Fajar

  Breaking News

Surat-Surat dari Endeh untuk Indonesia Hari Ini

Artikel - 19 Desember 2017, 10:51:18

"Kita royal sekali dengan perkataan “kafir”, kita gemar sekali mencap segala barang yang baru dengan cap “kafir”. Pengetahuan Barat–kafir; radio dan kedokteran–kafir; pantalon dan dasi dan topi–kafir; sendok dan garpu dan kursi – kafir; tulisan Latin–kafir; ya bergaulan dengan bangsa yang bukan Islam pun–kafir!” (Soekarno, 18 Agustus 1936).

“Padahal apa-apa yang kita namakan Islam? Bukan Rokh Islam yang berkobar kobar, bukan api Islam yang menyala-nyala, bukan Amal Islam yang mengagumkan, tetapi … dupa dan korma dan jubah dan celak-mata! Siapa yang mukanya angker, siapa yang tangannya bau kemenyan, siapa yang matanya dicelak dan jubahnya panjang dan menggenggam tasbih yang selalu berputar, – dia, dialah yang kita namakan Islam. Astagafirullah. Inikah Islam? Inikah agama Allah? Ini? Yang mengafirkan pengetahuan dan kecerdasan, mengafirkan radio dan listrik, mengafirkan kemoderenan dan ke-up-to-date-an? Yang mau tinggal mesum sahaja, tinggal kuno sahaja, yang terbelakang sahaja, tinggal “naik onta” dan “makan zonder sendok” sahaja “seperti di zaman Nabi dan Chalifahnya. Yang menjadi marah dan murka kalau mendengar khabar tentang diadakannya aturan-aturan baru di Turki atau di Iran atau di Mesir atau di lain-lain negeri Islam di tanah Barat?” (Soekarno, 18 Agustus 1936).

“Kenapa kita musti kembali ke zaman “kebesaran Islam” yang dulu-dulu? Hukum Syari’at? Lupakah kita, bahwa hukum Syari’at itu bukan hanya haram, makruh, sunah, dan fardlu sahaja? Lupakah kita, bahwa masih ada juga barang “mubah” atau “jaiz"? Alangkah baiknya, kalau umat Islam lebih ingat pula kepada apa yang mubah atau jaiz ini! Alangkah baiknya, kalau ia ingat, bahwa ia di dalam urusan dunia, di dalam urusan statesmanship, “boleh bergias, boleh berbid’ah, boleh membuang cara-cara dulu, boleh mengambil cara-cara baru, boleh ber-radio, boleh berkapal-udara, boleh berlistrik, boleh bermodern, boleh ber-hyper-hyper-modern,” asal tidak nyata dihukum haram atau makruh oleh Allah dan Rassul! Adalah satu perjoangan yang paling berfaedah bagi umat Islam, yakni perjoangan menentang kekolotan. Kalau Islam sudah bisa berjoang mengalahkan kekolotan itu, barulah ia bisa lari-secepat kilat mengejar zaman yang seribu tahun jaraknya ke muka itu. Perjoangan menghantam orthodoxie ke belakang, mengejar zaman ke muka, – perjoangan inilah yang Kemal Ataturk maksudkan, tatkala ia berkata, bahwa “Islam tidak menyuruh orang duduk termenung sehari-hari di dalam mesjid memutarkan tashbih, tetapi Islam ialah perjoangan“. Islam is progress: Islam itu kemajuan!” (Soekarno, 18 Agustus 1936).
"Membaca kembali Surat-Surat dari Endeh, saya seperti membaca reportase keadaan Indonesia hari-hari ini", tulis Hamid Basjaib, kawan saya yang mengutip dan mengirim tulisan Soekarno, ketika Soekarno diasingkan ke Ende tahun 1934-1938, ke grup Whatsapp kami, Spiritualitas II, 17 Desember 2017.
Tulisan bung Karno di atas betul-betul menegur muslim Indonesia saat ini yang kegemarannya berdemo, bertabligh akbar, dan berteriak "Allahuakbar" di ruang publik dengan penuh kemarahan....

