Fajar

  Breaking News

Ditolak Warga dan Keluarga, Jenazah Teroris akhirnya Dimakamkan Petugas

Nasional - 20 Mei 2018, 13:27:36

FAJARONLIE.CO.ID, SURABAYA -- Mayat terduga teroris Anton Ferdiantono, istri dan anaknya, akhirnya dimakamkan di pemakaman khusus jenazah tanpa identitas di Jalan Mayjen Sungkono, Sidoarjo, Jatim, Jumat (18/5).

Jenazah tersebut adalah Anton Ferdiantono, 47; Sari Puspitarini, 47; dan Hilya Aulia Rahman, 17. Banyak warga yang berkumpul. Mereka penasaran dengan jenazah yang hendak dimakamkan.

Di depan makam, terparkir beberapa mobil polisi. Kendaraan taktis milik Brimob Polda Jatim juga ada. Dua petugas berseragam hitam dengan senjata laras panjang siaga di pinggir jalan.

Yang dikebumikan itu adalah tiga mayat yang ditemukan setelah bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Taman, pada Minggu (13/5). Anton adalah terduga teroris. Dua jenazah lain merupakan istri dan anak sulungnya.

Sari dan Hilya meregang nyawa karena ledakan yang terjadi di kamar nomor 2 lantai 5 blok B. Mereka menempati kamar itu tiga tahun terakhir.

Anton dan keluarga sejatinya tercatat sebagai warga Manukan Kulon, Tandes, Surabaya. Namun, warga di sekitar alamat aslinya menolak mereka dimakamkan di sana. Polisi mencari solusi lain.

Opsi pertama, ketiganya dimakamkan di Wonocolo, Taman. Di makam dekat tempat tinggal Anton sejak 2015. Namun, solusi itu juga menemui jalan buntu. Warga tidak menghendaki.

Jalan keluar kedua adalah dikubur di pemakaman milik Pemkab Sidoarjo. Pilihannya, TPU Delta Praloyo dan pemakaman khusus mayat tanpa identitas. "Opsi terakhir jadi pilihan," tutur Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Pemkab Sidoarjo.

Dinsos merupakan instansi yang menaungi makam khusus jenazah tanpa identitas. Makam di dekat kantor Dinkes Pemkab Sidoarjo yang masuk wilayah Kelurahan Pucang itu memiliki luas 15 x 70 meter. ''Ada permintaan dari polisi untuk memakamkannya di sini," terangnya.

Wiyono mengaku dikontak petugas Polsek Taman sekitar pukul 09.00. Begitu mendapat permintaan, pihaknya langsung menyiapkan liang lahad. Namun, lahan yang tersedia ternyata hampir penuh. "Ada satu jenazah dari pemakaman lama yang harus dipindah agar tiga jenazah baru bisa berdekatan," katanya.

Ketiga jenazah sampai di lokasi pukul 15.30 dengan kawalan ketat polisi. Masing-masing dimasukkan peti putih yang diberi tanda identitas. Peti jenazah Anton dimasukkan ke dalam liang sendiri. Sedangkan istri dan anaknya dikuburkan di satu liang. "Dari pihak keluarga, tidak ada yang datang," ungkapnya.

Kapolsek Taman AKP Samirin mendatangi pemakaman itu. Namun, polisi dengan tiga balok di pundak tersebut tak mau berkomentar. Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera menyebutkan, tidak ada satu pun keluarga yang mau mengakui jasad terduga pelaku. ''Nggak ada yang mau. Makanya diwakilkan ke Polsek Taman,'' ungkapnya.

Penyerahan jasad keluarga Anton kepada perwakilan Polsek Taman merupakan buntut panjang tidak diakuinya para terduga pelaku oleh keluarga. Padahal, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin sudah mengimbau keluarga terduga pelaku untuk mengambil jenazah. ''Memang ada penolakan,'' katanya.

Rombongan ambulans pertama sampai di DVI pukul 14.23. Ada empat ambulans yang datang untuk menjemput jenazah dari ruang pendingin. Namun, hanya tiga yang digunakan untuk mengambil jenazah. Masing-masing diangkut satu ambulans. Jenazah Anton dan keluarganya dimasukkan mobil dalam keadaan masih berada di kantong mayat.

Police line diikatkan ke pilar kamar forensik tersebut. Itu dilakukan demi menghalau para awak media mendekat. Dikhawatirkan, kerumunan orang bisa mengganggu kinerja polisi dalam mengangkut jenazah tersebut. Mereka juga dilarang mengambil gambar pengangkutan mayat. Polisi menaruh beberapa ambulans dan mobil patroli di sekeliling ruang pendingin.

