Fajar

  Breaking News

Lelaki Tua Pengumpul Daun Singkong Ini Menanti Anda Datang Menyapa

Sudeng duduk di bawah sebuah pohon, istirahat karena lelah memetik daun singkong. (FOTO: IMAM DZULKIFLI/FAJAR)
Feature - 11 Juni 2018, 10:08:53

APA ada yang mengenal lelaki tua ini? Kalau ada, saya mohon diberi data tambahan soal beliau. Sejauh ini, tidak banyak yang bisa saya ceritakan. Ini tulisan yang kering.

Pertemuan kami pagi tadi sangat singkat. Lima menit mungkin ada, tetapi tak sampai 10 menit. Saya mesti melanjutkan perjalanan ke kantor. Lagipula, pendengaran beliau juga tak begitu bagus. Belum lagi suara kendaraan yang lalu lalang. Saya terpaksa membawa pergi beberapa pertanyaan yang tak terjawab.

***

Namanya Sudeng. Tiga atau empat kali sepekan dia mengumpulkan daun singkong dari sebuah kebun milik orang di Mandai. Dekat monumen pesawat tempur yang baru diresmikan seorang marsekal angkatan udara pekan lalu.

Kalau dari arah Maros, lokasinya sisa seratusan meter sebelum belokan ke jalan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Tetapi sebaiknya Anda lewat kompleks AURI. Kalau via jalan poros, Anda mesti memutar lagi dan sangat mungkin kena tilang. Polantas di simpang lima terkenal galak. Beberapa teman pernah didudukkan di pos situ.

Kalau ingin bertemu Pak Sudeng, jangan datang terlalu pagi. Sebab kemungkinan lelaki yang tak menghitung usianya itu masih memetik daun-daun singkong. Di atas pukul 8, barulah dia duduk di tepi jalan beton itu. Bernaung di bawah sebuah pohon. Sayang, saya luput memperhatikan pohonnya. Tetapi sepertinya bukan trembesi. Mungkin pohon asam atau mahoni. Anda bisa pastikan nanti.

"Mari-mari posoka rong, Nak. Tinggi-tinggi pi alloa nampa jappaka," katanya. Di umur senja begitu, seseorang memang akan semakin cepat merasa payah. Kerja sedikit harus istirahat. Kakek saya dahulu juga begitu.

Bila merasa sudah agak segar, dia akan melangkah pulang. Jalan kaki. Menuju rumahnya yang entah di mana. Kadang, kisahnya, ada yang menawarkan membonceng dengan sepeda motor. Namun dia takut jatuh. Tidak biasa.

"Bella-bellai sikedde," ucapnya saat saya tanya untuk kedua kalinya soal tempat tinggalnya. Dia sempat menyebut sebuah nama kampung. Nama yang agak asing rasanya. Sepertinya dekat Sudiang. Dia menunjuk ke selatan. Saya gagal memahami.

Daun-daun singkong itu dimasukkan ke karung. Sampai di rumah, rencananya akan diikat-ikat dalam paket kecil. Istrinya yang bakal ke pasar keesokan harinya. Berharap ada yang sedang mencari campuran untuk membuat sayur tu'tu, gulai, atau masakan apa saja yang membutuhkan bahan itu. Asam aminonya baik untuk saraf. Isoplavonnya konon bisa menyembuhkan stroke.

"Punna allo pasara ki, tau ri balla ka mange ambaluki. Nakke seng ammantang." Itu bukan sebuah jawaban. Saya sedang tak bertanya. Mungkin maksudnya agar saya lebih mengerti.

Pertanyaan saya kemudian adalah, kenapa mesti dia yang harus bekerja keras dan akhirnya tak menghasilkan cukup banyak uang itu? Pak Sudeng tidak memberikan penjelasan.

Dia mengaku punya tiga anak. Semua sudah berkeluarga. Salah seorang di antaranya tinggal di Mambue. "Allurangi Megah Mie," tutur Pak Sudeng. Oh, mungkin marketing mi instan. Atau kalau tidak, barangkali sopir mobil boks. Megah Mie itu merek legendaris. Mi yang diproduksi di Makassar.

