Fajar

  Breaking News

Pro-LGBT Anti-Pancasila

Opini - 24 Januari 2018, 11:43:45

AM Iqbal Parewangi

(Anggota DPD RI - MPR RI)

MORAL religius (ketuhanan) mendasari seluruh empat sila Pancasila : kemanusiaan, persatuan, demokrasi permusyawaratan, dan keadilan sosial. Kita tentu paham posisi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Republik Indonesia.

Selaras, moral religius harus mendasari seluruh aspek berbangsa dan bernegara di negeri anugerah Ilahi bernama Indonesia ini. UUD NRI 1945 pasal 29 ayat 1 menegaskan, "Indonesia berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa." Kita pun tentu paham posisi UUD NRI 1945 sebagai landasan konstitusional negara Republik Indonesia.

Ringkasnya, siapapun yang tidak mengindahkan, mengingkari apalagi melawan prinsip moral religius, sejatinya mereka menentang dasar dan ideologi serta konstitusi negara Republik Indonesia. Anti-Pancasila, dalam bahasa zaman now, juga anti-UUD NRI 1945, berarti anti-NKRI.

***

Kita dapat membuat daftar contoh-contoh perilaku maupun para pelaku yang tidak mengindahkan, mengingkari ataupun melawan prinsip moral religius.

Yang terbaru, adanya "fraksi/parpol pro-LGBT" sebagaimana diungkapkan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Kemudian dipertegas lagi antara lain oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid, yang membenarkan adanya Anggota Dewan yang mendukung gerakan LGBT (fajaronline.co.id, 21/01/2018). Sebelumnya, Prof Mahfud MD yang juga mantan Ketua MK sudah mensinyalir adanya aliran dana asing untuk melegalkan praktik LGBT di Indonesia.

Terlepas dari kontroversi yang menyertai ungkapan adanya fraksi/parpol pro-LGBT tersebut, dalam hemat saya, itu sebentuk pemantik.

Agar tampak realitas-realitas tak bermoral religius yang selama ini digelapkan dari pandangan publik. Juga, yang lebih mendasar lagi, agar tersingkap adanya upaya sistematis untuk mengikis dan terus mereduksi moral religius anak bangsa. Termasuk gerakan pro-LGBT yang, alih-alih sekadar hoax, bahkan sudah menembus ke jantung lembaga pemangku konstitusi.

***

Lesbian, gay, bisexual dan transgender (LGBT) merupakan penyimpangan orientasi seksual yang bertentangan dengan moral religius. Bertentangan dengan fitrah manusia, agama dan moral masyarakat Indonesia.

Banyak referensi terkait definisi, sejarah dan ideologi LGBT, hingga tujuan dari gerakan yang semakin mengglobal sekaligus beusaha mendesa itu.

Per definisi, sederhananya, perempuan lesbian mengarahkan orientasi seksualnya kepada sesama perempuan. Lelaki gay melakukan perbuatan homoseksual dengan sesama lelaki. Individu bisexual menikmati kekerabatan emosional dan seksual dengan lawan maupun sesama jenis. Sedangkan seorang transgender sanggup mengidentifikasi dirinya sebagai seorang heteroseksual, homoseksual, biseksual maupun aseksual.

Terlihat bahwa lesbian, gay, bisexual dan transgender memiliki perbedaan. Kesamaannya, dan di situ jugalah penyimpangannya, sama-sama mempunyai orientasi seksual kepada sesama jenis.

Kelompok LGBT mengklaim faktor genetis sebagai alasan keberadaannya. Takdir genetis, sebutlah begitu. Mereka merujuk teori “Gay Gene” yang diusung Dean Hamer (1993), seorang gay, meski Dean sendiri kemudian mengakui bahwa risetnya yang mendasari teorinya itu tidak mendukung klaim faktor genetis sebagai faktor utama yang melahirkan perilaku homoseksualitas. Kredo ilmiahnya : hasil riset tidak mendukung, teori gugur.

Bahwa riset faktor genetis saja tidak mendukung, apalagi moral religius. Sebuah catatan di republika.co.id (26/01/2016), misalnya, menyebutkan bahwa perbuatan LGBT ditolak oleh semua agama bahkan dianggap sebagai perbuatan yang menjijikan, tindakan bejat, dan keji.

