Fajar

  Breaking News

Lelaki Bugis yang Konsisten, Pernah Jadi Tapol Orba

BERDUKA. Presiden ke-3 RI, BJ Habibie melayat di rumah duka AM Fatwa di kawasan Pejaten, Jakarta, Kamis, 14 Desember. AM Fatwa wafat pada usia 78 tahun.
Feature - 15 Desember 2017, 15:26:09

* Obituarium AM Fatwa, Tokoh Nasional asal Sulsel

Diterungku pada masa Orde Baru, tak membuatnya luluh. Tetap teguh memegang prinsip yang diyakininya benar.

Ardiansyah Hendartin
Jakarta

Tidak ada yang menyangka, Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa akan menghadap Sang Khalik, Kamis, 14 Desember. Dia pergi untuk selamanya.

Kesehatannya memang sempat terganggu. Namun, sehari sebelum meninggal, dia sempat melayani wawancara salah satu stasiun televisi nasional.

Ekspresi Fatwa saat itu begitu serius. Kalimat yang terlontar begitu tegas. Nyaris tak ada tanda-tanda dirinya sedang melawan penyakit yang menyerang tubuhnya.

Namun, semangat dan gairah dalam menebar kebaikan dan kebenaran tak mampu lagi diimbangi oleh kondisi fisiknya yang menurun. AM Fatwa menutup usia dalam usia 78 tahun.

Sahabat almarhum yang juga politikus senior Partai Golkar, Fahmi Idris, mengaku sangat terpukul dan sedih atas kepergian Fatwa.

Semasa muda, saat aktif menyuarakan kebenaran terutama pada rezim Presiden RI Soeharto, Fahmi kerap terlibat beberapa gerakan Islam yang menolak gerakan komunis.

"Saat itu saya di HMI dan almarhum aktif di PII (Pelajar Islam Indonesia). Kita sering melakukan gerakan-gerakan bersama. Kendati kerap dibenturkan dengan beberapa perbedaan," ujarnya.

Selama berjuang, kekaguman Fahmi terhadap Fatwa terletak pada sikapnya yang konsisten dalam memegang teguh keputusan atau prinsip yang dianggapnya benar.

Bahkan dia kerap bersitegang dengan penguasa orde baru lantaran berseberangan ide. "Tetapi itulah beliau. Betapa pun ancaman yang datang menghampiri, dia tak bisa dibelok-belokkan. Susah juga dibujuk," katanya.

Bahkan ketika Fatwa jadi tahanan politik (tapol) Orde Baru, Fahmi dibuat terheran-heran atas sikap Fatwa yang santai. Sahabatnya itu bahkan tertawa-tawa saat ditanya kondisinya selama dalam penjara.
"Itu yang membuat saya salut. Sekarang sangat sulit mencari penggantinya. Sosok yang teguh. Sifat dan sikapnya mestinya menjadi inspirasi para anak muda," ungkap Fahmi.

Sepak terjang Fatwa di kancah perpolitikan nasional memang tak diragukan. Di balik ketenarannya, Muhammad Yahya Rasyid (52) juga melihat kebiasaan Fatwa yang unik.

Yahya merupakan salah satu orang kepercayaan Fatwa di balik penerbitan beberapa buku. Dia mengurai, meski banyak menghabiskan hidupnya di Jakarta, tetapi beberapa masakan khas Sulawesi Selatan tak bisa dilupakan oleh Fatwa.

"Dari dahulu hingga sebelum wafat, beliau sangat suka makan barongko. Dia sangat doyan, acap kali saya diajak makan sama-sama," akunya.

Yahya merupakan owner PT Yarsif Watampone Jakarta. "Jika tidak salah ingat sudah ada sepuluh buku karya beliau yang dicetak di perusahaan kami," aku lelaki asal Bone ini.

Dua dekade lebih, Yahya sering terlibat dalam beberapa tugas atau proyek yang dijalankan Fatwa. Hal yang membuatnya terkesan adalah, sikapnya yang sangat religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai islami.

