Fajar

  Breaking News

Pembangunan Ekonomi Pekerjaan Rumah Saat Ini

Opini - 04 Januari 2018, 10:29:21

Hari-hari tahun 2018 mulai didaki. Tahun politik begitu banyak mengistilahkan. Tahun di mana akan kembali dihelat pilkada serentak di pelbagai daerah. Karenanya perbincangan tentang politik akan mengisi setiap ruang dan waktu.

Oleh: Ilyas Alimuddin
Dosen STISIP Muhammadiyah Sinjai

Namun demikian tak boleh melupakan pembangunan ekonomi masyarakat. Hal ini karena persoalan ekonomi adalah sesuatu yang bersinggunan langsung dengan kehidupan masyarakat. Jangan sampai karena persoalan politik sehingga melupakan apalagi mengabaikan persoalan ekonomi. Harus diingat bahwa tak ada jaminan stabilitas politik tanpa didukung oleh stabilitas ekonomi.

Tulisan ini mencoba untuk mengetengahkan persoalan ekonomi yang masih menjadi pekerjaan rumah untuk diselesaikan.

Pertama, pertumbuhan ekonomi yang cenderung stabil dikisaran 5,1 persen atau meningkat rata-rata 5 persen pertahun selama tiga tahun terakhir. Angka ini tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, seperti Singapura 2,5 persen, Thailand 3,5 persen serta Malaysia 4,8 persen. Namun angka ini cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 6-7 persen pertahun. Salah satu faktor yang menyebabkan melemahnya laju pertumbuhan ekonomi adalah melemahnya tingkat pengeluaran secara umum, seperti pengeluaran untuk konsumsi dan pembentukan modal.

Kedua, nilai tukar rupiah cenderung melemah selama tiga tahun pemerintahan Jokowi. Jika sebelumnya nilai tukar rupiah adalah pada rentang Rp10.000,- Rp12.000, per dollar AS, sampai tahun 2017 nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp13. 500, per dollar. Bahkan di tahun 2015 pernah mencapai angka terendah pasca krisis ekonomi tahun 1997 yang berada pada kisaran Rp14.600, per dollar AS.

Faktor utama melemahnya Rupiah ada dua yakni faktor eksternal dan internal. Faktor eksternalnya adalah perbaikan ekonomi di AS, sehingga investasi di sana semakin menjanjikan. The Fed sendiri mulai Desember tahun 2016 telah tiga kali meningkatkan suku bunga. Hal ini menyebabkan banyak investor yang menukarkan rupiahnya untuk membeli dollar. Dengan kondisi ini pasti nilai tukar rupiah akan tergerus.

Sementara faktor internalnya adalah kinerja ekspor yang belum memberikan hasil yang positif. Komoditas ekspor yang masih didominasi hasil alam atau komoditas primer seperti pertanian, perikanan dan hasil tambang, membuat nilai ekpor belum memberikan sumbangsih yang signifikan. Ini tentu berbeda dengan negara yang komoditas ekspornya didominasi oleh produk berteknologi tinggi.

Ketiga, pengangguran yang masih cukup tinggi. Pergeseran pertumbuhan ekonomi yang belum mencapai angka 6-7 persen tentunya tidak signifikan memberikan perbaikan kondisi makro ekonomi seperti pengurangan pengangguran, pengentasan kemiskinan serta pengurangan ketimpangan.

Angka pengangguran di tahun 2017 berada pada posisi 5,33 persen. Sebenarnya ini mengalami penurunan, meski sedikit, dibanding tahun sebelumnya. Namun yang menjadi catatan adalah pada pembukaan lapangan kerja baru yang masih juga rendah.

Keempat, kemiskinan. Problem klasik yang masih saja mengusik. Disadari bahwa hampir semua negara, baik negara maju apalagi terbelakang selalu direpotkan dengan problem ini.

Angka kemiskinan tahun 2017 masih berada pada posisi 10,64 persen atau 27,77 jiwa penduduk Indonesia berada pada kemiskinan absolut. Meskipun angka kemiskinan ini juga sedikit mengalami penurunan, namun catatan kritisnya adalah ada pada standar miskin yang selama ini digunakan. Misalnya saja standar yang digunakan untuk menyatakan seseorang dikatakan miskin jika konsumsinya sebesar 1 dollar perhari.

