Fajar

  Breaking News

Takdir, Haruskah Dilawan

Barsihannor
Opini - 19 April 2018, 15:23:28

Sewaktu kuliah di Philipina, Dosen saya Wendy Crooker menyampaikan sebuah kasus tentang meninggalnya ibu hamil saat melahirkan karena terlambat di bawa ke Puskesmas Kecamatan. Ini karena putusnya jembatan yang menghubungkan antara desa dan kecamatan.

OLEH: Barsihannor
Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar

Wendy Crooker kemudian mengajukan pertanyaan kepada kami mahasiswanya yang datang dari 15 negara, “Siapakah yang bertanggung jawab atas kasus ini?” Berbagai macam jawaban disampaikan oleh para mahasiswa. Ada yang menyalahkan bidan, ada yang menyalahkan aparat pemerintah, ada yang menyalahkan si ibu hamil, dan sebagainya. Di saat perdebatan terjadi, saya meminta untuk tidak menyalahkan siapa-siapa. Saya berkata, “inilah takdir”. Kelas menjadi hening, lalu diantara mereka termasuk Wendy Crooker bertanya balik, apa itu takdir?

Rupanya orang Barat tidak mengenal takdir, atau bahkan mereka tidak mempercayai takdir. Namun, bagi umat Islam istilah takdir bukanlah sesuatu yang aneh. Sejak di SD, konsep tentang takdir ini telah diajarkan guru karena ia merupakan bagian dari rukun iman, meski dalam beberapa pandangan ulama, iman kepada takdir ini masih menjadi perdebatan teologis.

Sejumlah pertanyaan teologis mengemuka sekaitan dengan takdir ini, apakah takdir (ketetapan Allah) bisa diubah atau ia bersifat tetap. Sebagian ulama berpendapat bahwa jika bersifat muallaq maka takdir bisa diubah akan tetapi jika bersifat mubram maka takdir bersifat tetap.

Ruangan panas bisa diubah menjadi (AC), hidung pesek bisa diubah menjadi mancung dengan operasi plastik, prestasi yang jelek diubah menjadi baik dengan cara belajar giat, merupakan di antara contoh takdir muallaq. Sedangkan jenis kelamin dan kematian merupakan contoh takdir mubram. Jika Allah menetapkan seseorang terlahir laki-laki, maka yang bersangkutan tidak bisa mengubah menjadi perempuan, atau sebaliknya. Jika pun dunia kedokteran mampu mengubah jenis kelamin, maka yakinlah yang berubah hanya fisiknya, tapi jiwa dan jati dirinya tetap perempuan.

Demikian pula kematian, jika seseorang telah wafat, tidak ada seorang pun di dunia yang mampu mengubahnya menjadi hidup kembali. Jika pun diceritakan di dalam Al-Quran Mu’zijat Nabi Isa dapat menghidupkan orang mati, maka sebagian ulama memahami ayat tersebut dengan bahasa kiasan, yaitu menghidupkan hati manusia (dari Qalbun Mayyit kepada Qalbun Salim)
Melawan Takdir

Jika kita berjalan ke beberapa perguruan tinggi, atau masuk ke beberapa studio di kota Makassar, kita akan menemukan poster film bergenre Pendidikan dengan judul “Melawan Takdir”. Film yang sarat dengan pesan-pesan moral dan pendidikan ini merupakan mahakarya anak bangsa yang harus mendapatkan aspresiasi. Bagaimana tidak, di saat serbuan film impor datang bagai sunami di negeri ini, film ini hadir menyajikan tayangan yang sangat apik, sarat makna dan memberi inspirasi bagi para penonton. Film yang disutradarai oleh Quraish Mathar dan diperankan sepenuhnya oleh para sineas lokal ini meneguhkan eksistensinya sebagai film layak dan dapat disaksikan oleh semua kalangan usia.

