Fajar

  Breaking News

400 Tewas dalam 6 Hari, Pemimpin Dunia Mendesak Gencatan Senjata di Suriah

Seorang pria Suriah berjalan di antara bangunan yang hancur usai serangan udara pasukan pemerintah Suriah, di Ghouta, pinggiran kota Damaskus, Suriah. (Ghouta Media Center via AP) (Associated Press)
Internasional - 23 Februari 2018, 09:51:34

FAJARONLINE.CO.ID, BEIRUT—Pemimpin dunia menyerukan sebuah gencatan senjata di Suriah saat pasukan pemerintah terus menggempur wilayah Damaskus dalam sebuah kampanye yang menghancurkan dan telah menyebabkan ratusan orang tewas dalam beberapa hari ini.

Dewan Keamanan U.N mendengar sebuah briefing dari kepala kemanusiaan U.N. Mark Lowcock tentang apa yang dia sebut “bencana kemanusiaan yang terjadi di depan mata kami” di daerah pinggiran yang dikenal sebagai Ghouta timur yang dikuasai pemberontak.

Swedia dan Kuwait sedang mencari suara dalam sebuah resolusi yang meminta gencatan senjata 30 hari untuk mengizinkan badan-badan bantuan mengirimkan bantuan dan mengevakuasi orang-orang yang sakit parah dan terluka dari daerah yang terkepung untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun duta besar Rusia U.N., Vassily Nebenzia, pada hari Kamis, mengajukan amandemen terakhir, dengan mengatakan bahwa resolusi yang diajukan “tidak realistis”. Rusia mengesampingkan gencatan senjata dan malah menuntut agar semua pihak “menghentikan permusuhan sesegera mungkin,” dan “bekerja untuk pengurangan kekerasan segera dan tanpa syarat dan 30 hari” jeda kemanusiaan. “

Usulan Rusia tersebut juga mengutuk “penembakan” Damaskus dari Ghouta timur, dan menyesalkan “usaha kelompok teroris yang terus berlanjut untuk merebut kembali daerah dan menyerang warga sipil dan benda-benda sipil.”

Beberapa diplomat dewan yang memeriksa rancangan undang-undang tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak diberi wewenang untuk berbicara di depan umum, mengatakan bahwa hal tersebut tidak dapat diterima.

Nebenzia menuduh media global melakukan kampanye disinformasi besar-besaran yang mengabaikan apa yang dia klaim sebagai ribuan pejuang, termasuk militan terkait al-Qaida, yang menembaki Damaskus dari Ghouta timur dan berlindung di rumah sakit dan sekolah.
Anggota dewan mengatakan mereka perlu mempelajari proposal Rusia tersebut.

“Kami akan mencoba dan menemukan jalan ke depan yang sesuai untuk semua orang,” kata Duta Besar U.N. Swedia Olof Skoog kepada wartawan, menambahkan bahwa pemungutan suara kemungkinan terjadi pada hari Jumat.

Di Ghouta timur, petugas medis mengatakan bahwa mereka tidak dapat melihat keluarga mereka selama berhari-hari karena mereka bekerja sepanjang waktu di rumah sakit yang telah dipindahkan ke bawah tanah untuk melindungi mereka dari pemboman. Sementara pasangan dan anak-anak mereka tinggal di tempat penampungan.

“Anda tidak bisa berada di atas tanah selama 15 menit lagi,” kata seorang perawat di kota Kafr Batna, yang berbicara dengan syarat anonim untuk melindungi identitas anggota keluarga yang masih tinggal di tempat-tempat pemerintahan. “Setiap saat saya berharap harus merawat kerabat saya karena luka,” katanya.

Di latar belakang terdengar ledakan bom saat perawat berbicara lewat Skype kepada The Associated Press. Dia mengatakan sebuah bom telah jatuh kurang dari setengah kilometer jauhnya.

Seorang juru bicara kelompok pencarian dan penyelidik Pertahanan Sipil Suriah mengatakan Ghouta bagian timur ditargetkan untuk pemusnahan. “Ini adalah perang melawan warga sipil. Pertahanan sipil ditargetkan karena mereka menyelamatkan perempuan dan anak-anak, mengevakuasi warga sipil dari daerah sasaran dan memadamkan api,” kata juru bicara Siraj Mahmoud.

Empat pekerja penyelamat organisasi tersebut, telah tewas sejak hari Minggu, kata Mahmoud. Kelompok pemantauan Observer untuk Pengawasan Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan 400 orang, termasuk puluhan anak-anak, telah terbunuh sejak hari Minggu.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan pejuang terkait al-Qaida menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia di pinggiran kota Damaskus.
Sekretaris Jenderal U.N Antonio Guterres menyerukan penghentian segera “semua kegiatan perang” di wilayah di mana dia mengatakan bahwa orang-orang hidup “di neraka di Bumi.” (Washington Post/amr)

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222 untuk berlangganan koran cetak, bisa juga daftar koran melalui formulir Ini

Author : amir

loading...
Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Taufik Hidayat Komentari Penampilan Ginting: Kayak Lagi Nari

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat bicara soal pencapaian Anthony Sinisuka Ginting yang menjuarai China Open...
 

Hadapi Vietnam Malam Nanti, Timnas Indonesia U-16 Tidak Mau Terlena

FAJARONLINE.CO.ID, BUKIT JALIL—Timnas Indonesia U-16 akan melakoni laga kedua Grup C Piala Asia U-16, malam nanti. Meski di laga perdana mampu...
 

