Fajar

  Breaking News

Sudah Resepsi, Ijab Kabul Terhambat Camat

BATAL NIKAH. Syamsuddin dan Fitrah Ayu, menggelar pesta pernikahan di Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng beberapa waktu lalu.
Feature - 17 April 2018, 11:53:24

* Lika-liku Rencana Pernikahan Siswa SMP di Bantaeng

Sejoli ini belum cukup umur. Pesta pernikahan telah digelar. Negara belum memberi restu.

MUH IKSAN-ARDIANSYAH
Bantaeng

Resepsi pernikahan telah digelar 1 Maret lalu. Syamsuddin dan Fitrah Ayu, gagah dan cantik dalam balutan pakaian pengantin adat Bugis-Makassar.

Namun, rencana pernikahan keduanya tak secerah gaun pengantin warna kuning yang mereka kenakan. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng menolak permohonan pernikahan Syamsuddin dan Fitrah Ayu.

Bukan tanpa sebab KUA menolak permintaan untuk menikah. Syamsuddin dan Fitrah Ayu masih di bawah umur. Masing-masing berusia 15 tahun 10 bulan dan 14 tahun 9 bulan. Mempelai perempuan masih kelas dua SMP.

Show must go on. Kendati ijab kabul tak terlaksana karena penolakan KUA untuk menikahkan, resepsi pernikahan tetap jalan. Undangan telanjur disebar.

Keduanya juga tak patah arang. Anak baru gede alias ABG yang kebelet kawin itu tetap berjuang agar pemerintah mengakui dan KUA menikahkan.

Setelah mendapat blangko N9 atau penolakan pencatatan dari KUA, mereka mengajukan permohonan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng.

Di Pengadilan Agama, permohonan dispensasi mereka dikabulkan. UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan memang mengatur norma dispensasi pernikahan untuk pasangan di bawah umur.

Untuk kedua kali, Syamsuddin dan Fitrah Ayu mengagendakan pernikahan. Rencananya di KUA Kecamatan Bantaeng. Tanggal pernikahan dipilih Senin, 16 April, kemarin.

Namun, dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng tak memuluskan langkah Syamsuddin dan Fitrah Ayu menjadi pasangan suami istri yang sah. Pemerintah Kecamatan Bantaeng selaku pemerintah setempat, belum memberikan dispensasi. Rencana pernikahan sejoli ini lagi-lagi batal.

"Rencana hari ini mau menikah, tapi belum diberi dispensasi dari Pak Camat," ungkap Fitrah Ayu yang masih kelas 2 SMPN di Kecamatan Bantaeng kepada FAJAR, Senin, 16 April.

Fitrah yang harus menunggu lagi restu pemerintah untuk bisa mensahkan hubungan suami istri, menuturkan awal perkenalannya dengan Syamsuddin. Tepatnya awal 2017 lalu. Saat itu, dia hendak pulang dari sekolahnya.

Temannya memperkenalkan Syamsuddin ke Fitrah. Dia lalu diantar pulang ke rumahnya di Kelurahan Letta, Bantaeng.

Dari perkenalan itu, mereka kemudian sering berkomunikasi melalui akun Facebook. Hubungan pun kian terjalin dan berlanjut menjadi pacaran hingga akhirnya memutuskan untuk menikah. Keduanya sadar masih belum cukup.

"Setelah lima bulan pacaran, saya kasi kenal orang tuaku dan akhirnya memutuskan untuk menikah. Semua undangan sudah tersebar, jadi terpaksa pestanya dirayakan meskipun belum menikah," ungkap Syamsuddin.

Atas dasar itulah, mereka mengajukan dispensasi ke Pengadilan Agama Bantaeng.

Syamsuddin yang pendidikannya hanya sampai kelas lima SD mengakui bahwa mahar atau uang panai untuk melamar pujaan hatinya tidak terlalu banyak. Dia hanya membawa uang tunai Rp10 juta. Dia juga memberikan sebidang tanah seluas 5 are dan beras sebanyak 200 liter.

Sayang impiannya kandas sampai di pelaminan saja. Negara belum memberikan pengakuan untuk menikahkan mereka.

