Fajar

  Breaking News

Rokok, Jantung Dan Keluarga

Hikmayani, SST
Opini - 31 Mei 2018, 10:53:14

(Refleksi Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018)

Cukup mencengangkan, dari Susenas 2016 BPS, diperoleh sekitar 4,44% perokok umur 10-12 tahun, rata-rata menghabiskan >= 25 batang rokok tiap harinya. Kondisi sangat miris.

Oleh: Hikmayani, SST
ASN Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkep

Awal Maret, sejumlah media memberitakan ibu paruh baya yang menuntut ganti rugi dua raksasa penghasil rokok dalam negeri. Didampingi dua pengacara kondang, perempuan 50 tahun itu menuntut karena kecanduan dan mengalami gangguan kesehatan akibat rokok yang konon dikonsumsinya selama puluhan tahun.

Pengaduan dinilai lemah secara hukum karena terlalu subjektif dan tidak didukung bukti relevan. Sempat menuai spekulasi banyak pihak, akhirnya kasus tersebut tenggelam tanpa kejelasan akhir. Tuntutan serupa pernah ada di beberapa negara barat dan dimenangkan oleh penggugat. Meski pertama di Indonesia, munculnya menjadi angin segar. Cukup mengindikasikan tumbuh kesadaran sekaligus kecemasan akan dampak serbuk tembakau berbalut kertas putih.

Sebenarnya, masyarakat mahfum akibat konsumsi rokok bagi kesehatan dan kehidupan mereka. Namun, godaan kenikmatan komoditi kontroversial itu sangat menjanjikan bagi para pecintanya. Lebih dua dekade sudah Kemenkes mencatat banwa prevalensi merokok di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya.

Upaya menekan konsumsi rokok telah digaungkan oleh banyak pihak. Begitupula langkah antisipasi dan akomodir akibat yang ditimbulkan rokok. Apalagi mengingat bahwa dampak merokok berseberangan dengan beberapa target pencapaian SDGs yang saling terkait.

Tembakau membunuh hampir 6 juta orang tiap tahun. Selain itu lebih dari 600 ribu perokok pasif menjadi korban. Peringatan World No Tobacco Day (WNTD) ditetapkan WHO untuk membangun kesadaran global akan bahaya penggunaan tembakau, menyebarluasnya kebiasaan merokok, dan dampak buruk bagi kesehatan.

Dilansir dari Reuters (2017), WHO menyatakan merokok 'membakar' uang lebih dari US$1 triliun per tahun dan membunuh satu dari tiga orang pada 2030. 'Pembunuhan' massal tersebut disebut sudah mulai sejak saat ini.

Selaras dengan fokus dunia pada WNTD tahun ini, Tobacco breaks heart, Kemenkes mengusung tema nasional: Rokok Penyebab Sakit Jantung dan Melukai Hati Keluarga.

Jantung berharga bagi kehidupan
Prevalensi rokok di Indonesia berkorelasi positif dengan kasus penyakit tidak menular (PTM). PTM yang berpotensi muncul akibat merokok antara lain penyakit jantung dan pembuluh darah (CVD), kanker, diabetes maupun gangguan saluran pernafasan. Menurut WHO, kematian yang disebabkan 4 penyakit itu di Indonesia mencapai 23,1%, menempatkan di urutan 4 dari 10 negara ASEAN. Angka ini juga lebih tinggi dari rata-rata dunia yang hanya mencapai 19,4%.

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit dengan mortalitas dan morbiditas tinggi. Penyakit jantung koroner merupakan salah satu jenis penyakit kardiovaskular menjadi penyebab 26,4% kematian di Indonesia. Angka ini lebih tinggi dari angka kematian akibat kanker.

Perokok muda (usia di bawah 18 tahun) memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskuler, yang juga berpotensi meningkatkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian prematur. Selama 1995-2013, Kemenkes mencatat prevalensi perokok remaja laki-laki meningkat lebih dua kali lipat, sedangkan remaja perempuan meningkat sepuluh kali lipat.

Dari Susenas BPS, selama 2015 dan 2016 persentase laki-laki di bawah 18 tahun merokok sangat tinggi dibandingkan perempuan. Ini salah satu faktor yang melestarikan fakta Angka Harapan Hidup perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Selain itu, dari Susenas juga diperoleh bahwa tidak ada perbedaan signifikan tingkat merokok remaja di perdesaan dan perkotaan, meskipun secara setiap tahunnya lebih besar di perdesaan.

