Fajar

  Breaking News

Merawat Bumi untuk Mimpi Bersama

Ellyyana Said
Opini - 20 April 2018, 12:00:14

(Refleksi Jelang Hari Bumi 22 April 2018)

Menjaga dan merawat bumi bukan tanggung jawab perseorangan atau kelompok tertentu saja, akan tetapi semua pihak diharapkan melakukan aksi nyata.

OLEH: Ellyyana Said
Staf Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulwesi dan Maluku KLHK

Pada tahun 2050, diperkirakan bumi akan dihuni oleh 9 miliar jiwa. Jika manusia tidak bisa menjadi bagian dari solusi, maka akan terjadi masalah besar yang ditanggung oleh bumi. Untuk itu mari bersama melakukan “aksi nyata” untuk menjaga bumi sebagai tugas bersama dan harus menjadi “mimpi bersama”.

Debut Hari Bumi sedunia memang unik. Apa yang terjadi pada tanggal 22 April 1970. Saat itu sebanyak 20 juta orang turun ke jalan-jalan kota, sehingga Senator Gaylord Nelson berucap “Fenomena ini sebagai ledakan akar rumput yang sangat mencengangkan dunia”.

Mereka adalah pelajar, mahasiswa, sarjana atau orang berpendidikan yang juga memprotes tentang gerakan anti perang, membela hak-hak sipil, mereka sepenuhnya mendukung keselarasan para aktivis yang membela lingkungan hidup dan yang memperjuangkan agar bumi ini menjadi lebih baik dan tidak
tercemar. Selanjutnya apresiasi untuk agenda ini kemudian menjadi agenda tahunan di Amerika yang diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia.

Perayaan Hari Bumi menjadi semakin semarak karena diperingati di seluruh dunia. Beramai-ramai aktivis dan pemerintah peduli pada bumi merayakan dengan berbagai aksi. Dengan melakukan aksi nyata sangat diharapkan dapat berkesinambungan untuk merawat dan menjaga bumi. Contohnya dengan menanam pohon di lingkungan sekitar, memilah, mengolah, dan membuang sampah pada tempatnya.

Apa yang kita rasakan saat ini adalah dampak dari kerusakan lingkungan secara global. Dan harus kita akui pula merupakan perbuatan manusia yang berdampak pada manusia juga. Dengan beragamnya kerusakan lingkungan di bumi ini menyebabkan turunnya kualitas lingkungan yang mengakibatkan terjadinya bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan, maupun krisis air bersih.

Al Gore, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat mengatakan “Satu aksi sederhana yang kita lakukan untuk lingkungan, dapat mengubah dan menyelamatkan planet bumi yang kita huni,”. Bumi layak huni bagi manusia dan makhluk hidup lainnya adalah cita-cita kita bersama. Namun, fakta yang terjadi adalah bumi ini semakin banyak mengandung karbondioksida. Tentu saja, hal itu dapat berdampak negatif pada makhluk hidup di bumi.

Sejak 1870, permukaan level air semakin meninggi hingga 8 inci atau 20,3 cm setiap tahun. Semua itu disebabkan oleh pemanasan global dan jika tidak ditindaklanjuti, bisa jadi seluruh pulau dan benua akan tenggelam. Es Arktik akan terus meleleh hingga tahun 2040, padahal gunung es di kawasan itu sangat penting mengatur suhu dibumi. Pada tahun 1990 dan 2014 pemanasan global meningkat hingga 36 persen (Organisasi Meteorologi Dunia) dan bencana alam berupa banjir akan terus meningkat, bahkan persentasenya tiga kali lipat hingga 2030 (Institut Penelitian Dunia). Sebagian besar perubahan lingkungan disebabkan aktivitas manusia yang berasal dari pabrik-pabrik industri, penggunaan bahan bakar minyak bumi, penggundulan atau kebakaran hutan, penggunaan barang elektronik serta polusi kendaraan yang kita gunakan.

