Fajar

  Breaking News

Pembangkangan KNIL dan Brigade Soeharto

MEMBERONTAK. KNIL yang dipimpin Kapten Andi Azis (tengah) dianggap membangkang. Andi Azis akhirnya dipenjara 14 tahun. Foto: gahetna.nl
Feature - 10 April 2018, 10:35:14

Satu kompi tentara Belanda (KNIL) pada 30 Maret 1950, dipimpin Kapten Andi Azis diresmikan masuk ke dalam Angkatan Perang RIS. Jumlahnya kira-kira 300 orang. Itu sesuai dengan perjanjian Konferensi Meja Bundar.

Dirangkum kembali oleh:
S. Sinansari ecip, wartawan senior

Kekuatan KNIL di Makassar masih sekitar 1.500 orang. Para mantan pejuang resah dan masyarakat cemas. Kekuatan TNI cuma 110 orang.

Memperhatikan hal itu, dari Jakarta dikirim satu batalion lengkap dipimpin Mayor Worang (1.000 orang). Pada 5 April 1950 eks KNIL Kompi Andi Azis menunjukkan kekuatannya untuk menentang pendaratan Worang yang sudah ada di depan pelabuhan. Banyak perwira TNI ditahan. Gerakan ini dinilai sebagai pembangkangan.

Kapal yang mengangkut Batalion Worang batal mendarat di pelabuan karena dikuasai oleh Belanda. Kapal tersebut menuju Balikpapan, mengadakan unjuk kekuatan kepada masyarakat yang belum pro-kemerdekaan. Setelah itu, mereka menuju Jeneponto.

Sebelumnya, para pejuang yang dipenjarakan dan ditahan, dibebaskan. Mereka tidak mempunyai wadah dan resah. Diadakanlah rapat besar di Polombangkeng pada 5-7 Februari 1950. Mereka mendirikan Biro Pejuang Pengikut Republik Indonesia (BPPRI). Ada sembilan orang bertanda tangan, di antaranya Jusuf Bauty, Karaeng Manjarungi, Riri Amin Daud, dan Sunari.

Resolusi rapat di Polombangkeng itu antara lain: 1) Bubarkan NIT dan RIS kembali jadi ke RI; 2) Datangkan TNI dari Jawa.

Diadakan demonstrasi puluhan ribu orang mendukung pembubaran NIT dan datangnya TNI dari Jawa. Aksi diselenggarakan pada 17 Maret 1950 di Makassar.

Anggota KNIL yang belum bergabung ke APRIS mengadakan rapat pada 3 April 1950. Berada di dalamnya Somoukil, menteri kehakiman NIT. Mereka menolak pendaratan Worang. Pasukan Worang mendarat di Binamu, Jeneponto pada 19 April 1950.

Untuk perkuat posisi, dikirim TNI masing-masing satu brigade dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Brigade Jawa Tengah (Brigade Mataram) komandannya ialah Letkol Soeharto. Satu batalion lagi tambahan dari Jawa Tengah dikomandani Mayor Mattalatta. Mereka semua dipimpin oleh Panglima Operasi Kolonel AE Kawilarang dan Kastaf Letkol Sentot Iskandardinata.

Waktu rombongan Worang tiba di Sungguminasa tanggal 20 April 1950, Andi Azis yang diancam pemerintah pusat, menyerah. Pasukan Worang masuk Makassar dan menempati titik-titik yang strategis.

Pemerintah Sulsel dan Dewan Sulsel pada 26 April 1960, mengeluarkan pernyataan bersama. Isinya: Sulawesi Selatan lepas dari NIT dan masuk ke dalam RI, sebagai satu provinsi.

Pemerintah Pusat merespons positif pada 9 Mei 1950. Perdana Menteri RIS Moh Hatta menyatakan di radio. Intinya, agar dibentuk kabinet peralihan NIT, yang isinya orang-orang republiken.

Tiba-tiba KNIL pada 15 Mei 1950 menyerang pos APRIS. Terjadilah pertempuran. Laskar dari Polombangkeng, Lipan Bajeng, dan Harimau Indonesia, masuk kota membantu.

