Fajar

  Breaking News

Rumah Sakit Makin Sesak, Pasien Operasi Antre Dua Minggu

Pasien antre untuk operasi.
Infografis - 20 Maret 2018, 09:34:26

Pasien yang hendak dioperasi, mesti bersabar. Perlu antre hingga berminggu-minggu.

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ruang tunggu kamar operasi Lontara 3 Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Senin pagi, 19 Maret, sesak. Empat jejer bangku panjang putih, penuh orang duduk.

Bangku-bangku itu terpasang di depan ruang tunggu kamar operasi. Sebagian besar adalah keluarga pasien yang menunggu jadwal anggota keluarganya dioperasi.

Puluhan pasien dan keluarganya, bahkan ada yang rela lesehan di lantai menunggu jadwal. Masing-masing membawa map di tangan. Map berisi data-data anggota keluarga yang akan menjalani operasi.

Dari dalam kamar operasi, satu per satu pasien dipanggil. Tetap antre. Sejam, dua jam, bahkan ada yang hingga enam jam. Yusri (17), salah satunya. Seorang pasien yang seharusnya menjalani operasi bedah plastik.

Dua pekan lalu, Yusri mengalami kecelakaan. Jemarinya terkena cairan panas. Jari-jari tangannya saling menempel. Tak ada pilihan selain harus dioperasi untuk bisa dipisahkan kembali.

Pagi-pagi, sekitar pukul 08.00 Wita, Yusri telah antre di depan kamar operasi. Ada Sultan Alauddin Mas (25), kerabatnya, yang menenami. Mereka terbilang lama antre. Lima jam lamanya.

"Sebetulnya sehari sebelum operasi, kita keluarga dijanji dioperasi jam 08:00 pagi. Tapi kenapa jam 13:00 siang baru namanya mulai dipanggil," kata Sultan Alauddin kepada FAJAR.

Antrean memang padat di Lontara 3. Selain Yusri, beberapa pasien juga senasib dengannya. Menunggu hingga berjam-jam. Namun, khusus Yusri, dia telah dua pekan di rumah sakit. Barulah kemarin dia dapat menjalani operasi.

Sebelumnya, Abdul Kadir Rizik (60), seorang pasien rujukan dari Ambon, juga antre lama menunggu jadwal operasi. Mengalami pembengkakan di leher bagian bawah telinga.
Selama dua minggu dia menunggu jadwal, sembari berobat jalan. Selanjutnya, rawat inap selama empat hari sebelum mendapat jadwal. Pihak keluarga yang mendesak agar dipercepat karena kondisinya yang makin parah.

"Saya minta sama dokter untuk operasinya dipercepat," Nurhati (29), putri Abd Kadir.

Kendati antre berhari-hari menunggu jadwal operasi padahal sudah rawat inap, Nurhati tetap bersyukur. Sebab, ada rekan sekamar Abd Kadir yang bahkan menunggu di kamar perawatan.

"Alhamdulillah, tidak terlalu lama menunggu jadwal operasi (empat hari, red), karena mungkin sudah parah. Makanya dipercepat sama dokter," imbuhnya.

Alasan lain dia meminta operasi dipercepat, karena sudah terlalu banyak biaya yang dikeluarkan sebagai ongkos selama di Makassar. Apalagi, barang-barangnya, seperti termos dan kasur lipat yang akan dipakainya menjaga sang ayah, ditahan oleh sekuriti.

Katanya barang-barang tersebut tidak diperbolehkan masuk ke dalam rumah sakit. Makanya, dia harus membeli makanan. Informasi yang dia dengar, lamanya antrean operasi, juga dipicu akibat adanya alat operasi yang mengalami kerusakan.

Setali dua uang, Kasnaeni (32), warga Bara-baraya, pun mengalami hal sama. Dia menemani saudara sepupu yang mengalami tumor di bagian hidung. Selama empat minggu dia dirawat sembari menunggu jadwal.

Karena merasa kesakitan dan makin parah, Kasnaeni pun meminta kepada pihak rumah sakit agar jadwal operasi dipercepat.

"Parah mi, makanya kayaknya didahulukan dan mungkin alat yang dipakai tidak terlalu bagaimana. Jadi bisami dioperasi, tergantung ji kayaknya dari penyakitnya dan bagaimana kondisinya untuk di operasi," tuturnyanya.

