Fajar

  Breaking News

Melirik Sumber Daya Manusia

Mohd. Nawi Purba
Opini - 18 Mei 2018, 13:27:38

Indonesia ditakdirkan oleh Tuhan sebagai negeri yang berlimpah Sumber Daya Alamnya.

Oleh: Mohd. Nawi Purba
Dosen Unpri Medan, kandidat Ph.D di UUM Malaysia

Namun, Indonesia belum memiliki kualitas dan karakter Sumber Daya Manusia yang unggul untuk mengelola sumber kekayaan alam yang dimilikinya. Kekayaan alam itu malah banyak dieksploitasi oleh asing sehingga ketergantungan ekonomi kepada pihak luar sangat besar. Ini yang membuat negara kita tidak bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir Soekarno pernah mengingatkan bahwa kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia telah membuat iri negara-negara lain. Apa yang pernah diingatkan Presiden Soekarno itu kini menjadi kenyataan. Sumber Kekayaan Alam Indonesia bisa menjadi petaka di kemudian hari jika tidak mampu dikelola oleh anak bangsa sendiri. Sebab negara-negara lain yang berkepentingan dengan SDA dan energi akan berdatangan ke Indonesia.

Data BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) mencatat, jumlah penduduk Indonesia tahun 2017 sebanyak 262 juta jiwa. Laju pertumbuhan penduduk saat ini masih di angka 1,49 persen per tahun. Salah satu kekuatan bangsa Indonesia terletak pada jumlah penduduknya yang besar. Namun sangat disayangkan, Sumber Daya Manusia yang berlimpah tersebut belum digunakan secara maksimal, sehingga Indonesia masih saja tertinggal dari negara lain.

Masalah yang bisa timbul adalah Indonesia akan menghadapi gap antara sumber daya alam yang semakin berkurang dan di sisi yang lain diiringi dengan meningkatnya jumlah Sumber Daya Manusia yang semakin besar. Dimana terjadi kesenjangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan ketersediaan sumber daya alam yang terbatas. Permasalahan kelangkaan ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi juga bisa terjadi di negara lain.

Pesatnya perkembangan teknologi, terutama di bidang informasi dan komunikasi, telah memperkecil jarak antarbangsa. Dengan berkembangnya teknologi, persaingan semakin terbuka dan persaingan bisnis semakin kompleks. Permintaan tenaga kerja dengan keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan tinggi semakin meningkat.

Peran pemerintah
Untuk menuju era industri 4.0 sektor industri nasional perlu banyak pembenahan terutama dalam aspek teknologi. Penguasaan teknologi bisa menjadi kunci utama untuk menentukan daya saing Indonesia di era industri 4.0. Saat ini setiap negara saling berebut untuk meningkatkan daya saingnya di kancah industri global. Era industri 4.0 sangat terkait dengan penyediaan infrastruktur dan teknologi informasi dan komunikasi.

Menghadapi era revolusi industri 4.0 tersebut, Indonesia perlu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya. Karena jika tidak ditingkatkan, maka industri Indonesia akan semakin tertinggal dari negara-negara lainya. Kualitas SDM Indonesia harus mampu menyesuaikan dengan revolusi industri 4.0. Indonesia memiliki banyak sekolah ataupun universitas yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia yang potensial dan mampu bersaing dengan negara-negara lainnya.

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Pemerintah akan fokus mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2019 untuk sektor pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Fokus Pemerintah mulai bergeser ke arah pembangunan Sumber Daya Manusia. Setelah pembangunan infrastruktur yang menjadi tahapan besar pertama, kini Pemerintah bersiap memasuki tahapan besar kedua yaitu investasi di bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Terkait hal tersebut, Pemerintah harus dapat memastikan agar program-program yang berkaitan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia mulai disiapkan, didukung, dan dilaksanakan dengan baik. Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memang seharusnya untuk hal-hal yang bersifat strategis. Apalagi APBN hanya memiliki kontribusi sekitar 15 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Pendidikan memegang peranan kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dalam pembangunan suatu negara. Jika negara kurang memberikan prioritas pada bidang pendidikan atau bahkan mengabaikan peran pendidikan, negara akan kewalahan dalam menghadapi era globalisasi yang semakin kompetitif. Perguruan tinggi harus dapat menjadi pusat keunggulan yang menghasilkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan jaman. Perguruan Tinggi harus mampu menjadi ‘agent of region economic development’.

Sektor ketenagakerjaan Indonesia masih memiliki sejumlah tantangan. Salah satunya angkatan kerja yang masih didominasi lulusan SD hingga SMP. Perlu ada sinergi antara lembaga pemerintah dengan lembaga lain termasuk lembaga pelatihan perusahaan dan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta. Lembaga pelatihan ini sebagai bagian integral dalam sistem pelatihan nasional yang memiliki peran sangat penting serta strategis dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia.***

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222 untuk berlangganan koran cetak, bisa juga daftar koran melalui formulir Ini

Author : rika

loading...
Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Ibnu Munzir Serahkan Alsintan ke Petani

FAJARONLINE.CO.ID, POLMAN -- Pimpinan Komisi V DPR-RI, Ibnu Munzir menyeragkan dua alat mesin pertanian (Alsintan) jenis perontok padi, kepada...
 

Ribuan Personel TNI Ramaikan Sepeda Santai Rangkaian HUT Ke-73

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Ribuan personel TNI dan Polri meramaikan kegiatan sepeda santai yang digelar Minggu, 23 September di Apron Galaktika...
 

