Fajar

  Breaking News

Produsen Mobil, tetapi Sepeda Paling Laris

NAIK KERETA. Wapres RI Jusuf Kalla bersama istrinya, Mufidah Jusuf Kalla, duduk di gerbong kereta shinkansen, dari Osaka menuju Kota Hiroshima, Rabu, 21 Februari lalu.
Feature - 24 Februari 2018, 10:10:52

* Geliat Negeri Sakura, 73 Tahun Pascabom Atom

Jepang pernah luluh lantak. Bom atom 6 Agustus 1945 menjadi tragedi kemanusiaan terbesar kala itu. Bagaimana kini?

Rasid Alfarizi
Hiroshima, Jepang

PADA era kemajuan teknologi ini, Jepang justru bertahan dalam tradisi transportasi lawas. Sepeda menjadi alat transportasi favorit di Negeri Sakura itu.

Ya, sepeda dan Shinkansen merupakan salah satu simbol peradaban di Jepang. Meskipun negeri ini produsen utama mobil, hanya sepeda dan Shinkansen terbanyak berseliweran di negeri ini.

Sepeda menjadi sarana transportasi di Jepang yang paling terkenal dan telah menjadi budaya. Dipakai oleh hampir semua orang, tidak peduli laki-laki atau perempuan, tua atau muda, miskin atau kaya.

Jika jarak tempuh tidak terlalu jauh, maka bersepeda adalah alternatif pertama karena murah dan cepat. Transportasi umum seperti bus dan kereta relatif mahal.

Untuk bus, meskipun perkiraan waktu tepat, biasanya rentang kedatangan agak lama. Belum lagi bus hanya berhenti di halte tertentu yang sering kali masih harus ditambah jalan kaki untuk mencapai tujuan.

Tarif per tiga halte di Utsunomiya sekitar 75 yen. Cukup mahal untuk kita yang sehat dan bisa bersepeda. Tak salah, sepeda paling banyak berseliweran di jalan raya hampir di semua kota di Jepang.

Rusman, pelajar Indonesia asal Makassar yang sedang tugas belajar di Hiroshima University, pun telah memiliki sepeda. Dipakai ke kampus. Termasuk untuk urusan lainnya.

"Untuk kami sebagai pendatang dan pendidikan di sini, sepeda adalah transportasi utama. Kami bisa bebas melakukan segala aktivitas dengan sepeda," kata pria yang telah menetap kurang lebih dua tahun di Hiroshima ini.

Pengguna sepeda sangat dihargai di Jepang. Mereka yang ingin bepergian jauh sisa memarkir sepedanya di stasiun kereta atau bus, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi publik.

"Pokoknya semua mudah dengan sepeda," tutur, alumni UNM yang mengambil studi biologi melalui beasiswa UNDP di Hiroshima University ini. Berdasarkan data per tahun 2016, di Jepang terdapat sekitar 71.551 juta sepeda dengan jumlah penduduk sekitar 126.66 juta jiwa. Jadi lebih dari 50 persen penduduk Jepang memiliki dan menggunakan sepeda.

Sekadar diketahui, semua sepeda di Jepang wajib memiliki nomor register dan surat lengkap. Sistem transportasi publik dirancang selain untuk keperluan warga kota, juga untuk mengantisipasi ledakan jumlah penduduk.

Di Osaka, kota yang berpenduduk 2,7 juta, Wakil Presiden (Wapres) RI, HM Jusuf Kalla, melakukan kunjungan kerja. Sebuah kota besar dan terpadat kedua di Jepang. Kota yang tidak pernah merasakan sesak dan bising seperti halnya di Jakarta.

Mantan Menteri Pedagangan RI, Muhammad Lutfhi yang juga pernah menjadi Dubes RI di Jepang, menuturkan, Jepang salah satu contoh peradaban modern yang mesti ditiru. Jepang bisa begitu, karena berhasil melakukan penyebaran penduduk dengan baik.

Penduduk Jepang melakukan perjalanan pergi dan pulang dari tempat bekerja dengan kereta api. "Jaringan kereta api di Jepang adalah yang paling intensif di seluruh dunia. Kereta api menjangkau setiap sudut kota," katanya.

Mulai dari kota paling utara, Wakkanai, hingga paling selatan, Kighosima. Perlu dicatat, strategi itu didesain secara detail oleh universitas setempat dan pemerintah hanya tinggal mengimplementasikan.