Sekiranya yang mubah-mubah, yang jaiz-jaiz rajin dilakukan, dan yang syubhat disaring sehingga tampak yang jernih dari yang abu-abu, pastilah Indonesia sudah sejajar dengan negara-negara maju sekarang, jika dihitung dari saat Soekarno menulis tulisannya itu, sekitar 80 tahun yang lalu. Sekiranya 80 tahun itu kita pakai untuk tekun di lapangan-lapangan penelitian dan di laboratorium-laboratorium ilmu pengetahuan, tidak jari kita hanya memutar-mutar biji tasbih, tidak hanya rajin berdemo berorasi dengan ujaran kecaman, kebencian, dan kutukan, ....sekiranya yang 80 tahun itu kita pakai untuk memperbaiki dan terus memperbaiki sekolah dan pendidikan kita, memperbaiki dan terus memperbaiki infrastruktur negeri kita...., pastilah hari ini kita sudah sejajar dengan negara dan bangsa maju lainnya. Pastilah Donald Trump akan tidak segampang sekarang mengguncang kesadaran kita, karena ada Indonesia, dengan muslim terbesar di planet ini, sekitar 217 juta manusia muslim, dengan kemajuan setara dengan Amerika Serikat.
Maaf, saya sudah "bersekiranya", dan 80 tahun lalu kritik Bung Karno itu tidak dijawab dengan tindakan yang positif. Apakah harus lewat lagi waktu 80 tahun, dan kita semakin di"cuekin" oleh cucu-cucu Trump? Biji tasbih yang berputar di jari dan orasi agama dengan muatan kebencian dan kutukan tidak akan menolong kita untuk maju. Hanya dengan merebut segala jenis ilmu dan teknologinya, lalu unggul di situ, kita akan menjadi negara dan bangsa yang disegani. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Top Skor Sementara Piala Dunia 2018: Cheryshev Tempel Ronaldo

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Persaingan menjadi top skor Piala Dunia 2018 mulai sengit. Cristiano Ronaldo yang mencetak hattrick di laga...
 

Ini Klasemen Lengkap Piala Dunia 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Piala Dunia 2018 sudah menyelesaikan laga perdana di masing-masing grup. Berikut klasemen sementara masing-masing...
 

Gol Mohamed Salah Telat, Mesir Dihajar Rusia dan Hampir Pasti Tersingkir

FAJARONLINE.CO.ID, SAINT PETERSBURG—Tuan rumah Piala Dunia 2018, Rusia kembali menang besar. Pada laga kedua Grup A, Rabu, 20 Juni, dinihari...
 

Jagoan Grup H Bertumbangan, Senegal Juga Tekuk Polandia

FAJARONLINE.CO.ID, MOSKOW—Dua jagoan Grup H yang diprediksi akan melaju ke babak 16 besar gagal meraih hasil positif di laga perdana mereka....
 

Goyangan Dikritik, Inul Daratista: Pahalanya Gede

FAJARONLINE.CO.ID -- Meski telah menjadi pengusaha sukses, pedangdut Inul Daratista tak menolak bila ada tawaran manggung. Pada Minggu (17/6), Inul...
 

Pacari Bule, Dhea Imut Direstui Ortu

FAJARONLINE.CO.ID -- Mantan artis cilik Dhea Annisa atau Dhea Imut tengah menjalin hubungan asmara dengan pria asal Kolombia. Baru pertama kali...
 

Baim Wong Lamaran Bulan Depan?

FAJARONLINE.CO.ID -- Baim Wong dikabarkan akan segera melamar kekasihnya Paula Verhoeven. Kabar ini ramai dibahas warganet usai melihat foto...
 

Ayah Dilarikan ke Rumah Sakit, Ayu Ting Ting: Kecapekan Aja

FAJARONLINE.CO.ID -- Kabar tak sedap menerpa pedangdut Ayu Ting Ting. Karena kelelahan, ayah Ayu Ting Ting, Abdul Rojak dilarikan ke rumah...
 

Anang Hermansyah se-Keluarga Bakal Liburan ke Los Angeles

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah merayakan Hari Raya Idulfitri di Malang, Jawa Timur, musikus sekaligus politisi Anang Hermansyah mengajak keluarganya...
 

