Fajar

  Breaking News

Kepala Suku Turun Tangan, Komisioner KPU Puncak Harus Mundur

Politik - 17 Mei 2018, 01:43:47

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Pilkada di Kabupaten Puncak, Papua kian bergejolak. Setelah pasangan Willem Wandik-Alus UK Murib terlibat kasus ijazah palsu, kali ini tiga Komisoner KPU didesak mundur.

Ketiga komisioner itu adalah Manase Wandik, Erianus Kiwak, dan Aten Mom. Mereka dinilai lalai dan menyalagunakan wewenang sebagai penyelenggara pemilu dan berpotensi membawa pilkada Kabupaten Puncak ke dalam arena konflik.

Situasi itu pun memaksa kepala suku Kabupaten Puncak turun tangan. Mereka pun mendatangi Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

"Tahapan pilkada di Kabupaten Puncak telah dirusak oleh kecurangan yang dilakukan tiga Komisioner KPU. Itu terbukti dengan ditetapkannya Calon Wakil Bupati, Alus Murib oleh pengadilan Nabire sebagai terpidana Ijazah palsu," kata Kepala Suku Umum Wilayah Adat Megapo, Papua, Yopi Murib, usai menggelar pertemuan di kantor DKPP.

Yopi Murib merupakan kepala suku Megapo yang mewakili delapan Kabupaten di Papua. Yopi hadir bersama kepala suku umum wilayah adat Lapago, Paus Kogoya, serta para wakil mereka.

Yopi pun menuding, keberpihakan KPU Kabupaten Puncak sangat jelas karena sengaja meloloskan paslon tunggal Willem Wandik-Alus UK Murib. Sementara dua paslon lain, Refinus Telenggen-David Ongomang, dan Hosea Murib-Yoni Wanimbo yang disebutnya telah memenuhi syarat sengaja tak diloloskan oleh KPU .

"Kedatangan kami sekaligus untuk meredam gejolak masyarakat Puncak yang resah dengan banyaknya kecurangan yang dilakukan KPU setempat," ujar Yopi

Yopi mengaku kedatangannya tersebut sebagai jawaban atas keresahan mayoritas masyarakat adat Kabupaten Puncak yang resah dengan kekisruhan Pilkada di Daerahnya.

"Apalagi wilayah Kabupaten Puncak, Papua, punya sejarah konflik yang menimbulkan puluhan korban jiwa karena Pilkada. Kami tak ingin sejarah itu terulang, karena itu kami mendesak DKPP segera bersikap dengan menggelar sidang dan memecat tiga Komisioner itu," lanjut dia.

Kehadiran para kepala suku tentu tak bisa dipandang sebelah mata. Posisi vital kepala suku sebagai panutan atau orang yang mendapat posisi terhormat di masyakarat Papua harusnya menjadi pertimbangan pihak penyelenggara pemilu dalam menentukan sikap. Kehadiran mereka dari Papua ke Jakarta juga menjadi sinyal kuat gejolak konflik pada Pilkada Kabupaten Puncak sangat rentan terjadi.

Anggota Perwakilan Lembaga Pemantau Kinerja Komisi Pemilihan Umum, Nursanti mengatakan, KPU dan Bawaslu RI seolah tutup mata terhadap kekisruhan proses Pilkada di Kabupaten Puncak. Fakta putusan pengadilan Laporan hingga lampiran bukti kecurangan penyelenggara yang mereka lampirkan disebutnya malah dialihkan ke DKPP.

"KPU dan Bawaslu RI mengatakan kepada kami mereka menunggu hasil putusan DKPP, sebenarnya mereka bisa melaksanakan putusan, karena salah satu kandidat sudah divonis berijazah palsu oleh pengadilan Nabire, dan telah berkekuatan hukum tetap," ujar Nursanti.

Seharusnya, kata dia, jika kandidat telah berstatus terpidana ijazah palsu dan telah berkekuatan hukum tetap, tak ada lagi alasan bagi KPU untuk tidak mencabut kepesertaan kandidat tersebut.

"Kenapa putusan itu tidak direspons oleh KPU RI, ataupun KPU Provinsi, malah dilempar ke DKPP, dengan dalih menunggu hasil sidang kode etik," ujarnya.

DKPP Janjikan Keadilan Pilkada Kabupaten Puncak

Anggota DKPP RI, Alfitra Salam mengatakan, pihaknya tengah mengkaji seluruh bukti dan laporan dugaan kecurangan penyelenggaraan Pilkada pada beberapa Kabupaten yang menggelar Pilkada di Provinsi Papua. Untuk laporan Pilkada Puncak, dirinya mengaku pihaknya memang sedang melakukan pemeriksaan.

"Kita akan memeriksa laporan (Pilkada Puncak) dengan adil," ujarnya.

Alfitra juga mengakui jika Provinsi Papua merupakan Daerah dengan tingkat kecurangan tertinggi di Indonesia untuk Pilkada Serentak 2018. Hal tersebut kata dia, dibuktikan dengan banyaknya laporan dugaan kecurangan pihak KPU, dan Panwaslu yang diterima DKPP

"Iya benar, Papua paling tinggi (kecurangan)," ujarnya. (rdi)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : Awal Muhar

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Bukan Hanya Gubernur, Kepala OPD Juga Tinggalkan Rapat Paripurna

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Tak hanya Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, jajaran kepala OPD  juga turut meninggalkan rapat paripurna di...
 

Robert Puji Kehebatan Striker Persebaya, Terus.. Sandro Bagaimana?

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelatih PSM, Robert Alberts, memuji kualitas striker Persebaya, David da Silva, yang menjadi pembeda permainan...
 