Laporan PBB pada 2015 memperlihatkan bahwa telah terjadi perubahan lingkungan yang kita diami di tingkat lokal dan global. Suhu muka bumi semakin panas, yang berujung pada perubahan iklim, dan meningkatnya frekuensi dari hujan, badai tropis, banjir serta kekeringan. Seperti yang terjadi saat ini di musim kemarau pun hujan bisa turun berhari-hari. Kemajuan pembangunan ekonomi, konsumsi dan gaya hidup manusia yang meningkat, telah mengubah kehidupan lingkungan bumi secara dramatis.

Manusia terus bertambah, tindakan memanfaatkan dan merubah lingkungan alam terus dilakukan. Fenomena global yang dampaknya akan dirasakan oleh semua penduduk yang tinggal di planet bumi ini adalah perubahan iklim. Upaya pencegahan dan antisipasi terhadap perubahan iklim paling tepat dilakukan oleh manusia dengan beradaptasi. Cara tepat manusia beradaptasi terhadap perubahan iklim adalah dengan merubah perilaku untuk selalu peduli dan cinta pada lingkungan.
Kesenjangan kesadaran dalam menjaga lingkungan dapat kita lihat pada masyarakat negara maju dan masyarakat negara berkembang masih sangat lebar.

Padahal lingkungan yang sehat akan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang. Kesadaran mengenai kelestarian lingkungan harus ditanamkan sejak dini pada masyarakat dan harus berkelanjutan, bahkan sampai usia tua-pun kita harus terus diingatkan. Kesadaran sosial akan dapat ditumbuhkan melalui pemberian informasi tentang lingkungan, dengan harapan mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat sehingga dapat mewujudkan perilaku cinta lingkungan.

Hari Bumi 22 April tahun ini jatuh pada Minggu, banyak masyarakat yang menggelar kegiatan di akhir pekan sebelum atau sesudah tanggal 22 April tersebut. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion akan menggelar Hari Bumi 2018 bersama masyarakat di Pantai Losari Makassar. Akhirnya, salam hari Bumi, lakukan aksi nyata sekecil apapun yang akan berdampak besar. Dari diri sendiri dan sekarang. (bs)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Ahmad Dhani Siap Carikan Jodoh Buat Dul, Nikah Muda?

FAJARONLINE.CO.ID -- Putra bungsu dari mantan suami istri Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab disapa Dul kembali...
 

BI Batasi Jumlah Penukaran Uang Hanya Rp 3,7 Juta per Orang

FAJARONLINE.CO.ID -- Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur menyiapkan dana sebesar Rop 2,6 triliun untuk memenuhi permintaan penukaran uang masyarakat...
 

FOTO: Begini Kondisi Sebelum dan Sesudah Pohon di Jalan AP Pettarani Ditebang

Kondisi ruas jalan AP Pettarani Makassar ketika median jalan masih ditumbuhi pohon yang rimbun saat diabadikan Minggu (20/5/2018) Pukul 17:19 WITA....
 

Festival Kala Monolog ke-10 Usung Isu Kearifan Lokal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Festival Kala Monolog digelar lagi 18 Juli-22 Juli mendatang. Sudah tahun ke-10 usai diinisiasi sejak...
 

BI Sulsel Buka Layanan Penukaran Uang, Ini Lokasinya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Melayani permintaan masyarakat yang ingin menukar uang, Bank Indonesia (BI) Sulsel membuka layanan penukaran di...
 

Kredit UMKM Mulai Tumbuh Membaik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kalau pada Maret lalu kredit ke sektor UMKM mengalami kontraksi. Per April kemarin, sudah kembali membaik. Kepala...
 

Alat Bongkar Muat Rusak, Kapal Antri di Pelabuhan 

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR-- Antrian kapal untuk melakukan bongkar muat di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar kembali terjadi. Salah satu penyebabnya...
 