Standar ini selain dianggap oleh banyak kalangan sangat tidak manusiawi, mengingat konsumsi hanya dengan Rp13. 500, perhari, itu bisa makan apa? Ini tentunya sangat berbeda jika menggunakan standar internasional yang digunakan oleh Bank Dunia, yang menyatakan bahwa seseorang dikatakan miskin jika konsumsinya kurang dari 2 dollar atau Rp. 27.000, perhari. Standar ini tentu jauh lebih realistis dan pasti lebih manusiawi.

Catatan selanjutnya adalah persentase angka kemiskinan yang masih berada pada posisi 2 digit adalah sebuah angka yang tergolong cukup tinggi. Karenanya perlu kebijakan yang lebih mendasar yang mesti ditempuh oleh pemerintah untuk mereduksi angka kemiskinan. Setidaknya menempatkan pada persentase 1 digit.
Terakhir, Problem yang tak kalah serius adalah distribusi pendapatan dan ketimpangan. Entah itu ketimpangan pendapatan antara kaya dan miskin, antara kota dan desa, antar kawasan (Barat, Tengah dan Timur) serta antar pulau (khususnya pulau Jawa dan Pulau lainnya). Bukan lagi rahasia umum bahwa antar kawasan, pulau, spasial, kota dan desa begitu sangat timpang.

Ketimpangan pendapatan sampai saat ini masih sangat buruk. Rasio gini tahun 2017 adalah 0,40 atau menurun dari 0,41 tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bahwa buruknya distribusi pendapatan di negeri ini. Angka ini menjelaskan bahwa 40 persen penduduk menguasai 60 persen pendapatan, sebaliknya 60 persen penduduk lainnya hanya menikmati 40 persen pendapatan.

Laporan yang dirilis oleh majalah Forbes akhir tahun lalu mengenai laporan orang terkaya di Indonesia begitu mengomparasikan keadaan ini. Kekayaan 10 orang terkaya saja mulai dari Budi & Michael Hartono sampai Jogi Hendra Atmaja mencapai Rp. 1.087,8 triliun atau setara dengan setengah APBN Indonesia.

Angka yang sangat mengkhawatirkan sebenarnya. Angka ketimpangan yang semakin mengangah bagai bara dalam sekam, begitu gampang menyulut konflik, tinggal menunggu pemantik. Oleh karena itu pemerintah seyogyanya menyadari akan hal ini. dan berbuat yang lebih baik untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan ekonomi rakyat. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Istri Pasha Ungu Daftar Caleg Melalui PAN

FAJARONLINE.CO.ID -- Adelia Wilhelmina bakal mengikuti jejak suaminya, Pasha Ungu, dengan terjun ke dunia politik. Seperti Pasha, Adel mendaftarkan...
 

Narkoba 5 Kg dari Jaringan Lapas Bollangi Disita, Wow... Nilainya Rp6 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel mengungkap praktik peredaran narkoba di...
 

Jelang Sidang, Tio Pakusadewo Siap Divonis

FAJARONLINE.CO.ID -- Tio Pakusadewo bersiap menjalani sidang perkara penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/7)....
 

Putra Jeneponto Jadi Asintel Lantamal VI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Dan Lantamal) VI Makassar,  Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono S.H, M.Tr (Han),...
 

Pernikahan Nikita Mirzani Sempat Tak Direstui Keluarga

FAJARNLINE.CO.ID -- Pernikahan Nikita Mirzani dengan Dipo Latief rupanya sempat tak direstui keluarga pemain film Nenek Gayung itu. Namun, Dipo...
 

Mantan Menteri Kebijakan Perempuan Australia Kunjungi SMP Katolik Rajawali

Mantan Menteri untuk Kebijakan Perempuan Australia Utara, Bess Price, bersama Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Richard Matthews, saat...
 

10 Dosen IAIM Sinjai Persentase Proposal Hibah Penelitian di Bogor

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - 10 dosen Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai berhasil lolos mempersentasekan proposal hibah penelitian Dirjen...
 