Longgarnya regulasi terkait penjualan rokok kepada anak di bawah umur, serta abainya para orang tua dan pendidik berkontribusi terhadap tingginya perokok remaja. Cukup mencengangkan, dari Susenas 2016 BPS, diperoleh sekitar 4,44% perokok umur 10-12 tahun, rata-rata menghabiskan >= 25 batang rokok tiap harinya. Kondisi yang miris.

Sayangi Keluarga
Tobacco Atlas (2015) menunjukkan 2 dari 3 orang laki-laki dewasa Indonesia adalah perokok, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah perokok laki-laki dewasa tertinggi di dunia.

Belakangan ini, sejumlah kasus kematian bayi dan balita akibat terpapar asap rokok yang dikonsumsi orang dewasa pernah mewarnai pemberitaan tanah air. Keguguran dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) juga diduga kuat akibat CO2 dari asap rokok.

Nilai kesehatan, kesejahteraan keluarga dan masa depan anak cucu tergadaikan oleh kenikmatan candu. Padahal hampir setiap agama mengajarkan pemeluknya untuk tidak melakukan hal yang membawa keburukan bagi diri, keluarga dan sekitar.

Data Susenas 2017 menunjukkan rata-rata jumlah konsumsi rokok di perkotaan 78 batang per minggu sedangkan di perdesaan 84 batang per minggu. Di perkotaan maupun perdesaan, rokok menjadi komoditi terbesar kedua yang memengaruhi kemiskinan. Tidak sedikit rumah tangga pendapatan menengah ke bawah, proporsi belanja rokok lebih besar dari belanja lauk pauk sumber protein. Bahkan mengalahkan belanja kesehatan dan pendidikan.

Di sisi lain, ASEAN Tobacco Atlas (2016) mencatat remaja pengonsumsi minuman keras naik dari 4,9% (Riskesdas 2007) menjadi 23% (Gerakan Nasional Anti Miras 2014). Maka bertambah lagi kecemasan terhadap para perokok remaja. Sangat tidak diharapkan kelak sebagian di antara mereka akan mencoba alkohol, dan akhirnya narkoba. Senada dengan itu, penelitian di Universitas Colombia Amerika Serikat beberapa tahun yang lalu menunjukkan, para perokok remaja akan cenderung minum alkohol 5 kali lipat, dan menggunakan mariyuana 13 kali lipat dibandingkan remaja yang tidak merokok.

Bukan hanya cukai dan harga rokok yang harus dikawal pemerintah. Sosialisasi yang masif bagi masyarakat hendaknya dilakukan berkesinambungan bahkan melibatkan public figure. Tidak sedikit pesohor dunia maupun tanah air yang berhasil meninggalkan kebiasaan merokok demi keluarganya. Tercatat mantan presiden AS Barack Obama, selebrita cantik Cameron Diaz dan Kate Hudson, juga pelawak Indro ‘Warkop’ dan aktris senior Widyawati.

Sungguh diperlukan keseriusan semua pihak dalam mengendalikan konsumsi rokok dan zat adiktif lain yang mengancam keberlangsungan hidup bangsa. Jika pandemi adiktif tidak dikendalikan maka akan menjadi rintangan besar bangsa ini mencapai target SDGs. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bakayoko Berterima Kasih ke Milan, Nzonzi Janjikan Juara pada Roma

FAJARONLINE.CO.ID, MILAN—Dua pemain internasional Prancis hengkang ke Serie A musim panas ini. Tiemoue Bakayoko meninggalkan Chelsea untuk...
 

Kalau Tak Bahagia, Messi Sebaiknya Pensiun dari Timnas Argentina

FAJARONLINE.CO.ID, BUENOS AIRES—Lionel Messi meninggalkan teka-teki terkait masa depannya di tim nasional Argentina. Kabarnya, El Messiah tidak...
 

Legenda MU Kompak Pesimis Mourinho Bisa Juara Musim Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Mengawali musim 2018/2019 dengan kemenangan tak menjamin Manchester United mulus menuju takhta Premier League....
 

Italia Nyatakan Keadaan Darurat Setahun setelah Bencana Jembatan Tewaskan 39 Orang

 FAJARONLINE.CO.ID, GENOA—Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte hari ini mengumumkan keadaan darurat selama setahun di wilayah Liguria...
 

Gubernur Intruksikan Larangan Merokok, Kadis Pariwisata Asyik Merokok Saat Pelantikan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Baru sehari setelah Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menginstruksikan kawasan Gedung Kantor Gubernur Sulsel...
 

Parah, Ibu Guru Bugil di Ranjang, di Bawahnya Ada Siswi Perempuan

FAJARONLINE.CO.ID, PAISLEY—Seorang guru sekolah ditemukan terbaring bugil di tempat tidur dengan seorang murid berusia 17 tahun berada di...
 

