Fajar

  Breaking News

Kemenangan Anwar Ibrahim bagi Indonesia

A.Makmur Makka
Opini - 24 Mei 2018, 14:10:11

Belum seminggu dibebaskan dari penjara Cheras, Anwar Ibrahim sudah berada di Jakarta bertemu BJ Habibie, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Said Aqil Siradj Ketua Umum PB NU.

Oleh: A.Makmur Makka
Pengurus di THC Jakarta

Acara yang mendapat liputan dan sorotan luar biasa dari media adalah pertemuan Anwar Ibrahim dengan BJ Habibie hari Minggu ( 20/5) di Jalan Patra Kuningan. “Saya datang karena diundang Pak Habibie”, kata Anwar Ibrahim kepada media. Silaturahim Anwar Ibrahim ke BJ Habibie sebetulnya sudah hal biasa. Setiap lepas dari penjara Malaysia ( 2004/2008/2012) Anwar Ibrahim berkunjung ke Jakarta menemui BJ Habibie, tokoh idola dan sahabatnya. Demikian pula BJ Habibie selalu tidak absen menemui Anwar Ibrahim jika berkunjung ke Malaysia, semenjak menjadi Menristek, Presiden dan mantan Presiden. Tahun 2004, BJ Habibie dengan almarhumah Ainun istrinya, secara khusus berkunjung ke Alpha Clinic Muenchen Jerman menengok Anwar Ibrahim yang menjalani operasi bahu dan selanjutnya pertemuan dilanjutkan di kediaman BJ Habibie.

Selain persahabatan dan perasaan kekeluargaan, apa yang selalu menarik dari pertemuan antardua tokoh ini. Pada masa Reformasi tahun 1998, ketika BJ Habibie menjabat Presiden ke-3 Republik Indonesia, Anwar Ibrahim menjadi Menteri Keuangan Malaysia, pada saat kedua negara mengalami krisis keuangan, Anwar Ibrahim dan BJ Habibie biasa berdiskusi di Jakarta. Mereka berbicara mengenai situasi krisis negara masing-masing, soal bantuan IMF, dll. Anwar waktu itu memegang posisi penting di IMF sebagai Kepala Development Committee of the World Bank and IMF.

Hubungan antara BJ Habbie dan Anwar Ibrahim, bukan persahabatan biasa, Anwar Ibrahim sangat terinspirasi dengan gerakan reformasi yang digulirkan pemerintahan BJ Habibie di Indonesia (1998). Pada saat yang sama Anwar ingin reformasi dan suasana demokrasi di Indonesia dijadikan momentum gerakan reformasi di Malaysia. Antara lain digulirkannya kebebasan pers, pembebasan tahanan politik, kebebasan berserikat, pemberian otonomi penuh kepada daerah, sistem pemilu yang transparan, sistem hukum yang tidak diintervensi pemerintah. Semua ini juga menjadi obsesi Anwar Ibrahim dengan gerakannya dalam Pakatan Rakyat-Pakatan Harapan.

Anwar sebagai pimpinan partai oposisi bersama partai sekutunya mengadakan demo besar-besar di Kuala Lumpur. Anwar kemudian ditangkap dan dipenjarakan 20 September 1998 dengan tuduhan antara lain, menggerakkan “rasuah”, korupsi, dan mengintervensi polisi. Pada waktu itu, Anwar Ibrahim telah lima kali malang-melintang dalam kabinet dan terakhir sebagai Timbalan Perdana Menteri (1993-1998) atau Wakil PM dibawah Tun Mahathir Muhammad. Menurut kebiasaan di Malaysia, menteri yang telah menjabat Menteri Pendidikan adalah bakal calon Perdana Menteri. Anwar telah pernah menjabat Menteri Pendidikan 1986-1990. Maka dialah yang disebut-sebut akan menjadi pengganti Mahathir.

Tetapi apa yang terjadi kemudian? Mahathir, menganggap Anwar sangat pro aktif dan sangat awal mulai menyalib popularitas Mahathir. Untuk melemahkan posisi wakilnya itu, Mahathir mulai mengangkat tokoh pesaing masuk kabinet, seperti Sanusi Junid, Megat Junit, Rahim Tambi Chik Daim Zainuddin, Rafidah Azis, Gaffar Baba. Mereka ini oleh Anwar Ibrahim cs, justru dianggap pejabat tidak bersih. Langkah Mahathir juga mulai mencegat tokoh-tokoh muda UMNO yang pro Anwar. Demikian pula tokoh ulama seperti Mufti Selangor, Dr.Haron Din Al-Hafiz diberhentikan karena tidak sependapat dengan Mahathir soal hukum syariah. Lengkaplah senjata Anwar Ibrahim dan tokoh pembangkang lainnya untuk memerangi sikap otoriter, KKN (meminjam istilah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) dalam pemerintahan Mahathir. Tetapi semua ini berakhir ketika Mahkamah Persekutuan, mengukuhkan tuduhan bahwa Anwar Ibarahim bersalah. Ia kembali masuk penjara September 1998, walaupun keputusan hukum itu dinyatakan sangat berbau politis.