“Melawan Takdir” merupakan adaptasi dari Novel yang berjudul Melawan Takdir, sebuah otobiografi yang ditulis oleh Prof. Dr. Hamdan Juhannis, MA. Novel ini menceritakan perjuangan seorang anak manusia meraih mimpi-mimpi. Film yang memotret perjalanan hidup seorang ibu dengan segala keterbatasan (pendidikan, dan ekonomi) melakukan sebuah “perlawanan” terhadap takdir yang dihadapinya.

Setelah ditakdirkan ditinggal suami (wafat), sang ibu harus membesarkan anak-anaknya dengan kondisi ekonomi yang sangat rapuh. Hanya gubuk kecil yang menjadi peninggalan suami untuk menyambung kehidupan sehari-harinya. Meski begitu, semangatnya untuk “melawan takdir” tidak pernah surut. Berbekal skill menenun kain, diiringi dengan ketabahannya, sang ibu membaca sejumlah “takdir” yang menimpanya. Dibacanya takdir yang dihadapinya, dibukanya tabir dan tirai yang menjadi belenggu ketersibakan nasibnya, dia pun akhirnya menemukan jawaban atas sejumlah pertanyaan “bagaimana mengubah takdir”?. Yaitu Pendidikan.

Sadar terhadap pentingnya pendidikan, dia berjuang menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. Anaknya yang bernama Hamdan itu pun juga tidak menyia-nyiakan pengorbanan ibunya. Dengan semangat “darah” dari orang tua/bapak yang berprofesi penjual obat, Hamdan memberi pelajaran kepada semua kita untuk tidak patah semangat dalam menghadapi takdir. Hamdan terus berjuang mengejar cita-cita hingga akhirnya studi di luar negeri dan mencapai gelar guru besar di usia relatif sangat muda.

Film yang berdurasi kira-kira 1 jam 30 menit ini akan membuat para penonton menangis dan tertawa di sepanjang tayangan. Demikian pula pertanyaan teologis tentang apa itu takdir seperti yang dipertanyakan Wendy Crooker dan juga sebagian masyarakat lainnya akan dengan mudah dipahami melalui tayangan ini. (*)

Author : rika

loading...
Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Soal Polemik Sanksi Imam, Ini Penjelasan LIB

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Tim pelatih PSM melampiaskan kekesalannya kepada PT LIB atas ketidak profesionalannya dalam menjalankan aturan....
 

Turun di Porda Pinrang, Petinju Makassar Bidik 7 Emas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pertina Kota Makassar membidik tujuh medali pada gelaran Porda XVI di Kabupaten Pinrang. Terdiri atas tiga emas dan...
 

Humker Gowa Gelar Rakor Pengembangan Kerjasama

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Bagian Humas dan Kerjasama (Humker) Sekretariat Gowa menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kerjasama Antar Daerah...
 

Penuhi Kebutuhan Milenial, Smartfren Tawarkan Internetan 24 Jam Penuh

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR— Tingginya kebutuhan komunikasi dan kouta internet bagi generasi milenial menjadi landasan Smarfren menghadirkan...
 

KPU Maros Tetapkan 413 DCT, Tiga Orang Mengundurkan Diri

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros menetapkan 413 Daftar Calon Tetap (DCT), Kamis, 20 September melalui rapat pleno...
 

Alhamdulillah... Jelang PSM vs Sriwijaya, M Rahmat dan Rasyid Bakri Pulih

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Kabar baik jelang laga kontra Sriwijaya FC. Dua pemain lokal andalan, M Rahmat dan Rasyid Bakri berangsur pulih....
 

Wajib Menangkan Nasdem, Danny Harus Abaikan Demokrat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, pekan depan akan dikukuhkan sebagai kader partai Nasdem. Danny diwajibkan...
 

Lepas Bangau Putra, Ini Pesan Ketua Harian PSMTI Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Harian PSMTI Sulsel, Emmy Jita, melepas tim sepak bola Bangau Putra berlaga pada...
 

