Fajar

  Breaking News

Guru Tanpa Belajar

Opini - 06 Januari 2018, 10:23:15

(Quo Vadis Pengembangan Profesi Guru)

Hanya guru belajar yang berhak mengajar. Kalimat singkat namun sarat makna ini tertulis di dinding tempat sebuah komunitas guru berkumpul.

Oleh: Guru Tanpa Belajar
(Quo Vadis Pengembangan Profesi Guru)

Artinya, ketika guru tidak atau berhenti belajar maka saat itu pulah lah tugas mulai yang melekat pada seorang guru gugur dengan sendirinya.

Apa jadinya guru tanpa belajar? Jawabannya ada pada tamatan-tamatan yang tidak bisa berkarya dan bekerja karena pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan oleh guru mereka usang dan sudah tidak relevan dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Jawabannya ada pada anak-anak didik yang hadir di sekolah tetapi tidak belajar. Kehadiran anak-anak didik di sekolah hanya rutinitas berbalut kegiatan akademik -menyelesaikan materi dan mengerjakan tugas, ikut ujian kemudian naik kelas/lulus. Singkatnya, jika guru atau terhenti belajar maka anak didik tidak akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk hidup dan bekerja di masanya kelak. Lebih jauh lagi negara akan kehilangan generasi unggul penyokong kemakmuran bangsa di kemudian hari.

Kenapa Guru Tidak Belajar?
Guru tidak atau berhenti belajar disebabkan oleh multi-faktor yang saling memengaruhi. Guru, kegiatan/program pengembangan profesi guru dan sekolah adalah tiga faktor utama yang akan dipaparkan dalam tiga bagian tulisan ini. Bagian pertama tulisan ini fokus pada faktor guru.

Belajar adalah bagian yang menyatu dengan profesi guru. Olehnya, guru tidak belajar atau berhenti belajar pada dasarnya dikarenakan oleh individu guru itu sendiri. Ini bisa dilihat dari beberapa perilaku dan atau pandangan berikut. Pertama, pada banyak kasus, guru berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) karena menganggap bahwa pengetahuan, keterampilan dan sikap yang dibutuhkan untuk menjadi guru telah dikuasai. Padahal, guru tidak boleh puas dan merasa cukup dengan bekal yang mereka bawa dari LPTK karena pendidikan keprofesian guru sekaliber apapun tidak akan mampu membekali guru dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang lekang sepanjang masa. Belajar sepanjang hayat, atau paling tidak sepanjang karir guru, adalah bagian yang menyatu dengan profesi guru.

Olehnya itu, guru tidak boleh bersikap pasif, acuh tak acuh, dan apa adanya terhadap peningkatan dan pengembangan kompetensinya. Tidak cukup lagi bagi guru hanya menunggu undangan pelatihan atau mengikuti 1-2 hari workshop demi menjawab perubahan yang begitu pesat di luar dan dalam dunia pendidikan beserta tantangan yang menyertainya. Sebagai tanggungjawab profesi, guru mesti secara aktif dan kontinyu belajar baik secara individu, kelompok, di dalam dan di luar sekolah, secara formal maupun informal.

Kedua, tidak bisa disangkal bahwa komitmen guru terhadap pengembangan dirinya sangat lemah. Ini bisa dilihat rendahnya aktivitas belajar seperti membaca, membagi, ataupun mendisikusikan masalah atau ide-ide pedagogis di kalangan guru. Gairah belajar di kalangan guru meredup. Padahal, sama halnya kesuksesan siswa di sekolah, kesuksesan guru menjadi guru yang berkualitas bergantung pada semangat dan kecintaan belajar. Ini terjadi karena, guru mempersepsikan belajar dalam rangka pengembangan dirinya secara sempit. Belajar dianggap hanya ketika guru terlibat atau menjadi peserta pelatihan, workshop, seminar ataupun kegiatan formal Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) lainnya. Belajar terjadi hanya ketika ada pelatih, instruktur atau narasumber dari luar guru. Umumnya, aktivitas belajar informal, berbasis sekolah dan di kalangan guru sendiri kurang diapresiasi dan dipraktekkan. Padahal, seperti yang diketahui guru, belajar bisa di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.