Gubernur Intruksikan Larangan Merokok, Tapi Kadis Pariwisata Asyik Merokok Saat Pelantikan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Baru sehari setelah Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menginstruksikan kawasan Gedung Kantor Gubernur Sulsel...
 

Jadwal Liga Inggris, Spanyol, dan Italia Akhir Pekan Ini

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Liga Italia dan Spanyol akan dimulai akhir pekan ini. Sementara Liga Inggris akan memasuki pekan kedua. Berikut...
 

Bawaslu Sulsel Juara Umum, Panwaslu Makassar Terbaik Pengawasan Tahapan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sulsel meraih enam penghargaan pada “Bawaslu Award 2018”, Rabu (15/8/2018) malam di Hotel Bidakara,...
 

24 Siswa Tenggelam di Sungai Nil, Perahu Terbalik saat ke Sekolah

FAJARONLINE.CO.ID, KHARTOUM—Sebanyak 24 anak-anak tenggelam di tengah Sungai Nil di Sudan ketika mereka akan berangkat ke sekolah pada Rabu...
 

4 Fakta Jokowi Sebenarnya Pilih Mahfud MD

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Joko Widodo memutuskan nama Ma'ruf Amin sebagai pendamping. Namun menurut Mahfud MD, Jokowi sebenarnya telah lebih...
 

Madrid Jebol 4 Kali di Piala Super Eropa, Lopetegui Merasa Ada yang Tidak Normal

FAJARONLINE.CO.ID, TALLINN—Real Madrid gagal meraih hattrick juara Piala Super Eropa. Dalam laga kontra Atletico Madrid, mereka kalah 2-4 lewat...
 

Atletico Juara Piala Super Eropa, Simeone Singgung Final Liga Champions

FAJARONLINE.CO.ID, TALLINN—Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid untuk menjuarai  Piala Super Eropa di A Le Coq Arena, Tallinn, Estonia,...
 

Ditemui Prabowo-Sandi, JK Tegaskan Berdiri di Tengah

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Bakal calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedang sibuk melakukan...
 

Menakar Urgensitas Syarat Kesehatan

Setelah Paslon dalam Pipres resmi terdaftar di KPU, mereka diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Urgensi...
 

IPW: Pada Era Jokowi Sistem Urut Kacang Polri Ditabrak

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis menjadi calon kuat pengganti Komjen Pol Syafruddin sebagai Wakapolri. Namun,...
 

Jainuri, Kopda Penyelamat Puluhan Penumpang KM Lestari Maju

* Tak Sangka Dipanggil ke Istana Tragedi KM Lestari Maju di perairan Selayar, menjadi titik balik baginya. Presiden RI Joko Widodo...
 

Bupati di Ujung Kesabaran; Ambulans Mogok, Dokter Piket Tidur di Rumah

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI - Sebuah mobil ambulas yang membawa pasien rujukan, mogok di Mahalona, Luwu Timur, beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Luwu...
 

Tingkatkan Pelayanan, GM Baru Angkasa Pura I Akan Tambah Kursi di Bandara

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS -- Setelah resmi menggantikan Cecep Marga Sonjaya sebagai General Manager PT Angkasa Pura I (Persero), Wahyudi memiliki...
 

Waspada...Jangan Parkir Dolar di Luar Negeri

  FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Stok dolar untuk membiayai impor terus tergerus. Makanya, eksportir diimbau untuk tidak memarkir dolarnya di...
 

Ruang Biro Humas Jadi Jadi Lounge untuk Tamu di Kantor Gubernur

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Tamu-tamu pemprov tak akan lagi menumpuk di ruang kerja gubernur. Mereka akan diterima di Lounge yang akan...
 

Tim Transisi Minta Soni Tak Urusi Penataan Birokrasi, Percayakan Ke Gubernur Baru

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR— Tim Transisi Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) meminta Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono tak...
 

Resmi Digunakan Pedagang, Taufan Pawe Tinjau Pasar Sumpang Minangae

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Wali Kota Parepare, Taufan Pawe melakukan peninjauan dan syukuran atas ditempatinya los pasar pasca renovasi Pasar...
 

Bupati Enrekang Enggan Disebut Dibalik Keterpurukan PAN

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG— Dicoretnya seluruh Bacaleg PAN di Dapil I untuk Pileg Enrekang 2019 dari KPU Enrekang akibat tidak terpenuhinya...
 

Cerai Gegara Sering Dibilangi Encer

Donwori tak terima dengan tuduhan Karin. Apalagi sangkaannya tak berdasar. Setiap kali memadu kasih, omongan encer terus berulang terucap dari...

Load More