Fajar

  Breaking News

Teknologi Kecerdasan Buatan dan Penanggulangan Terorisme

Dr. Indrabayu , ST, M.Bus, Sys
Opini - 07 Juni 2018, 11:04:51

Tidak bisa dipungkiri bahwa virus terorisme sedang menggerogoti bangsa ini secara perlahan. Untuk itu, maka mengantisipasi penyebaranya sedini mungkin adalah tindakan yang wajib untuk segera dilakukan.

Oleh: Dr. Indrabayu , ST, M.Bus, Sys
Dosen Teknik Informatika UNHAS

Tentu saja kita semua menyaksikan dengan jelas berbagai gerakan terorisme yang terjadi belum lama ini. Setelah insiden yang terjadi di Mako Brimob (Depok), kemudian disusul dengan bom gereja di kota Surabaya serta penyerangan kantor polisi pada sejumlah tempat di tanah air. Hanya berselang beberapa hari, kemudian disusul dengan penangkapan tiga orang terduga teroris di kampus UNRI yang disinyalir akan melakukan gerakan bom bunuh diri di kantor DRPD Provinsi Riau dan DPR RI.

Dengan melihat rangkaian gerakan yang diciptakan oleh teroris ini, maka tentu kita bisa menarik sebuah kesimpulan. Bahwa, semua kejadian-kejadian itu memiliki sebuah pola yang bisa dianalisis. Sehingga, sangat besar kemungkinanya aksi-aksi terorisme yang akan dilakukan bisa diantisipasi.

Namun, yang menjadi pertanyaan kemudian, dengan cara seperti apa kita bisa menganalisis dan memantau pergerakan teroris ini. Apakah mungkin cara-cara yang konvensional bisa dengan ampuh diterapkan untuk menangkal segala pergerakan yang mereka lakukan?

Memang, beberapa hari yang lalu revisi UU Antiterorisme telah disahkan. Dengan harapan, agar bisa memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi aparat penegak hukum untuk melakukan pemberantasan terorisme.

Akan tetapi, tentu hal ini belum menjamin bahwa upaya penanggulangan terorisme ini bisa dengan efektif dilakukan. Selain terbatasnya sumber daya yang dimiliki oleh aparat keamanan, juga karena semakin moderennya cara-cara yang dilakukan oleh teroris dalam menjalankan aksinya.

Saat ini, para teroris mulai memanfaatkan media dan teknologi yang ada seperti sosial media dalam menyusun dan menjalankan aksinya. Mulai dari menyebarkan paham radikalisme sampai dengan perekrutan anggota baru. Untuk itu, dibutuhkan instrumen tambahan yang bisa memberikan kemudahan bagi aparat keamanan sehingga bisa dengan mudah menangkal setiap gerakan yang dilakukan oleh teroris.
AI sebagai Solusi

Salah satu instrumen yang bisa digunakan oleh aparat keamanan adalah dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Tentu bukan tanpa alasan kenapa teknologi AI ini harus digunakan. Selain karena memiliki kemampuan untuk mengenali pola dan wujud suatu objek, teknologi ini pun bisa memahami dengan baik rekognisi dari suatu deret data sampai kondisi pengenalan konten teks dari sosial media yang tentu saja beragam formatnya serta sangat kompleks wujudnya.

Dengan memanfaatkan teknologi AI ini, maka bisa dipastikan tidak akan ada lagi teroris yang dengan leluasa bergerak di ruang-ruang publik. Dengan pemanfaatan teknologi Pengenalan Wajah berbasis AI yang terintegrasi pada setiap kamera yang terpasang di tempat-tempat strategis, maka monitoring dapat dilakukan oleh komputer secara terus-menerus dan tanpa mengenal lelah.

Komputer pun dapat melihat jika individu sudah mulai melakukan tindakan mencurigakan, yang akan berujung ke skala destruktif masif, misalnya membawa bom dan sebagainya. Bahkan, dengan teknologi ini juga akan mampu mengenali individu meskipun dalam kondisi menyamarkan wajahnya dengan kumis atau jenggot, menggunakan kaca mata hitam dan topi.