Solid, Demokrat Parepare Yakin Menangkan Prabowo-Sandi

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Jelang Pilpres, Partai Demokrat dituding main dua kaki. Meski demikian, Demokrat Parepare justru solid...
 

Gara-gara Duel Macan, Jadwal Live PSM vs Sriwijaya di Indosiar Batal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Duel klub papan atas, Persib Bandung kontra Persija yang mengalami revisi jadwal berimbas ke jadwal live PSM...
 

Bikin Malu... Pendidikannya Magister Ekonomi Eh Malah Curi HP, Terungkap Berkat CCTV

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Seorang lelaki berpendidikan Magister Ekonomi, terekan kamera CCTV melakukan aksi pencurian satu unit HP di Counter...
 

Rem Blong, Truk Tabrak Pohon, Pengemudi Tewas Seketika

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP-- Laka lantas kembali terjadi di Kampung Pattiroang, Desa Mangilu, Kecamatan Bungoro, Kamis (20/9/2018). Kasat Lantas...
 

Bangun Jaringan 4G Lebih Luas di Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR-- Indosat Ooredoo, telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Area yang sudah tercover...
 

Gatot Nurmantyo Pilih Netral, Ketua Tim Prabowo-Sandi: Kita Hormati Pilihan Itu

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Sampai sekarang ketua tim sukses Prabowo-Sandi belum juga diumumkan. Struktur dan anggota tim juga belum ada yang...
 

Asia Sentinel Akui Keliru dan Salah, SBY: Sebagai Orang Beriman Kita Maafkan

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengaku sudah membaca artikel permintaan maaf dari Asia...
 

SDM Terbatas, Bawaslu Parepare Ajak Ormas Mendaftar Sebagai Pemantau Pemilu

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Upaya melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu Umum (Pemilu) 2019 tahun, Badan Pengawas...
 

Sah..Sule-Lina Resmi Cerai

FAJARONLINE.CO.ID-- Sidang putusan cerai Sutisna alias Sule dengan Lina digelar di Pengadilan Agama Cimahi, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 20 September...
 

Hari Terakhir Pendaftaran, Empat Birokrat Senior Bersaing Jadi Sekkot Parepare

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Pendaftaran lelang terbuka calon sekretaris daerah (Sekda) Kota Parepare ditutup kemarin. Ada empat kandidat bakal...
 

Sulsel Ekspor 75 Ton Bonggol Jagung Diekpsor ke Jepang

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS-- Masyarakat tak perlu lagi membakar limbah jagung atau bonggol. Karena saat ini bonggol jagung telah di ekspor. Seperti di...
 

19 Bacaleg TMS, KPU Tetapkan 471 DCT

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- KPU Bone menetapkan 471 Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pileg 2019 mendatang. Penetapan itu berlangsung di kantor KPU...
 

Peduli Lingkungan, Giant Beri Bantuan Alat Kebersihan untuk Kecamatan Somba Opu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Giant Ekstra Hertasning Gowa memberikan 10 unit tong sampah kepada kecamatan Somba Opu. Pemberian ini sebagai bentuk...
 

Marlina si Pembunuh Wakili Indonesia

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Capaian film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Marlina the Murderer in Four Acts) bertambah. Karya sutradara Mouly...
 

Bamsoet: Ini Sudah Kurang Ajar dan Biadab

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet geram mendengar adanya WNI yang jadi korban dugaan perdagangan orang ke...
 

Tayang Serentak, Baco Becce Jadi Film Pertama Mimi Peri di Bioskop

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Film Baco Becce karya Paramedia film, resmi diputar di 59 layar bioskop serentak, Kamis,20 September.   Untuk...
 

PSI Sebut Nama Koalisi Prabowo Jadul, Gerindra Minta PSI Fokus Urus Partai Sendiri

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang bergabung sebagai koalisi Partai Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko...

Load More