Sebuah cara yang sederhana, namun perlu manusia berkualitas untuk mewujudkannya. Para pekerja tidak mempunyai masalah jarak antara tempat tinggal dan kantor. Mereka bisa memilih untuk tinggal di mana saja, namun akan lebih baik jika itu dekat dengan stasiun.

Pemerintah menjalankan strategi sedemikian rupa sehingga semua diarahkan menggunakan kereta api dan bukan bus kota, apalagi kendaraan pribadi.

Naik Kereta
Nah terkait cerita transportasi publik, tak lengkap rasanya jika Anda belum merasakan sensasi naik kereta tercepat di dunia Shinkansen. Shinkansen merupakan salah satu peradaban yang paling menonjol di Jepang.

Shinkansen juga merupakan kemajuan teknologi transportasi yang menerima banyak perhatian dari luar negeri. Shinkansen Tokaido membutuhkan 2 jam 25 menit antara Tokyo dan Shin-Osaka.

Kereta ini memiliki kecepatan tertinggi 270 km/jam. Tahun ini merupakan peringatan 50 tahun Shinkansen sejak tahun 1964 yang telah mengangkut lebih dari 5 miliar orang.

JK dan rombongan menggunakan Shinkansen dari Kota Osaka menuju Hiroshima saat menerima penganugerahan honoris causa (HC), Rabu, 21 Februari lalu.

Jarak Osaka ke Hiroshima kurang lebih 300 km, kira-kira sama jarak Makassar-Palopo. Shinkansen dengan fasilitas super mewah seperti pesawat hanya menempuh perjalanan 1,5 jam.

Hari itu kami bersatu dalam satu gerbong lengkap dengan pakaian rapi, jas, dan dasi. "Kami serasa naik pesawat airbus, duduk di kelas bisnis. Kursinya empuk, kaki selonjor," kata Noval salah seorang pewarta media nasional di Jakarta.

Tak ada penjual berseliweran seperti kereta di Indonesia. Tak kalah nyaman, suara kabin kereta sangat kedap. "Jangan Anda membayangkan mendengar suara gesekan rel yang membising di telinga," imbuhnya.

Tentu saja, kecepatan adalah salah satu alasan mengapa shinkansen menjadi andalan di Jepang. Tetapi, ada alasan lain seperti ketepatan, kenyamanan, dan keamanan.

Diceritakan Alfurqan Djamad, salah satu volunteer KBRI di Jepang, Shinkansen tidak pernah terlambat. Waktu rata-rata keterlambatan tahunan per kereta adalah 30 detik.

"Kereta sangat bersih. Dan sejak 50 tahun operasi, tidak pernah ada kematian terkait kecelakaan," bebernya.

Tentu saja semua ini adalah dikaitkan dengan teknologi, tapi para staf-staf dan struktur juga sangat mempengaruhi hebatnya shinkansen ini. (*/rif-zuk)

 

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Dukung IYL-Cakka, Politisi Ini Mundur dari Golkar

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Dukungan kepada pasangan Ichsan Yasin Limpo- Andi Mudzakkar ( IYL-Cakka) di Luwu Utara makin bertambah sembilan hari...
 

Bantah Pasang Badan, Pjs Wali Kota Serahkan Kasus Lurah ke Panwaslu

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Parepare, Lutfie Natsir angkat bicara soal kasus dugaan 'money politics'...
 

Diduga Bakal Bagikan Uang, Oknum Lurah Digiring ke Panwas

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Oknum Lurah berinisial A Digiring ke Kantor Panwaslu Kota Parepare, Senin dinihari (18/6/2018) setelah Tim Buser...
 

Preview Belgia vs Panama: Setan Merah Tebar Teror

FAJARONLINE.CO.ID, SOCHI—Belgia akan menghadapi lawan paling enteng, Panama di laga perdana Grup G. Momentum ini mestinya bisa dimanfaatkan...
 

Pernah Kalah 12-0, Korsel Berani Gertak Swedia yang tanpa Ibrahimovic

FAJARONLINE.CO.ID, NIZHNY NOVGOROD—Korea Selatan dianggap paling lemah di Grup F Piala Dunia 2018. Akan tetapi, semifinalis Piala Dunia 2002...
 

Berlangsung Dua Hari, Ini Susunan Acara PSBM Ke-18

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Hajatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PBSM) akan digelar 23-24 Juni mendatang di Hotel Clarion Makassar. Para...
 

Keturunan Puang Rijoleng Halal Bihalal di Barru

FAJARONLINE.CO.ID, BOTTOE— Kerukunan Keluarga Aliah (Kekal) yang merupakan rumpun keturunan Syekh Ali (Aliyah) Puang Rijoleng menggelar halal...
 

