Fajar

  Breaking News

Keterbukaan Kunci Wujudkan Stabilitas dan Kesejahteraan

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat menyampaikan pidatonya yang bertajuk “Keeping Asia Open: How to Achieve Prosperity and Stability” pada Konferensi Internasional ke-24 tentang Masa Depan Asia di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Selasa (12/6). (foto:
Internasional - 12 Juni 2018, 15:03:58

FAJARONLINE.CO.ID, TOKYO -- Keterbukaan berperan penting dalam mendukung kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas. Stabilitas politik merupakan prasyarat bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan, sedangkan kesejahteraan akan menjamin adanya stabilitas nasional maupun internasional.

“Keterbukaan ini sekarang mendapat tantangan dari beberapa pandangan baru yang dibangun atas dasar pertimbangan internal suatu negara dan nilai-nilai yang dianut oleh negara itu sendiri. Proteksionisme dan unilateralisme semakin berkembang,” ujar Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat menyampaikan pidatonya yang bertajuk “Keeping Asia Open: How to Achieve Prosperity and Stability” pada Konferensi Internasional ke-24 tentang Masa Depan Asia di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Selasa (12/6).

Contoh yang cukup jelas dari fenomena ini, kata Wapres, adalah Amerika Serikat (AS) yang meninggalkan TPP Agreement (Kemitraan Trans-Pasifik) dan keluar dari Paris Accord (Kesepakatan Paris) lalu melakukan perang dagang dengan beberapa negara. Tindakan seperti ini, lanjutnya, akan mencederai upaya membangun konsensus dan komitmen global yang telah dibangun puluhan tahun.

Namun, ujar Wapres, AS pada masa pemerintahan sekarang secara paradoks melakukan pendekatan unilateral dalam menanggapi perkembangan yang berlangsung di Timur Tengah dan Semenanjung Korea.

“Keputusan AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem membuat perdamaian di Palestina semakin sulit terwujud dan meningkatkan ketegangan di seluruh dunia,” tegas Wapres yang hadir pada forum tahunan tersebut untuk kedelapan kalinya.

Menurutnya, nilai-nilai yang dianut bersama di masa lalu, seperti demokrasi, keterbukaan ekonomi, dan pengentasan kemiskinan, semakin pudar. Akibatnya, terangnya, dunia semakin terkutub-kutub baik secara ekonomi maupun politik.

Lihat Juga: JK Menerima Kunjungan Kehormatan DPM Republik Sosialis Vietnam Truong Hoa Binh

Kini, kata Wapres, semakin banyak masalah yang timbul, mulai dari krisis Iran dan Yerusalem yang memicu aktivisme jaringan teroris dunia hingga retaliasi negara-negara ekonomi maju akibat kebijakan ekonomi AS yang proteksionis.

“Singkatnya, masalah-masalah baru muncul sebelum masalah-masalah lama terselesaikan. Dunia pun menjadi semakin rapuh,” ujarnya.

Bekerja Sama untuk Atasi Masalah

Pada forum yang dihadiri oleh para pemimpin, pembuat kebijakan, serta para ahli dan pelaku usaha di Asia itu Wapres kemudian menyeru semua negara untuk bekerja sama menangani masalah yang sama-sama mereka hadapi.

“Masalah yang kita hadapi tidak dapat diselesaikan oleh satu negara sendirian. Kerja sama internasional menjadi keharusan untuk menangani masalah itu,” kata Wapres.

Namun, ia mengingatkan, hanya negara-negara yang stabil secara internal yang dapat berperan serta secara efektif dalam kerja sama tersebut. Ia pun kemudian menunjukkan kesiapan Indonesia dengan memaparkan data tentang proses demokratisasi dan pertumbuhan ekonominya yang relatif stabil.

 

Kesejahteraan bersama

Wapres kemudian menggarisbawahi pentingnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk mewujudkan kesejahteraan bersama di seluruh dunia.

“Untuk mewujudkan visi ini, kita harus mendukung terciptanya stabilitas politik dan ekonomi dunia,” tegasnya.

Stabilitas politik, menurut Wapres, dapat tercipta dengan menolak paham unilateral dari negara manapun, selain secara bersama-sama menangani masalah terorisme dan kemiskinan.

Sementara itu, terangnya, stabilitas ekonomi dapat dicapai dengan tetap menaati perjanjian perdagangan yang telah disepakati bersama, termasuk perjanjian perdagangan bebas.

Namun, Wapres mengingatkan agar perdagangan bebas harus berdasarkan prinsip perdagangan yang adil (fair trade).

“Kita harus menghindari kebijakan “beggar-thy-neighbor” yaitu suatu negara mengambil keuntungan dari sebuah kebijakan perdagangan tertentu sementara negara lain dirugikan karena itu,” ujarnya.

Mengakhiri pidatonya, Wapres memompakan semangat bahwa meskipun dunia sedang dilanda krisis di berbagai bidang, terdapat banyak peluang perbaikan di balik krisis tersebut.

“Yang terpenting adalah kita tetap memiliki keinginan untuk bekerja sama dan menemukan solusi atas berbagai krisis yang kita hadapi. Kita juga harus terus menumbuhkan nilai-nilai bersama untuk mendukung terciptanya stabilitas dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

 

(Husain Abdullah-Jubir Wapres RI).

Author : Rasid

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bikin Heboh... Hendak Ikuti Kampanye Pilkada Luwu, Perempuan Ini Melahirkan di Mobil

FAJARONLINE.CO.ID, BELOPA -- Seorang Ibu Rumah Tangga asal Desa Bosso,Walenrang Utara, Irmawati (35) yang hendak menghadiri Kampanye Akbar Pata-Emmy...
 

