Fajar

  Breaking News

Cuma 4 Bulan, Korbannya 40 Ribu

TRAGEDI WESTERLING. Beberapa veteran berjalan di salah satu sudut monumen Korban 40.000 Jiwa di Jalan Langgau, Senin, 11 Desember 2017. Foto: YUSRAN/FAJAR
Feature - 05 April 2018, 11:43:17

Jika kita berada di Jl Pong Tiku, Makassar, bertanyalah di mana letak Monumen Korban Westerling maka akan ditunjukkan. Letaknya tidak jauh dari ujung utara jalan tersebut.

Dirangkum kembali oleh:
S. Sinansari ecip, wartawan senior

Bentuk monumen berupa bangunan semen beberapa patung laki-laki cacat yang memanggul peti mati di atas pundaknya. Salah satu sisinya ada relief yang menggambarkan kekejaman Westerling.

Di Kecamatan Tallo ini konon cukup banyak korban keganasan Westerling. Salah satu penanda yang lain adalah keberadaan nama jalan. Kira-kira 300 meter dari monumen ke arah timur laut ada jalan yang bernama Jl. Korban 40.000.

Salah satu saksi matanya ialah A. Latief, perwira muda yang ikut ekspedisi dari Jawa. Dia sudah meninggal, pernah menjadi bupati Sinjai dan ketua DPRD Tingkat I Sulsel. Diceritakannya kepada penulis, dia terkepung oleh pasukan Westerling di Tallo. Dia sembunyi di atap rumah. Dari bawah Belanda mengancam akan menembaknya.

Latief menjawab dengan bahasa Belanda. “Menurut aturan internasional, tawanan perang tidak boleh ditembak,” katanya. Dia turun dan menyaksikan puluhan orang dikumpulkan dalam ketakutan berhadapan dengan moncong-moncong senjata api anak buah Westerling. Beberapa di antaranya sudah tergeletak berkalang tanah.

Kapten Raymond Westerling berada di Sulawesi Selatan hanya kurang dari empat bulan, antara 8 Desember 1946 dan 4 Maret 1947. Korban tewas ribuan nyawa, meski tidak 40.000 jiwa. Angka yang puluhan ribu itu sengaja dibesarkan ketika dilaporkan ke pemerintah pusat di Yogyakarta.

Kepada wartawan Tempo, Salim Said (asal Parepare) yang menemuinya di Belanda, Westerling mengaku membunuh 600-an orang. Kepada pers Belanda, dia mengaku membunuh 2.000 nyawa. Angka yang dianggap netral, korbannya sekitar 6.000 orang.

Awalnya Westerling berpangkat letnan, Belanda menaikkan pangkatnya menjadi kapten. Pasukannya hanya satu kompi. Mereka adalah pasukan bayaran. Waktu operasi di Sulsel, Westerling diperkuat oleh pasukan-pasukan Belanda yang lain.

Bekas jajahan Belanda dipecah dua. Sumatera dan Jawa sebagian besar diakui sebagai wilayah Republik Indonesia. Sebetulnya, di dalamnya sengaja Belanda memecahnya lagi mana-mana yang menjadi wilayahnya. Tidak sadar, hal itu membuat Belanda sibuk menghadapi medan pertempuran di banyak tempat.

Medan pertempuran menghebat. Itu terjadi karena Belanda mendirikan negara-negara bagian misalnya Negara Pasundan, Negara Sumatera Timur, dan Negara Indonesia Timur (NIT).

Belanda ingin Republik Indonesia hanya satu negara bagian dari banyak negara bagian. Gabungan mereka diberi nama Republik Indonesia Serikat (RIS) di bawah naungan Kerajaan Belanda.

NIT yang paling luas wilayahnya, dari Kalimantan sampai Maluku. Dari NIT yang paling bergolak adalah Sulsel. Untuk meredamnya, selain ada pasukan Westerling, NICA (tentara Belanda totok) dan KNIL (tentara Belanda mayoritas Belanda hitam) diperbanyak.

Sulsel menjadi ladang pembantaian. Rakyat dijadikan sasaran tembak yang enak dan hewan korban penyembelihan. Belanda merajalela karena daerah ini dinyatakan dalam darurat perang.