Kolonel Nasution (Kepala Staf APRIS) datang ke Makassar. Pertempuran sudah tiga hari tiga malam belum juga berhenti. Dicapai pembatasan wilayah. KNIL tidak boleh keluar dari wilayahnya. APRIS tidak boleh memasuki wilayah KNIL. Laskar-laskar harus keluar kota.

Korban cukup banyak. Masing-masing tewas sekitar 10 orang dan luka puluhan orang. Rumah yang dibakar ratusan.

Pada 14 Agustus 1950 diumumkan, semua bekas KNIL harus meninggalkan Makassar. Mereka dikirim ke Semarang, Surabaya, dan Manado. Semua senjata dan amunisinya ditinggalkan. Itu hasil perundingan Putuhena (PM NIT) dan Kolonel Kawilarang (APRIS) dengan Mayor Jenderal Scheffelaar (Komisaris negara Belanda di Makassar).

Pidato Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1950 menyebutkan RIS kembali ke RI sebagai negara kesatuan. Artinya NIT sudah bubar.

Pada 5 Agustus 1950 karena penyerbuan KNIL, gugurlah Kapten Usman Djafar. Dia kepala staf Garnisunnya Worang.

Worang segera melarang kegiatan para tokoh NIT. Ternyata mereka membantu gerakan KNIL dan pemberontakan Andi Azis.

Pada 21 April 1950 Presiden NIT, Tjokorda Gde, memberi keterangan pers, menerima penggabungan NIT ke dalam RIS. NIT gagal memproklamasikan NIT. Akhirnya NIT bubar.

Ternyata sebelum pendaratan pasukan Worang, dalam kabinet NIT terjadi pertentangan tajam. Mereka yang profederalis ingin memisahkan diri dari Indonesia. Mereka membujuk Andi Azis dan KNIL untuk mendukung pemisahan. Jika gagal harus kudeta. Kedua rencana tersebut gagal. Andi Azis dijatuhi hukuman penjara 14 tahun.

Brigade Mataram pimpinan Soeharto berparade di kota. Foto Ipphos diberi teks kurang lebih, itulah pasukan yang menumpas pemberontakan KNIL. Menurut keterangan Mattalatta, pasukan yang diaturnya lebih berperan, tetapi tidak berparade. @ SELESAI

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Sistem Informasi Kredit Program Tak Maksimal, Data yang Terinput Sangat Minim

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang dikeluarkan pemerintah rupanya belum berjalan maksimal. Sejauh...
 

Meski Jadi Tim Juru Kunci, Robert Waspadai PSMS Bakal Bermain Bagus

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelatih PSM, Robert Alberts, tak ingin melihat calon lawannya, PSMS, sebagai tim juru kunci. Baginya, lawan yang akan...
 

Camping CAI di Malino, Pemuda LDII Makassar Bahas Revolusi Industri 

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Drs Hidayat Nahwi Rasul MSi...
 

Sekkab Bahri Suli Dorong IPM Turunkan Tingkat Kriminalitas

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI -- lkatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Luwu Timur mulai bangkit. Pelantikan lkatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Luwu Timur...
 

Ini Saham-saham Menarik Bisa Jadi Pilihan Investor

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Rupiah masih megap-megap, hampir menyentuh angka Rp15 ribu. Makanya di pasar modal, investor perlu jeli memilih...
 

Bang Saya Hamil... Bunuh Saja Saya, Saya Malu

FAJARONLINE.CO.ID---Hubungan asmara gelap Ns dan Supartini akhirnya berujung maut. Karena malu hubungan itu berbuah kehamilan Tini, Ns alias Nasrun...
 

Satriya Madjid Jadi Penantang Incumbent di Dapil Sulsel 2

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perebutan kursi DPR RI khusus di daerah pemilihan (dapil) Sulsel dua akan lebih sengit. Pasalnya, selain pertarungan...
 

LKIM PENA Unismuh Berbagi Ilmu di Desa Ko'mara Takalar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga Kreativitas Ilmiah Mahasiswa Penelitian dan Penalaran (LKIM PENA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh)...
 

Ke Kebun Hendak Petik Lombok, Lansia di Wajo Tewas Terseret Arus

Fajaronline.co.id, Wajo -- Hasma alias Gala (60) warga asal Dusun Appalaring Desa Awo Kecamatan Keera Kabupaten Wajo, hilang sejak Jumat,...
 