Apa yang berbeda kelak dalam hubungan Indonesia-Malaysia, jika Anwar Ibrahim jadi memimpin Malaysia. Anwar Ibrahim punya ikatan emosional dengan negara serumpun Indonesia. Dibandingkan pejabat mana pun yang pernah memimpin. Anwar datang ke Indonesia (selama ia bebas), kapan saja dia mau. Reformasi Indonesia yang menginspirasinya melacarkan gerakan yang sama di Malaysia, telah dipetik hasilnya. Walaupun beberapa PM Malaysia sebelumnya seperti Tun Razak, Menteri Musa Hitam pernah datang ke Indonesia karena punya leluhur, seperti dilakukan Najib yang menyatakan diri sebagai “Pendekar Bugis”, tetapi semuanya bersifat seremonial belaka. Berbeda dengan Anwar yang sejak menjadi pimpinan pergerakan mahasiswa, sudah terbiasa melawat ke Indonesia, mengenal baik dan bersinergi dengan pimpinan mahasiswa Islam Nurcholish Madjid, Mari’e Muhammad dan terkahir Adi Sasono. Waktu BJ Habibie diundangnya berceramah di Unversitas Selangor Malaysia tahun 2012 dan dikecam oleh Zainuddin Midin mantan anggota kabinet, menuduh BJ Habibie “penghianat bagi negerinya dan mencampuri urusan dalam negeri Malaysia karena memenuhi undangan Anwar Ibrahim tokoh pembangkang/oposisi”. Anwar sangat marah, tetapi dengan ucapan satire mengatakan “memang Zainunddin Midin pernah jadi menteri, tetapi kita maklum saja, setiap menteri berbeda-beda kualitasnya”. Sewaktu kesenian “Reog Ponorogo”, ribut dinyatakan sebagai warisan orang Malaysia, di Jakarta Anwar Ibrahim dengan rendah hati mengatakan bahwa hal itu janganlah terlalu dibesarkan. Kami di Malaysia ini saudara muda Indonesia, sejak kecil kami sudah mengenal lagu-lagu Indonesia (sambil menyanyi), kami kagum dengan Indonesia. Ia pun mengeritik jika bahasa yang mereka pakai disebut bahasa Malaysia di negerinya. Ia menyarankan pakailah nama Bahasa Melayu, supaya Malaysia tetap merasa dekat dengan saudara-saudaranya di Indonesia yang berbahasa Melayu.

Setelah koalisi partainya tidak terduga memenangkan pemilihan raya, Anwar Ibrahim datang lagi menemui sahabatnya. Kini ia datang sebagai pemenang untuk melancarkan reformasi di negerinya, menegakkan sistem pemerintahan demokrasi seperti yang mulai dilaksanakan di Indonesia semasa Habibie menjadi presiden.  (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Utak Atik Peluang Lolos Grup G: Belgia Tunggu Hasil Inggris

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Belgia sudah mengantongi enam poin dan punya selisih gol yang sangat bagus. Akan tetapi, mereka belum pasti lolos....
 

Utak Atik Peluang Lolos Grup F: 6 Poin, Meksiko Masih Bisa Tersingkir

FAJARONLINE.CO.ID, ROSTOV—Grup F Piala Dunia baru saja menyelesaikan laga kedua mereka. Meskiko yang sebelumnya menang atas Jerman kembali...
 

Kalah Lagi, Korea Selatan Masih Bisa Lolos ke Babak 16 Besar

FAJARONLINE.CO.ID, ROSTOV—Korea Selatan kembali menelan kekalahan dalam laga kedua Grup F. Menantang wakil CONCACAF, Meksiko, Kesatria Taeguk...
 

Menang Dramatis, Jerman Buka Peluang Lolos ke Fase Knockout

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Juara bertahan Jerman menjaga peluang mereka lolos ke fase knockout Piala Dunia 2018. Itu setelah mereka berhasil...
 

Kecewa dengan Performa Timnas Argentina, Ini Kritik Pedas Maradona

FAJARONLINE.CO.ID -- Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, kecewa berat dengan hasil tim nasionalnya, dalam dua laga di Grup D...
 

Berharap Pilkada Damai, Polres Bantaeng Doa Bersama Lintas Agama

Fajaronline.co.id, BANTAENG -- Pemilihan bupati dan gubernur tersisa empat hari lagi. Berbagai upaya pun dilakukan Polres Bantaeng dalam menciptakan...
 