Keluarga Besar HM Alwi Hamu Gelar Halal Bihalal di Parepare, Disambut Pemda Parepare

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Ratusan keluarga besar HM Alwi Hamu hadir dalam acara Halal Bihalal yang digelar di Lapares Cafe & Resto, Jalan...
 

Harga Toyota Sienta di Singapura Mencapai Rp1 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- ingapura terkenal dengan mobil-mobilnya yang dijual dengan harga mahal. Bahkan, harga jualnya jauh dari negara-negara...
 

Balon Udara Makin Membahayakan Penerbangan

Steakholder penerbangan tanah air tampaknya tidak mau meremehkan masalah balon udara. FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura I mencatat ada...
 

Komjen Iriawan Sah Dilantik Jadi Plt Gubernur Jabar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Komjen Pol Mochamad Iriawan secara resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Senin (18/6). Pelantikan...
 

Temu Tokoh, Wapres JK Tiba-tiba Minta Deng Ical Jadi MC

Fajaronline.co.id, Makassar -- Usai menggelar open house, Wapres JK kembali melakukan halalbilhalal pada malam hari, Minggu (17/6/2018). Kali ini,...
 

Jadwal Piala Dunia Senin Malam hingga Selasa Dinihari Nanti

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Piala Dunia memasuki hari kelima. Malam nanti, ada dua laga yang akan digelar di Grup F dan Grup G. Selain itu, juga...
 

DJ Asal Rusia Siap Menggebrak di Grand Opening New Botol Musik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bagi para pencinta musik dan hiburan malam, kini Botol Musik hadir kembali dengan konsep baru yang lebih fresh dan...
 

Gempa di Osaka, Dua Tewas, 8 Terluka, Beberapa Terperangkap di Lift

FAJARONLINE.CO.ID, TOKYO—Dua orang dikhawatirkan tewas dan setidaknya delapan orang lainnya terluka akibat gempa kuat berkekuatan 6,1 skala...
 

Sekkab Sinjai Hadiri Reuni dan Arisan Alumni 84 SMAN 277 Sinjai

FAJARONLINE.CO.ID -- Sekretaris Kabupaten Sinjai, Drs Akbar Mukmin MSi, menghadiri reuni dan arisan alumni SMAN 277 Sinjai di Kajuara Bone. Reuni...
 

Berciuman di Klub Malam, Pengunjung Wanita Menangis Dikepung Pria

FAJARONLINE.CO.ID, PLYMOUTH—Seorang wanita meninggalkan klub malam sambil menangis setelah sekelompok pria mengepung dan mengejeknya karena...
 

Brasil Protes, Pemain Swiss Bilang: Ini Sepak Bola

FAJARONLINE.CO.ID, ROSTOV—Swiss sukses membuat kejutan dengan menahan imbang favorit juara Brasil dalam laga perdana Grup E, Senin, 18 Juni,...
 

Gagal Menang, Pelatih Brasil Tuding Wasit Tidak Adil

FAJARONLINE.CO.ID, ROSTOV—Kegagalan Brasil meraih kemenangan dalam laga perdana mereka membuat sang pelatih, Tite kurang puas. Yang ia sesali...
 

Brasil Diimbangi Swiss, Serbia Puncaki Grup E

FAJARONLINE.CO.ID, ROSTOV—Brasil memulai laga Grup E dengan hasil kurang memuaskan. Menghadapi Swiss, Selecao hanya bermain imbang 1-1. Hasil...
 

Juara Bertahan Jerman Tumbang di Tangan Meksiko

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Juara bertahan Piala Dunia, Jerman menelan hasil buruk dalam laga perdana Grup F. Menghadapi wakil CONCACAF, Meksiko,...
 

Mantan Kapolda Metro Jaya akan Jabat Plt Gubernur Jabar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Dalam Negeri menunjuk Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional, Komjen Pol M. Iriawan, sebagai Plt...
 

Fitnah yang Terpa Mentan, Ketua MPR RI : Amran orang Baik

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA  - Kasus hoax yang menimpa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan....
 

Menteri di Era Gus Dur Doakan Ichsan Yasin Limpo

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Mantan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Dr Basri Hasanuddin, ikut mendoakan Ichsan Yasin Limpo (IYL)...
 

Open House Idulfitri, JK dan Prof Nurdin Diskusikan Pilkada dan Pembangunan Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Calon Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah menghadiri acara open house idul fitri di kediaman pribadi Wakil...

Load More