Fajar

  Breaking News

Beginilah Perjalanan Panjang UU Terorisme sebelum Direvisi

Ilustrasi: Anggota polisi sedang mengamankan lokasi usai melakukan penggerebekan teroris.
Nasional - 25 Mei 2018, 16:19:25

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah perjalanan panjang akhirnya DPR mengesahkan UU tentang Pemberantasan Tidak Pidana Terorisme menjadi UU. Semua fraksi yang ada di DPR pun sepakat tidak ada pandangan mengenai UU tersebut untuk disahkan.

Sekadar menelisik ke belakang, UU tersebut dikebut penyelesaiannya setelah adanya teror bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur yang dilakukan oleh Dita Oepriyanto bersama dengan keluarganya.

Setelah itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta kepada DPR untuk segera menyelesaikan Revisi UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindk Pidana Terorisme. Bahkan Jokowi menegaskan apabila sampai Juni tidak rampung. Maka dirinya akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perppu.

Namun DPR menolak dikatakan sengaja membuat lambat revisi UU tersebut. Ketua Pansus Antiterorisme Muhammad Syafii mengatakan yang membuat lambat sebenarnya dari pemerintah sendiri. Pemerintah dua kali meminta penundaan penyelesaian revisi tersebut karena masih adanya perbedaan pandangan mengenai definisi terorisme.

Lantas bagaimana perjalanan panjang ‎ Revisi UU Nomor 15/2003 tersebut, yang diketahui awal pembahasannya sejak tahun 2016. JawaPos.com pun coba merangkumnya.

14 Januari 2016
‎Terjadinya aksi teror di kawasan Sarinah-Thamrin. Belakangan diketahui dalang dari aksi tersebut adalah Aman Abdurra‎hman.

15 Januari 2016
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan pun lantas bergerak cepat dan meminta DPR sengera melakukan Revisi UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Terorisme.

21 Januari 2016
Revisi UU tersebut disepakati untuk masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas. Hal itu karena pemerintah menginginkan DPR segera melakukan pembahasan revisi mengingat perlu adanya tindakan preventif ke pelaku teror.

25 Februari 2016
DPR resmi membentu Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Antiterorisme dengan Ketua Pansus Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii.

4 Maret 2016
DPR protes pemerintah yang mencantumkan usulan Pasal 43A soal penahanan selama 6 bulan tanpa status hukum jelas. Anggota Pansus Revisi Antiterorisme Arsul Sani bahkan menyebutnya sebagai pasal 'Guantanamo'

15 Maret 2016
Para penggiat hak asasi manusia (HAM) tidak sepakat keterlibatan TNI dalam Revisi UU Terorisme. Seperti merujuk Pasal 43H revisi ‎UU tersebut.

27 April 2016 
Pansus Antiterorisme menggelar rapat perdana untuk meminta persetujuan kepada masing-masing fraksi yang ada di DPR.

25 Juli 2016
Pansus Revisi UU Terorisme menggelar rapat bersama pakat hukum pidana, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), dan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) membahas daftar inventarisasi masalah (DIM) tentang revisi tersebut.

14 Desember 2016
Diputuskan Revisis UU Terorisme menekankan pada tiga hal pencegahan, penindakan dan pengananan korban terorisme.

24 Mei 2017
Terjadi bom bunuh diri di sekitaran Terminal ‎Kampung Melayu. Dalam peristiwa tersebut tiga anggota kepolisian meninggal saat menjaga pawai obor.

28 Mei 2017 
Menkumham Yasonna H Laoly berharap ke DPR segara tancap gas menyelesaikan Revisi UU tentang Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme‎. Yasonna meminta perlu ada payung hukum yang jelas dalam menindak pelaku dan juga jaringan terorisme.

13 Mei 2018
Terjadi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur yang dilakukan oleh Dita Oepriyanto bersama dengan keluarganya.

14 Mei 2018 
Bom bunuh diri mengguncang Mapolres Surabaya. Bom tersebut diledakan oleh kendaraan roda dua tepat di gerbang Polres.

14 Mei 2018 
Presiden Jokowi meminta DPR segera merampungkan Revisi UU tentang Tindak Pidana Terorisme pada Juni 2018 mendatang. Jika belum juga selesai maka dirinya bakal mengeluarkan Perppu.

16 Mei 2018
Ketua Pansus Antiterorisme, Muhammad Syafii menegaskan Presiden Jokowi seperti menyalahkan DPR yang lama menyelesaikan UU tersebut. Padahal sebenarnya dua kali pemerintah menunda pembahasan karena belum adanya kesepakatan mengenai definisi terorisme.

24 Mei 2016
Pansus Antiterorisme menggelar rapat kerja dengan pemerintah dalam pengambilan keputusan tingkat pertama. Hasilnya diputuskan definisi terorisme dimasukan fraksa politik, ideologi dan keamanan.

25 Mei 2018
Rapat paripurna mengesahkan Revisi UU Nomor 15/2003 ‎tentang Tindak Pidana Terorisme menjadi UU. Akhirnya setelah dua tahun perjalannya revisi itu menjadi UU.

 

(gwn/JPC)

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Rasid

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Masuk Rujab Saokotae, Ustad Syahruddin Doakan Walikota Judas Dapat Berkah

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Walikota Palopo, HM Judas Amir melakukan doa dan dzikir saat masuk rumah jabatan di Saokotae, Senin 22 Oktober....
 