Andi Akmal: Pammase Menang, Wajo Akan Lebih Maju

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Kampanye kandidat bupati dan wakil bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran SE (Pammase) di Stadion Andi Ninnong, Sengkang,...
 

Keren... Lestarikan Budaya dan Tarik Simpati, KPPS Antar Surat Panggilan dengan Berkostum Adat

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Tampil beda, untuk menarik simpati masyarakat agar antusias datang pada Pilgub nantinya, KPPS melakukan berbagai...
 

Hujan Guyur Panggungnya di Bone, Inul Daratista Tetap Asyik Ngebor 

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Penyanyi dangdut Inul Daratista mengundang perhatian masyarakat Kabupaten Bone. Goyangan khasnya, ngebor, ternyata...
 

Luthfi: Waspadai Pembajakan Demokrasi 

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Siapa pun yang ikut bertanding pasti mau menang. Itu wajar. Termasuk dalam kontestasi pilkada serentak tahun ini....
 

Jembatan Darurat Sudah Bisa Dilalui, Personel Koramil Tetap Siaga Bantu Warga

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Kendaraan roda empat sudah bisa melalui jembatan darurat di Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng, Sabtu, 23 Juni....
 

Brace, Lukaku Pimpin Top Skor Bersama Cristiano Ronaldo

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Bomber andalan Belgia, Romelu Lukaku berhasil menyamai jumlah gol kapten Portugal Cristiano Ronaldo. Menyusul brace...
 

Di Hadapan Masyarakat Bone, Nassar Mengaku Masih Perjaka

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Artis dangdut Nassar menyambangi Kabupaten Bone, Sabtu, 23 Juni 2018. Ia sekaligus mengakui bahwa dirinya masih...
 

Banjir Gol, Belgia Hajar Tunisia dengan Skor 5-2

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Belgia kembali berpesta gol. Menghadapi wakil Afrika, Tunisia dalam laga kedua Grup G Piala Dunia 2018, Setan Merah,...
 

Simpan Sabu-sabu Dalam Helm, Polres Pangkep Amankan Kurir Asal Makassar 

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Setelah mengamankan bandar narkoba yang telah tercatat sebagai DPO sejak 2017 lalu, jajaran Polres Pangkep kembali...
 

Massa di Kampanye Pammase Bikin Merinding 

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO - Puluhan ribu warga Kabupaten Wajo memenuhi Stadion Andi Ninnong dalam kampanye akbar pasangan Amran Mahmud-Amran SE,...
 

Deng Ical Blusukan Sosialisasikan Jagoannya di Pilgub

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Menjelang hari pencoblosan, Syamsu Rizal, sapaan akrab Deng Ical, semakin intens menemui warga.   Hal ini...
 

Jembatan Darurat Rampung, Pengerasan Jalan Dimulai

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Jalan terputus di Kabupaten Bone lantaran longsor telah bisa dilalui kembali. Pembangunan jembatan darurat telah...
 

Rehabilitasi Hutan Mangrove Gandeng Komunitas

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG -- Organisasi konservasi independen, WWF bekerja sama dengan PT Bomar melakukan penanaman bibit mangrove, Sabtu,...
 

Polsek Tompobulu Musnahkan 2000 Liter Ballo

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Polsek Tompobulu berhasil memusnahkan sekitar 2000 liter minuman keras jenis ballo, Sabtu, 23 Juni.Informasi yang...
 

Dua Gol Injury Time, Indonesia U-23 Takluk 1-2 dari Korsel

FAJARONLINE.CO.ID, BOGOR— Tim nasional U-23 Indonesia harus mengakui keunggulan juara Asian Games 2014, Korea Selatan. Dalam laga persahabatan...
 

Tak Kampanye Akbar, Prof Andalan Pilih Blusukan ke Pasar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pasangan calon gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), satu-satunya kandidat tak...
 

Kampanye Berakhir, Tafadal Optimis Basis Utama di Kota 

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Paslon Andi Fahsar M Padjalangi dan Ambo Dalle (Tafadal) semakin optimis menyambut perhelatan Pilkada, 27 Juni...
 

Piala Dunia, Ketua KOHATI Cabang Makassar Jagokan Brasil

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Semarak Piala Dunia 2018 di Rusia tidak hanya dirasakan oleh setiap warga negara yang mengirimkan delegasi timnya ke...
 

Datang dengan Sukarela, Ribuan Massa Padati Kampanye Akbar Sehati

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Ribuan massa dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Sinjai memadati kampanye akbar Andi Seto Gadhista Asapa-Andi Kartini...

Load More