Fajar

  Breaking News

Kontestasi Demokrasi di Dapil Virtual

Jaja Jamaludin
Opini - 07 Mei 2018, 10:38:23

Musim pilkada serentak 2018 akan segera digelar di berbagai wilayah di Indonesia.

Oleh :Jaja Jamaludin,
Praktisi Manajemen Sistem Informasi

Mencermati psikososial dalam dinamika demokrasi pilkada dengan hadirnya “kontestan baru” bernama kolom kosong menjadi menarik. Begitu akomodatifnya sistem pemilihan umum (juga daerah) atau pilkada negara kita ini sehingga secara regulatif kolom kosong memiliki eksistensi sebagai kontestan yang konstitusional. Lawan kolom kosong tiada lain adalah kontestan yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan oleh konstitusi dan seluruh regulasi derivative yang mengatur pilkada. Ini menunjukan bahwa negara benar-benar mengejawantahkan prinsif-prinsif demokrasi secara optimal.

Pada saat yang sama kolom kosong harus dieksiskan pasca salah satu atau lebih kontestan yang tidak berhasil memenuhi ketentuan pilkada dan atau terdiskualifikasi karena alasan regulasi. Mengeksiskan kolom kosong adalah konsekuensi dari logika dualitas memilih yakni setidaknya harus ada 2 (dua) pilihan sebagai fasilitasi demokrasi pemilih.
Kolom kosong dan potensi golput

Secara psikososial, komunitas, dan simpatisan yang calon kontestannya tidak memenuhi syarat dan atau didiskualifikasi karena pelanggaran serius, maka komunitas ini akan lebih cair dan memiliki potensi kohesif dengan komunitas atau kalangan golput. Setidaknya, golput (jika proaktif) akan menemukan kesamaan pandangan yakni sama-sama tidak menghendaki kontestan sah.

Di zaman serba virtual, maka golput dan atau komunitas lain sama-sama memiliki counterpart eksistensi di dunia maya. Dunia virtual, boleh jadi menjadi secretariat-virtual bersama (sekbervir) yang mampu membangun komunikasi secara massif antarkomunitas tak terkecuali komunitas loyalis kolom kosong, kontestan yang sah maupun golput.

Pakar politik Unhas, Adi Suryadi Culla pada HU FAJAR Edisi 1 Mei 2018, berpendapat bahwa memilih kotak kosong/kolom kosong juga pilihan. Menurutnya bukan hal yang mustahil ada masyarakat memilih kolom kosong. Bahkan, lanjutnya, kasus di Pilkada di Pati Jawa Tengah, justru kontestan kolom kosong memenangkan pilkada di daerah tersebut. Lebih lanjut Adi Suryadi Culla, mengingatkan tantangan kolom kosong jangan dianggap enteng. Boleh jadi tantangannya justru jauh lebih berat ketimbang tidak ada kolom kosong.

Dapil virtual
Pesatnya teknologi informasi saat ini khususnya rekayasa teknologi derivatifnya berupa perangkat lunak berbasis sosial media, telah banyak mempengaruhi secara signifikan perubahan dan dinamika realitas nyata di masyarakat termasuk dalam hal berdemokrasi. Ruang virtual kini telah menjadi semacam “Dapil Virtual” yang benar-benar borderless secara geografis dalam perhelatan demokrasi. Entitas Dapil Virtual justru lebih terstruktur, sistematis dan massif (TSM). Ke-TSM-an dapil virtual inilah yang kemudian dapat menjadi medan perebutan pengaruh dan pertarungan opini gagasan serta ajakan yang jauh memiliki progresivitas dalam dinamika pemenangan informasi.

Dapil Virtual telah menantang dan amat terbuka bagi siapa saja yang memasukinya secara gemilang ia akan menemukan tujuan dan harapan yang diinginkannya. Ini dimungkinkan karena psikologis berdemokrasi di dapil virtual mengalami pertumbuhan surplus keberanian, kebebasan serta keterbukaan yang memang kadang juga melampaui kadar normatifnya.