Disinilah kecanggihan dari teknologi AI yang mampu merekonstruksi wajah individu walaupun disamarkan. Setiap pergerakan individu dan orang-orang yang tertangkap di kamera bersama dengan target akan dianalisis dalam basis data foto untuk selanjutnya dikembangkan dengan teknologi data mining yang akan memberikan gambaran seperti apa keterlibatan individu tersebut dalam jaringan-jaringan teroris. Sistem secara otomatis akan memberikan rekomendasi kepada aparat akan individu-individu baru yang “mungkin” adalah jaringan dari target sebelumnya.

Selain itu, teknologi AI juga bisa digunakan untuk melakukan analisis makna dan tendensi dari status sosial media. Dengan demikian, maka bisa dipastikan semua gerakan-gerakan teroris yang berbasis di dunia maya bisa dengan mudah untuk diketahui. Setelah itu, keputusan apakah oknum tersebut perlu ditindaklajuti atau tidak berada sepenuhnya dari keputusan pihak berwenang setelah melalui analisis intelligent dari semua pihak (BIN, TNI dan POLRI).

Memang benar bahwa teknologi AI ini masih terdengar begitu asing jika pada akhirnya harus diadopsi sebagai bagian dari instrumen pemberantasan terorisme di negeri ini. Namun, dengan melihat pola-pola gerakan yang dibangun oleh pelaku teror saat ini yang semakin canggih dan memanfaatkan berbagai media teknologi, maka otomatis untuk mengangani hal ini juga diperlukan cara-cara yang berbasis pada teknologi, khususnya teknologi AI. Jika tidak, maka gerakan-gerakan terorisme ini tentu akan sulit diantisipasi. Sehingga pada akhirnya, keamanan dan kenyamanan dalam masyarakat tidak akan pernah terwujud. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bakayoko Berterima Kasih ke Milan, Nzonzi Janjikan Juara pada Roma

FAJARONLINE.CO.ID, MILAN—Dua pemain internasional Prancis hengkang ke Serie A musim panas ini. Tiemoue Bakayoko meninggalkan Chelsea untuk...
 

Kalau Tak Bahagia, Messi Sebaiknya Pensiun dari Timnas Argentina

FAJARONLINE.CO.ID, BUENOS AIRES—Lionel Messi meninggalkan teka-teki terkait masa depannya di tim nasional Argentina. Kabarnya, El Messiah tidak...
 

Legenda MU Kompak Pesimis Mourinho Bisa Juara Musim Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Mengawali musim 2018/2019 dengan kemenangan tak menjamin Manchester United mulus menuju takhta Premier League....
 

Italia Nyatakan Keadaan Darurat Setahun setelah Bencana Jembatan Tewaskan 39 Orang

 FAJARONLINE.CO.ID, GENOA—Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte hari ini mengumumkan keadaan darurat selama setahun di wilayah Liguria...
 

Gubernur Intruksikan Larangan Merokok, Kadis Pariwisata Asyik Merokok Saat Pelantikan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Baru sehari setelah Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menginstruksikan kawasan Gedung Kantor Gubernur Sulsel...
 

Parah, Ibu Guru Bugil di Ranjang, di Bawahnya Ada Siswi Perempuan

FAJARONLINE.CO.ID, PAISLEY—Seorang guru sekolah ditemukan terbaring bugil di tempat tidur dengan seorang murid berusia 17 tahun berada di...
 

Gubernur Intruksikan Larangan Merokok, Tapi Kadis Pariwisata Asyik Merokok Saat Pelantikan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Baru sehari setelah Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menginstruksikan kawasan Gedung Kantor Gubernur Sulsel...
 

Jadwal Liga Inggris, Spanyol, dan Italia Akhir Pekan Ini

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Liga Italia dan Spanyol akan dimulai akhir pekan ini. Sementara Liga Inggris akan memasuki pekan kedua. Berikut...
 

