Fajar

  Breaking News

Menakar Janji Politik Para Cagub

Ayub Parlin Ampulembang
Opini - 25 Mei 2018, 12:05:33

Sebentar lagi rakyat Sulsel akan memilih Cagub Sulsel untuk periode 5 tahun ke depan. Sudah selayaknya pilihan jatuh kepada Cagub berkualitas yang dipilih berdasarkan keampuhan janji-janji politiknya.

Oleh: Ayub Parlin Ampulembang
Staf BPS Provinsi Sulawesi Selatan

Sudah menjadi kebiasaan, menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), para kandidat berlomba-lomba mempromosikan diri serta menjanjikan program untuk kesejahteraan rakyat. Berbagai janji politik dilemparkan, dengan harapan masyarakat terpengaruh dan menjatuhkan pilihan kepadanya. Sayangnya janji tersebut seringkali tidak disertai dengan penjelasan logis untuk mencapainya. Sehingga ketika terpilih, janji tersebut tidak dapat ditepati dan dengan cepat dilupakan dengan seribu satu macam alasan.

Masalah pengangguran, pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan seringkali menjadi primadona statistik dalam janji politik yang dijual kepada masyarakat. Tentu dengan iming-iming pengangguran rendah, pertumbuhan ekonomi tinggi serta kemiskinan yang rendah. Namun sejatinya, tinggi rendahnya indikator tersebut sebenarnya tidak serta merta berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat. Karena itu, seharusnya para Cagub tidak hanya fokus pada janji besaran “angka” tinggi rendahnya indikator tersebut, tetapi juga memperhatikan syarat lainnya agar indikator tersebut berkualitas dan memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan kesejahteraan rakyat.

Dalam teori sosial ekonomi, pengangguran dan kemiskinan memang memiliki hubungan yang searah. Dimana semakin rendah pengangguran maka semakin rendah kemiskinan, demikian pula sebaliknya. Hal ini dapat dipahami, karena ketika seseorang tidak menganggur, berarti mempunyai pekerjaan dan penghasilan, sehingga dengan penghasilan yang diperoleh dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika kebutuhan hidup terpenuhi, maka tidak akan miskin. Namun nyatanya, teori tersebut lebih banyak berlaku di negara maju, yang umumnya berpenghasilan diatas upah minimum yang berlaku di negara mereka.

Kondisi berbeda terjadi di negara berkembang seperti di Indonesia, dimana penduduknya lebih banyak bekerja di sektor informal dengan penghasilan dan upah yang lebih kecil. Akibatnya pengangguran rendah tidak serta merta mencerminkan kondisi kesejahteraan daerah yang lebih baik, bahkan sebaliknya. Hal ini disebabkan karena mereka “terpaksa bekerja” (tidak menganggur), karena ketika mereka menganggur maka tidak ada sumber lain yang dapat digunakan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Malah tidak jarang dari mereka melibatkan sebagian besar anggota rumah tangganya (ART) untuk bekerja, karena penghasilan kepala rumah tangga saja tidak cukup untuk membiayai kehidupan seluruh ART. Akibatnya, meskipun pengangguran rendah, tetapi tetap miskin karena upahnya yang kecil.


Hal ini menunjukkan bahwa target para Cagub saat ini, harusnya tidak berhenti pada menurunkan angka pengangguran saja, tetapi juga memperhatikan kualitas pekerjaan yang digeluti oleh sebagian besar penduduknya. Jika pengangguran rendah tetapi didominasi oleh sektor-sektor informal tentu tidak berpengaruh besar terhadap perbaikan ekonomi rakyat. Karena itu perlu dipikirkan, bagaimana membina sektor ini agar aktivitas bekerja tidak hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas hidup mereka. Pembinaan dapat dilakukan misalnya dengan bantuan permodalan, peningkatan keterampilan kerja, peningkatan kualitas produk, kemudahan bahan baku, perluasan pasar dan lainnya.

Tidak hanya itu, penurunan angka pengangguran terdidik justru harus menjadi fokus usungan program para Cagub. Banyaknya pengangguran terdidik menunjukkan bahwa pekerjaan saat ini, belum cukup mampu menampung SDM dan potensi besar yang dimiliki oleh masyarakat. Sehingga harusnya hal ini menjadi ujian besar bagi para kandidat untuk menyusun program yang lebih tepat dan lebih rasional, tentang bagaimana menurunkan angka pengangguran terdidik ini.

