Fajar

  Breaking News

Daerah Darurat Kekerasan Anak

Opini - 08 Mei 2018, 16:41:38

Tindakan kekerasan yang terjadi di Indonesia selama ini merupakan masalah sosial dan kemanusiaan yang perlu mendapat perhatian.

Oleh: Ega Kemala Berlian, S.H., M.H.
Staff pada Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tegal

Kini banyak ditemukan korban dan bahkan pelaku tindak kekerasan yang umumnya kalangan perempuan dan anak-anak. Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) pada empat tahun terahir merilis data jumlah kekerasan anak, yakni tahun 2014 jumlahnya 5.066 kasus, tahun 2015 sebanyak 4.309 kasus, lalu tahun 2016 sebesar 3.339 kasus dan tahun 2017 sebanyak 2.737 kasus dengan korban kekerasan sebanyak 2.848 anak. (Berita online dari Sindonews.com pada hari Jum'at, 29 Desember 2017 jam 07.15 WIB, dengan judul “Darurat Kekerasan Anak”).

Sebenarnya berdasar pada data empat tahun terakhir terlihat tren penurunan jumlah kasus kekerasan terhadap anak, namun demikian secara umum jumlah kasus yang terjadi pada tahun terakhir, 2017 berdasar data tersebut masih sangat tinggi jumlah kekerasan anak yang terjadi, dan perlu disadari juga bahwa selain daripada itu masih terdapat banyak kekerasan anak yang tidak te-record atau tidak masuk ke dalam sistem penegakan hukum yang ada.

Lawrence Friedman berpandangan bahwa keberhasilan penegakan hukum mensyaratkan berfungsinya semua komponen sistem hukum. Sistem hukum dalam pandangan Friedman terdiri dari tiga komponen, yakni komponen struktur hukum (legal structure) merupakan kerangka, bagian yang memberikan semacam bentuk dan batasan terhadap keseluruhan instansi-instansi penegak hukum; Komponen substansi hukum (legal substance) merupakan aturan-aturan, norma-norma termasuk produk yang dihasilkan oleh orang yang berada di dalam sistem hukum itu; dan komponen budaya hukum (legal culture) merupakan sikap-sikap (kesadaran masyarakat terhadap hukum), keyakinan-keyakinan, harapan-harapan dan pendapat tentang hukum.

Pada penjelasan di atas dapat diketahui bahwa setiap anggota masyarakat sebagai pemegang peranan (legal culture) ditentukan tingkah lakunya oleh norma-norma hukum (legal substance) maupun oleh kemapanan penegakan hukum (legal structure), maka dalam konteks perlindungan anak, untuk membentuk sebuah tatanan masyarakat yang santun nan jauh dari tindakan kekerasan khususnya terhadap anak, diperlukan kemapanan penegakan hukum melalui pendekatan preventife atau pencegahan yang dapat dilakukan dengan pembinaan dan edukasi serta memperhatikan asupan doktrin positif sebagai langkah pembentukan mental dan karakter anak.

Dalam keadaan dimana aparat penegak hukum (kepolisian dan kejaksaan) lebih dilihat sebagai institusi yang menakutkan bagi masyarakat umum, terlebih bagi anak-anak maka tingkat efektifitas fungsi Pusat Pelayanan Terpadu sebagai salah satu unit pelaksana dalam perlindungan perempuan dan anak dapat dioptimalisasi sebagai lembaga yang ramah dan lebih bisa menjangkau sisi psikologis anak, sehingga upaya-upaya pencegahan sebagaimana tersebut diatas dapat dilaksanakan dengan baik.

Hal tersebut tentu perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah untuk segera mengevaluasi kembali sistem dan konsep penanganan dan pembinaan dalam rangka menekan dan mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak. Efektifitas pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak yang terdapat di setiap daerah dapat menjadi poros alternatif sebagai solusi bagi daerah yang rawan kekerasan anak. Sebagai lembaga yang mengintegrasikan beberapa institusi pemerintah, penegak hukum, lembaga dan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap persoalan perempuan dan anak, dengan fasilitator badan pemberdayaan masyarakat di setiap provinsi seluruh Indonesia tentu dapat melakukan upaya-upaya yang lebih luas dan terintegrasi dalam melaksanakan misi pemerintah untuk menurunkan angka kekerasan terhadap anak.

Di dalam kedudukannya sebagai integrated medium of legal protection for women and children yang mengintegrasikan berbagai lembaga yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak, Pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak dituntut untuk mampu melaksanakan fungsinya sebagai solusi alternatif dalam penanganan dan pencegahan kekerasan perempuan dan anak, secara maksimal.

Hal tersebut karena pusat pelayanan terpadu merupakan pelembagaan kebijakan yang dibentuk sebagai lembaga pelayanan publik yang terdapat di setiap daerah di seluruh Indonesia, sehingga harus pula memberikan dampak yang sistemik terhadap optimalisasi perlindungan perempuan dan anak di seluruh Indonesia yang tentu juga dengan dukungan harmonisasi kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap issue a quo. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Baru Saja... Lagi-lagi Gempa Guncang Lombok, Getarannya Menggoyang Makassar

FAJARONLINE.CO.ID -- Gempa dengan kekuatan 7.0 Skala Richter kembali mengguncang Lombok. Informasi yang dihimpun, gempa yang berlangsung malam ini,...
 

Berlangsung Meriah, Ini Dia Video Pernikahan Pengantin dengan Panaik Rp1 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pesta pernikahan Muhammad Alwi Daeng Makkelo (66) dengan Andi Sulpaidah (36) telah berlangsung di Desa Tanete...
 

