Fajar

  Breaking News

Pentingnya Data Sensus Penduduk 2020

M. Aliem Statistisi Pertama/KSK Bungaya Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa
Opini - 23 November 2017, 10:00:45

Perbedaan konsep kependudukan antara BPS dan Kemendagri (data registrasi penduduk), menjadi latar belakang kerja sama kedua instansi dalam pelaksanaan sensus penduduk 2020 mendatang.

Pada pelaksanaan sensus penduduk 2020 (SP2020), Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan perubahan mendasar tentang metode pengumpulan data. Perubahan tersebut adalah penggunaan basis data kependudukan dari Dirjen Dukcapil sebagai dasar pelaksaan kegiatan SP2020. Sensus penduduk ini adalah pelaksanaan ketujuh kalinya dan dilaksanakan sekali dalam sepuluh tahun.

Seperti kita ketahui, definisi kependudukan yang dianut BPS dan Disdukcapil (KTP) berbeda. Perbedaan ini terdapat pada istilah de jure and de facto. Penduduk menurut BPS adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis Republik Indonesia selama 6 (enam) bulan atau lebih, atau mereka yang berdomisili kurang dari 6 (enam) bulan tetapi bertujuan menetap, baik memiliki surat kelengkapan administrasi di daerah domisilinya maupun tidak.

Sedangkan penduduk berdasarkan data adminduk, adalah penduduk yang telah memiliki surat kelengkapan administrasi dan terdaftar dalam Kartu Keluarga atau sudah memiliki KTP.

Perbedaan konsep dan definisi inilah yang coba disatukan pada pelaksanaan SP2020. Sebagaimana seruan Pak Jokowi tentang one data atau satu data.

Perbedaan data yang dimiliki oleh kementerian, terbukti menyulitkan dalam penyusunan perencanaan pembangunan. Nantinya, dengan satu data, perencanaan pembangunan lebih tepat sasaran.

Dalam persiapan SP2020, BPS telah mempelajari sistem pendataan penduduk di beberapa negara, seperti di Australia, Turki, Amerika, dan negara lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun perencanaan kegiatan besar ini. Tentu saja tidak menelan mentah-mentah hasil studi itu karena adanya perbedaan wilayah, karakteristik penduduk Indonesia dengan negara-negara tersebut.

Australia melalui Australian Bureau of Statistics (ABS) telah menggunakan metode online self-enumeration (pencacahan sendiri secara daring). Penduduk sebagai responden akan mengisi kuesioner yang dikirim melalui email. Hal ini menjadi salah satu pilihan selain metode pendataan menggunakan kuesioner kertas.

Untuk Indonesia, mungkin pendataan online hanya bisa dilakukan di beberapa daerah, seperti daerah perkotaan yang sarana internetnya sudah memadai. Penggunaan kuesioner kertas masih sangat dominan. Hal yang diperbaiki adalah tentang bahasa kuesioner yang sederhana dan lebih mudah dipahami responden.

Dalam pelaksanaan SP2020, petugas lapangan akan dilengkapi daftar pre-printed berdasarkan data adminduk dari Kemendagri yang akan di-update. BPS akan melakukan dua tahap sensus, yaitu sensus lengkap untuk mendapatkan frame pengambilan sampel. Tahap kedua, dilanjutkan dengan sensus sampel berisi pertanyaan lebih rinci seperti migrasi, kelahiran, kematian, dan lainnya, dikutip dari majalah Varia Statistik edisi Juni 2017.

Data yang diperoleh dari SP2020 ini sangat dibutuhkan untuk mengetahui keadaan demografi penduduk di Indonesia. Data penduduk yang komprehensif dengan perubahan yang beragam, perlu dicatat sehingga pemerintah memiliki database sebagai dasar pengambilan kebijakan di segala bidang pembangunan. Jika datanya akurat dan mendasar, maka pembangunan juga akan lebih berkualitas dan hasilnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya undang-undang. Nama dan alamat tempat tinggal tidak akan diekspose dalam hasil nantinya. BPS menjaga kerahasiaan responden, dan hanya akan mengumumkan jumlah dan kondisi demografi penduduk secara agregat. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu takut untuk memberikan informasi atau keterangan, sebagaimana yang dibutuhkan dan tercetak pada kuesioner.

Mengingat pentingnya data hasil sensus penduduk, masyarakat diharapkan memberikan keterangan yang dibutuhkan sesuai keadaan yang sebenarnya. Selain itu, untuk meningkatkan respons rate, diimbau untuk menyisihkan waktunya dalam pelaksanaan sensus ini. Jawaban responden dalam hal ini seluruh penduduk Indonesia sangat memengaruhi kualitas data. Pada akhirnya, masyarakat jualah yang akan menikmati hasil pembangunan yang didasarkan dari data sensus penduduk. Memang pengumpulan data itu sulit dan mahal. Akan tetapi jauh lebih sulit membangun negara tanpa data yang akurat. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Silaturahmi Akbar FLP Se-Sulsel Bakal Perkuat Organisasi, Ini Para Tokoh yang Siap Hadir

fajaronline.co.id, MAKASSAR – Selain workshop, silaturahmi akbar FLP se-Sulsel akan menjadi momentum kebangkitan FLP menjadi organisasi...
 

Preview Liverpool vs West Brom: Jangan Kecewakan Klopp Lagi

FAJARONLINE.CO.ID, LIVERPOOL—Duel Derby Merseyside berakhir mengecewakan bagi Liverpool setelah mereka diimbangi Everton. Untuk menghilangkan...
 

