Fajar

  Breaking News

Berkuasa Lagi, Pengamat: Dr M Berpeluang Bentuk Dinasti Baru

Mahathir Mohamad resmi dilantik sebagai Perdana Menteri ke-7 Malaysia pada Kamis malam 10 Mei 2018.
Internasional - 11 Mei 2018, 14:52:25

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR-- Mahathir Mohamad resmi dilantik sebagai Perdana Menteri ke-7 Malaysia pada Kamis malam 10 Mei 2018, menyusul kemenangannya atas Perdana Menteri Najib Razak dalam pemilu yang digelar pada Rabu lalu, ia mengucapkan sumpah jabatan di hadapan yang dipertuan Agung Sultan Muhammad ke-5 dari Kelantan.

Terpilihnya kembali sebagai PM Malaysia, memungkinkan Mahathir Mohammad mengukuhkan dinasti politik.

Guru Besar Hukum Internasional Unhas, Prof Syamsuddin Muhammad Noor, khawatir, Mahathir menjadi PM, bukan lagi untuk membangun kredibilitas Malaysia di panggung politik internasional.

"Dia akan membentuk posisi dinasti dirinya untuk kepentingan kelompok dan pribadinya. Masa depan Malaysia terancam," jelas Syamsuddin, malam tadi.

Memang, Doktor (Dr) M, julukan Mahathir, membawa kemajuan bagi Malaysia. Di kancah internasional dan OKI, memiliki ketangguhan politik. Dipandang sebagai antibarat, karena konsistensinya tinggi.

Sedangkan Najib Razak, tipe pemimpin yang menganut modernitas, solidaritas tinggi terhadap negara Asean, dan berdiplomasi fleksibel dengan Indonesia.

Hanya saja, kata Syamsuddin, setelah Najib lengser, tentu menimbulkan banyak kecemasan. Terutama soal loyalitas Malaysia terhadap negara Asean.

 Baca Juga: Kemenangan Mahathir Ancam Investasi China di Malaysia

"Karena satu-satunya yang diharapkan membawa masa depan Malaysia lebih baik adalah Najib, bukan sekadar pembangunan saja, tetapi dinamika politik tetap terjaga," ungkapnya.

Malaysia selama ini hanya terbentuk oleh duo aktor, yakni Mahathir dan Najib. Khusus Anwar Ibrahim, dia terlalu cepat diturunkan dari panggung politik.

Padahal, Anwar didukung oleh kelompok-kelompok Islam terutama kalangan etnis Tionghoa.

Terpisah, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan, hasil Pemilu Malaysia memberikan gambaran dan harapan adanya perubahan yang signifikan terhadap Malaysia ke depan.

Mahatir akan didampingi istri tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail. Anwar sudah masih ditahan dan baru bebas pada 8 Juni mendatang.

Meski Anwar merupakan mantan rival politik Dr M, kepemimpinan kedua orang tersebut akan menjadikan pemerintahan transisi yang berusaha melakukan reformasi hukum yang sebetulnya.

"Itu semua digelorakan oleh Anwar Ibrahim dulu, termasuk iklim demokrasi, situasi pembangunan, ekonomi yang memihak kepada keadilan bisa terwujud," katanya.

Keduanya kata dia memang menyiapkan peralihan kepemimpinan dari Mahathir ke Anwar Ibrahim karena sudah ada kontrak politik.
"Mahathir harus menyiapkan Anwar untuk menggantikannya lantaran usianya yang sudah tua," sebut dosen yang pernah mengambil konsentrasi Sejarah dan Politik Asia Tenggara itu.

Diakuinya juga, ketika pemerintahan dikendalikan oleh Anwar, maka upaya lebih lanjut dilakukan perubahan yang fundamental terhadap Malaysia.
Melalui tangan Anwar nanti diharapkan menjadi jembatan munculnya pemimpin Malaysia lebih mudah.

"Karier politik Anwar sudah lama sekali. Dimulai tahun 1970-an yang sangat cemerlang waktu itu menggerakkan kaum muda, menawarkan perubahan di Malaysia," bebernya.

Najib pun juga begitu, tetapi Anwar bersebrangan secara politik dengan Najib, karena Najib status quo, Anwar fokus terhadap rakyat kecil.

Tentunya, masa depan Malaysia akan menjunjung tinggi demokrasi selama Mahathir tidak melakukan pengkhianatan. Bisa jadi, Dr M akan memberikan jalan kepada Anwar, lalu memilih pensiun.
Menurut hematnya, Mahathir memang harus melakukan pilihan secara elegan, dan dia menikmati masa tuanya sambil memperhatikan Malaysia ke depan.

"Jika begitu, maka kekuatan civil society akan mendapat tempat bahkan lebih menjanjikan," jelasnya.

Dengan pikiran Anwar, demokrasi Malaysia akan berbasis pada nilai Asia. Termasuk nilai keislaman, dan kemelayuan.

"Pikiran ini membuat negara barat terkezima. Dalam konteks hubungan negara akan diterima oleh barat dan Asean, karena nilai universal, apalagi Islam yang moderat. Intinya Anwar ini tidak tertolak. Diterima oleh banyak negara," bebernya.

Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang pernah melakukan perbandingan sastra politik antara Indonesia dan Malaysia itu menambahkan, pengaruh Anwar dengan negara timur dan barat diterima dengan baik.

Dia bisa membangun kekuatan secara internasional dan sangat diperhitungkan. (gun/zuk)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Author : Rasid

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Cara Agar Mudah Antre di BPJS Kesehatan Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Meski antrean padat, minat masyarakat untuk mengurus keperluannya langsung di Kantor BPJS Kesehatan Makassar, Jl AP Pettarani,...
 