Banyak tokoh ditangkap. Mereka antara lain Andi Pangerang Petta Rani (Arung Macege Bone), Andi Djemma (Datu Luwu), Andi Makkasau (Datu Tua Suppa), Andi Abdullah Bau Massepe (Datu Suppa), dan Makkarumpa Daeng Parani.

Selain itu, Andi Pawiloi (Pabicara Sawitto), ibu Depu (Maradia Balanipa, Mandar), Andi Abdul Muis (Sullewatang Tanete, Barru), Andi Mattewakang Daeng Raja (Karaeng Binamu), Andi Mannappiang (Karaeng Bantaeng), Andi Sultan Daeng Raja (Karaeng Gantarang, Bulukumba), dan Arupala (pamong praja dari Selayar).

Di antara mereka ada yang dibunuh bahkan disiksa lebih dahulu. Perlakuan terhadap datu Suppa tua (Andi Makkasau) menyedihkan. Tubuhnya ditarik mobil kemudian ditenggelamkan ke laut dengan pemberat. Itu terjadi antara bulan Februari dan Maret 1947.

Untuk melemahkan perlawanan pejuang dan menakut-nakuti rakyat, pasukan Westerling membuat selebaran cetak. Tertangkapnya A. Latief dan dibunuhnya Maulwi Saelan juga dibuatkan selebaran yang disebarkan ke rakyat. Mereka salah, Maulwi Saelan tidak terbunuh, tetapi bergabung dengan pemuda-pemuda Sulsel bersenjata di Jawa.

Angka korban 40.000 ribu jiwa datangnya dari mana? Hari itu 11 Desember 1947 akan diperingati korban Westerling di Yogyakarta. Bung Karno hadir. Kepada Manai Sophiaan (ayah Sophan Sophiaan) Bung Karno bertanya, “Korbannya berapa?” Manai menjawab, “Empat puluh ribu.” Angka itulah yang seolah-olah resmi. @

Pasukan Belanda sedang mengepung gerilyawan bersenjata. Belanda menunggu fajar supaya mudah menghabisinya. Gerilyawan tersebut selamat lolos tanpa tembakan. Baca Fajar esok.

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222

Author : rika

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Memalukan, Real Madrid Dikalahkan Levante di Bernabeu

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Hasil memalukan diraih Real Madrid di jornada kesembilan La Liga. Menjamu tim medioker, Levante di Santiago Bernabeu,...
 

Jebol MU di Menit Akhir, Chelsea belum Terkalahkan Musim Ini

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Keberuntungan memihak Chelsea saat menjamu Manchester United di pekan kesembilan Premier League. Tertinggal 1-2...
 

Persib Dibantai Persebaya, PSM Tetap Pimpin Klasemen

FAJARONLINE.CO.ID, GIANYAR—PSM Makassar tetap memimpin klasemen Gojek Liga 1 di pekan ke-26. Pasukan Ramang aman di puncak klasemen setelah...
 

Nirwan Arsuka, Pendiri Pustaka Bergerak Indonesia : LAPAS serasa Fakultas Sastra

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS --Nirwan Arsuka, Pendiri Pustaka Bergerak Indonesia, mengemukakan bahwa suasana hari ini serasa di Fakultas Sastra...
 

Wow... Singapura siap Uji Coba Taxi Udara

FAJARONLINE.CO.ID, INTERNASIONAL -- Singapura bersiap melakukan uji coba taxi udara pada paruh kedua tahun 2019 mendatang. Perusahaan Jerman...
 

Dua Bulan, Polres Tangkap Sepuluh Pelaku Bom Ikan di Perairan Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Sejak dua bulan terakhir ini, aparat Polres Pangkep telah menangkap sepuluh pelaku illegal fishing. Bahkan salah...
 

Tenaga Honorer Bulukumba Ditemukan Gantung Diri

FAJARONLINE.CO.Id, MAROS -- Tenaga honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba , Syamsinar (35) ditemukan dalam kondisi gantung diri...
 