Kabag Hukum dan Humas RS Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, drg Nurhayati Habib, mengatakan, menurut informasi dari bagian operasi saraf ruang lontara 3 lantai 2, memang benar ada alat operasi yang rusak.

Dia membeberkan, pusat rujukan beberapa daerah memang di RSUP Wahidin. Jadi, jika alat rusak, maka otomatis banyak yang mengantre. Sementara, kamar operasi hanya 12 unit.

Kendala Ruangan

Direktur Umum dan Operasional RSUP Wahidin Sudirohusodo, dr Sriwati Palaguna, SpA MARS,, mengatakan, banyak permasalahan yang membuat pasien mengantre untuk operasi.

Salah satunya, rumah sakit rujukan kawasan Indonesia Timur itu terkendala ruang perawatan pascaoperasi. Dia mengakui, selama ini pasien antre untuk operasi memang benar adanya.
Katanya, ruang HCU untuk pascaoperasi 100 persen full (tidak pernah kosong). Padahal ruang tersebut diperlukan bagi pasien yang memang memerlukan perawatan di HCU pascaoperasi.
Misalnya saja operasi saraf dan bedah tumor yang memang mempunyai ruang tersebut pascaoperasi karena membutuhkan peralatan yang lengkap.

"Sementara HCU kami hanya mempunyai 13 tempat tidur, sementara jumlah pasien operasi setiap harinya mencapai 25 hingga 27 orang," katanya.

Jika seorang pasien tidak memerlukan ruang HCU (dalam hal ini operasi ringan), maka pasien tersebut dipastikan bisa menjalani operasi. Asalkan sudah melalui pemeriksaan lebih lanjut dan keadaan pasien siap, dokter bisa langsung menjalankan operasi.

"Begitu pun dengan pasien yang statusnya sudah emergency pasti dilakukan operasi. Itu tidak ditunda lagi," jelas Sriwati.

Pasien yang sudah mendapatkan jadwal operasi namun tiba-tiba ditunda, biasanya karena ada pasien lain yang lebih gawat darurat. Dokter melakukan operasi saat itu juga.

Akibatnya, kamar operasi yang hanya berjumlah 12 ruangan, diberikan kepada pasien emergency tersebut. (wis-ica/rif-zuk)

Berita ini telah diterbitkan di versi cetak FAJAR edisi Selasa 20 Maret 2018.

Author : Rasid

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



🔀Berita Terkini
 

Syarfinah, Pelajar Pangkep Jadi Bagian Paskibraka di Istana Merdeka

FAJARONLINE.CO.ID PANGKEP - Seorang anggota Paskibraka yang mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional berasal dari Kabupaten Pangkep. Syarfinah...
 

FOTO: Tim PB IDI Bantu Korban Gempa di Lombok

Dokter tergabung Tim PB IDI bekerja pagi sampai malam membantu korban bencana gempa di Lombok di support Garuda Indonesia dan BRI , semoga bantuan...
 

Lepas dari Penjara, Ahok Ingin Temui Maruf Amin Terkait Fatwa MUI

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ingin bertemu...
 

Abdul Somad: Pilih Pemimpin yang Dekat Ulama dalam Kesehariannya

FAJARONLINE.CO.ID, HULU SUNGAI TENGAH - Bagaimana kriteria pemimpin yang baik menurut Ustaz Abdul Somad? Kata dia, yang dekat dengan ulama dalam...
 

Pengungkap Dalang Pembakaran di Tinumbu Bakal Dapat Penghargaan Kapolda

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Setelah berhasil mengungkap kasus pembakaran di Jl Tinumbu, termasuk otak pelaku, personel Polrestabes Makassar akan...
 

Pimpinan BUMN Upacara di Jeneponto, Ratusan Warga Terciprat Bantuan

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO - Upacara Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia gabungan BUMN di Jeneponto, Jumat (17/8/2018) membawa berkah untuk...
 

169 Warga Binaan Dapat Remisi

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Sekitar 169 warga binaan Lapas Kelas IIA Kariango Maros mendapat remisi umum. Hal itu diungkpkan langsung Kepala...
 