Jasad Anton, Sari, dan Hilya awalnya akan dimakamkan di Putat Gede Kamis malam (17/5). Namun, warga menolaknya. Ketua RW 08 Putat Jaya Nanang Sugiharta menyatakan, penolakan tersebut merupakan bentuk protes warga.

Sebab, ada salah seorang warga Putat Jaya yang menjadi korban serangan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. ''Warga keberatan. Salah seorang korbannya ini warga kami,'' ujarnya.

Dia lantas menyodorkan fakta bahwa pemakaman di dekat tempat tinggal tujuh pelaku juga dibatalkan. Penyebabnya sama. Warga menolak pemakaman para bomber. ''Warga di sana saja menolak. Apalagi kami,'' ujarnya.

BACA JUGA: Densus 88 Mengintai Selama Lima Hari

Masalah yang sama dihadapi Ketua RT 09, Krukah Selatan, Kukuh Santoso. Dia merupakan ketua RT tempat Tri Murtiono dan keluarganya tinggal. Dia berinisiatif untuk membantu menyelesaikan masalah administrasi yang dihadapi keluarga Tri Murtiono. Termasuk dalam memakamkan jenazah Tri Murtiono, Tri Ernawati, M. Daffa Amin Murdana, dan M. Satria Murdana. ''Saya sudah ditolak beberapa kali," ucapnya.

Pertama, dia hendak menguburkan empat jenazah tersebut di Dukuh Pakis. Namun, hal itu diprotes warga sekitar. Dia pun memilih Keputih sebagai jujukan kedua. "Itu juga ditolak. Pernah ada ide dibawa ke Trenggalek, kampung halaman salah satu keluarga, tapi ditolak juga," beber Kukuh.

Dia merasa iba kepada keluarga itu meski perbuatan mereka sangat keji. Kukuh hanya ingin memberi Tri Murtiono pemakaman yang layak. Dia tahu, keluarga Tri Murtiono sudah mengalami guncangan yang cukup hebat. Terlebih, mereka harus memperhatikan Ais yang masih dalam pengawasan polda. ''Jadi, konsentrasinya dipecah, mereka ke Ais, saya stand by di rumah, berusaha, semoga yang Keputih ini bisa," tuturnya.

Kukuh berharap warga menerima jenazah Tri Murtiono bersama istri dan dua anaknya. Itulah satu-satunya yang bisa dilakukan masyarakat saat ini. Yakni, memaafkan apa yang sudah terjadi. ''Saya mencoba untuk berkoordinasi dengan pihak pemerintah. Saya harus melakukan apa lagi ini," ujarnya. (edi/bin/mir/c7/ayi)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Rasid

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Gara-gara Pendangkalan Sungai, Nelayan Terjebak Empat Jam

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Pendangkalan  sungai yang terjadi di muara Sungai Pangkajene dikeluhkan oleh para pemilik kapal dan warga pulau....
 

Tekan Angka Kecelakaan Bagi Milenial, Ini yang Dilakukan Polwan Cantik

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Untuk menekan angka kecelakan lalu lintas khususnya bagi usia milenial, Sat Lantas Polres Bone melakukan sosialisasi...
 

Ditertibkan, Pedagang Tak Boleh Keluar dari Bahu Jalan

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Penertiban pedagang kaki lima (PKL) kembali dilakukan satpol PP Bone.   Kali ini menyasar pedagang buah di Jl...
 

Video dan Gambarnya Viral, Sepasang Remaja Sengaja Rekam Hubungan Intimnya

FAJARONLINE.CO.ID -- Sepasang remaja tampak dalam video dan gambar sedang beradegan panas. Mereka terlihat tanpa mengenakan sehelai benang. Dalam...
 

Nyaleg Tetap di Makassar, Warga dari Dapil 1 Yakini Farouk Masih Pilihannya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Meski ketat persaingan antar sesama calon anggota legisatif (Caleg) Partai Golkar untuk berebut kursi DPRD Makassar....
 

Sukses Piala Adipura, Bupati Barru Sebut Peran Ibu-Ibu Luar Biasa

Fajaronline.co.id, Barru -- Peran ibu-ibu tak boleh diabaikan.  Bahkan terkait piala Adipura Barru,Bupati Barru, Suardi Saleh, menyebut...
 