Dalam Islam, LGBT disebut dengan istilah sihaaq (lesbian) dan liwath (gay). Liwath, perbuatan sex menyimpang diantara sesama lelaki yang dinisbatkan kepada kaumnya Nabi Luth as, disebut oleh Allah azza-wa-jalla dalam QS. al-A'raf: 80-81 sebagai perbuatan keji (fahisy) dan melampui batas (musrifun).

Sihaaq dan liwath, dua-duanya perbuatan sex menyimpang diantara sesama jenis, hukumnya disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (HR Imam Muslim, At-Tirmidzi dan Abu Dawud) : “Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki lain, dan jangan pula seorang perempuan melihat aurat perempuan lain. Janganlah seorang laki-laki menggunakan satu selimut dengan laki-laki lain, dan jangan pula seorang perempuan menggunakan satu selimut dengan perempuan lain.”

Jadi sangat jelas LGBT bertentangan dengan moral religius, apalagi bagi masyarakat Indonesia yang 87 persen Muslim.

***

Menyadari bahwa penyimpangan orientasi seksual LGBT bertentangan dengan moral religius, bahwa moral religius mendasari seluruh empat sila Pancasila, dan bahwa Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara Republik Indonesia, kita pun tersadar betapa sejatinya sikap pro-LGBT memendam konsekuensi serius : pro-LGBT = anti-Pancasila.

Dan semakin serius lagi ketika yang pro-LGBT itu bergerak di jantung lembaga pemangku konstitusi negara kebangsaan yang berKetuhanan YME ini. Dalam bahasa ironis yang tak pedis : anti-Pancasila berdenyut di jantung Pancasila.

Saya tidak hendak mengatakan bahwa gerakan pro-LGBT tidak bermasalah jika lokusnya di luar parlemen. Tetapi, bahwa itu berlokus di lembaga yang berkewenangan membuat Undang-Undang, itu masalah sangat serius. Kita sudah paham bahwa melegalisasi ataupun melegislasikan pro-LGBT, itu anti-Pancasila.

Sampai pada titik ini, kita bukan lagi hanya bicara soal penyimpangan orientasi sexual individu per individu. Kita sudah bicara soal potensi disorientasi perundang-undangan yang, jika itu terjadi, akan berpengaruh sangat buruk terhadap moral religius generasi bangsa, kini dan ke depan. Kita harus bicara soal kesadaran dan keberpihakan terhadap dasar dan ideologi serta landasan konstitusional negara kita tercinta.

Akan jadi apa masa depan bangsa berpenduduk 257 juta atau terbesar keempat di dunia kini, jika lembaga pemangku konstitusinya diisi oleh orang yang tidak mengindahkan bahkan melawan prinsip moral religius berarasy ketuhanan ---yang merupakan landasan utama dari dasar dan ideologi serta konstitusi negara Republik Indonesia?

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222

Author : Rasid

Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Witan Dedikasikan Golnya untuk Korban Gempa Palu

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTAA—Pahlawan kemenangan tim nasional Indonesia U-19 atas Chinese Taipei, Witan Sulaeman mendedikasikan gol-golnya untuk...
 

Parkir Bus Chinese Taipei Diakui Indra Bikin Repot Timnas Indonesia U-19

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARATA—Timnas Indonesia U-19 mengalahkan Chinese Taipei dengan skor 3-1 pada laga pertama Grup A Piala AFC U-19 2018 di...
 

Curi Pakaian Dalam 4 Siswi, Tertangkap karena Onani di Kamar Korban

FAJARONLINE.CO.ID, CALIFORNIA—Seorang pencuri pakaian dalam ditangkap polisi setelah menonton pornografi di laptop korban dan meninggalkan air...
 

Jadwal Liga Inggris, Italia, dan Spanyol Akhir Pekan Ini

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Setelah jeda internasional, kompetisi domestik Eropa akan kembali bergulir. Berikut jadwal pertandingan Premier...
 

Suporter Red Gank Bakal Ramai-ramai ke Segiri

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Salah satu kelompok suporter PSM, Red Gank mengirim beberapa anggotanya ke Stadion Segiri, Samarinda. Untuk mendukung...
 

Wabup Irwan Jual Bagea di Pekan Raya Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI - Stan Pemkab Luwu Timur di Pekan Raya Sulsel, Hotel Four Points By Sheraton, Makassar, menampilkan delapan olahan pangan....
 

Kalahkan Chinese Taipei 3-1, Timnas Indonesia U-19 Pimpin Grup A

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Timnas Indonesia U-19 memulai Piala Asia U-19 2018 dengan hasil gemilang. Menghadapi Chinese Taipei, Garuda...
 