Peraih Medali Perak Asian Games Tuding Wasit Karateka Porda Tidak Netral

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG -- Pelatih karate Luwu Timur (Lutim), Fidelys Lolobua kecewa dengan penilaian wasit yang bertugas pada Porda XVI di...
 

Peringatan Hari Bahari di Pantai Losari

Penari pakkarena menari di atas kapal phinisi, Minggu, 23 September 2018. Mereka tampil memeriahkan peringatan hari bahari. (Foto:...
 

Gara-gara Ini, Arum Spink Tidak Mau Terburu-buru Kampanye

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pasca penetapan daftar calon terpilih (DCT) pemilu legislatif 2019 baik di tingkat pusat hingga daerah,  sejumlah...
 

Karateka Sumbang Medali Pertama Barru di Porda Pinrang

Fajaronline, BARRU -- Karateka Barru raih medali perunggu di hari pertama Porda ke XVI di Kabupaten Pinrang, Ini merupakan medali pertama tim...
 

Harga Kondom Tembus 1 Juta Per Boks, Kehidupan Seksual di Venezuela Mengkhawatirkan

FAJARONLINE.CO.ID -- Inflasi yang tinggi di Venezuela tidak saja menghancurkan ekonomi negara itu. Tetapi juga memengaruhi kehidupan seksual...
 

Babak Pertama, PSM Ungguli Sriwijaya FC 1-0

Pemain sayap PSM, Saldy, berhasil mencetak gol ke gawang  Sriwijaya FC pada Gojek Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Minggu, 23 September....
 

Polisi Temukan 78 Bungkus Kokain dan Heroin di Vaginanya, Turis Bilang untuk Pemakaian Pribadi

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Seorang wanita tertangkap dengan 78 bungkus kokain dan heroin di dalam vaginanya. Lauren Carson mengatakan bahwa...
 

Demi Tradisi Literasi, IMM Makassar Timur Resmi Hadirkan Taman Pustaka 38

Fajaronline.co.id, Makassar – Spirit literasi adalah salah satu ruh gerakan Muhammadiyah sejak didirikan. Menilik sejarah, dalam struktur...
 

Parade Militer Iran Diserang, 29 Tewas dan 70 Terluka

FAJARONLINE.CO.ID, TAHERAN—Sebanyak 29 orang dilaporkan tewas dalam serangan terhadap parade militer di kota Ahvaz barat daya Iran, pada Sabtu...
 

Wisuda Santri Ke-5, LDII Manggala Siapkan Generasi Unggul dan Berakhlakul Karimah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Manggala menggelar wisuda ke-V Taman Pendidikan...
 

Dana Awal Kampanye Caleg Partai Golkar Makassar Angkanya Rp123 Juta

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR --  Badan pengendali dan pemenangan pemilu (Bappilu) Partai Golkar Makassar mematuhi undang-undang dan segala...
 

Luncurkan Cluster Baru, GMTD Juga Bukukan 150 Nup

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR -- PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk, kembali meluncurkan dan melaunching produk terbarunya yang dinamakan...
 

Dosa Haruna Yang Bakal Membuat Alumni UIT Gagal Seleksi CPNS 2018

FAJARONLINE.CO.ID - Berikut poin Kesalahan Haruna dan jajarannya : Tahunun 2015: 1 1.Mewisuda dan memberikan ijazah pada 992 mahasiswa kelas jauh...
 

Bos AC Milan Tertarik dengan Performa Bagus dan Bagas di Timnas Indonesia

FAJARONLINE.CO.ID -- Kehebatan dua remaja asal Magelang, Jawa Tengah, di tim nasional U-16 Indonesia, Amiruddin Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa, tidak...
 

Tanamkan Nilai-nilai Empat Pilar ke Warga Selayar Melalui Pagelaran Seni

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Anggota MPR/DPR RI, Aliyah Mustika Ilham dan Irgan Chairul Mahfiz, menggelar sosialisasi Empat Pilar kebangsaan kepada...
 

Luar Biasa, Ginting Juara China Open 2018

FAJARONLINE.CO.ID, CHANGZHOU—Anthony Sinisuka Ginting mencatatkan prestasi luar biasa di China Open 2018. Untuk pertama kalinya, ia mampu juara...
 

FOTO: Fajar Executive Badminton 2018

Fajar Executive Badminton 2018 kembali digelar Harian FAJAR, di FAJAR Arena, Lantai 2 Graha Pena, Makassar, Minggu (23/9/2018). Event ini diikuti...
 

Kecewa, SBY Ogah Teken Kampanye Damai, Pulang Cepat

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui kecewa lantaran melihat tim relawan Jokowi-Maruf...
 

Pasca UNM Gelar Workshop Pelatihan Penulisan Jurnal

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR- Sebagai salah satu syarat menyelesaikan studi S2 atau magister, Program Studi (Prodi) Bimbingan dan Konseling (BK)...
 

Kakek Usia 55 Tahun Habis Begituan dengan Pacarnya 27 Tahun, Langsung Ditangkap, Ternyata....

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat membekuk sepasang kekasih yang menjadi pengedar sabu-sabu dan ekstasi. Kasat...
 

JK akan Pidato di Sidang Umum PBB

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memimpin delegasi Indonesia sekaligus akan memberikan pernyataan di General Debate...
 

Pemuda Muhammadiyah Fokus Bina Generasi Muda Lewat Pengajian

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Pemuda Muhammadiyah Luwu Utara terus mendekati warga Malangke Barat. Pendekatan ini dalam bentuk pengajian...
 

Kaum LGBT Jadi Musuh Nasional di Malaysia

FAJARONLINE.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan, Malaysia tak akan pernah menerima pernikahan sesama jenis...

Load More