Lewati Genangan Air Saat Berkendara di Pangkep, Innalillah... Warga Polopo Tewas Seketika

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP --  Seorang warga asal Kampung Banama, Kecamatan Suli, Palopo, meninggal dunia di jalan poros Pangkep, Minggu...
 

Alamak... Napi Mapolres Mamuju Selundupkan Sabu-sabu Pakai Nasi Bungkus ke Dalam Sel

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Peredaran Narkoba di Sulbar sudah sangat mengkhawatirkan. Di mana, para pengguna dan pengedarnya bukan hanya melakukan...
 

Jelang Dies Natalies, UNM Adakan Kompetisi Tenis Eksekutif

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Universitas Negeri Makassar (UNM) menghelat kompetisi tenis eksekutif di Lapangan Tenis UNM. Minggu...
 

Zulkarnain Pangki Wakafkan Tanah Setengah Hektar untuk Pekuburan Warga

FAJARONLINE.CO.ID, BULUKUMBA -- Ketua PAN Bulukumba, A Zulkarnain Pangki, melakukan kerja bakti bersama warga Desa Kambuno, Kecamatan Bulukumpa,...
 

Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa di Maros Ditingkatkan ke Penyidikan

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Status kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Desa Bonto Somba tahun anggaran 2015 dan 2016...
 

Pelaku Bebas Berkeliaran, Penanganan Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SD Dipertanyakan

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Penanganan kasus dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 51 Tanete...
 

Perusahaan Terkemuka Filipina Kenalkan Produk Kecantikan di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR -- Perusahaan terkemuka di Filipina merilis Maxi-Peel Micro-Exfollant Fluid ke pasar Indonesia. Salah satunya di...
 

Jual Elpiji di Atas HET, Disdag Siapkan Sanksi Bagi Pangkalan

FAJARONLINE. CO. ID, BELOPA — Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu bertindak tegas terhadap pangkalan gas elpiji yang menaikkan harga di atas harga...
 

Hendak Patahkan Mitos Legislator Harus Bermodal Besar, Kader HMI Ini Nyaleg di Gerindra

FAJARONLINE.CO.ID, SELAYAR -- Kalau motivasi maju calon legislatif untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak, sepertinya itu sudah lumrah. Semua...
 

HUT ke-72, BNI dan Relasi Gelar Kejuaraan Golf

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- BNI Wilayah Makassar melaksanakan Kejuaraan Golf dalam rangka memperingati HUT BNI ke-72 di lapangan Padivalley Golf,...
 

Tisu Toilet Bergambar Ronaldo Dijual di Kota Napoli

FAJARONLINE.CO.ID, NAPLES—Cristiano Ronaldo disambut gembira pendukung Juventus setelah dipastikan bergabung dengan klub Serie A tersebut....
 

Keluarga Ribut, Bintang Madrid Gareth Bale Batal Nikah

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Pemain depan Real Madrid dan tim nasional Wales, Gareth Bale dilaporkan membatalkan pernikahannya dengan sang...
 

Dukung Asean Games XVIII, Kementerian Kominfo Hadirkan Pesta Rakyat

FAJARONLINE.CO.ID -- Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar pesta rakyat untuk mendukung bersama Asean Games 2018 dengan tema...
 

Pesta Komunitas Makassar 2018 Sebentar Lagi, Segera Daftarkan Komunitasmu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pesta Komunitas Makassar (PKM) 2018 tidak lama lagi digelar komunitas se-Makassar. Ajang tahunan para pegiat komunitas...
 

Pakta Integritas, Bukti Komitmen Sulsel untuk SP4N-LAPOR

FAJARONLINE.CO.ID -- PJ Gubernur Sulsel, Dr Soni Sumarsono, mengajak para Setd kabupaten/kota untuk segera mempersiapkan segala sesuatu...
 

Sahabat Rakyat Indonesia Gelar Jalan Sehat Bersama Jokowi di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sahabat Rakyat Indonesia bakal menggelar Gerak Jalan Sehat yang akan diadakan di jalan Sudirman depan Rumah Jabatan...

Load More