Fajar

  Breaking News

Sejumlah Pelajar di Gowa Malas dan Apatis Gara-gara SKTB, Ini Buktinya

Screenshot video yang menunjukkan para pelajar yang bolos. Mereka mengaku tidak takut bolos karena dijamin naik kelas.
Gowa - 14 April 2018, 22:33:12

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) di Kabupaten Gowa terindikasi kuat menurunkan kualitas pendidikan di Sulsel. Pelajar menjadi malas dan apatis karena adanya jaminan naik kelas.

Yang paling parah, peserta didik terancam dalam lingkaran kebodohan. Buktinya, banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa yang terindikasi kurang lancar membaca.

Dampak buruk SKTB bukanlah isapan jempol belaka. Bukti buruknya dampak implementasi sistem pendidikan tersebut bahkan diupload oleh seorang warganet di media sosial. Akun Facebook milik Alex Mamengkey mengunggah video pendek terkait kegiatan sekaligus pengakuan seorang pelajar SMA bersama sejumlah temannya yang sedang bolos.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, pelajar SMA swasta di Kabupaten Gowa itu memilih bolos di lapangan dan bermain Mobile Legend (ML). Ia mengaku tidak takut dihukum karena meninggalkan sekolah pada saat jam belajar. Toh, gurunya memang sedang tidak berada di sekolah.

Yang mengejutkan, ia menyebut tidak heran kalau banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa yang tidak bisa maupun kurang lancar membaca. Itu karena adanya SKTB yang diterapkan Pemkab Gowa sehingga para pelajar tidak perlu khawatir, mau malas atau rajin, mau bodoh atau pintar pasti akan naik kelas.

"Iya (banyak pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa tidak lancar membaca). Itu karena SKTB, biar rajin atau tidak rajin, tetapji naik kelas," ujar pelajar tersebut.

Kabupaten Gowa diketahui menerapkan Sistem Kelas Tuntas Berkelanjutan (SKTB) selama lebih dari lima tahun. Sistem ini tidak mengenal istilah tinggal kelas. Melalui SKTB yang dicanangkan sejak pemerintahan Ichsan Yasin Limpo selaku bupati, pendidikan baca, tulis, dan menghitung pun sengaja dihapuskan pada jenjang dasar.

Berdasarkan penelusuran di lapangan, indikasi pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Gowa kurang lancar membaca memang benar adanya. Rata-rata mereka adalah anak didik yang malas. Mereka jarang masuk sekolah lantaran memiliki jaminan naik kelas dengan SKTB.

Salah seorang pelajar kelas XII SMK Negeri 3 Kabupaten Gowa, NA (18), mengaku masih ada adik kelasnya yang belum lancar membaca. NA yang merupakan pelajar jurusan pengelasan itu menyebut temannya yang belum lancar membaca itu masih duduk di kelas XI jurusan kulit. "Iya ada teman anak jurusan kulit yang belum lancar membaca. Tidak tahu juga kenapa bisa begitu," ujar NA.

Sebelumnya, sejumlah pelajar SMP maupun Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gowa juga didapati tidak lancar membaca. Mereka memang rata-rata merupakan anak didik yang malas datang ke sekolah. (rilis tim NH-Aziz)

* Artikel ini diterbitkan tim sukses NH-Azis, isi dan konten di luar tanggungjawab redaksi. 

Author : Muhammad Nursam

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

669 SD Tersebar di Bone, 15 Sekolah Hanya Dibekali Satu ASN 

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Persebaran guru-guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) masih belum merata di Kabupaten Bone. Pasalnya, masih...
 

Ketua DPRD-Sekwan Kompak Tak Berkantor

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Ketua DPRD Enrekang dan Sekwan dinilai malas berkantor. Hingga pertengahan April, rapat gabungan yang telah...
 

Menhub Budi Karya Serahkan Kapal Pelayaran Rakyat

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, meninjau kapal Pelayaran Rakyat yang dihibahkan Kementerian Perhubungan kepada 24 Pemerintah Daerah...
 

Lelah Terbang, Pramugari Ini Banting Setir Jadi Bintang Porno

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Seorang pramugari British Airways, Laura Birbeck banting setir menjadi bintang porno webcam. Wanita 27 tahun tersebut...
 

Niatnya Beli Rokok, Eh... Handphone Malah Ikut Masuk Kantong

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Seorang lelaki, AG (46), terpaksa diamankan pihak kepolisian resor (Polres) Bone, Kamis, 19 April. Ia mesti...
 