Lawatan ke Makassar, Menteri Muhadjir Effendy Sambangi Pesantren Darul Arqam

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dalam lawatannya ke Makassar, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, berkunjung ke Pondok Pesantren...
 

Kadis Kominfo Puji Program Silandak Beraksi

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo Sandi) Kabupaten Mamuju, Artis Efendi memuji program...
 

Melintasi Titian Bambu, bukan Hambatan Aparat Polres Pangkep Antarkan Bantuan

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP –- Memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkannya, bukan hambatan bagi aparat Polres Pangkep untuk tetap...
 

Di Era Jokowi, Kriminalisasi Terancanm Diseret Ke Mahkamah Internasional

FAJARONLINE.CO.ID, NASIONAL - International Humanitarian Activist Network (IHAN) atau Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) mendesak...
 

Suasana Kota-Properti Makassar

Suasana pagi di Kota Makassar dalam jepretan kamera. Gambar direkam di berbagai lokasi seputar kota Makassar, Rabu (16/1/2019). (FOTO: IDHAM...
 

Fokus Group Discussion Bank Mandiri

Walikota Makassar, Danny Pomanto bersama Ketua STIM Nitro, Marzuki DEA menjadi narasumber utama focus group discussion Bank Mandiri bersama Pewarta...
 

Allegri Takut Adu Penalti di Jeddah, Ini Alasannya

FAJARONLINE.CO.ID, JEDDAH—Sepanjang sejarah Piala Super Italia, Juventus dan AC Milan sudah bertemu dua kali. Di dua pertemuan tersebut...
 

Preview Juventus vs AC Milan: Berebut Status Raja Supercoppa

FAJARONLINE.CO.ID, JEDDAH—Juventus dan AC Milan akan berduel di Piala Super Italia, dinihari nanti. Ini akan jadi perang perebutan status raja...
 

Mengenang Pertempuran Laut Arafuru, Lanal Mamuju Putar Film dan Doa Bersama

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU –- Dalam rangka mengenang Pertempuran Laut Arafuru 15 Januari 1962, pihak Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju...
 

Usai Pindah ke RS Penang Malaysia, Kondisi Ustaz Arifin Ilham Makin Membaik

FAJARONLINE.CO.ID -- Kondisi Ustaz Arifin Ilham saat ini sudah membaik. Kabar tersebut disampaikan putra sulung Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Alvin...
 

Didesak Mundur Gara-gara Kasus Meikarta, Tjahjo: Yang Bisa Berhentikan Saya Ya Presiden

FAJARONLINE.CO.ID -- Akibat namanya disebut oleh Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hassanah, dalam sidang kasus suap izin Meikarta, desakan agar Tjahjo...
 

KARS Lakukan Survei Akreditasi di RSUD Latemmamala

Fajaronline.co.id, Soppeng -- Surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dr Elzarita Arbain MKes didampingi bupati Soppeng, A Kaswadi Razak SE,...
 

Soal Teror Bom Pimpinan KPK, Kerja Polri Tak Kunjung Ada Hasil

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Upaya mengungkap pelaku teror bom di rumah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung membuahkan hasil....
 

Stabilitas Pangan Pengaruhi Tingginya Garis Kemiskinan

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU — Stabilitas pangan di Sulbar masih berpengaruh terhadap meningkatnya garis kemiskinan. Badan Pusat Statistik (BPS)...
 

Lantamal VI Percantik Kanal Paotere dengan Lampu Hias

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Pangkalan Utama TNI AL VI  (Lantamal VI) terus mempercantik Kanal Paotere agar lebih menarik. Inovasi...
 

Kades Timbuseng Hanya Berharap Warga Lebih Tertib Administrasi

FAJARONLINE.CO.ID -- Kepala Desa (Kades) Timbuseng, Kabupaten Gowa, Rabaking Naba, mengklarifikasi soal kabar mengancam usir warga yang tak punya KTP...
 

MU Ingin Jual Pemain Muslim Kesayangan Mourinho

FAJARONLINE.CO.ID, MANCHESTER—Manchester United sepertinya ingin menghapus seluruh kenangan bersama Jose Mourinho. Setelah pemecatan sang...
 

Menanti Kontestasi Wacana

Oleh: Hasrullah, (Edisi Rabu 16 Januari 2019)Dalam analisis aktor (baca: komunikator politik), menarik untuk diprediksikan kedua calon presiden...
 

MPR : Penyebar Hoaks Bisa Dipenjara 6 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Masyarakat harus bijak dalam menyebar berbagai informasi yang berhubungan dengan politik, jelang Pemilu...

Load More