Jengkel Milan Imbang di Kandang, Gattuso: Kami Berwajah Dua

FAJARONLINE.CO.ID, MILAN—AC Milan kembali gagal meraih kemenangan. Menjamu Atalanta, Milan hanya bermain imbang 2-2 di San Siro. Jengkel dengan...
 

Ini Hasil Lengkap Liga Inggris, Italia, dan Spanyol Minggu Malam dan Senin Dinihari

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Berikut hasil lengkap Liga Inggris, Italia, dan Spanyol yang berlangsung pada Minggu malam hingga Senin dinihari tadi...
 

Pelantikan Legislator PAW DPRD Maros Terhenti 13 Menit

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS - Pengambilan sumpah dan janji empat anggota DPRD Maros Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019 diwarnai...
 

Barca Imbang di Kandang, Valverde Salahkan Wasit karena Kartu Merah Lenglet

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Tren positif Barcelona di La Liga berakhir di depan pendukung sendiri. Menjamu Girona di Camp Nou, dinihari tadi,...
 

Angel Karamoy Makin Mesra dengan Pacar Baru

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Seperti yang diberitakan sebelumnya, sutradara Jose Purnomo kini tengah menjalin hubungan dengan Angel...
 

Pemkab Sidrap Serahkan Batuan Beras Sebesar 37,2 Ton Untuk Korban Gempa di Lombok

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Sebagai wujud peduli terhadap masyarakat yang terkena dampak musibah bencana gempa di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat...
 

Kalahkan 4 Juara Dunia, Ginting Banjir Pujian Menangi China Open

FAJARONLINE.CO.ID, CHANGZHOU—Sukses Anthony Sinisuka Ginting menjadi jawara China Open 2018 menjadi prestasi luar biasa. Itu karena ia...
 

Gubernur Dinanti di Toraja, Ini Agendanya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan rombongan hari ini dijadwalkan tiba di Toraja. Hadiri kongres XIV Persekutuan Pemuda...
 

Klasemen Terbaru MotoGP: Marquez Sudah Hampir Pasti Juara Lagi

FAJARONLINE.CO.ID, ARAGON—Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez hampir pasti akan kembali mempertahankan gelarnya musim ini. Menyusul kemenangan...
 

Pemprov Efisiensi, Lantik Kepala Daerah di Unhas , Sempat Ngutang untuk Pelantikan 2016

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR  -- Pemprov Sulsel tengah efisiensi. Acara pelantikan empat kepala daerah di Sulsel, tak lagi digelar di puat...
 

Tegakkan Khitah Muhammadiyah, Alasan Din Syamsuddin Mundur sebagai Utusan Presiden

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Din Syamsuddin menjelaskan alasan nya mengundurkan diri dari jabatan Utusan Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama...
 

Jual Diri di Hotel, Janda Terancam Hukuman Cambuk di Terengganu

FAJARONLINE.CO.ID, KUALA TERENGGANU—Kurang dari sebulan setelah dua wanita dicambuk karena mencoba melakukan hubungan seksual, wanita lain di...
 

Kadis Kominfo Sampaikan Terima Kasih Warga Sidrap kepada RMS, Juga Imbau ASN Netral di Pilpres

fajaronline.co.id, Sidrap — Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Sidrap H Ir Kandacong menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara penaikan bendera...
 

Ikut Bermalam di "Pesantren Arbain", Rektor UIM Pesankan Salat Tahajud

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar melaksanakan "Pesantren Arbain", 22-30 September 2018. Wajib diikuti mahasiswa baru...
 

Titik Balik Si Ular Besar

FAJARONLINE.CO.ID, SAMPDORIA—Inter Milan meraih dua kemenangan beruntun secara dramatis di Serie A dan Liga Champions. Gelandang Inter, Marcelo...
 

Bahasa Daerah di Era Milenial

Politik bahasa di Indonesia telah menetapkan kedudukan, status, dan fungsi penggunaan bahasa yang digunakan warga di jagat nusantara, yaitu bahasa...
 

Fajar Fishing Club Merangkai Pulau

* Bertarung Nyali ke Kapoposang Banyak media menulis keindahan Kapoposang sebagai “serpihan surga”. Sayang, wajah “surga”...
 

I Love Monday: Pehaha . . .

MULAI pekan ini, jalanan-jalanan yang rusak diperbaiki. Minggu ini pula masalah air bersih yang kerap menjadi kesulitan masyarakat segera tertangani....
 

Rivalitas Persija v Persib yang Selalu Berujung Maut

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Rivalitas antara Persib dan Persija kembali merenggut nyawa seorang suporter, Minggu 23 September 2018. Haringga Sirla...
 

Sedih Dana Kampanye Kalah dari Toko Sebelah

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga S Uno mengaku sedih melihat dana awal untuk membiayai kampanyenya di Pemilu...
 

Indira Jusuf Ismail Apresiasi Partisipasi Warga Dalam Sunatan Massal Mariso

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail memberikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat dalam...
 

Wagub Bantu Pondok Pesantren Nurul Jadid Pasangkayu

FAJARONLINE.CO.ID, PASANGKAYU ---Guna lebih mendekatkan diri dan menambah ketaqwaan masyarakat kepada Allah Swt, serta meningkatkan syiar Islam...
 

WNI yang Ditemukan Terkapar di Parkiran Rumah Sakit Jeddah

FAJARONLINE.CO.ID, JEDDAH—Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengupayakan perawatan dan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI)...

Load More