Warga Keluhkan Jalan yang Berdebu, Anak-anak Bisa Terkena ISPA

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Insfratruktur jalan di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo mendapatkan sorotan warga. Sebab ruas kabupaten tersebut bisa...
 

Saiful Haq Tuding Program Generasi Emas dari Prabowo Pakai Data Palsu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Program generasi emas atau gerakan emak-emak minum dan bayi minum susu yang digalakkan oleh tim Prabowo-Sandiaga...
 

PSM Makassar Kantongi Lisensi Klub Profesional AFC

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- PSM Makassar mengantongi lisensi klub profesional AFC. Manajemen klub berjuluk Pasukan Ramang itu memastikannya...
 

Belanja Pemkab Lutim Tembus Rp1,580 Triliun 2019

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menyerahkan Draf Ranperda Tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan...
 

Bupati Husler Beri Bantuan Pangan Non Tunai ke Warga

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menyerahkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada beberapa perwakilan penerima...
 

BRI Bantu Pemda Mobil Operasional Optimalkan Layanan Periksa Payudara

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, menerima bantuan mobil operasional keliling layanan periksa payudara dan pap smear...
 

Pangkep Kembali Peroleh Penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2018

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Pemerintah Kabupaten Pangkep patut berbangga, pasalnya Kabupaten Pangkep, bakal menerima penghargaan Anugerah Pandu...
 

Sambut HUT ke-50, Tonasa Gelar Lomba Fotografi Hingga Sunatan Massal

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP -- Menyambut tahun emas ke-50, PT Semen Tonasa akan menggelar berbagai kegiatan lomba. Diantaranya, Fun Cross Photografi...
 

Ledakan Tambang di Tiongkok, 18 Pekerja Terperangkap dan Dua Orang Tewas

FAJARONLINE.CO.ID -- Dua orang tewas dan 18 orang terperangkap di sebuah tambang batu bara di Tiongkok Timur pada Minggu (21/10). Korban tewas...
 

Karena Pilkada, Dua Kapolres di Sulsel Batal Dimutasi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sejumlah Kapolres di Jajaran Polda Sulsel Berganti. Rotasi ini berdasarkan Surat Telegram Rahasia dengan nomor:...
 

Terdakwa Kasus Penyalahgunaan Narkotika Divonis Delapan Bulan Rehabilitasi

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Andi Arjab Mattotorang divonis delapan bulan penjara diganti dengan masa...
 

Walikota akan Benahi Program Ratona TV

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Walikota Palopo, HM. Judas Amir yang baru dilantik untuk periode kedua kalinya akan melakukan pembenahan di berbagai...
 

2019, RS Ainun Habibie Diguyur Rp32 M

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Megaproyek RS tipe B Plus, Ainun Habibie, dijamin berlanjut tahun depan. Anggaran yang disiapkan Rp32 miliar. Kepala...
 

PPM Al-Ikhlas Peringati Hari Santri

FAJARONLINE.CO.ID, POLMAN -- Pondok Pesantren Modern (PPM) Al-Ikhlas Lampoko, Polman memperingati Hari Santri Nasional, Senin, 22 Oktober 2018....
 

PKS Tetap Berharap Dukungan GARBI

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU-- Meski sudah keluar dari struktur partai, sejumlah mantan pengurus PKS yang bergabung ke ormas Gerakan Arah Baru Indonesia...
 

Tunjangan Penghasilan Pegawai Enrekang Dihapus

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Enrekang tidak lagi menikmati tunjangan penghasilan (TP). Kini...
 

Santri Perlu Mainkan Peran Rawat Perdamaian

FAJARONLINE.CO.ID, BANTAENG --- Puncak hari santri nasional di Kabupaten Bantaeng digelar di Pantai Seruni, Senin, 22 Oktober. Caleg DPRD Bantaeng...
 

Preview Arsenal vs Leicester City: Awas Lacazette

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Alexandre Lacazette sedang on fire bersama Arsenal. Leicester City yang akan bertamu ke Emirates, Selasa, 23 Oktober,...
 

Tunjangan Penghasilan Pegawai Enrekang Dihapus

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Kabupaten Enrekang tidak lagi menikmati tunjangan penghasilan (TP). Kini...
 

Seminggu, Polisi Tangkap Tiga Lelaki Cabul

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Perempuan harus semakin waspada kala sendirian, baik dalam berkendara maupun berada di rumah. Pasalnya, beberapa...
 

Sah! Iwan Asaad Jabat Sekkot Parepare

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Setelah melalui proses lelang jabatan, posisi Sekkot Parepare akhirnya diisi Iwan Asaad. Dia dilantik Wali kota...
 

Otak Pembakaran di Jl Tinumbu Tewas di Lapas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Otak pembakaran di Jalan Tinumbu, Makassar, Akbar Daeng Ampu (32), ditemukan tewas di dalam ruang isolasi Lembaga...
 

Jadwal Liga Champions Rabu dan Kamis Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Matchday ketiga Liga Champions akan berlangsung Rabu dan Kamis tengah pekan ini. Berikut jadwalnya dikutip dari...
 

Sebelum Dibunuh, Jamal Khashoggi Berbicara dengan Putra Mahkota Saudi di Telepon

FAJARONLINE.CO.ID, ISTANBUL—Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman dilaporkan berbicara di telepon dengan wartawan Jamal Khashoggi...

Load More