Bawaslu Sulsel Juara Umum, Panwaslu Makassar Terbaik Pengawasan Tahapan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sulsel meraih enam penghargaan pada “Bawaslu Award 2018”, Rabu (15/8/2018) malam di Hotel Bidakara,...
 

24 Siswa Tenggelam di Sungai Nil, Perahu Terbalik saat ke Sekolah

FAJARONLINE.CO.ID, KHARTOUM—Sebanyak 24 anak-anak tenggelam di tengah Sungai Nil di Sudan ketika mereka akan berangkat ke sekolah pada Rabu...
 

4 Fakta Jokowi Sebenarnya Pilih Mahfud MD

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Joko Widodo memutuskan nama Ma'ruf Amin sebagai pendamping. Namun menurut Mahfud MD, Jokowi sebenarnya telah lebih...
 

Madrid Jebol 4 Kali di Piala Super Eropa, Lopetegui Merasa Ada yang Tidak Normal

FAJARONLINE.CO.ID, TALLINN—Real Madrid gagal meraih hattrick juara Piala Super Eropa. Dalam laga kontra Atletico Madrid, mereka kalah 2-4 lewat...
 

Atletico Juara Piala Super Eropa, Simeone Singgung Final Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, TALLINN—Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid untuk menjuarai  Piala Super Eropa di A Le Coq Arena, Tallinn, Estonia,...
 

Ditemui Prabowo-Sandi, JK Tegaskan Berdiri di Tengah

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Bakal calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedang sibuk melakukan...
 

Menakar Urgensitas Syarat Kesehatan

Setelah Paslon dalam Pipres resmi terdaftar di KPU, mereka diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Urgensi...
 

IPW: Pada Era Jokowi Sistem Urut Kacang Polri Ditabrak

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis menjadi calon kuat pengganti Komjen Pol Syafruddin sebagai Wakapolri. Namun,...
 

Jainuri, Kopda Penyelamat Puluhan Penumpang KM Lestari Maju

* Tak Sangka Dipanggil ke Istana Tragedi KM Lestari Maju di perairan Selayar, menjadi titik balik baginya. Presiden RI Joko Widodo...
 

Bupati di Ujung Kesabaran; Ambulans Mogok, Dokter Piket Tidur di Rumah

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI - Sebuah mobil ambulas yang membawa pasien rujukan, mogok di Mahalona, Luwu Timur, beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Luwu...
 

Tingkatkan Pelayanan, GM Baru Angkasa Pura I Akan Tambah Kursi di Bandara

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS -- Setelah resmi menggantikan Cecep Marga Sonjaya sebagai General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Wahyudi memiliki...
 

Waspada...Jangan Parkir Dolar di Luar Negeri

  FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Stok dolar untuk membiayai impor terus tergerus. Makanya, eksportir diimbau untuk tidak memarkir dolarnya di...
 

Ruang Biro Humas Jadi Jadi Lounge untuk Tamu di Kantor Gubernur

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Tamu-tamu pemprov tak akan lagi menumpuk di ruang kerja gubernur. Mereka akan diterima di Lounge yang akan...
 

Tim Transisi Minta Soni Tak Urusi Penataan Birokrasi, Percayakan Ke Gubernur Baru

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR— Tim Transisi Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) meminta Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono tak...
 

Resmi Digunakan Pedagang, Taufan Pawe Tinjau Pasar Sumpang Minangae

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melakukan peninjauan dan syukuran atas ditempatinya los pasar pasca renovasi Pasar...
 

Bupati Enrekang Enggan Disebut Dibalik Keterpurukan PAN

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG— Dicoretnya seluruh Bacaleg PAN di Dapil I untuk Pileg Enrekang 2019 dari KPU Enrekang akibat tidak terpenuhinya...
 

Cerai Gegara Sering Dibilangi Encer

Donwori tak terima dengan tuduhan Karin. Apalagi sangkaannya tak berdasar. Setiap kali memadu kasih, omongan encer terus berulang terucap dari...

Load More