Gubernur Nurdin Abdullah Hanya 10 Menit di Rapat Paripurna

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah meninggalkan rapat paripurna usai memberikan pidatonya dihadapan anggota dewan di Kantor DPRD Sulsel, Rabu,...
 

Ketika Fraksi Golkar Tinggalkan Rapat Paripurna DPRD Sulsel

Seluruh anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar meninggalkan rapat sebelum membacakan pandangan umumnya dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Sulsel,...
 

Ada Kata Musuh Negara, Pernyataan Trump Soal Khashoggi Dikritik

FAJARONLINE.CO.ID, WASHINGTON—Presiden AS, Donald Trump baru saja melontarkan pernyataan terkait pembunuhan wartawan dan warga AS, Jamal...
 

Bocah 11 Tahun Perkosa 3 Teman Mainnya

FAJARONLINE.CO.ID, MERSEYSIDE—Seorang bocah lelaki berulang kali memperkosa dan melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak kecil ketika dia...
 

The Girl In The Spiders Web, Aksi Superhackers yang Rumit dan Penuh Intrik

Oleh: Jeri Wongiyanto(Pecinta dan Pengamat Film) PETUALANGAN cewek jagoan di dunia kriminal selalu menarik diangkat ke layar lebar. Apalagi sang...
 

Gubernur Tinggalkan Ruang Rapat Paripurna, Fraksi Golkar Keluar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menghadiri rapat paripurna di DPRD Sulsel. Namun, keberadaannya di kantor DPRD...
 

Beraksi Siang Bolong, Rumah Korban Diacak, Eh.. Malingnya Cuma Dapat Rp300 Ribu

FAJARONLINE.CO.ID -- Aksi maling menyasar rumah salah seorang warga bernama I Made Tumpuk (57). Pelakunya terbilang nekat. Pasalnya aksi tersebut...
 

Kaget Digerebek, Pemilik Rumah di Allakuang Meninggal Mendadak

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Warga Allakuang geger tiba-tiba datang sejumlah orang tak dikenal berlagak seperti polisi menggerebek rumah milik Sabri,...
 

Kebijakan Impor Telan Korban, Industri Tapioka di Lampung Bertumbangan

FAJARONLINE.CO.ID -- Kebijakan impor pangan tidak hanya menyulitkan petani. Industri dalam negeri pun satu per satu tumbang akibat kebijakan...
 

Isu Persija Disetting Juara Makin Kencang, Aji Santoso: Gol ke Persela Offside

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA --Issu Persija Jakarta terkait sebutan anak papah dan 'setting' untuk juara Liga 1 2018 makin kencang. Teranyar...
 

Banyak Kejanggalan dalam Kasus Vicky dan Angel Lelga, Netizen Bilang: Penuh Rekayasa

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Kasus penggerebekan dan tuduhan perzinaan oleh Vicky Prasetyo terhadap istrinya sendiri, Angel Lelga menjadi berita...
 

STIE AMKOP MoU dengan Temple University di Kota Philadelphia Amerika Serikat

FAJARONLINE.CO.ID -- Ketua STIE AMKOP Makassar, Bahtiar Maddatuang, mengikuti leadership course pada 20 November 2018 di kampus Tempel...
 

Panas di Papan Bawah, Mereka Mati-matian Ingin Lolos

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Saat ini ada lima tim di Liga 1 2018 dalam posisi kritis, yaitu Sriwijaya FC, Mitra Kukar, PS Tira, Perseru Serui, dan...
 

Pelatih Thailand tak Yakin Bisa Kalahkan Filipina yang Bisa Bantu Indonesia ke Semifinal

FAJARONLINE.CO.ID, BACOLOD CITY—Pelatih Thailand Milovan Rajevac menegaskan catatan dominan timnya melawan Filipina, serta penampilan baru-baru...
 

PSM Terkendala di Lini Belakang, Selalu Kebobolan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Performa lini belakang PSM dan Bali United dalam kondisi yang tidak memuaskan. Rerata kebobolan satu gol per laga....
 

Dollah Mando Pimpin Gerindra Sidrap

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bupati Sidrap, Dollah Mando, resmi menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Sidrap. Kepastian itu disampaikan...
 

BIN Rilis Masjid Radikal, Syafruddin: Itu Untuk Kelompok

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut ada 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme. Menanggapi hal...
 

Eriksson Siap Bikin Indonesia Menangis dengan Mengalahkan Thailand Hari Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MANILA—Filipina akan menantang juara bertahan Thailand dalam laga ketiga Grup B Piala AFF 2018. Sang pelatih Sven Goran...
 

Isu Pengaturan Skor Landa Klub Liga 1, Robert Pilih Cari Aman

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Informasi menyuap pemain hingga pengaturan skor kini melanda kubu Persib Bandung. Klub pesaing PSM di papan atas. Hal...
 

Klasemen Akhir UEFA Nations League 2018-2019

Grup A1 Belanda           4         ...
 

Hasil Ujicoba Internasional: Brasil, Prancis, dan Italia Menang

FAJARONLINE.CO.ID, SYDNEY—Berikut hasil-hasil ujicoba internasional yang digelar Selasa malam hingga Rabu dinihari tadi: Australia 3 - 0...
 

Hasil Pertandingan EUFA Nations League Rabu 21 November

FAJARONLINE.CO.ID, SOLNA—Tujuh pertandingan EUFA Nations League digelar Rabu, 21 November, dinihari tadi. Berikut hasil-hasil laga EUFA Nations...
 

Digerayangi Teman Sendiri Setelah Pingsan di Kebun Sawit

FAJARONLINE.CO.ID -- Wanita muda berinisial RF diperkosa temannya, RR, di kebun kelapa sawit di Desa Waringin Agung, Antang Alang, Kalimantan...

Load More