Hanya berbekal, simpati, empati, dan sedikit blowup maka publik virtual atau netizen akan segera tersentuh, terpersuasi bahkan terpanggil untuk secara proaktif melakukan viralisasi isu-isu yang dinilainya sependapat dengan pemikirannya.

Realitas inilah yang menjadi menarik, sekaligus akan menguras energi para petarung demokrasi di Pilkada, 27 Juni 2018 mendatang. Bagaimana bertarung di ruang dapil virtual yang efektif? Menurut Profesor pemasaran dari Wharton di Amerika Serikat; Jonah Berger jawabannya adalah STEPPS. Apa sajakah STEPPS tersebut? Simak uraian berikut yang sebagaimana dikutip Kumparan edisi 02/08/2017 dari The Next Web.

Pertama, Social Currency. Kita mengirimkan dan membagikan konten di media sosial untuk dipersepsikan oleh orang lain dari sudut pandang tertentu. Kedua, Triggers. Social currency membuat orang-orang mulai membicarakan sebuah isu, namun triggers membuat mereka terus membicarakannya. Triggers adalah pengingat terkait konsep dan ide yang berhubungan.

Ketiga, Emotion. Dalam penelitiannya, Berger menekankan bahwa saat kita peduli, maka kita akan berbagi. Manusia adalah makhluk sosial. Kita senang berbagi opini kita dengan satu sama lain dan merasa diterima. Sehingga saat kita menemukan sesuatu yang lucu, informatif, atau keren di dunia maya, kita merasa butuh memberi tahu semua orang. Emosi ada di balik hampir semua video Facebook yang viral. Video-video ini mengharukan para penontonnya, membuatnya menangis dan pada akhirnya menjadikan moodnya bagus. Setelah luapan emosinya mereda, mereka membagikan video tersebut. Keempat, Public. Semakin populer sebuah konten, semakin besar kemungkinan seseorang tertarik dengannya. Fenomena ini dikenal sebagai ‘bukti sosial’. Seseorang meniru perilaku orang lain karena mendapatkan informasi darinya. *

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222

Author : rika



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

IKA IPA9-10 Smansa 82 Kunjungi Pasien Korban Gempa Sulteng di RS Wahidin

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ikatan Keluarga Alumni (IKA) IPA9-10 SMA Negeri 1 (Smansa) Makassar Angkatan 82, Selasa (16/10/2018) petang hingga...
 

Kemenhub Rekrut Atlet Disabilitas Jadi ASN

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Kementerian Perhubungan resmi menerima 4 pegawai baru di jajarannya, di Gedung Karsa Kemenhub Selasa, 16 Oktober....
 

Indonesia Ditahan Imbang Hong Kong dengan Skor 1-1

FAJARONLINE.CO.ID, CIKARANG—Indonesia gagal melanjutkan tren kemenangannya. Menghadapi Hong Kong dalam laga uji coba kedua mereka di bulan...
 

Danny Tampilkan Top 10 Makassar Investment Dihadapan Rombongan Dewan ADB Sambil Naik Pinisi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto menerima kunjungan dari rombongan Dewan Direktur Asia...
 

Preview Prancis vs Jerman: Misi Selamatkan Loew

FAJARONLINE.CO.ID, PARIS—Kekalahan memalukan dari Belanda membuat posisi Pelatih Jerman, Joachim Loew terancam. Sekarang, mereka harus menang...
 

Puluhan Tahun Diperjuangkan, 126 Warga Ujung Baru Akhirnya Nikmati Listrik

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- Warga Desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, kini bisa tersenyum bahagia, pasalnya penantian panjang mewujudkan mimpi untuk...
 

Final, Kompetisi Liga Pangkep 2018 Dimenangkan Tim Agung FC

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Kompetisi liga Pangkep 2018 dimenangkan tim Agung FC, usai mengalahkan Segeri Putra dibabak partai final. Ketua Askab...
 

Preview Brasil vs Argentina: Provokasi Tite

FAJARONLINE.CO.ID, JEDDAH—Brasil akan menghadapi Argentina dalam laga uji coba di stadion The King Abdullah Sports City, Rabu, 17 Oktober,...
 

