Fajar

  Breaking News

Bikin Abon Ikan Kerapu yang Lebih Higienis

(FOTO: ABE BANDOE/FAJAR)
Feature - 07 Juni 2018, 10:35:51

* Penelitian Mahasiswa Unifa yang Lolos PKM

Pernah belajar memperoduksi abon ikan tuna menjadi modal utamanya. Fauzia pun lalu mencobanya dengan ikan asin.

FAHRIL MUHAMMAD
Makassar

Bau amis memang selalu menjadi perhitungan untuk menyantap ikan asin. Tahan sekali melengket di tangan. Sabun colek pun kadang tak mempan.

Itulah sebabnya ikan asin tak cocok jika dijadikan bekal makanan siap saji. Baunya bisa mengusik rekan kerja bila Anda mencicipinya di kantor.

Namun, bagaimana pun amisnya, orang tua tak pernah mempersoalkannya. "Ikan asin kan masih menjadi favorit orang Bugis," ungkap Ismail Marzuki, Dosen Teknik Kimia Unifa, Rabu, 6 Juni.

Hanya saja, dia mengakui, jika bale rakko --- ikan asin dalam bahasa Bugis --- sulit jika ingin dibawa ke mana-mana. Bahkan, pernah sekali, dia melihatnya ditahan petugas bandara.

Sejak saat itu pulalah, Ismail mulai berpikir, bagaimana agar ikan asin tetap bisa dinikmati di mana saja. Sekaligus lebih tahan lama.

Bak gayung bersambut, mahasiswanya sendiri, Fauzia Amalia, mengikuti kelas UMKM di Maros, Januari lalu. Dia mempelajari proses produksi abon ikan tuna.

"Saya kepikiran membuat abon ikan asin. Supaya tidak ribet dan tidak mengganggu orang lain lagi. Lebih higienis," tutur dia.

Tim produksi pun dibentuk. Fauzia bersama tiga rekannya, yakni Dini Oktaviani, Takdir, dan Reza. Mereka dibimbing Ismail Marzuki.

Idenya lalu diajukan ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti. Meski saingannya perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia, proposal mereka lolos. "Kategorinya kewirausahaan. Kami diberi anggaran Rp8 juta," sebut Cia, sapaan karibnya.

Bisa bikin abon ikan tuna tentu menjadi modal utama bagi Cia. "Prosesnya hampir sama, sisa rempah saja yang membedakan," ungkap perempuan asal Maros itu.

Proses paling lama hanya di tahap penggorengan saja. Percobaan awalnya, lima kilogram ikan kerapu butuh waktu 1,5 jam. "Selebihnya, seperti proses mengukus dan pencampuran bahan cuma sebentar," ujarnya.

Anggaran yang mereka pakai paling terkuras di pembelian mesin press. Alat itu berfungsi untuk menghilangkan minyak dari abon. "Kisaran Rp2 juta," sebutnya.

Selanjutnya, mereka ditarget pemasaran besar-besaran. Jika mau untung 150 bungkus mesti laku tiap bulan. Cia dkk membuka harga mulai dari Rp18 ribu hingga Rp150 ribu.

Sementara itu, Deputi Rektor III Unifa, Nur Khaerat Nur, mengapresiasi program kewirausahaan itu. Dia yakin, jika produknya bisa laris di pasaran. "Nanti bisa dipasarkan di pameran, media sosial, dan toko oleh-oleh," ungkap dia. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Tak Terima Dikatai 'Pabbelleang', Tokoh Tolotang Minta Warganya Solid Menangkan FATMA

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP, -- Satu lagi tokoh towani tolotang, kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap informasi yang beredar menyebut Cabup...
 

Cobalah Buktikan Keunggulan Suzuki NEX II

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sejak diluncurkan di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) pada 23 April 2018 lalu, Suzuki NEX II ...
 

Politisi Ini Yakin Prof Andalan Menang. Ini Alasannya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Lima lembaga survey yang mengunggulkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut...
 

Distribusi Logistik, KPUD Maros Prioritaskan Kecamatan Jauh Dari Pusat Kota

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS  -- Pendistribusian logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel ke 14 kecamatan mulai dilakukan Senin, 25...
 

Antrean Panjang Padati Disdukcapil Jelang Pilgub

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP--- Antrean panjang memadati sejumlah ruang pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pangkep,...
 