Pak Sudeng pun tidak punya rencana berhenti. Dia akan terus mencari daun singkong sampai benar-benar tak bisa lagi melangkah.

***

Sedatar itu narasi yang saya kumpulkan dari perkenalan dengan Pak Sudeng, pria berkemeja hijau buram yang sudah sering saya lintasi tempat duduknya ketika lelah, namun baru kali ini terpanggil untuk mampir.

Sekali lagi, saya menunggu kabar tambahan mengenai beliau. Barangkali ada yang tahu.

Namun jika pun tidak ada yang kenal, saya tak akan kecewa. Pertemuan singkat itu saja sudah lebih dari cukup untuk membuat saya percaya, tidak semua orang masuk daftar penerima THR. Mereka cuma bergantung pada orang-orang yang dipilih Tuhan sebagai wakilnya mengantarkan rezeki.

Tetapi sayangnya itu bukan saya. Mungkin Anda.

Namun Pak Sudeng berencana libur mulai besok. "Lebba pi seng allappasa taua, Nak." Pak Sudeng akan berlebaran juga. Ala kadarnya, seperti yang lalu-lalu.

Di lain waktu, Pak Sudeng menanti Anda datang menemaninya bercerita. Di bawah sebuah pohon yang saya belum tahu apa. Mungkin pohon asam atau mahoni. Anda pastikan sendiri nanti.

Kami berpisah setelah saling menyodorkan tangan kanan. Tangannya hangat. Hangat sekali. (imamdzulkifli)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Imam Dzulkifli

🔀Berita Terkini
 

Sebar Fitnah Putra Prabowo LGBT, Mantan Bupati Pendukung Jokowi Nyaris Dipidana

FAJARONLINE.CO.ID -- Pemilihan presiden semakin dekat semakin memanas. Pelaku ujaran kebencian pun tidak hanya dari kalangan menengah ke bawah tetapi...
 

Artis FYN Membersamai Wawan di Hotel Sudah Menyebar, KPK Enggan Bicara

FAJARONLINE.CO.ID -- Di dunia maya dan beberapa akun gosip, Terpidana korupsi Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dikabarkan ngamar bersama artis...
 

Polres Pangkep Peduli Tuna Netra

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP –- Mewujudkan rasa peduli kasih dengan warga kurang mampu, Kasat Sabhara AKP Nirwan beserta anggotanya, memberikan...
 

Prostitusi Online Makin Mengkhawatirkan, Pekerja Seksnya dari Model Hingga Artis FTV

FAJARONLINE.CO.ID -- Prostitusi online saat ini semakin mengkhawatirkan. Semakin banyak yang tertangkap ternyata tak membuat kapok pelaku dan...
 

Ummat Fest 2018 Hadirkan Seleb Hijrah Arie Untung dan Teuku Wisnu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Wahdah Islamiyah menggelar acara Ummat Fest di Celebes Covention Center (CCC), Jumat, 14 Desember 2018. Arie...
 

Pembunuhan di Puskesmas, Kapolres Janji Tuntaskan Kasus Tanpa Pandang Bulu

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, mengecam aksi pembunuhan yang terjadi di sebuah fasilitas kesehatan, di...
 

Talkshow IKK STIM NITRO

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Makassar, Tenri A Palallo, menjadi narasumber talkshow Silaturahmi Ikatan Kesejahteraan...
 

Caleg Ini Janji Perjuangkan Anggaran untuk Jembatan Kayu Watu

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Kondisi Jembatan Watu, Cenrana di Kabupaten Bone yang menjadi poros utama penghubung warga mengalami rusak...
 

Syamsuddin Massa Berpeluang Perkuat Timnas di SEA Games

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Cabor atletik Sulsel masih menaruh harapan besar pada salah satu atletnya, Syamsuddin Massa. Lelaki asal Jeneponto itu...
 