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas PMDPPPA Bantaeng, Syamsuniar Malik mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Dia berharap ada regulasi yang tegas mengatur tentang perlindungan perempuan dan anak.

Revisi UU Pernikahan
Revisi UU Perkawinan makin mendesak. Kasus dua siswa SMP yang memenangkan permohonan di Pengadilan Agama Bantaeng untuk menikah, salah satu pertimbangan.

Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Lenny Rosalin mengatakan, kasus tersebut sebetulnya hanya bagian dari puncak gunung es kasus pernikahan dini di Indonesia.

Persoalan pernikahan dini di Indonesia sangatlah komplek.
"Di ASEAN saja, kita nomor dua setelah Kamboja," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu, 15 April.

Lenny menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengkaji perubahan UU Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Salah satu norma yang akan diatur ulang terkait dispensasi.

Dia menjelaskan, putusan Pengadilan Agama Bantaeng yang membolehkan dua siswa SMP menikah mempertimbangkan norma dispensasi. Sebab, pada awalnya keduanya ditolak Kantor Urusan Agama (KUA) setelah syarat umur tidak terpenuhi.

Padahal, kata dia, tidak ada alasan mendesak bagi kedua anak baru gede alias ABG itu untuk menikah di bawah umur. Menurut informasi yang diterima, dispensasi dikabulkan karena sang perempuan kerap ditinggal ayahnya bekerja. Sementara ibunya sudah tidak ada.

"Kita perlu pengaturan pemberian dispensasi lebih ketat," imbuhnya.

Bahkan, lanjutnya, bukan tidak mungkin, dispensasi pernikahan di bawah umur akan dihapuskan.

Selain itu, norma lain yang akan diubah menyangkut usia minimal.

Lenny beralasan, yang diatur dalam UU Perkawinan bertentangan dengan sejumlah UU lainnya. Misalnya UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pada UU Perkawinan, umur minimal laki-laki 19 tahun dan 16 tahun untuk wanita.

Sementara definisi anak dalam UU Perlindungan Anak adalah 18 tahun. "Naikkan usia pernikahan. Minimal tidak bertentangan dengan UU anak 18 tahun meski idealnya 21 tahun," tuturnya. (*)


SETIAP ORANG PUNYA CERITA.
Langganan Anda Membantu Jurnalisme Berkualitas

Media cetak bacaan terbaik hindari berita hoax. Untuk mengakses berita cetak, silahkan langganan premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id Kami kirimkan Anda koran secara gratis. (Syarat dan ketentuan berlaku). hubungi wa/tlp 085242899926 atau 0811462222

Author : rika

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Heran, Pulang dari Unismuh Dapat Tumpukan Pohon Ranting di Motor

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pihak kebersihan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar patut dievaluasi. Apakah sengaja atau tidak, tumpukan...
 

Diduga Edarkan Narkoba, Polisi Ringkus Pasutri

FAJARONLINE.CO.ID,MAROS-- Satuan Reserse Narkoba Polres Maros mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan warga Bantimurung, Usman (27)...
 

Dulu Getol Fitnah Jokowi PKI, Kini Membelanya

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-- Mantan tokoh Partai Gerindra di Jawa Timur La Nyalla M Mattalitti mengaku menyesal karena dahulu getol memfitnah Joko...
 

Preview Liverpool vs Napoli: Pantang Parkir Bus

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Liverpool akan melakoni laga hidup mati kontra Napoli di matchday terakhir Grup C Liga Champions. Wajib menang,...
 

KPU Pangkep Tetapkan DPT Pemilu 2019, Segini Jumlahny

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2019.   Komisioner KPU...
 

Preview Barcelona vs Tottenham: Tidak Ada Tiket Gratis

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Tottenham Hotspur harus berjuang keras untuk mendapatkan tiket babak 16 besar Liga Champions. Meski sudah...
 

Prabowo Ditantang Jadi Imam Salat

FAJARONLINE.CO.ID,JAKARTA-- Eks politikus Partai Gerindra La Nyalla Mattalitti yang kini menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) mengaku telah...
 