Ketiga, misorientasi guru dalam mengikuti kegiatan PKB yang mereduksi tujuan dan makna belajar. Banyak guru terlibat di program atau kegiatan PKB untuk tujuan-tujuan non-instruksional, seperti memenuhi persyaratan naik pangkat atau sertifikasi maupun karena di-SK-kan atau dipersyaratkan oleh kebijakan/regulasi yang ada. Tujuan dan makna belajar dalam kasus-kasus “belajar” seperti ini tereduksi, menjadi tidak bermakna dan kurang berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan. Artinya, banyak guru gagal memanfaatkan kesempatan program atau kegiatan PKB untuk belajar yaitu meningkatkan, memperbarui dan atau menkinikan pengetahuan, keterampilan dan sikapnya. Tidak salah guru belajar untuk tujuan-tujuan ekstrinsik (sertifikasi, tunjangan ataupun jabatan) namun tujuan intrinsik yakni peningkatan kualitas belajar siswa adalah yang utama.

Berkaca dari realitas ini, belajar nampaknya belum menjadi norma umum yang dianut oleh guru dalam meningkatkan kompetensinya atau mengembangkan profesionalismenya. Mengawali tahun baru ini, segenap insan guru mesti beresolusi bahwa belajar bagi guru laksana bernafas. Guru butuh belajar karena tanpa belajar pendidikan dan pengajaran yang bermakna, mencerahkan dan memberdayakan bagi peserta didik akan mati. Guru harus senantiasa dan terus menerus belajar kapan pun, dimana pun, dengan siapa pun dan dengan cara apa pun karena pengetahuan guru tidak akan pernah paripurna untuk memenuhi perubahan dan perkembangan peserta didik. (*)

Author : rika


Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Disdalduk Enrekang Dikunjungi Latbang BKKBN Sulsel, Ini Tujuannya

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (Disdalduk) Enrekang mendapatkan kunjungan dari tim BKKBN provinsi Sulsel,...
 

Bupati Gowa Lepas Bansos Beras Sejahtera

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, melepas empat truk perwakilan pendistrubusian Bantuan Sosial Pangan Beras...
 

Abrasi Ancam Rusak Rumah Warga di Pesisir Galesong

FAJARONLINE.CO.ID, TAKALAR -- Akibat cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah perairan Takalar beberapa pekan ini, lima desa di Kecamatan Galesong...
 

Pernyataannya Dikecam, MB Bilang hanya Bicara Lepas

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG - Sejumlah kalangan mempertanyakan pernyataan bupati sekaligus calon petahana, Muslimin Bando (MB). Pernyataan itu adalah...
 

Kata Indira tentang Area Kewanitaan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Indira Jusuf Ismail bicara soal area kewanitaan, Rabu (24/1/2018). Kata istri...
 

Kahar Muzakir Ketua Komisi III DPR dan Hubungannya dengan Aziz Qahhar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Kahar Muzakir resmi dilantik menjadi sebagai Ketua Komisi III DPR RI, Rabu (24/1/2018) di Gedung DPR, Senayan. Kahar...
 

Muslimin Bando Punya Rp30 M, Wakilnya Rp400 Juta, Berkasnya Belum Masuk

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG - Bakal pasangan calon (bapaslon) Enrekang, Muslimin Bando-Asman masih perlu melengkapi hasil pelaporan harta kekayaannya...
 

Prof Dwia Menang Sangat Telak, Pilrek Unhas Lanjut Putaran Kedua

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pemungutan suara kandidat Rektor Unhas tengah berjalan di Baruga AP Pettarani, Rabu (24/1/2017). Petahana menang...
 