Kembangkan Industri Perbenihan, Tujuan Gebyar Benih Nasional di Maros

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS - Ribuan orang dari lembaga atau instansi yang menangani perbenihan tanaman pangan serta pelaku sektor perbenihan di...
 

Suhu Pemilu Memanas, Baliho Sejumlah Caleg di Makassar Dirusak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Persaing para caleg di kota Makassar sudah mulai memanas, sejumlah alat peraga kampanye caleg sengaja di rusak orang...
 

Sudirman Sulaiman Siap Tanggalkan Jabatan Wagub Jika Tak Penuhi Janjinya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, siap menanggalkan jabatannya. Dia siap mundur jika tak bisa...
 

Bangun Karakter Bangsa Lewat Revolusi Mental

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI---Asisten I Bidang Pemerintahan, Dohri As'hari, mewakili Bupati Luwu Timur membuka Sosialisasi Gerakan Nasional...
 

138 Unit E-Warung BPNT disiapkan di Takalar

FAJARONLINE.CO.ID, TAKALAR - Kepala Dinas Sosial Takalar, Muh Ridwan Tiro, membeberkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada November...
 

Pangkep Adopsi Inovasi PSC 119 Bantaeng

fajaronline.co.id, BANTAENG -- Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Bantaeng terus menjadi daya tarik daerah lain. Terakhir, Kabupaten Pangkep...
 

Kemenristek Sahkan Pendirian Akademi Maritim Palopo

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO--Satu lagi Perguruan Tinggi (PT) di Kota Palopo. Perguruan tinggi ini adalah Akademi Maritim Palopo (AMP). Surat Keputusan...
 

Ribuan Orang Ditargetkan Ramaikan Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional VI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -  Sekitar 1000 sampai 1.500 orang dari lembaga atau instansi yang menangani perbenihan tanaman pangan serta pelaku...
 

Teknisi Yamaha Indonesia Buktikan Prestasi di Kompetisi Tingkat Dunia

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR— Teknisi Yamaha Indonesia, Ardhi Sulistyo, menorehkan prestasi dunia yang membanggakan. Mengikuti kompetisi World...
 

Diisukan Sudah Mualaf, Aktris Cantik Angel Karamoy Tak Membantah

FAJARONLINE.CO.ID – Karena hubungan asmaranya dengan sutradara Jose Purnomo begitu lekat, aktris cantik Angel Karamoy kini diisukan menjadi...
 

Owi / Butet Main Pertama, Ini Jadwal Semifinal Denmark Open

FAJARONLINE.CO.ID, NASIONAL -- BWF World Tour Denmark Open 2018 tiba di babak semifinal, Sabtu (20/10) ini. Rangkaian sepuluh partai 4...
 

Danny Ikut Main, Peserta: Masih Lincah dan Kencang Tembakannya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kepiawaian Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) mengolah kulit bundar di...
 

Pesta Komunitas Barru Segera Berlangsung, Ini Jadwal Acaranya

Fajaronline.co.id, Barru –Pesta komunitas se-Kabupaten Barru bertajuk Barru Lokal Fest digelar di kawasan wisata Bola Pitue. Event ini digelar...
 

Wagub: Jika Korporasi Profit Oriented, Pemerintahan Juga Harus Begitu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, membuka Assesment Pejabat Eselon II lingkup Pemprov Sulsel....
 

Sabaruddin Ukir Sejarah di FAJAR Futsal Executive, Begini Ceritanya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Provinsi Sulsel, Sabaruddin, mengukir sejarah pada gelaran FAJAR Futsal...
 

Preview Chelsea vs MU: Teror Hazard

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Eden Hazard diprediksi akan menjadi teror terbesar dalam bigmatch Manchester United kontra Chelsea. MU perlu...
 

Preview Barcelona vs Sevilla: Messi vs The Next Ronaldo

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona akan menjamu Sevilla di Camp Nou, dinihari nanti. Duel ini akan menjadi panggung adu tajam antara Lionel...
 

LLDikti IX Jajaki Kerja Sama Universitas Terbuka Terima Pindahan Mahasiswa UIT

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi telah menjajaki kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT). Salah satu perguruan tinggi...

Load More