Fajar

  Breaking News

Konflik, Selamanya Jadi Musuh Masa Depan

SAKSI TRAGEDI. Wapres RI, Jusuf Kalla dan istrinya, Mufidah, mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Park, Jepang, Rabu, 21 Februari. JK menerima gelar kehormatan Doctor Honoris Causa (HC) dari Universitas Hiroshima. Foto: RASID ALFARIZI/FAJAR
Feature - 22 Februari 2018, 15:06:17

* Dari Penerimaan Doktor Kehormatan JK di Jepang

Tak hanya dalam negeri, Jusuf Kalla pun mendapat gelar kehormatan akademik di luar negeri. Termasuk di Universitas Hiroshima, Jepang.

RASYID ALFARIZI
Hiroshima, Jepang

KOTA Hiroshima, Jepang, meninggalkan kesan mendalam bagi Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla. Di sanalah, tragedi kemanusiaan itu pernah terjadi.

Karena kepedulian JK selama ini di bidang perdamaian, Universitas Hiroshima mengapresiasinya. JK diberi gelar doktor honoris causa (HC) dari salah satu kampus terbesar di Jepang itu, Rabu, 21 Februari.

Dalam pidatonya yang bertema "Ketidaksesuaian Antara Konflik dengan Peradaban", JK menceritakan peristiwa 6 Agustus 1945. Kala itu, bom atom meluluhlantakkan Kota Hisroshima yang indah dan berperadaban.

 Seluruh umat manusia sangat terkejut. Penduduk Hiroshima tidak diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri atau melarikan diri dari kematian.

"Bahkan para orang tua tidak sempat melihat senyum terakhir anak-anaknya," urai JK di hadapan Presiden Universitas Hiroshima, para dekan, dan staf pengajar.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah umat manusia, senjata mematikan ditembakkan. Memusnahkan umat manusia dan peradaban Hiroshima kala itu.

JK mengingatkan, paradigma perdamaian harus diubah mengingat kompleks dan dinamisnya kehidupan dan kemajuan teknologi persenjataan.

Saat ini, sulit mendefinisikan perdamaian sebagai tidak adanya kekerasan. JK mengurai, perdamaian harus dipercaya sebagai kondisi ditegakkannya keadilan, persamaan dijamin, kebebasan dipelihara, dan kemakmuran dicapai.

"Toleransi merupakan praktik sehari-hari, HAM, demokrasi dan lingkungan terpelihara. Inilah caranya kita melihat, memercayai, dan mempraktikkan perdamaian hari ini," paparnya.


Meskipun sudah 78 tahun peristiwa bom atom itu, mimpi dan ingatan buruk masih segar dalam ingatan. Sejarah tidak dapat dan tidak akan menghapus tragedi kemanusiaan ini. Sekelompok manusia menghilangkan kelompok manusia lainnya.

"Sejarah tidak dapat memaafkan. Kita semua mengutuk dan tidak pernah menyetujui hal tersebut. Tidak mungkin untuk melupakannya," kata JK.

Pria asal Bone itu mengurai, berbagai peristiwa bersejarah telah dia lalui dalam hidupnya. Namun, tragedi Hiroshima dan Nagasaki adalah yang paling mengerikan. Kini, waktunya bersama-sama mencegah konflik terjadi.

Saya juga sependapat dengan prinsip yang dianut oleh teman-teman Jepang, 'perang sudah cukup. Tidak ada lagi perang'," ujarnya.

Sepanjang sejarah dan peradaban, konflik selalu ada. Sejak penggunaan batu, kayu, kampak, tombak, meriam, pisau dan pedang, panah atau peluru, bahan peledak kimia atau reaksi berantai atom, jarak jauh atau dekat hingga teknologi senjata mutakhir.

"Sepanjang sejarah dan peradaban, konflik, apapun motif di baliknya, selalu mengorbankan hidup manusia dan menghancurkan semuanya," imbuhnya lagi.