Logistik Pilkada Serentak Sulsel Sudah Tiba

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mendistibusikan logistik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel (Pilgub Sulsel)...
 

Jelang Pencoblosan, IYL Bersantai Makan Buroncong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Masa tenang Pilgub Sulsel yang sebagian orang mempersepsikannya sebagai hari-hari menegangkan, dilalui Ichsan Yasin...
 

Defisit Neraca Dagang Indonesia Menurun

FAJARONLINE.CO ID, MAKASSAR -- Bank Indonesia mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2018 mencatat defisit sebesar 1,52 miliar dolar...
 

Supervisor KKN Unhas Wajib Tersertifikasi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Pusat pengelolaan Kuliah kerja Nyata Universitas Hasanuddin Dr Hasrullah mengatakan setiap supervisor yang...
 

Polres Pangkep Turunkan Ratusan Personel Untuk Amankan Logistik dan TPS Pilgub Sulsel

  FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Polres Pangkep menggelar apel pergeseran pasukan pengamanan dalam rangka Pilgub di Lapangan Mapolres...
 

Dari Film Pendek 'Cinta Sama Dengan Cindolo Na Tape' Hingga Kelayar Lebar

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR--Digarap oleh 786 Production dan Timur Pictures, film "Cinta Sama Dengan Cindolo Na Tape", akhirnya merilis jadwal...
 

Soni Sumarsono Maaf-maafan, Minta ASN Jangan Golput

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Prov Sulsel, Tautoto...
 

Mulai Juli Makassar Banjir Artis Ibukota

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-- Memasuki Juli 2018, beberapa nama artis besar akan hadir di Makassar. Diantaranya Erdian Aji Prihartanto atau akrab...
 

Berbahan Dasar Air, Cocok untuk Pekerja diluar Ruangan

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-- Air tak hanya sebagai bahan yang dipakai untuk minum ataupun membersihkan. Namun kali ini ditemukan bahwa air bisa...
 

Sampah Penuhi Lereng Gunung Jadi Sorotan

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG— Pengelolaan sampah yang kurang baik terlihat jelas di Kabupaten Enrekang. Bahkan di lereng-lereng gununung kini...
 

Kajati Akan Ikut Serta Mengawasi Distribusi Beras

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bulog Sulselbar, Mansyur melakukan audiens dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)...
 

Amankan TPS, 1 SSK BKO Brimob Tiba di Bantaeng

fajaronline.co.id, BANTAENG -- Sebanyak 100 personli Batalion A Satuan Brimob Polda Sulsel tiba di Mapolres Bantaeng, Senin 25 Juni. Mereka akan...
 

BKIPM Mamuju Lepas Liarkan SDI Kepiting Bakau

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU-- - Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas II Mamuju melepasliarkan Sumber Daya Ikan (SDI) berupa 21 ekor...
 

Kajati: Penyelenggara Pilkada Harus Netral

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Tarmidzi mengimbau kepada penyelanggara pilkada untuk bersikap netral pada...
 

 Demi Tiket Final MFL 2018, Empat Tim Futsal 'Saling Bunuh'

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sebanyak empat tim akan saling bunuh di babak semifinal Makassar Futsal League (MFL) 2018, Senin malam...
 

Ini Kutipan Keppres Penetapan 27 Juni 2018 Libur Nasional

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Jokowi menerbitkan Keppres Nomor 14 Tahun 2018, menetapkan hari pelaksanaan Pilkada Serentak 27 Juni 2018...
 

Tamsil-Jafar Kembali Diperiksa KPK

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Tamsil Linrung dan Jafar Hafsah kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin...
 

Ketua TP PKK Makassar Dukung Penuh GERMAS

  FAJARONLINE.CO.ID , MAKASSAR -- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail terus mendukung Dinas Kesehatan Makassar untuk...
 

Mahasiswa Pelaku Video Porno itu Sudah Sering Aborsi

FAJARONLINE.CO.ID, BALIKPAPAN -- Mahasiswi Balikpapan, Kalimantan Timur, berinisial F yang terjerat kasus video panas ternyata sering melakukan...
 

Dua Kali Terpilih di Bantaeng, NA Tak Pernah 'Jekkong', Dia Disayangi Warganya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sudah terbukti Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 3, Prof Nurdin Abdullah selama memimpin Bantaeng tak...

Load More