Fajar

  Breaking News

Anomali Pilgub Sulsel

Opini - 11 Januari 2018, 09:57:22

Saya hanya dapat mengucap kata “anomali” menyaksikan sengitnya pra-pilkada di hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.

Oleh: Muh. Quraisy Mathar
Dosen UIN Alauddin

Begitu banyak drama mengiringi kisah pra pendaftaran. Mulai dari bongkar pasang pasangan, saling klaim dukungan parpol, sampai urusan berseliwerannya berita yang bercampur aduk antara fakta dan hoax. Intrik pra pendaftaran para calon ke KPU diiringi dengan intrik-intrik perebutan rekomendasi sana-sini. Beberapa ketua parpol tingkat propinsi dan kabupaten, atau bahkan hanya sebatas pengurus biasa, cukup lantang dan dengan penuh percaya diri seakan mengunci para calon dukungannya. Lucunya, hal tersebut dilakukan “seakan” tanpa memperdulikan keberadaan dan keputusan akhir ketua umum parpol itu sendiri. Parpol seakan menjadi yayasan-yayasan milik keluarga atau kelompok yang terpisah dengan jalur komandonya di pusat.

Propinsi Sulawesi Selatan plus beberapa kabupaten dan kotanya akhirnya akan memilih duet yang telah resmi mendaftar ke KPU hingga injury time. Proses pra pendaftaran pun dibumbui dengan idiom “saling begal”. Lucunya, antara yang dibegal dan yang membegal sangat tidak jelas.

Semuanya bercampur aduk menjadi satu. Ada juga idiom tentang mahar, baik person maupun lembaga. Saya sendiri tak pernah tahu akan kebenarannya, namun hampir seluruh masyarakat meyakini bahwa jumlahnya pasti sangat besar. Lalu pendaftaran para calon pun ditutup dengan idiom “kotak kosong”. Saya sendiri bingung, apa harus mengucapkan selamat atau justru bersedih dengan idiom tersebut. Apa memang sudah tak ada manusia-manusia berkelas yang punya potensi untuk menjadi pemimpin di daerah yang berkotak kosong tersebut.

Mari mencoba lebih spesifik ke tingkat Propinsi Sulawesi Selatan. Akhirnya pula, 4 calon telah resmi terdaftar sebagai cagub-cawagub. Ke-4 duet ini diyakini sebagai petarung-petarung sejati. Pasca akan berakhirnya periode kepemimpinan SYL sebagai gubernur, ruang pertarungan menjadi sangat terbuka, walau pun IYL sebagai adiknya tentu akan memanfaatkan kesamaan 2 akronim di belakang namanya yang tetap dengan branding YL. Namun masyarakat tentu sudah sangat tahu, bahwa IYL bukan SYL.

Ruang pertarungan yang lebih terbuka juga menjadikan NH sebagai salah satu cagub memilih untuk turun kasta dan kembali akan mengurus kampung dibandingkan tidur nyaman saja sebagai pengurus parpol di pusat. Hal ini juga berlaku untuk NA yang karena terbukanya pertarungan, akhirnya memilih untuk “melacurkan” gelar akademik tertinggi, yakni Profesor, ke wilayah yang sangat abu-abu dan sesekali bahkan sangat tidak akademik. Lalu pada sesi injury time proses pendaftaran, muncul cagub terakhir yang dalam kalkulasi saya justru terasa sangat fenomenal. AAN, sejak awal tak direkeng (dihitung), lalu muncul dan menjelma menjadi aktor utama drama pra-proses pendaftaran.

Setelah mengembalikan salah satu parpol yang sejatinya memang adalah miliknya sebagai anggota parpol tsb, satu parpol bahkan dikuncinya hanya dalam hitungan jam sebelum diketuknya lonceng tanda berakhirnya sesi pendaftaran ke KPU. Selesailah drama pra pendaftaran cagub-cawagub di Sulsel.

Selanjutnya masyarakat Sulsel akan kembali menyaksikan sebuah film lanjutan yang berjudul “kampanye”. Kisahnya tentu akan lebih dramatis dan lebih kaya intrik. Mirip-mirip dengan ‘clash of the titans” (pertarungan para raksasa) dalam kisah Parseus di mitologi Yunani kuno. Para raksasa akan saling hajar, dan yang sudah pasti akan menjadi korban adalah masyarakat kecil yang akan berlakon sebagai kurcaci. Kita semua sangat berharap, para raksasa itu adalah raksasa-raksasa Sulsel yang masih menjunjung idiom “taro ada taro gau”.

Sehingga drama pilgub Sulsel akan menghadirkan sebuah tontonan dan pesta buat seluruh masyarakat Sulsel itu sendiri. Selamat bertarung wahai para raksasa. Kita semua punya jagoan, namun seluruh kita harus melatih keyakinan kita, bahwa raksasa siapapun yang menang, dia pasti akan mengurus kita semua di Sulsel.

Begitupun dengan seluruh masyarakat Sulsel yang akan bertindak sebagai kurcaci dan penonton, selamat “mengadu” raksasa kita. Kurcaci juga harus beridiom “taro ada taro gau”, menang dengan tunduk memberi hormat dan kalah dengan tetap menegakkan kepala, sebab siapapun pemenangnya, raksasa-raksasa itu tetap akan mengurus yang kalah. Saya sendiri sudah punya raksasa jagoan. Siapa dia? Rahasia dong. Selamat berpilgub Sulawesi Selatan, dengan semua rumus yang anomali, dan gong itu pun ditabuh. (*)

Author : rika


Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Disdalduk Enrekang Dikunjungi Latbang BKKBN Sulsel, Ini Tujuannya

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdalduk) Enrekang mendapatkan kunjungan dari tim BKKBN provinsi Sulsel,...
 