Workshop Menulis Novel FLP Sulsel Padat Peminat

fajaronline.co.id, MAKASSAR – Forum Lingkar Pena (FLP) Sulsel dalam bulan Desember ini menggelar dua kegiatan besar. Masing-masing...
 

1124 Santri TPA Sinjai Wisuda di Rujab Bupati

  fajaronline.co.id, SINJAI -- Sebanyak 1124 santri Taman Pendidikan Alquran (TPA) Binaan Penyuluh Agama Islam Kabupaten Sinjai diwisuda,...
 

Aksi Nyata dan PUAN Bagi Ratusan Bibit Pohon

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Aksi Nyata dan Perempuan Aksi Nyata (PUAN) yang merupakan tim relawan Indira Chunda Thita Syahrul, membagikan...
 

KARS Pusat Pantau RSUD Syekh Yusuf Hingga Tiga Hari ke Depan

fajaronline.co.id, GOWA -- Sebagai daerah yang menjadikan kesehatan sebagai program prioritas, Pemkab Gowa terus melakukan upaya dalam...
 

Jelang Natal dan Tahun Baru, Garam Beryodium Naik 100 Persen

fajaronline.co.id, GOWA -- Jelang natal dan tahun baru, sejumlah kebutuhan pokok mulai melonjak. Salah satunya garam beryodium yang harganya naik...
 

Anggota KEIN RI Diskusi Pengembangan Desa Emas di UIM

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Ketua Pokja Industri Pedesaan dan Industri Nasional-Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Dr Aries Muftie,...
 

Dikebut dan Tuah dari Tiga Surat Sakti, Pemkab Bone Raih Penghargaan KPK

Ada banyak cara bentuk pencegahan korupsi. Salah satunya bersedia melaporkan harta kekayaan. Muhammad Ashri SamadBone Memperingati Hari Anti...
 

Horee.... Kantor Imigrasi Layani Pengurusan Paspor Hari Sabtu

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Hari bhakti imigrasi diperingati oleh Kanwil Kemenkumham dengan memanjakan warga. Meski hari bhakti itu jatuh...
 

Astaga... Kader PDIP Saling Tanduk di Kantor DPC

fajaronline.co.id, MAKASSAR --  Puluhan pengurus kader PDIP Kota Makassar, mendatangi kantor DPC Kota Makassar. Mereka berusaha menyegel kantor...
 

Ini yang Dilakukan Kapolres Sinjai Jelang Natal dan Tahun Baru

fajaronline.co.id, SINJAI -- Kapolres Sinjai, AKBP Ardiansyah, melakukan pemantauan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar sentral...
 

Pemkab Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

fajaronline.co.id, PANGKEP-- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten...
 

Maulid Nabi, Wabup Irwan Imbau Makmurkan Masjid

fajaronline.co.id, MALILI---Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H. Maulid ini digagas...
 

Anda Cari Kerja, Datanglah ke Job Fair Pemkot, Ada 100 Perusahaan Siap Terima

fajaronline.co.id, MAKASSAR-- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar untuk ketiga kalinya di 2017 akan membuka wadah bagi pencari kerja di...
 

Sidang Perdana, Setnov Membisu, Sesekali Batuk

Setya Novanto menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Rabu 12 Desember  2017. Setnov lebih banyak membisu dan diam. Dia hanya...
 

Maket Unik Pelabuhan Soekarno Hatta, Bongkar Miniatur Kapal, Permudah Simulasi Siswa

Membuat maket bangunan mungkin mudah bagi yang sudah terbiasa. Tapi, menghadirkan benda bergerak di dalamnya ternyata amat mengerutkan dahi. Miniatur...
 

Tak Ada Perintah Beralih, Gerindra Buatkan 1.000 Posko Prof Andalan

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Baru beberapa hari Ketua Partai Gerindra Sulsel, Andi Idris Manggabarani menyatakan bahwa partainya bisa saja menarik...
 

Sebahagia Ini Lansia Terima Bantuan Sembako PKK Maros

fajaronline.co.id, MAROS - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maros kembali membagikan bantuan sembilan bahan...
 

Kantor PDIP Makassar Dijaga Polisi, Terkait Pilwalkot

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Makassar dikitari sejumlah personel Polsekta Tamalanrea, Rabu...
 

Kisah Pilu Manajer Cantik Bobol Bank Penuhi Gaya Hidup Mewah Suaminya

fajaronline.co.id, SURABAYA - Rina Rukmiawati begitu mencintai suaminya. Dia rela melakukan apapun. Termasuk membobol bank CIMB Niaga cabang...
 

Pelajari Kekalahan Bur di Takalar, Iksan Hindari Head to Head di Jeneponto

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengambil pelajaran dari kekalahan mantan bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin di...
 

Berangkat dari Makassar, Dua Mahasiswi Lutim Tewas di Palopo

fajaronline.co.id, PALOPO - Kecelakaan tunggal terjadi di Batu, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo, Rabu (13/12/2017). Enam orang berada di dalam...
 

Warga Belawa Rekam Pelangi Melingkari Matahari

fajaronline.co.id, WAJO - Fenomena alam berupa pelangi tampak mengelilingi matahari terlihat di Lingkungan Menge Kelurahan Belawa Kecamatan Belawa...
 

Walah... Tiga Dokter Bilang Sehat, Setnov Ngotot Sakit di Persidangan

fajaronline.co.id, JAKARTA - Setya Novanto sakit lagi. Sidang perdananya untuk kasus e-KTP terkatung-katung. Setnov tiba-tiba tidak bisa merespons...

Load More