Terbaru, Perolehan Medali Asian Games, China Kokoh di Puncak

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Tidak butuh waktu lama bagi China untuk menduduki posisi pucuk klasemen. Sebelumnya China harus menyerahkan...
 

Kisah Pengantin Panaik Rp1 Miliar, Ternyata Cinlok dengan Bos

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pasangan pengantin M Alwi Dg Makkelo (66) dan Andi Sulpaidah (36) tengah berbahagia. Resepsi pernikahan telah...
 

Top Score dan Fajar Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

Top Score Sport Games and Entertainment bersama Fajar menggalang dana untuk korban gempa Lombok di Top Score Pasar Segar, Minggu, 19...
 

REI Tidak Cukup Kalau Cuma Satu Bank

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- DPD REI Sulsel masih terus memacu pembangunan. Itu dilakukan agar target sepanjang tahun ini bisa...
 

Pasca Gempa, GGD Laksanakan Trauma Healing di Lombok

FAJARONLINE.CO.ID -- Guru Garis Depan (GGD) se-Pulau Lombok mengadakan trauma healing di pelosok Kabupaten Lombok Utara, Sabtu (18/8/2018)...
 

Aksi Bersih Pantai di Makassar, Kaka Slank Puji Antusiasme Personel Lantamal VI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kaka Slank yang merupakan salah satu relawan dari Pandu Laut Nusantara memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih...
 

Serapan Pajak Sudah Capai 41,92 Persen dari Target

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Petugas pajak terus berupaya menggenjot pendapatan negara. Sejauh ini, sudah hampir separuh dari...
 

Dua Gempa Kembali Guncang Lombok, Warga Terpaksa Tinggalkan Kebun dan Motor

FAJARONLINE.CO.ID -- Dua gempa susulan kembali terjadi di Lombok, Minggu (19/8/2018) pagi tadi. Gempa itu mengguncang wilayah tersebut hanya dengan...
 

Hebat... Film Sebelum Iblis Menjemput Masuk Festival Paris 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Setelah sukses merajai bioskop Indonesia dan bioskop Malaysia, kini film "Sebelum Iblis Menjemput" milik Timo...
 

Ketua PDIP Sulsel Siapkan 41 Ekor Hewan Kurban

Fajaronline.co.id, Makassar -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Provinsi Sulsel, Andi Ridwan Witiri menyiapkan sedikitnya 41 ekor sapi...
 

Bendera Raksasa Merah Putih Terbentang di Tengah Laut Bone

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Bendera merah putih sepanjang 73 meter terbentang di tengah perairan teluk Bone, Minggu, 19 Agustus. Bendera selebar...
 

Produk PKM PNUP Berpeluang Tembus Modern Market

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) memperkenalkan produk jahenya...
 

Foto Masjid Terapung Makassar Karya Danny Pomanto Dipamerkan di Dubai

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Membanggakan. Foto Masjid Terapung Amirul Mukminin yang diarsiteki Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan...
 

Pantai Bawasalo Jadi Lokasi Bersih-bersih Pantai di Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Sejumlah elemen masyarakat ikut serta dalam agenda bersih-bersih pantai. Itu dilakukan serentak dalam rangka peringatan...
 

The Equalizer 2, Aksi Denzel Washington yang Tenang Tetapi Brutal

FAJARONLINE.CO.ID -- FILM ini diangkat dari serial TV berjudul sama, dan merupakan sekual dari film sebelumnya The Equalizer, karya sutradara Antoine...
 

Langsungkan Resepsi, Kakek dengan Panaik Rp1 Miliar yang Viral Itu Resmi Menikah

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Andi Sulpaidah (36) resmi tak sendiri lagi. Ia resmi dinikahi pemilik developer PT Harfana Halim Indah, Muhammad Alwi...
 

Hadir di Rapimwil PWPM Sulsel, Sandiaga Uno: Pemuda Muhammadiyah Sangat Luar Biasa

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bakal Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno turut hadir dalam kegiatan Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil)...
 

Kenakan Sarung, Romahurmuziy: Jokowi Semakin Rekat dengan Ulama

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Jokowi kerap mengenakan sarung acap kali bertemu dengan ulama. Ini adalah simbol kedekatan orang nomor satu...
 

Warga Bajoe Ikut Bentangkan Bendera Merah Putih Sepanjang 73 Meter

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Dinas Pariwisata dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bone sukses membentangkan bendera merah putih sepanjang 73...
 

Masuk DBL First Team, Anugerah Bagi Siswa Smaga Ini

FAJARINLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Terpilih bergabung dalam DBL First Team boys membuat M Alfian Akbar bangga. Sesuatu yang telah lama dia...
 

10 Jam Sandiaga di Makasar, Jubir Gerindra: Penerimaan Warga Sangat Tinggi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Makassar, Minggu, 19 Agustus, hari ini. Kurang lebih 10 jam...
 

Sumbang Emas Pertama, Defia: Terima Kasih Buat Allah SWT

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Defia Rosmaniar mempersembahkan medali emas pertama Asian Games 2018 bagi kontingen Indonesia. Atlet...
 

Jumlahnya Melimpah, Aneh... Konsumsi Ikan Warga Luwu Utara Malah Rendah

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Tingkat konsumsi ikan bagi masyarakat Luwu Utara perlu digenjot. Padahal, produksi ikan di Luwu Utara melimpah. Kepala...

Load More