Bupati Gowa Lepas Bansos Beras Sejahtera

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, melepas empat truk perwakilan pendistrubusian Bantuan Sosial Pangan Beras...
 

Abrasi Ancam Rusak Rumah Warga di Pesisir Galesong

FAJARONLINE.CO.ID, TAKALAR -- Akibat cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah perairan Takalar beberapa pekan ini, lima desa di Kecamatan Galesong...
 

Pernyataannya Dikecam, MB Bilang hanya Bicara Lepas

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG - Sejumlah kalangan mempertanyakan pernyataan bupati sekaligus calon petahana, Muslimin Bando (MB). Pernyataan itu adalah...
 

Kata Indira tentang Area Kewanitaan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail bicara soal area kewanitaan, Rabu (24/1/2018). Kata istri...
 

Kahar Muzakir Ketua Komisi III DPR dan Hubungannya dengan Aziz Qahhar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Kahar Muzakir resmi dilantik menjadi sebagai Ketua Komisi III DPR RI, Rabu (24/1/2018) di Gedung DPR, Senayan. Kahar...
 

Muslimin Bando Punya Rp30 M, Wakilnya Rp400 Juta, Berkasnya Belum Masuk

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG - Bakal pasangan calon (bapaslon) Enrekang, Muslimin Bando-Asman masih perlu melengkapi hasil pelaporan harta kekayaannya...
 

Prof Dwia Menang Sangat Telak, Pilrek Unhas Lanjut Putaran Kedua

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pemungutan suara kandidat Rektor Unhas tengah berjalan di Baruga AP Pettarani, Rabu (24/1/2017). Petahana menang...
 

Survei Kepuasan Masyarakat

Setiap penyelenggara layanan publik wajib melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat...
 

Ada SYL, Judas Sapa Cakka Pak Wagub

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO - Wali Kota Palopo, M Judas Amir menyita perhatian pada sebuah acara di Kodim 1403/Sawerigading, Rabu (24/1/2018). Di...
 

Demi Uang dan Fantasi, Istri Jajakan Suami Layani Bercinta Bertiga

FAJARONLINE.CO.ID SURABAYA - Veronita (20) harusnya sudah hidup damai dengan M Reza (24), suaminya. Namun kebiasaan buruk membuat rumah tangga mereka...
 

BEM Ekonomi Unismuh Kumpul 51 Kantong Darah

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengelar bakti...
 

Personel Polres Selayar Divaksin Difteri, Istri Juga Kebagian

FAJARONLINE.CO.ID, SELAYAR - Polres  Kepulauan  Selayar melakukan  pemberian  vaksin difteri  kepada  anggotanya, Rabu...
 

Mengislamkan Dunia Maya

(Catatan Munas Tarjih Muhammadiyah ke XXX, Makassar 24-26 Januari 2018) Tak dipungkiri, kemajuan teknologi telah mengubah kehidupan manusia, salah...
 

Puncak HPRL, Cakka: Kita Harus Bersatu Angkat Martabat Wija To Luwu

 FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA- 23 Januari diperingati sebagai Hari Perjuangan Rakyat Luwu ( HPRL). Setiap tahun puncak peringatan hari bersejarah...
 

Suapi Kakek Telantar dan Bantu Mendapatkan Penampungan

* Kepedulian Sosial Bripka Yumanto, Polantas Polres Barru Empatinya tak biasa. Tak sekadar memberi, melainkan ikut menyuapi. Rusman...
 

Hibah Pemkab Wajo ke Kejari Tertahan, Suratnya Tidak Jelas

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO - Rencana penghibahan aset daerah pemerintah kabupaten (Pemkab) berupa tanah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Wajo...
 

Jemaah Abu Tours di Pangkep Sudah Dua Kali Penundaan

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP - Adanya penundaan keberangkatan umrah menggunakan jasa travel Abu Tours mendapat reaksi dari calon jemaah asal Kabupaten...
 

Buat Kapolda dan Polres, Ini Perintah Kapolri Jelang Pilkada Serentak

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta anak buahnya untuk meningkatkan pengamanan jelang Pillkada Serentak 2018 yang...
 

Melayat ke Rumah Duka, JK: Daoed Joesoef Ilmuan yang Tajam

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi rumah duka mantan Mendikbud...
 

Preview Arsenal vs Chelsea: Mencari Penantang Manchester City

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Klimaks pertarungan Arsenal dan Chelsea Januari ini akan berlangsung Kamis, 25 Januari, dinihari nanti. Derby London...
 

Gagas Ide Baru dari Silatnas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) bakal berembuk ide untuk pembangunan dalam...
 

Preview Real Madrid vs Leganes: Bukan Sekadar Tiket Semifinal

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Real Madrid hanya butuh hasil imbang untuk melangkah ke semifinal saat menjamu Leganes di leg kedua babak 8 besar...
 

Temukan ASN dan Kades Terlibat di Pilkada, Tim Hukum Pammase Mengadu ke Panwaslu

fajaronline.co.id, WAJO -- Tim kuasa hukum bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati Wajo Amran Mahmud-Haji Amran SE (Pammase) menyambangi Kantor...
 

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa Gelar Diskusi dan Screening Film

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa (Himakom Unifa) menggelar screening film dan diskusi yang bertajuk "Layar...

Load More