Kado Kemerdekaan, Ketua Gerindra Soppeng Ini Dikaruniai Anak

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pasangan Nurul Safitri bersama Frits Priaman patut berbangga. Pasalnya, di momentum 17 Agustus yang merupakan Hari...
 

Pengakuan Mahfud, Sulit Warga NU 'Move On' ke Calon Lain

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing memprediksi tingkat dukungan warga Nahdatul Ulama (NU) kepada Joko Widodo...
 

Peringati Dirgahayu RI, Sekda Gowa Ajak Semarakkan Asian Games

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa melakukan upacara peringatan ulang tahun ke-73 Republik Indonesia di Halaman...
 

Unhas Urutan 8 Besar Kampus Terbaik 2018

FAJARNLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kemenristekdikti mengumumkan daftar perguruan tinggi terbaik di Indonesia tahun 2018, bertepatan dengan perayaan Hari...
 

Kapolsek Pelit Informasi, Kapolda: Saya Tidak Mau Ada Perwira Cuek

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono tidak ingin ada anggotanya yang tidak peduli terhadap masyarakat. Apalagi kalau...
 

Tahun Ini Berbeda, Upacara Bendera Kalla Group Dipusatkan di MaRI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Tahun-tahun sebelumnya, masing-masing anak perusahaan Kalla Group menggelar upacara bendera Hari Kemerdekaan Republik...
 

Hari Merdeka, 231 Napi Bone Dapat Remisi

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Euforia peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI juga turut dirasakan para penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Bone....
 

Gubernur Sulbar Beri Penghargaan Kepada Danlanal Mamuju

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR –- Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Drs H. Muh Ali Baal Masdar, M.Si, memberi Penghargaan kepada Komandan Pangkalan...
 

Kepala Staf Koopsau II Pimpin Peringatan HUT Ke-73 RI di Makoopsau II

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR –- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia di Markas Komando Operasi TNI Angkatan Udara...
 

Sehari, 76 Orang Overdosis Ganja Sintetis

FAJARONLINE.CO.ID, CONNECTICUT—Sebanyak 93 orang overdosis ganja sintetis di Amerika Serikat. Dari jumlah itu, 76 orang mengalami overdosis...
 

Empat Anak Ditikam di London, Satu Kritis

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Empat anak menjadi korban penikaman di perumahan di London selatan. Seorang anak laki-laki dilaporkan dalam kondisi...
 

Pasangan Calon Pengantin Nginap di Hotel, Sekalian Curi Perabot untuk Rumah Mereka Kelak

FAJARONLINE.CO.ID, BOJONEGORO - Pernikahan lelaki LT (38 tahun) dengan FA (34) kemungkinan tertunda. Pasangan calon pengantin itu tepergok mencuri di...
 

Jubir Jokowi-Maruf asal Sulsel Ini Klaim Data Prabowo-Sandi Sudah Bocor ke Kubunya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Strategi pemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 mendatang bocor. Klaim itu datang dari Andi Saiful Haq, salah satu...
 

Bukan Suami-Istri Tepergok Berduaan di Kamar, Sama-sama Sudah 66 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID JENEPONTO - Tua-tua keladi. Seorang kakek berinisial T (66 tahun), warga Desa Camba- camba, Kecamatan Batang, Jeneponto, tepergok...
 

Kenang Pahlawan, Polres Kepulauan Selayar Tabur Bunga di Pelabuhan Benteng

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sebagai rangkaian Peringatan HUT RI Ke-73 pada Jumat 17 Agustus hari ini, sekitar pukul 11.00 wita pagi tadi...
 

Heroik...Pelajar SMP di Perbatasan RI-RDTL Panjat Tiang Bendera Demi Kibarkan Bendera Merah Putih

FAJARONLINE.CO.ID, KUPANG -- Aksi Panjat Tiang Bendera oleh pelajar SMP di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL ini bikin merinding dan patut...
 

LLDikti Wilayah IX Peringati HUT Kemerdekan, Pertama Sejak Berubah Nama

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan RI menjadi moment teristimewa bagi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi...
 

Ini Pesan Komisaris Utama Sinar Galesong Pratama Memaknai HUT RI

  FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Gelaran Annual Tournament Galesong Group 2018, resmi berakhir, Jumat (17/8/2018). Berbagi kegiatan...

Load More