Sambangi KPU Parepare, KIP Sulsel Dorong Transparansi 

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Komisi Informasi Publik (KIP) Sulsel mendorong adanya keterbukaan atau transparansi penyelenggaraan pilkada. Termasuk...
 

Fasilitas Buruk, Terminal Liar Merajalela di Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Terminal bayangan tampak tak akan hilang di Kabupaten Enrekang. Itu lantaran tak ada fasilitas terminal resmi untuk...
 

Pujian Mourinho pada Pogba: Dia Sangat, Sangat Bagus

FAJARONLINE.CO.ID, BOURNEMOUTH—Setelah sempat diklaim kecewa dengan penampilannya saat Manchester United kalah 0-1 dari tim juru kunci, West...
 

Dirut BPJS, Fachmi Idris, Luncurkan Sistem Antrean Online di Palopo 

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, meluncurkan  pencanangan sistem antrean online melalui aplikasi Mobile...
 

Paslon Tunggal, KPU Bone Belum Pastikan Pengganti Debat Kandidat

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pilkada Bone telah ditetapkan bakal diikuti satu pasangan calon (paslon). Akan tetapi, KPU Bone belum menyusun...
 

Lantik Penjabat Bupati Baru, Soni Terkesan dengan Kemajuan Bone

  FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono, menyambangi langsung Kabupaten Bone, Kamis, 19 April. Kehadirannya untuk...
 

FATMA Janji Tuntaskan Program Betonisasi Jalan

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Pasangan calon bupati - wakil bupati Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi - H Abdul Majid (FATMA) berjanji akan menuntaskan...
 

Razia Miras, Polisi Amankan Dua Perempuan di Warung Remang-remang

Fajaronline.co.id, JENEPONTO -- Kepolisian Resort Bantaeng meningkatkan razia minuman keras atau miras menjelang Ramadan. Salah satu lokasi yang...
 

Komisi I DPRD Sinjai Rapat dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Ini yang Dibahas

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI -- DPRD Kabupaten Sinjai sebagai bagian dari pemerintah Kabupaten Sinjai melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai...
 

Andi Bakti Lanjut Pimpin Bone hingga September

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Bupati Bone resmi dijabat oleh Andi Bakti Haruni. Pelantikannya digelar di rujab bupati, Kamis (19/4/2018). Lelaki...
 

Nikah Mutah

Dalam sebuah kesempatan, seorang teman peneliti di Makassar memberikan kabar mengejutkan bagi saya. Katanya, nikah mut'ah banyak berlangsung di...
 

Coba Ertiga Baru, Ini Pertanyaan Jokowi

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta International Expo,...
 

Takdir, Haruskah Dilawan

Sewaktu kuliah di Philipina, Dosen saya Wendy Crooker menyampaikan sebuah kasus tentang meninggalnya ibu hamil saat melahirkan karena terlambat di...
 

Bangun Pabrik Sendiri, Kapasitas 2.000 Liter/Hari

* Hilmy, Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia ke Kanada TAWARAN dari luar negeri memang banyak. Namun, dia tetap memilih fokus di tanah...
 

Stres, Kerbau Lukai Warga di Jeneponto

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO - Seekor kerbau jantan yang baru saja tiba dari Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Timur mengamuk di Jeneponto, Kamis...
 

Nantikan Waktu Debat, NH Renang Bareng Cucu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR---Tanda Harmonisnya Hubungan NH dan Cucu Calon Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid betul-betul rileks...
 

Lebih Lega, Judas Ngopi Santai di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Calon wali kota Palopo, Judas Amir ngopi santai bersama Sekretaris DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif dan Sekretaris...
 

Dibangunkan RPH, Malah Potong Sapi di Luar

FAJARONLINE.CO.ID, BARRU - Rumah potong hewan (RPH) yang dibangun Pemkab Barru di Kampung Aroppoe, Desa Tellupanua Kecamatan Tanete Rilau tak pernah...
 

Preview Burnley vs Chelsea: Menanti Gebrakan Giroud

FAJARONLINE.CO.ID, BURNLEY—Chelsea membidik tiga poin di markas Burnley untuk menjaga peluang mereka finis di posisi empat besar Premier...
 

Diberitakan Jual Perawannya Rp38 Miliar, Remaja Cantik Bikin Pengakuan Mengejutkan

FAJARONLINE.CO.ID, BERLIN—Ingat Aleexandra Kefren, remaja berumur 18 tahun yang pernah ramai diberitakan karena menjual keperawanannya 2 juta...

Load More