Kampanye Akbar NH-Aziz di Lapangan Karebosi

Suasana kampanye akbar pasangan calon gubernur Sulsel, Nurdin Halid - Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-AZIZ) yang dihadiri ribuan pendukungnya di Lapangan...
 

Lions Club Makassar Host Juga Hadir di Halalbihalal Fajar Group

Chairman FAJAR Group, HM Alwi Hamu foto bersama dengan Anggota Lions Club Makassar Host di sela-sela halalbihalal FAJAR Group, di Ballroom Graha...
 

Hujan Sehari, Jalan Ambles dan longsor Ancam Tiga Desa di Jalur Trans Sulawesi

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Jalan Poros Arabika, Desa Bontosalama, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, ambles. Amblesnya jalan ini membuat...
 

Unik… Ternyata, Ada Kampung Korea di Tanah Sulawesi

FAJARONLINE.CO.ID -- Tahukah Anda, di Sulawesi terdapat sebuah kampung yang dikenal dengan sebutan Kampung Korea? Kampung Korea ini,...
 

Imbangi Denmark, Australia Jaga Peluang ke 16 Besar

FAJARONLINE.CO.ID, SAMARA—Wakil Asia, Australia menjaga peluang mereka lolos ke babak 16 besar. Itu setelah Socceroos, julukan Australia mampu...
 

 Inovasi Pelayanan Publik di Sulsel Meningkat, Ini Daftar Daerah yang Berhasil

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Inovasi pelayanan publik di Sulsel, terus bertambah setiap tahun. Terbukti, inovasi  dari Sulsel yang lolos...
 

Pendaftaran Siswa Baru, Sejumlah Sekolah Terisolasi Karena Jembatan Ambruk Tompo Bulu

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Jembatan ambruk di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng memutus akses dari beberapa desa. Tak pelak, berbagai...
 

Begini Serunya Temu Kangen Alumni SPENTWO Parepare 2005

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Alumni Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Parepare 2005 menggelar Temu Kangen di Pantai Lumpue, Parepare, Senin...
 

Pemerintah Segera Angkat 93.172 Tenaga Honorer Jadi CPNS, Sulsel 5314 Orang

FAJARONLINE.CO.ID -- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia,...
 

Prof Andalan Klaim Dukungan Rill 1,8 Juta Lebih

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Jelang Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang sisa menghitung hari...
 

Viral, Video Porno Mirip Aura Kasih Beredar

 FAJARONLINE.CO.ID---Beredar sebuah video porno dengan durasi sekitar lebih dari satu menit, yang diduga mirip penyanyi dan artis peran...
 

Siapkan Strategi Lawan Petahana, Kolom Kosong Bone Tanpa Target

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Perlawanan kubu kolom kosong (koko) di Pilkada Bone sudah mulai menggeliat. Sayangnya, perlawanan terhadap pasangan...
 

Apel Perdana, Korem 141 Siapkan Personel Fokus Amankan Pilkada  

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Korem 141 Toddoppuli juga telah menjalankan apel perdana pasca libur lebaran, Kamis, 21 Juni 2018. Seluruh personel...
 

Halalbihalal di UIN Aluddin, Dr Usman Jasad: Bohong Sumber Pertengkaran

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia jika setelah perayaan Idul Fitri mengadakan pertemuan dengan...
 

Antrean Panjang di Disdukcapil Demi Legalisasi KK untuk Lanjut Sekolah

Antrean panjang remaja dan orang tua yang mendampingi anaknya untuk melakukan legalisasi Kartu Keluarga (KK) agar bisa dipakai menpendaftar di...
 

Mau Lihat dan Bertemu Krisdayanti, Ayo Ramaikan Kampanye Akbar FATMA

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Calon Bupati Sidrap, Fatmawati Rusdi-Abdul Majid (FATMA) bakal menggelar Kampanye akbar jelang Pilkada Sidrap akhir...
 

Korban Perahu Tenggelam Sungai Walannae Bakal Dapat Santunan Baznas

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Dalam sepekan, Sungai Walannae, Desa Cenrana menelan empat korban jiwa. Pihak Baznas Bone pun bakal ikut turun tangan...
 

Hari Pertama, 119 ASN di Barru Bolos Kerja

Fajaronline.co.id, Barru -- Hari pertama kerja pasca libur panjang ASN di Kabupaten Barru, Kamis 21 Juni, sedikitnya ditemukan 119 orang pegawai tak...
 

Ratusan Pegawai Hadiri Halalbihalal RSUD Pangkep 

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Hari pertama kerja, manajemen RSUD Pangkep menggelar halalbihalal di Aula RSUD Pangkep, Kamis...
 

Begini Kronologi Ambruknya Jembatan Tompo Bulu, Akses Putus Total

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pembangunan jembatan darurat di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng telah dimulai, Kamis, 21 Juni. Korem 141...
 

Perkuat Silaturahmi, Warga Kompleks Permata Sari Alauddin Halalbihalal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Warga Kompleks Permata Sari Alauddin Makassar menggelar halalbihalal di pelataran Masjid Nurul Jauhara yang...
 

Hari Pertama Masuk Kerja, Pegawai Bone yang Hadir 90 Persen

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone telah menjalani apel perdana pasca lebaran di kantor daerah,...
 

Akbar Faizal: Nasdem Usung NH-Aziz Karena Tidak Dikendalikan Cukong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Legislator DPR RI asal partai Nasdem, Akbar Faizal, mengungkap alasan partainya mengusung dan mendukung Nurdin...
 

Pasca Libur Lebaran, Wawali Makassar Laskukan Sidak di Kantor Camat Ujung Pandang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Hari pertama kerja pasca libur lebaran, Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, langsung melakukan inpeksi...

Load More