Survei Kepuasan Masyarakat

Setiap penyelenggara layanan publik wajib melakukan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat...
 

Ada SYL, Judas Sapa Cakka Pak Wagub

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO - Wali Kota Palopo, M Judas Amir menyita perhatian pada sebuah acara di Kodim 1403/Sawerigading, Rabu (24/1/2018). Di...
 

Demi Uang dan Fantasi, Istri Jajakan Suami Layani Bercinta Bertiga

FAJARONLINE.CO.ID SURABAYA - Veronita (20) harusnya sudah hidup damai dengan M Reza (24), suaminya. Namun kebiasaan buruk membuat rumah tangga mereka...
 

BEM Ekonomi Unismuh Kumpul 51 Kantong Darah

FAJARONLINE.CO.ID,MAKASSAR - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengelar bakti...
 

Personel Polres Selayar Divaksin Difteri, Istri Juga Kebagian

FAJARONLINE.CO.ID, SELAYAR - Polres  Kepulauan  Selayar melakukan  pemberian  vaksin difteri  kepada  anggotanya, Rabu...
 

Mengislamkan Dunia Maya

(Catatan Munas Tarjih Muhammadiyah ke XXX, Makassar 24-26 Januari 2018) Tak dipungkiri, kemajuan teknologi telah mengubah kehidupan manusia, salah...
 

Puncak HPRL, Cakka: Kita Harus Bersatu Angkat Martabat Wija To Luwu

 FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA- 23 Januari diperingati sebagai Hari Perjuangan Rakyat Luwu ( HPRL). Setiap tahun puncak peringatan hari bersejarah...
 

Suapi Kakek Telantar dan Bantu Mendapatkan Penampungan

* Kepedulian Sosial Bripka Yumanto, Polantas Polres Barru Empatinya tak biasa. Tak sekadar memberi, melainkan ikut menyuapi. Rusman...
 

Hibah Pemkab Wajo ke Kejari Tertahan, Suratnya Tidak Jelas

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO - Rencana penghibahan aset daerah pemerintah kabupaten (Pemkab) berupa tanah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Wajo...
 

Jemaah Abu Tours di Pangkep Sudah Dua Kali Penundaan

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP - Adanya penundaan keberangkatan umrah menggunakan jasa travel Abu Tours mendapat reaksi dari calon jemaah asal Kabupaten...
 

Buat Kapolda dan Polres, Ini Perintah Kapolri Jelang Pilkada Serentak

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta anak buahnya untuk meningkatkan pengamanan jelang Pillkada Serentak 2018 yang...
 

Melayat ke Rumah Duka, JK: Daoed Joesoef Ilmuan yang Tajam

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi rumah duka mantan Mendikbud...
 

Preview Arsenal vs Chelsea: Mencari Penantang Manchester City

FAJARONLINE.CO.ID, LONDON—Klimaks pertarungan Arsenal dan Chelsea Januari ini akan berlangsung Kamis, 25 Januari, dinihari nanti. Derby London...
 

Gagas Ide Baru dari Silatnas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) bakal berembuk ide untuk pembangunan dalam...
 

Preview Real Madrid vs Leganes: Bukan Sekadar Tiket Semifinal

FAJARONLINE.CO.ID, MADRID—Real Madrid hanya butuh hasil imbang untuk melangkah ke semifinal saat menjamu Leganes di leg kedua babak 8 besar...
 

Temukan ASN dan Kades Terlibat di Pilkada, Tim Hukum Pammase Mengadu ke Panwaslu

fajaronline.co.id, WAJO -- Tim kuasa hukum bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati Wajo Amran Mahmud-Haji Amran SE (Pammase) menyambangi Kantor...
 

Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa Gelar Diskusi dan Screening Film

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unifa (Himakom Unifa) menggelar screening film dan diskusi yang bertajuk "Layar...

Load More