Senada dengan itu, pertumbuhan ekonomi yang tinggi ternyata tidak secara langsung berpengaruh terhadap penurunan kemiskinan dan pengangguran. Perlu dipahami bahwa pertumbuhan ekonomi dihitung dari akumulasi nilai tambah banyak sektor. Sehingga meskipun pertumbuhan ekonomi sangat tinggi, tetapi jika lebih disebabkan tumbuhnya sektor-sektor yang tidak menyerap banyaknya tenaga kerja berkualitas, tentu dampaknya tidak banyak berpengaruh terhadap penurunan pengangguran maupun kemiskinan. Justru lebih berkualitas, jika pertumbuhan ekonomi sedikit lebih rendah tetapi diperoleh dari tumbuhnya semua kegiatan ekonomi dan utamanya yang banyak digeluti oleh masyarakat luas. Bukan hanya pada aktivitas usaha sektor-sektor berskala besar yang tidak berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan perbaikan kehidupan rakyat banyak.

Karena itu perbaikan dibidang kemiskinan, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi harusnya dicapai secara holistik, bukan secara parsial. Ketika pengangguran rendah namun kemiskinan tinggi, ataupun pertumbuhan ekonomi tinggi namun kemiskinan dan pengangguran juga tinggi, harusnya menjadi warning bagi para Cagub, bahwa ada yang tidak beres dalam manajemen pembangunan daerah. Sehingga ketika nanti mereka terpilih dan sudah menjalankan program-programnya, jangan bangga apalagi membesar-besarkan indikator yang membaik saja, seolah-olah telah berhasil melakukan pembangunan. Sementara yang memburuk ditutup-tutupi seperti tidak terjadi apa-apa.

Untuk itu mari kita menakar janji-janji politik dari para Cagub, paling tidak dengan menakar program mana yang sekadar janji manis dan program mana yang betul-betul dapat direalisaikan untuk perbaikan kesejahteraan rakyat 5 tahun kedepan. Dengan begitu harapan kita untuk mendapatkan Cagub berkualitas dapat terwujud. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Samurai Biru Sabet Kolombia dan Pimpin Grup H

FAJARONLINE.CO.ID, MORDOVIA—Jepang sukses membalas kekalahan mereka di Piala Dunia 2014. Menghadapi Kolombia di Mordovia Arena, Selasa, 19 Juni...
 

Ribuan Alumni Smansa Pangkep Kumpul di Bawah Gemerlap Lampu

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP - Masih dalam rangkaian Reuni Nasional (Renas). IKA Smansa Pangkep berkumpul kembali memadati halaman sekolah, Selasa malam...
 

Hari Terakhir Cuti Lebaran, Puncak Sarangan Padat

FAJARONLINE.CO.ID, MAGETAN - Momentum mudik Lebaran benar-benar dimanfaatkan para pekerja dan warga. Hari terakhir cuti bersama, tempat wisata ramai...
 

Pasien Diare dan Kecelakaan Dominasi RS

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Jelang libur Lebaran hingga tiga hari pasca lebaran, puskesmas dan rumah sakit didominasi oleh pasien kecelakaan dan...
 

Lihat... Kertas Suara Pilgub Mulai Disortir

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Petugas menyortir surat suara Pilgub Sulsel di Kantor KPU Makassar, Selasa (19/6/2018). (FOTO-FOTO: ABE...
 

30 Tahun Lulus, Alumni 88 Smansa Polewali Pakai Lagi Seragam Sekolah

FAJARONLINE.CO.ID, POLEWALI - Mengenang 30 tahun masa belajar di sekolah, alumni 88 SMA Negeri 1 Polewali, menggelar reuni dengan tema Back to...
 

Laporkan Media Online, Kubu Prof Andalan Mengaku Sudah Tahu Dalangnya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Tim hukum paslon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) melaporkan sebuah domain; tintasulsel.com le...
 

Di Sini Anda Bisa Memesan Sate Kelinci, Rp15 Ribu Per Porsi

FAJARONLINE.CO.ID, MAGETAN - Sate ayam dan sapi, mungkin sudah lumrah bagi sebagian orang. Namun, untuk sate kelinci, barangkali masih banyak yang...
 