Bagi JK, konflik tidak pernah memperlihatkan keindahan pada masa depan. Hanya perdamaian yang dapat menjamin keindahannya. Hanya perdamaian yang dapat mengembangkan peradaban manusia.

Dia mengakui, setiap bentuk konflik selalu memecah masyarakat antara "kami" dan "mereka". Selalu ada garis pembatas yang tidak dapat didamaikan, sehingga tidak tercapai keharmonisan dalam hidup.

Masyarakat saling tidak memercayai. Rakyat akan selalu gelisah. Lalu, mereka berkomunikasi dalam diam. Sejatinya, manusia telah memiliki pengalaman panjang dalam konflik dan kekerasan.

"Sekarang, tantangan terbesar adalah aktor non-negara dengan ideologi tunggal: utopia yang mengarah kepada intoleransi," kata JK.

Para pelakunya datang dari seluruh dunia. Mendeklarasikan dan menyatakan perang terhadap mereka yang tidak menjadi bagian dari kelompok mereka.

Karenanya, pencinta perdamaian mesti mengambil jalan berbeda. Keberagaman merupakan hakikat dari manusia. Apapun kepercayaan seseorang, semua percaya bahwa Tuhan menginginkan keberagaman.

Usai menerima gelar kehormatan, JK dan istrinya, Mufidah, mengunjungi Hiroshima Peace Memorial Park (Taman Perdamaian) atau biasa disebut Atomic Dome.

"Ini kehancuran total tanpa tahu musuh atau kawan," ucap JK. (*/zuk-rif)

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222 untuk berlangganan koran cetak, bisa juga daftar koran melalui formulir Ini

Author : rika

loading...
Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Lama Saling Kenal, Komisioner KPU Palopo Yakin Lari Kencang

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO - Lima komisoner baru Kota Palopo dilantik Ketua KPU RI Arief Budiman di Hotel Arya Duta, Jakarta, Senin...
 

Emas Parepare dari Senam, Barru Balap Sepeda, Gowa Taekwondo

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG – Pundi-pundi medali emas mengalir bagi kontingen Parepare di hari kedua Porda XVI/2018 Sulsel di Pinrang, Senin,...
 

Nurdin: Pemprov Akan Bawa Uang ke Toraja

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Guberbur Sulsel, M Nurdin Abdullah berjanji akan secepat mungkin membangun infrastruktur yang mendukung Toraja sebagai...
 

Anwar Adnan Saleh Yakin Nasdem Isi Kursi Ketua DPRD Sulbar

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU - Meski tidak memiliki calon legislator dari Dapil Sulbar 4 (Majene), Nasdem Sulbar tetap optimistis. Ketua DPW Nasdem...
 

Taufik Hidayat Komentari Penampilan Ginting: Kayak Lagi Nari

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat bicara soal pencapaian Anthony Sinisuka Ginting yang menjuarai China Open...
 

Hadapi Vietnam Malam Nanti, Timnas Indonesia U-16 Tidak Mau Terlena

FAJARONLINE.CO.ID, BUKIT JALIL—Timnas Indonesia U-16 akan melakoni laga kedua Grup C Piala Asia U-16, malam nanti. Meski di laga perdana mampu...
 

Jengkel Milan Imbang di Kandang, Gattuso: Kami Berwajah Dua

FAJARONLINE.CO.ID, MILAN—AC Milan kembali gagal meraih kemenangan. Menjamu Atalanta, Milan hanya bermain imbang 2-2 di San Siro. Jengkel dengan...
 

Ini Hasil Lengkap Liga Inggris, Italia, dan Spanyol Minggu Malam dan Senin Dinihari

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Berikut hasil lengkap Liga Inggris, Italia, dan Spanyol yang berlangsung pada Minggu malam hingga Senin dinihari tadi...
 

Pelantikan Legislator PAW DPRD Maros Terhenti 13 Menit

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS - Pengambilan sumpah dan janji empat anggota DPRD Maros Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019 diwarnai...
 