Pemilih Milenial Idolakan Pemimpin Tegas, Berwibawa, dan Masih Muda

Fajaronline.co.id, Makassar -- Generasi milenial belakangan ini ramai diperbincangkan setelah suara mereka diperebutkan pada Pilpres 2019 mendatang....
 

Hati-hati Melintas, Retakan Jalan Dalam Kondisi Labil di Poros Rantepao-Makale

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Kemacetan kendaraan di daerah Bungin kecamatan Makale Utara kian memanjang, Jumat, 14 Desember, siang ini. Kemacetan itu...
 

Air PLTA PT Vale Naik, Warga Dievakuasi

FAJARONLINE.CO.ID, LUWU TIMUR -- Hujan lebat terus-menerus mengguyur wilayah Luwu Timur, membuat ketinggian air di aliran Sungai Larona naik secara...
 

Wadduh... Sejumlah Puskesmas Tanpa Tenaga Dokter dan Dokter Gigi

Fajaronline.co.id, Mamuju – Hasil kunjungan Tim Ombudsman RI Sulbar ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah...
 

Kasus Pengeroyokan TNI, Jukir: Kalau Mau Ribut, Lepas Seragam Lo..

FAJARONLINE.CO.ID -- Kejadian pengeroyokan anggota TNI di kawasan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur, ternyata para pelaku sempat mabuk. Sehingga,...
 

Tubuh Pria Ini Mendadak Berubah Seperti Popeye

FAJARONLINE.CO.ID, PISCO—Popeye selama ini hanya kita kenal sebagai sosok kartun di film anak-anak. Namun, sekarang, seorang pria dengan...
 

Perkosa ABG dan Merekamnya, Polisi Dipenjara 25 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Seorang petugas polisi dengan 'nafsu tak terpuaskan' karena memangsa gadis-gadis muda telah dipenjara...
 

Jalaluddin Akbar Resmi Gantikan Mukhtar Tompo di DPR RI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Mukhtar Tompo resmi digeser dari posisinya di DPR RI. Jalaluddin Akbar menggantikannya sebagai anggota DPR RI dari...
 

Gara-gara Pelecehan Seksual Anak, Bendahara Vatikan Diberhentikan

FAJARONLINE.CO.ID, MELBOURNE -- Orang ketiga paling berkuasa di Gereja Katolik telah terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap dua anak...
 

Kecelakaan Kereta di Ankara, 9 Tewas

FAJARONLINE.CO.ID, ANKARA—Sebuah kereta berkecepatan tinggi menabrak mesin kereta api dan menabrak jembatan penyeberangan pejalan kaki kemarin...
 

Aturan dan Jadwal Pengundian Babak 16 Besar Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, NYON—Pengundian babak 16 besar Liga Champions akan digelar, Senin mendatang. Berikut jadwal resmi dan aturan...
 

Profil Klub 16 Besar Liga Champions dan Calon Lawan Mereka

FAJARONLINE.CO.ID, NYON—Liga Champions 2018/2019 sudah memasuki babak 16 besar. Berikut profil masing-masing klub dan calon lawan mereka di...
 

Ternyata Kekalahan dari CSKA Moskow Adalah Kekalahan Terburuk Madrid

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—CSKA Moskow seperti kryptonite bagi Real Madrid musim ini. Wakil Rusia itu bahkan sudah memberikan kekalahan terburuk...
 

AC Milan Tersingkir, Ini Kata Pelatih Gattuso

FAJARONLINE.CO.ID, YUNANI—AC Milan secara menyakitkan tersingkir dari Liga Europa. Kekalahan 1-3 dari Olympiakos di matchday terakhir fase grup...
 

Penembakan Massal di Katedral, Lima Tewas

FAJARONLINE.CO.ID, SAO PAOLO—Lima orang telah tewas dan beberapa lainnya terluka dalam penembakan di dalam katedral di Brasil pada hari Selasa...
 

Kota Padang Longsor, Satu Korban Meninggal Dunia

FAJARONLINE.CO.ID -- Bencana alam kembali melanda salah satu wilayah di Indonesia. Kali ini melanda Kota Padang, Kamis malam 13 Desember 2018 sekitar...

Load More