FOTO: Penebangan Pohon di Jalan AP Pettarani

Petugas DTRB Kota Makassar menebang pohon di median jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa dini hari (22/5/2018). FOTO: IDHAM AMA/FAJAR
 

Marcus / Kevin Tumbang, Indonesia akan Protes Kepemimpinan Wasit

FAJARONLINE.CO.ID, BANGKOK -- Ganda nomor satu dunia Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya menelan pil pahit di laga perdana mereka di Piala...
 

Mau Tambah Daya? PLN Beri Diskon 50 Persen

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--- PLN kembali menghadirkan promo dalam rangka Ramadan dan Idul Fitri melalui program Gemerlap Lebaran 2018. Ada diskon...
 

Rahmansyah: Kami Melawan Kebijakan NH, Bukan Golkar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Rahmansyah menegaskan bahwa sikapnya yang dinilai melawan keputusan Partai Golkar adalah...
 

Pembiayaan Syariah Telah Tersalur Rp6,063 Triliun

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Awal tahun ini, performa pembiayaan dari perbankan syariah yang ada di Sulsel memang belum terlalu kencang. Meskipun...
 

Sekda Gowa: SAKIP Gowa Perlu Ditingkatkan 

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis membuka workshop penyusunan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah 2019...
 

Inilah Momen Saat Syeikh Abdul Aziz Bandar Balilah Sambangi Polda Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Polda Sulsel kedatangan Putera Imam Masjidil Haram, Syeikh Abdul Aziz Bandar Balilah untuk buka bersama sekaligus SALAT...
 

Kalla Toyota Perkuat Silaturahmi dengan Mitra Kerjanya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Kalla Toyota tidak ketinggalan mengundang seluruh mitra dan komunitas yang bernaung di Toyota Owner Club (TOC) Celebes...
 

Terduga Teroris Serang Polres Pangkep, Kapolres Pimpin Langsung Simulasi

  FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Polres Pangkep diributkan dengan adanya ledakan tepat di gerbang masuk Mapolres Pangkep, Selasa...
 

Impor Beras Diam-diam, DPR Segera Panggil Mendag

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA -- Kementerian Perdagangan (Kemendag) rupanya mengambil keputusan sepihak. Kebijakan kembali melakukan impor beras 500...
 

Oknum Kades Tertangkap Bawa Sabu

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO -- Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Jeneponto mengamankan lima orang terduga pelaku narkoba di Kampung Ulugalung,...
 

Jelang Debat Ke Dua, AMM Pilih Hadiri Takziah dari pada Berlatih

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sinjai rencananya akan menggelar debat kandidat putaran kedua di Gedung Pertemuan Sinjai,...
 

Pilihan Boleh Beda, Silaturahim Jangan Putus

  FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG— Safari ramadan yang ke lima oleh Pemkab Enrekang berjalan hikmat. Antusias warga terlihat begitu besar...
 

Bentuk Kepedulian, Bhayangkari Maros Bagi-Bagi 150 Paket Takjil

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS-- Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Maros bersama Bhayangkari Cabang Maros melakukan pembagian takjil gratis bagi tukang...
 

Permintaan Rupiah Pecahan Kecil Melonjak, BI Sediakan Rp3,9 Triliun Uang Kartal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bank Indonesia telah mempersiapkan diri menghadapi ramadan dan idulfitri. Mengingat, penggunaan uang rupiah dalam...
 

Partai Berkarya Bagi-bagi Takjil di Depan Kantornya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pengurus DPD Partai Berkarya Kota Makassar, menunaikan janji programnya di bulan ramadan 2018.   Janji yang...
 

Tak Ada Anggaran Perawatan, Begini Kondisi Gedung Kantor Gadis Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG-- Kantor Gabungan Dinas (Gadis) Enrekang mulai membahayakan pegawai. Beberapa bagian gedung makin rusak dan setiap saat...
 

Berangkat Melaut, Bazarnas Temukan Nelayan ini Lemas di Teluk Bone

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO--Bazarnas menemukan nelayan bernama Mukhlis umur 42 tahun yang tedampar di perairan teluk Bone saat melaut. Nelayan Mukhlis...

Load More