102 Mahasiswa Dibekali Pemberdayaan Masyarakat Lewat Pengembangan Cabang Muhammadiyah

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG — STKIP Muhammadiyah Enrekang kembali mempersiapkan mahasiswanya untuk menyelenggarakan KKN. Ada 102 mahasiswa yang...
 

PBB Bone Bidik Tujuh Kursi di Pileg 2019

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Partai Bulan Bintang (PBB) menargetkan tujuh kursi dalam persaingan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang....
 

Hati Denada Hancur... Anak Menderita Leukimia

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Bukan hal yang mudah bagi Denada mendampingi anaknya, Shakira Aurum, yang harus berjuang melawan leukemia. Air mata...
 

Bus Bintang Prima Seruduk Kandangnya Sendiri

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Angkutan antar provinsi Bus Bintang Prima, tiba-tiba menghantam tembok pangkalan Bus di Jl Perintis Kemerdekaan 13,...
 

Bus Bintang Prima Jatuh dan Terpa Jalan Umum, Ini Foto-fotonya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Sebuah bus milik PO Bintang Prima jatuh ke jalan umum samping pool-nya, Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, Kamis...
 

Rumah Pencetus #2019GantiPresiden Diteror Bom Molotov

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Ledakan terjadi di rumah Mardani Ali Sera, ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis (19/7/2018). Kejadiannya...
 

3 Makanan yang Bisa Bikin Sperma Anda Mantap

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Jangan sampai kesehatan sperma Anda menurun. Sebab secara ilmiah, sperma merupakan tolok ukur kesuburan seksual pada...
 

Dijenguk Jokowi dan JK, Ini Pengakuan SBY

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla ada dalam daftar tamu yang menjenguk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)...
 

Dua Parpol Bone Hanya Jadi Penonton di Pileg 2019

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE - Dua partai politik (parpol) di Kabupaten Bone terpaksa harus absen dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang....
 

Lihat Lalu Lintas di Atas Fly Over, Macet...

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, cukup padat, Kamis (19/7/2018) siang. Terutama di atas Fly Over....
 

Dua Anak Diserang Hiu di New York, Insiden Pertama dalam 70 Tahun

FAJARONLINE.CO.ID, NEW YORK—Dua anak menjadi korban serangan hiu di lepas pantai New York. Ini insiden serangan hiu pertama yang dilaporkan di...
 

Direktur FBI Tuding Rusia Terus Menabur Perpecahan di Amerika Serikat

FAJARONLINE.CO.ID, WASHINGTON—Direktur FBI, Christopher Wray mengatakan pada Rabu waktu setempat bahwa Rusia terus menggunakan berita palsu,...
 

Personel Polres Palopo Tes Urine dan Periksa Gigi

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO - Seluruh anggota Polres Palopo mengikuti pemeriksaan kesehatan berkala, Kamis (19/7/2018) di Aula Bakti Pratina...
 

Banyak Parpol di Lutim Tak Cukupi Kuota Caleg

FAJARONLINE.CO.ID, MALILI - Masa pendaftaran calon legislatif (caleg) partai politik (parpol) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur telah...
 

Barcelona Dekati Gelandang PSG Lewat Ibunya

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Barcelona mungkin akan segera meresmikan satu lagi pemain anyar yang mereka beli di bursa transfer musim panas...
 

Lazio Goda Robben Tinggalkan Bayern Munchen

FAJARONLINE.CO.ID, MUNICH—Bintang veteran Bayern Munchen asal Belanda, Arjen Robben tengah dikait-kaitkan dengan Lazio. Laporan eksklusif dari...
 

Istri Olesi Cabe ke Vagina Selingkuhan Suami dan Mencukurnya

FAJARONLINE.CO.ID, ZUNDERT—Seorang istri bernama Halima mengikat dan menyiksa selingkuhan suaminya. Halima dilaporkan mengolesi...
 

Iniesta Tak Sabar Debut di J-League

FAJARONLINE.CO.ID, TOKYO—Andres Iniesta bisa membuat debut J.League-nya di akhir pekan ketika klub barunya Vissel Kobe menjamu Shonan Bellmare....

Load More