Setelah Bangun Infrastruktur, Jokowi Fokus Bangun SDM Secara Besar-besaran

fajaronline.co.id, Jakarta - Setelah gencar membangun infrastruktur, Pemerintah pada tahun depan akan memfokuskan untuk bangun sumber daya manusia...
 

Besok, Tersangka Kades Pasimarannu Diserahkan ke Kejari Sinjai

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- Kasus dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Desa Pasimmarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Andi Fajar, terus berlanjut....
 

Hingga 2018, Pembangunan Stadion Barombong Sudah Habiskan Anggaran Segini

  FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Masih butuh waktu bagi masyarakat Sulsel untuk bisa menikmati kemegahan Stadion Internasional Barombong,...
 

Hanya Posisi Kelima, Target Cabor Sulsel Melenceng di BIMPNT-EAGA

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ajang persahabatan BIMPNT - EAGA Games X di Brunei Darussalam, perolehan medali Sulsel melenceng dari target awal yang...
 

HMI Cabang Pinrang Jadi Tuan Rumah LK ll Tingkat Nasional

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR--Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pinrang menggelar Latihan Kader II (Intermediate Training) Tingkat Nasional LK II,...
 

2019, KONI Sulsel Tak Lagi Terima Dana Hibah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel tampaknya harus rela kehilangan dana besar untuk pembinaan atlet....
 

Kakak Beradik Tewas Tertimpa Tembok Perumahan

Dua kakak beradik, Saenal dan Syahrul tewas setelah menjadi korban tembok runtuh di kompleks Makassar Cottage di Jalan Balang Baru Dalam, Kelurahan...
 

Geger.. Cekcok di Sawah, Warga Makassar Tewas Dipenuhi Luka Tebasan Parang

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Nasib nahas menimpa Jamaluddin (62) warga Jalan Tinumbu, Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah tewas tersungkur...
 

Sudah Hampir Rampung, Dispora Bakal Cabut Tiang Penyangga Atap Stadion Barombong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Stadion Barombong sudah memasuki tahap akhir penyelesaiannya. Atap stadion sudah terpasang sempurna menutupi area...
 

Usai Tahanan Kabur di Bone, Kini Mobil Tahanan Dilengkapi CCTV

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Tak ada alasan lagi bagi tahanan yang ingin kabur seperti yang terjadi di Bone beberapa waktu lalu. Kini mobil tahanan...
 

Dua Bocah Dianiaya Tantenya, Sadis.. Leher dan Tangannya Lubang Dipaku

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Kasus penganiayaan anak di bawah umur kembali terkuak di Bone. Korban bernisial IK (9) dianiaya tantenya yang berprofesi...
 

Jelang Pemilu dan Pilpres 2019 Gaji PNS Dipastikan Naik

FAJARONLINE.CO.ID -- Gaji pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan bakal naik. Pemerintah memastikan kenaikan gaji...
 

Ayu Agung Jabat Kajari Pinrang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang kini berganti. Sri Heny Alamsari yang sebelumnya menjabat sebagai Kejari...
 

Driver Online Beda Sikap Soal Open Suspend Massal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Aksi unjuk rasa terus dilakukan Forum Driver Online Kelas Teri (FDOKT). Mereka menuntut open suspend mitra secara...
 

Mahasiswa Antropologi UNM Sajikan Ragam Makanan Tradisional

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mahasiswa Prodi Antropologi Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Anthropology Culinary Fest. Acara itu digelar...
 

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Lepas Delegasi Pertukaran Pemuda ke Jepang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Abdul Mu'ti, melepas kontingen Muhammadiyah yang akan mengikuti...
 

Pemuda Tewas Dimassa, Ternyata Mahasiswa UIT

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Tubuh MK (23) sudah kaku. Ia kini tak lagi bisa mengeluh kepada kakak kandungnya,...
 

Safari Natal Kemilau Toraja, Ada Kegiatan Cerdas Tangkas Alkitab dan Alquran

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE -- Empat titik lokasi safari Natal Pemkab Toraja jadi sasaran kegiatan Kemilau Toraja dan Lovely Desember. 19...

Load More