Kalah, Pelatih Qatar Kritik Rumput SUGBK

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Ditekuk Uni Emirat Arab (UEA) U-19, Kamis (18/10/2018), pelatih Qatar U-19, Bruno Pinheiro, melontarkan kritik terhadap...
 

TK Pertiwi Mannanti Juara Lomba Nyanyi Gebyar PAUD Se-Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - Prestasi gemilang diraih oleh TK Pertiwi Mannanti, Kabupaten Sinjai. Mereka menjadi juara 1 lomba nyanyi Gebyar PAUD...
 

Aplikasi Baruga Sulsel, Keluhan Masyarakat Langsung ke Gubernur

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tak perlu lagi menunggu lama jika ingin menyampaikan aspirasi langsung ke Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Kini sudah...
 

DPRD Maros dan UIM Gelar Bimtek, Bahas Penyusunan APBD 2019

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pimpinan, anggota, dan sekretariat DPRD Maros bekerja sama dengan Universitas Islam Makassar (UIM) menggelar bimbingan...
 

Semen Indonesia Ajak Warganet #BicaraBaik di Media Sosial

FAJAR ONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menggelar pelatihan media sosial bertajuk #BicaraBaik bersama 50 pegiat medsos di...
 

Grup Indonesia U-19, UEA Kalahkan Qatar 2-1 di Laga Pembuka

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Laga pembuka Piala Asia U-19 2018 dimenangi Uni Emirat Arab (UEA). Menghadapi Qatar dalam laga perdana Grup A,...
 

Ini Tarif Baru Air PDAM Bone

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Tarif dasar air di Kabupaten Bone mengalami kenaikan. Harganya kini mencapai Rp3.600 per meter kubik. Sebelumnya, PDAM...
 

BPK Sulbar Buka Penuh Akses bagi Media

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU - Prinsip akuntabilitas dan tranparansi juga diterapkan Badan Pengelola Keuangan (BPK) Sulbar. Bagi pihak yang membutuhkan...
 

Tri Berikan Kemudahan Pelanggan untuk Dukung #PaluDonggalaBangkit

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Indonesia kembali berduka dengan gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya. Melihat...
 

PHRI-IHGMA Sulsel Lepas 2 Truk Bantuan ke Palu dan Donggala

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Ketua BPD PHRI Sulsel Anggiat Sinaga bersama Ketua IHGMA Junaidi Salam melepas 2 truk bantuan untuk para...
 

Bukan Mohamed Salah, Fans Liverpool Lebih Khawatir Kehilangan Van Dijk

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Empat pemain kunci Liverpool; Virgil van Dijk, Mohamed Salah, Sadio Mane dan Naby Keita menderita cedera selama...
 

Disdik Maros Bagikan Seragam Sekolah Bagi Anak Pengungsi Gempa Palu

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Dinas Pendidikan Kabupaten Maros membagikan seragam sekolah kepada peserta didik yang merupakan korban bencana...
 

Logo Baru Kalla Group

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Presiden Direktur Kalla Group, Solihin Kalla menjelaskan filosofi logo baru perusahaan. Logo yang dirilis bertepatan...
 

Mulai Hari Ini, Path Tak Lagi Menyimpan Data Anda

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Hari perpisahan telah tiba. Kamis (18/10/2018), aplikasi pertemanan Path resmi tutup. Dalam blog resminya, Path...
 

Ahmad Dhani Resmi Tersangka

FAJARONLINE.CO.ID, SURABAYA - Ahmad Dhani Prasetyo lagi-lagi terjerat kasus. Sang musikus ditetapkan oleh Polda Jatim sebagai tersangka kasus...
 

Ini Dia Cawabup yang Diusung Partai Hanura

Fajaronline.co.id, Barru – Penentuan kandidat wakil bupati Barru masih menunggu pengajuan nama-nama dari partai pengusung.  Partai Hanura...
 

Tantang WK 23, Kakha Andalkan Counter Attack

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kakha FC sudah menyiapkan strategi jitu menghadapi WK 23 pada laga semifinal Wali Kota Cup IV di Lapangan Hasanuddin,...
 

Lima Tahun Lagi, Bone Bakal Kekurangan 1.000 Guru

  FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Kabupaten Bone tampaknya masih butuh lebih banyak tenaga pendidik. Pasalnya, rasio guru dan sekolah yang...

Load More