Pengurus Himal SMPP Smada-Smaga Bone Dikukuhkan

FAJARONLINE,CO.ID, MAKASSAR -– Pengurus Himpunan Alumni (Himal) Sekolah Menengah Pendidikan Pertanian (SMPP) atau Sekolah Menengah Atas Negeri...
 

Danny Resmikan Aparong Hunian di Tamalate

FAJARONLINE.CO.ID -- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto meresmikan Apartemen Lorong (Aparong) Hunian di Kecamatan Tamalate. Lokasinya di Jl...
 

FH Unhas Kirim Wakil Pilmapres, Putri Pendidikan Sulbar Tersisih

MAKASSAR, FAJARONNLINE.CO.ID -- Tiga mahasiswa Fakultas Hukum Unhas dijagokan bisa bersaing dalam pemilihan mahasiswa berprestasi (pilmapres) 2019...
 

Putra Gubernur, Fathul Fauzi Diserbu Milenial di Jeneponto

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO--Calon legislatif (Caleg) DPRD Sulsel dari Partai Solidaritas Indonesia, Fathul Fauzi Nurdin diserbu milineal saat berkampanye...
 

Ini Data dan Fakta Bayern Munchen versus Liverpool

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Dua raksasa Eropa; Bayern Munchen dan Liverpool akan bentrok dalam laga hidup mati pada leg kedua babak 16 besar Liga...
 

Konsultasi Teknis Pemasyarakatan, Petugas Harus Mampu Bekali Warga Binaan

Fajaronline.co.id, Makassar -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel yang diwakili oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan,...
 

Preview Munchen vs Liverpool: Teror Raja Allianz

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Bayern Munchen siap menggempur Liverpool di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dinihari nanti. Komando di...
 

Preview Barcelona vs Lyon: Trauma Roma, Tuan Rumah Waspada

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona tidak berani meremehkan Lyon di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Trauma akibat kekalahan...
 

Penilaian Sombere and Smart Lorong, Camat Motivasi Warga Kelurahan Paropo

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Penilaian Sombere and Smart Lorong (SSL) 2019 di Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, dilaksanakan Rabu...
 

STMIK Handayani Menerima Kunjungan Studi banding dari Universitas Alsyariah Mandar

FAJAR.CO.ID - Pasca sarjana STMIK Handayani mendapat kunjungan studi banding dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Alsyariah Mandar (UNASMAN)...
 

Asah Bakat dan Minat Lewat UKM SB eSA

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kembangkan minat dan bakat bidang seni, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya (SB) eSA, Universitas Islam...
 

Gara-gara Bungkusan 7 Kilogram, Dirnarkoba Polda Sulsel Semprot Kasat Narkoba Sidrap

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Badollahi disemprot oleh Dirnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan persoalan...
 

Tangkap Abu Hamzah, Jokowi Puji Kinerja Densus 88

FAJARONLINE.CO.ID--Presiden RI, Joko Widodo mengapresiasi kinerja Polri dalam mengungkap jaringan terduga teroris Abu Hamzah, di Sibolga, Sumatera...
 

Perbarindo Latih Puluhan Calon Komisaris BPR

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulsel, menghelat agenda pelatihan sertifikasi kompetensi...
 

Tim yang Masuk 16 Besar Bupati Gowa Cup 2019

GOWA, FAJARONLINE.CO.ID -- Tim yang dipastikan lolos ke babak 16 besar Bupati Gowa Cup 2019 sudah rampung. Meski masih ada pert beberapa partai yang...
 

Ini Pendapat Pengacara Soal Kasus Jung Joon Young

FAJARONLINE.CO.ID--Sejumlah pengacara ternama mulai berpendapat tentang hukuman yang bakal diterima Seungri Bigbang dan Jung Joon Young, yang...
 

Ditahan Pendemo, Nico Biringkanae Tandatangani Surat Penolakan Wisata Halal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Aksi penolakan wisata halal di Toraja, kembali digelar, Rabu, 13 Maret 2019. Gelombang aksi kali ini cukup besar dengan...
 

PWI Sulsel Apresiasi Lomba Foto JK

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggara lomba...
 

Ban Motor Dikempeskan Karena Parkir Sembarangan, Mahasiswa UINAM: Parkiran Sempit

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Parkir sembarangan merupakan salah satu momok yang menjadi sorotan pejabat kampus. UIN Alauddin Makassar (UINAM)...
 

Sempat Pingsan, Siti Aisyah Disambut Luar Biasa

TKI Malaysia FAJARONLINE.CO.ID--Kedatangan Siti Aisyah di Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang, mendapat sambutan luar biasa warga. TKI yang...
 

Polemik Bupati Jadi Kadis, Kemendagri: Kebijakan Nico Bertentangan dengan Undang-undang

FAJARONLINE.CO.ID -- Kemendagri melalui Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, meminta agar Gubernur Sulsel selaku wakil pemerintah pusat di daerah...
 

Mbak Tutut: Saya Akan Dampingi Transmigran Memajukan Bangsa Ini

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA — Siti Hardijanti Rukmana, putri Presiden Soeharto, yang lebih populer dengan panggilan Mbak Tutut, mengajak...
 

Wakil TKN 01 Sarankan Grace Natalie Kedepankan Etika

FAJARONLINE.CO.ID--Pidato Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie berefek gaduh. Pasalnya, dia menuding partai-partai lain tidak...
 

Pimpin Rapat, Kadivmin: Setiap Personel Kemenkumham Sulsel Punya Kompetensi

FAJARONLINE.CO.ID -- Kepala Divisi Administrasi, Abdul Rahman L, memimpin rapat Bagian Program dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Wilayah...

Load More