"Soal ibadah jangan ditanya. Memperdalam Islam saya juga banyak belajar dari keseharian Beliau," ucapnya.

Sebelum tutup usia, amanah Fatwa kepada Yahya adalah menjaga perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sjafruddin Prawiranegara. Kata Yahya, almarhum ingin perguruan tinggi tetap aktif dan selalu mencetak alumni yang berkualitas.

Beberapa tokoh besar berdatangan melayat ke rumah duka di Jalan Condet Pejaten, Kompleks Bappenas, Pejaten Barat, Jakarta. Presiden RI ke-3, BJ Habibie, berada di antara para sahabat Fatwa.

Begitu juga Presiden RI ke-6 yang juga pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut hadir.

Bahkan dia sempat ikut salah jenazah untuk AM Fatwa. "Jika berbicara reformasi maka jangan lupakan AM Fatwa. Dia salah satu tokoh penting yang mengawal setiap perubahan yang terjadi pada bangsa ini," kata SBY.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Nadjamuddin Ramly, menilai, di balik sikap keras Fatwa, terdapat ketulusan dalam hati untuk selalu memaafkan.

Pernah merasakan jeruji besi di zaman Orde Baru, tak membuat Fatwa menaruh dendam kepada penguasa saat itu, Soeharto. "Bahkan dia dengan tulus memaafkan Pak Harto," katanya.

Ketegasan dan keteguhan hati dalam memegang prinsip membuat sosoknya sangat dikagumi dan disegani. AM Fatwa, lelaki Bone itu menjadi inspirasi tokoh nasional. (*/zuk-rif)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Ini Pesan Kapolres Mamuju di Apel Besar Hari Pramuka

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Memperingati Hari Pramuka ke-57, Gerakan pramuka kwartir cabang Mamuju menggelar kegiatan apel besar di lapangan...
 

Wacana Lokal Wisdom Pappaseng dalam Pendidikan Keluarga

Oleh: Muhammad Rusman       Pendidikan paling hakiki itu titik awalnya di lingkungan keluarga. Tunas-tunas pendidikan...
 

SMA Negeri 21 Makassar Galang Dana untuk Korban Gempa di Lombok

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Para Siswa, Guru dan Pegawai SMA Negeri 21 Makassar, menggelar aksi penggalangan dana, Senin (13/8/2018). Aksi...
 

FOTO: Peringatan Hari Polwan ke-70 dan Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-66 di Karebosi Condotel

Dalam rangka memperingati Hari Polwan ke-70 dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-66, Polrestabes Makassar menggelar Seminar Kesehatan yang...
 

Bikin Kaget... Kabarnya, Komjen Syafruddin Sebentar Lagi Jadi Menpan RB

FAJARONLINE.CO.ID -- Kabar mengejutkan datang dari Wakapolri Komjen Polisi Syafruddin. Dia diisukan menjadi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan...
 

Hari Jadi Pramuka, Ketua DPRD Bone Dapat Lencana Pancawarsa

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Hari Pramuka ke-57 juga diperingati di Kabupaten Bone, Selasa, 14 Agustus. Perayaan sekaligus upacaranya...
 

Rumahku Sekolahku, Orangtuaku Guruku

Oleh: Aditya Permana (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) "Keluarga adalah lembaga yang paling inti di dunia yang telah Tuhan ciptakan."-Goesti A....
 

Seluruh CJH Pangkep Diberangkatkan, Termasuk Pasutri yang Visanya Terlambat

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Gelombang kedua Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pangkep kembali diberangkatkan melalui kloter...
 

Keluarga; Sentrum Dialektika Agen Perubahan

Syahrir Dosen Akademi Kebidanan Muhammadiyah Murid SD membunuh temannya. Siswa SMP; mucikari jual teman sendiri. Anak SMA menjadi bos begal dan...
 