Belikan HP Baru, Mantan Walikota Tiduri ABG Setiap Minggu

FAJARONLINE.CO.ID, GODALMING—Seorang mantan walikota Godalming bernama Simon Thornton ditangkap baru-baru ini. Penangkapan dilakukan setelah...
 

Adnan Muis, Ketua Umum SMANSA Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Adnan Muis resmi ditetapkan sebagai ketua umum IKA SMAN 1 (SMANSA) Pangkep periode 2018-2022 dalam mubes yang...
 

Indah Sunset di Kota Kelahiran Habibie

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE - Warga menikmati panorama matahari tenggelam dari ketinggian Kota Parepare, di Jalan Jenderal Sudirman, Selasa...
 

SSI : Lagi Prof Andalan Unggul 37,07 Persen, NH-Azis dan IYL Cakka Tertinggal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Lembaga Survei Script Survei Indonesia (SSI) merilis survei terbaru terkait elektabilitas kandidat calon Gubernur dan...
 

Sadar Luwu Raya Basis Dua Bersaudara, NA Bilang Begini

FAJARONLINE.CO.ID, LUWU - Calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah terus bersafari ke Luwu Raya. Namun dia pun menyadari bahwa Cilallang, Bajo dan Luwu...
 

Bupati dan Wabup Wajo akan Kompak Hadiri Halalbihalal Kemawa

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO - Halalbihalal Kesatuan Masyarakat Wajo (Kemawa) yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus baru akan dihadiri Bupati Wajo,...
 

Meriahkan Rembuk Nasional di Monas, Eks AMPD Pilih Naik Kapal Laut

Fajaronline.co.id, Makassar -- Ribuan aktivis gerakan mahasiswa 98 se-Indonesia diagendakan akan menghadiri Rembuk Nasional di Lapangan Monas,...
 

Bidik PON, Percasi Sulsel Cari Pecatur di Porda

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dua edisi terakhir penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON), Sulsel selalu gagal meloloskan atlet pada cabang...
 

Warga Bajo ini Salam IYL-Cakka di Samping Helikopter NA

FAJARONLINE. CO. ID, BELOPA- Banyak cara simpatisan menunjukkan dukungannya pada pasangan Icsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka). Dari cara...
 

Lakukan Pengaturan Lalu Lintas, Angkasa Pura Siapkan Helper

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Guna memperlancar mekanisme keberangkatan dan kedatangan penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pihak...
 

SDN 31 Panaikang Terima Bantuan 800 Judul Buku

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Sekolah ini telah mendapat bantuan buku bacaan dan buku teks sebanyak 800 judul dengan sekitar 3500 eksamplar dari...
 

Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Alumni Padati Fun Walk Renas IKA Smansa Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP -- Reuni Nasional (Renas) dan Musyawarah Besar (Mubes) IKA Smansa Pangkep berlangsung, Selasa (19/6/2018). Kegiatan itu...
 

Preview Mesir vs Rusia: Tolong, Mohamed Salah

FAJARONLINE.CO.ID, SAINT PETERSBURG—Laga hidup mati bakal dilakoni Mesir saat menghadapi tuan rumah, Mesir di Krestovsky Stadium, St....
 

Preview Polandia vs Senegal: Bobol Benteng Afrika

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Polandia menjadi favorit utama di Grup H. Kuda hitam asal Afrika, Senegal akan menguji status itu dalam duel kedua...
 

Preview Kolombia vs Jepang: Samurai Biru Tak Gentar

FAJARONLINE.CO.ID, SARANSK—Jepang bertekad mengikuti jejak Iran. Mereka akan menghadapi Kolombia di laga perdana Grup H tanpa perasaan gentar...
 

Rumah Zakat Serahkan Kambing ke Warga Miskin

Fajaronline.co.id, Gowa -- Rumah Zakat pada Program Ternak Berdaya menyerahkan kambing indukan sebagai upaya memberdayakan masyarakat miskin di...
 

Tikam Kakeknya 120 Kali, Wanita Ini Dipenjara 13 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID, SOUTH YORKSHIRE—Seorang wanita yang membunuh kakek tirinya pada Hari Natal tahun lalu dengan menikamnya lebih dari 120 kali...

Load More