kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Lombok. Salah satuny ditunjukkan oleh...

Load More