Membangun Kepercayaan Anak dengan Komunikasi yang Tepat

Oleh: Musfirah Mahasiswi Universitas Negeri Makassar Keluarga terlebih orangtua adalah sosok terdekat bagi seorang anak. Anak-anak akan menaruh...
 

Video: Diskusi Campak dan Rubella di Redaksi FAJAR

 

Tiga Dokter dan 10 Petugas Kesehatan Dampingi 242 Jemaah Haji Ananda Group

FAJARONLINE.CO.ID, MADINAH --Jemaah haji saat ini sedang melaksanakan ibadah di Kota Suci Mekah dan Madinah. Tak terkecuali Jemaah Haji asal Sulawesi...
 

Paling Benci Hadapi Gombal di Medsos

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Bermain dalam film drama romantis yang penuh dengan puisi justru membuat aktris muda Beby Tsabina benci digombalin...
 

Wacana Pappaseng Dalam Pendidikan Keluarga

Oleh Muhammad Rusman PENDIDIKAN paling hakiki itu titik awalnya di lingkungan keluarga. Tunas-tunas pendidikan semua tumbuh berawal dalam...
 

Sudah 576 Kali Gempa Susulan, Total Meninggal 339 Orang

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak gempa 7 SR dan 6,2 SR pekan lalu masih bertahan di tenda pengungsian....
 

Bukan Anis Matta, PKS Siapkan Ahek Jadi Ketua Tim

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera mengusulkan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher menjadi ketua tim...
 

Hanya 5 Menit, Jokowi dan TGB Sudah Kabur

FAJARONLINE.CO.ID, MATARAM -- Bukan Presiden Joko Widodo namanya jika tak membuat 'pusing' Pasukan Pengawal Presiden (Paspampres). Ya, hal...
 

Dari Bedah Buku DEMA-U UINAM; Membaca dan Menulis Harusnya Jadi Budaya Mahasiswa

LaporanDyan Eka Haeriani, mahasiswa UIN Alauddin Makassar BUKU dengan judul Al-Alaq Titah Untuk Membaca karya Eko Prasetyo, Direktur Sosial...
 

Pesangon Tidak Dibayarkan, Ratusan Buruh Duduki Kantor DPRD Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID,PANGKEP-- Ratusan buruh PT Karya Asta Alam (KAA) memadati Kantor DPRD Pangkep, Selasa (14/8/2018). "Perusahaan PT KAA ini harus...
 

Pelajar Curi Helm Baru Lalu Jual di Medsos, Eh Sial Ditangkap

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA - Seorang pelajar SMA di Kabupaten Gowa, berinisial AR (17) diamankan di Polres Gowa, Selasa (14/8/2018). Ar...
 

KPK Dilanda Gejolak Internal, Ada Mutasi Penyidik Besar-besaran

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dilanda gejolak internal. Pemicunya adalah kebijakan pimpinan dan pelaksana...
 

KKN-PPM UNM Pinrang Aplikasikan Sayuran Hidroponik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Mahasiswa KKN-PPM UNM punya program menarik, yakni menanam sayuran menggunakan teknik hidroponik. Kegiatan ini...
 

RPJMD Parepare Fokus Wujudkan Kota Industri Tanpa Cerobong Asap

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE- Pemkot Parepare mulai membahas perumusan naskah akademik (teknokratik) rencana pembangunan jangka menengah daerah...
 

Ingin Perubahan, Dua Mantan Ketua PKB Nyaleg di Gerindra

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pileg dan Pilpres 2019 yang digelar bersamaan, menjadikan sejumlah politikus mengambil sikap tegas. Dua mantan Ketua...
 

Bantu Korban Bencana Lombok, MAN 2 Bone Sumbang Lewat Baznas

FAJARONLINE.CO.ID, WATAMPONE -- Banyak cara untuk menunjukkan kepedulian terhadap bencana yang terjadi di Lombok. Salah satuny ditunjukkan oleh...

Load More