Barca Imbang di Kandang, Valverde Salahkan Wasit karena Kartu Merah Lenglet

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Tren positif Barcelona di La Liga berakhir di depan pendukung sendiri. Menjamu Girona di Camp Nou, dinihari tadi,...
 

Angel Karamoy Makin Mesra dengan Pacar Baru

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Seperti yang diberitakan sebelumnya, sutradara Jose Purnomo kini tengah menjalin hubungan dengan Angel...
 

Pemkab Sidrap Serahkan Batuan Beras Sebesar 37,2 Ton Untuk Korban Gempa di Lombok

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Sebagai wujud peduli terhadap masyarakat yang terkena dampak musibah bencana gempa di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat...
 

Kalahkan 4 Juara Dunia, Ginting Banjir Pujian Menangi China Open

FAJARONLINE.CO.ID, CHANGZHOU—Sukses Anthony Sinisuka Ginting menjadi jawara China Open 2018 menjadi prestasi luar biasa. Itu karena ia...
 

Gubernur Dinanti di Toraja, Ini Agendanya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKALE - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan rombongan hari ini dijadwalkan tiba di Toraja. Hadiri kongres XIV Persekutuan Pemuda...
 

Klasemen Terbaru MotoGP: Marquez Sudah Hampir Pasti Juara Lagi

FAJARONLINE.CO.ID, ARAGON—Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez hampir pasti akan kembali mempertahankan gelarnya musim ini. Menyusul kemenangan...
 

Pemprov Efisiensi, Lantik Kepala Daerah di Unhas , Sempat Ngutang untuk Pelantikan 2016

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR  -- Pemprov Sulsel tengah efisiensi. Acara pelantikan empat kepala daerah di Sulsel, tak lagi digelar di puat...
 

Tegakkan Khitah Muhammadiyah, Alasan Din Syamsuddin Mundur sebagai Utusan Presiden

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Din Syamsuddin menjelaskan alasan nya mengundurkan diri dari jabatan Utusan Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama...
 

Jual Diri di Hotel, Janda Terancam Hukuman Cambuk di Terengganu

FAJARONLINE.CO.ID, KUALA TERENGGANU—Kurang dari sebulan setelah dua wanita dicambuk karena mencoba melakukan hubungan seksual, wanita lain di...
 

Kadis Kominfo Sampaikan Terima Kasih Warga Sidrap kepada RMS, Juga Imbau ASN Netral di Pilpres

fajaronline.co.id, Sidrap — Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Sidrap H Ir Kandacong menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara penaikan bendera...
 

Ikut Bermalam di "Pesantren Arbain", Rektor UIM Pesankan Salat Tahajud

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Islam Makassar melaksanakan "Pesantren Arbain", 22-30 September 2018. Wajib diikuti mahasiswa baru...
 

Titik Balik Si Ular Besar

FAJARONLINE.CO.ID, SAMPDORIA—Inter Milan meraih dua kemenangan beruntun secara dramatis di Serie A dan Liga Champions. Gelandang Inter, Marcelo...
 

Bahasa Daerah di Era Milenial

Politik bahasa di Indonesia telah menetapkan kedudukan, status, dan fungsi penggunaan bahasa yang digunakan warga di jagat nusantara, yaitu bahasa...
 

Fajar Fishing Club Merangkai Pulau

* Bertarung Nyali ke Kapoposang Banyak media menulis keindahan Kapoposang sebagai “serpihan surga”. Sayang, wajah “surga”...
 

I Love Monday: Pehaha . . .

MULAI pekan ini, jalanan-jalanan yang rusak diperbaiki. Minggu ini pula masalah air bersih yang kerap menjadi kesulitan masyarakat segera tertangani....
 

Rivalitas Persija v Persib yang Selalu Berujung Maut

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA---Rivalitas antara Persib dan Persija kembali merenggut nyawa seorang suporter, Minggu 23 September 2018. Haringga Sirla...

Load More