Kelenteng Xian Ma Serahkan Bantuan Rp550 Juta untuk Korban Gempa Sulteng Kepada Gubernur

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah melakukan kunjungan ke Kelenteng Xian Ma, Jalan Sulawesi, Selasa...
 

Tempa Fisik, Prajurit Korem 141 Toddoppuli Berlari 3,2 Kilometer

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Personel Korem 141 Toddoppuli digembleng kekuatan fisiknya. Mereka pun menjalani Samapta Periodik dengan tes...
 

Preview Belgia vs Belanda: Melawan Kutukan Derby

FAJARONLINE.CO.ID, BRUSSELS—Belanda akan menantang negara peringkat 1 FIFA, Belgia dalam Derby der Lage Landen di King Baudouin Stadium,...
 

Andi Ilham: Kita Ingin Sepakbola di Pangkep Kembali Berjaya

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP - Pembinaan pemain sepakbola Kabupaten Pangkep terus dilakukan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh...
 

FOTO : Pemusnahan Narkoba 6 Kg di Polda Sulsel

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, dan Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi...
 

Release Program Profesi Insinyur UMI Makassar

FAJARONLINE.CO.ID -- Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia yang juga Pengurus Pusat Badan Kejuruan Teknik Kimia Persatun...
 

DPRD dan Gubernur Bahas Anggaran di Restoran

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Jajaran pimpinan DPRD Sulsel, pertemuan tertutup dengan Gubernur Sulsel di Restoran Sunachi Hotel Claro, Selasa, 16...
 

September, Jasa Raharja Bukukan Santunan Kecelakaan Rp860 Juta

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Arus lalu lintas di jalan-jalan besar kerap merenggut nyawapara pengendara. Khusus di wilayah kerjanya, PT Jasa...
 

XL Axiata Terus Tingkatkan Kualitas Layanan Data di Sulawesi Utara

FAJARONLINE.CO.ID, MANADO -- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas layanan data di seluruh wilayah layanannya, termasuk di wilayah...
 

Sehari, Jasa Raharja Watampone Gelontorkan Dana Rp150 Juta

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Jasa Raharja kembali menggelontorkan dana hingga Rp150 juta. Dalam sehari, dana tersebut dipakai untuk membayarkan...
 

Gua Prasejarah Uhallie Bakal Diusulkan Jadi Warisan Budaya Nasional

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Kabupaten Bone kini mengantongi tiga warisan budaya tak benda yang resmi menjadi warisan budaya nasional. Meski...
 

Ditanya Soal Real Madrid, Harry Kane: Maaf, tidak Hari Ini

FAJARONLINE.CO.ID, SEVILLA—Striker Tottenham dan pemain internasional Inggris tak mau banyak berkomentar saat ditanyai tentang kemungkinan...
 

Hendak Salip Mobil Truk, Pemuda Bone Tewas Terlempar ke Sawah

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Seorang pemuda asal Desa Ureng, Kecamatan Palakka menghembuskan napas terakhirnya, Selasa, 16 Oktober. Itu setelah...
 

Ilhamsyah Siap Lanjutkan Program NA

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin menyatakan siap melanjutkan program yang ditinggal bupati sebelumnya yang saat...
 

FOTO: Bupati Wajo Terpilih Ngopi Bareng di Teras KopiTeh Graha Pena

Bupati Wajo Terpilih, Amran Mahmud (kedua kiri) berbincang dengan Direktur Harian FAJAR, Faisal Syam, di Teras KopiTeh, Graha Pena, Makassar, Selasa...
 

FOTO: Pengurus Persatuan Golf Indonesia Sulsel di Fajar

Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sulsel berkunjung ke redaksi Harian FAJAR, Graha Pena, Makassar, Selasa (16/10/2018). Bupati Bantaeng, Ilham...
 

Foto: Bupati Bantaeng Berkunjung ke Redaksi Fajar

Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin berkunjung ke redaksi Harian FAJAR, Graha Pena, Makassar, Selasa (16/10/2018). Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin...

Load More