So Sweet, Deddy Corbuzier Cium Pipi Finalis Puteri Indonesia 2011

FAJARONLINE.CO.ID -- Deddy Corbuzier dikabarkan tengah dekat dengan finalis Puteri Indonesia 2011 dari Sumatera Utara, Sabrina Chairunnisa. Kabar...
 

Prilly Latuconsina Bakal Putuskan Maxime Bouttier Jika...

FAJARONLINE.CO.ID -- Aktris Prilly Latuconsina tampaknya sudah siap berhijab. Pada momen Lebaran kemarin, Prilly Latuconsina sengaja tampil...
 

Pendaftaran SMA dan SMK Secara Online Telah Dibuka, Ini Caranya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK dibuka, Rabu, 20 Juni. Pendaftaran dilakukan secara online. Ada...
 

Pjs Wali Kota Palopo Bintangi Film Politik Meja Makan

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Palopo Arwien Azis beradu ketangkasan dalam berakting di film pendek berjudul Politik...
 

Ditemui Ormas Islam, Judas Hank Punya Perhatian Penuh ke Ummat Islam

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Sejumlah pengurus ormas Islam di kota Palopo, silaturahmi dengan pasangan Judas Amir-Rahmat Masri Bandaso (JUARA) di...
 

Jalin Silaturahim, Alumni 91 Pertanian UMI Gelar Halal Bi Halal

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Usai melaksanakan ibadah puasa ramdan. Alumni Fakultas Pertanian, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Angkatan '91...
 

Golkar Rekrut 2.765 Saksi NH-Aziz

FAJARONLINE.CO.ID - Jelang pencoblosan pilkada serentak, 27 Juni mendatang, DPD Golkar Makassar sudah merekrut 2.765 saksi untuk Paslon Pilgub Sulsel...
 

Siti Badriah: Tunggu Aku di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelantun lagu "lagi Syantik", Siti Badriah dikabarkan akan hadir bersama Armada band di lapangan Karebosi...
 

Mukhtar Tompo Ibaratkan NH Kapal Pinisi yang Kokoh

FAJARONLINE.CO.ID, BULUKUMBA - Anggota DPR RI Mukhtar Tompo menjadi salah satu Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur...
 

Jelang Pencoblosan, Muda-Mudi di Enrekang Massif Dukung IYL-Cakka

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG - Tujuh hari jelang pencoblosan 27 Juni mendatang, pergerakan relawan dan tim pemenangan di daerah semakin gencar. Selain...
 

Samurai Biru Sabet Kolombia dan Pimpin Grup H

FAJARONLINE.CO.ID, MORDOVIA—Jepang sukses membalas kekalahan mereka di Piala Dunia 2014. Menghadapi Kolombia di Mordovia Arena, Selasa, 19 Juni...
 

Ribuan Alumni Smansa Pangkep Kumpul di Bawah Gemerlap Lampu

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP - Masih dalam rangkaian Reuni Nasional (Renas). IKA Smansa Pangkep berkumpul kembali memadati halaman sekolah, Selasa malam...
 

Hari Terakhir Cuti Lebaran, Puncak Sarangan Padat

FAJARONLINE.CO.ID, MAGETAN - Momentum mudik Lebaran benar-benar dimanfaatkan para pekerja dan warga. Hari terakhir cuti bersama, tempat wisata ramai...
 

Pasien Diare dan Kecelakaan Dominasi RS

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Jelang libur Lebaran hingga tiga hari pasca lebaran, puskesmas dan rumah sakit didominasi oleh pasien kecelakaan dan...
 

Lihat... Kertas Suara Pilgub Mulai Disortir

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Petugas menyortir surat suara Pilgub Sulsel di Kantor KPU Makassar, Selasa (19/6/2018). (FOTO-FOTO: ABE...
 

30 Tahun Lulus, Alumni 88 Smansa Polewali Pakai Lagi Seragam Sekolah

FAJARONLINE.CO.ID, POLEWALI - Mengenang 30 tahun masa belajar di sekolah, alumni 88 SMA Negeri 1 Polewali, menggelar reuni dengan tema Back to...

Load More