Fajar

  Breaking News

Surat Sakit untuk “Papa” Setnov

Rachmat Faisal Syamsu Dosen Fakultas Kedokteran UMI Makassar
Opini - 18 November 2017, 10:40:51

Surat keterangan sakit adalah surat yang dikeluarkan dokter yang berada di rumah sakit, puskesmas, atau praktik pribadi yang menerangkan seorang pasien sedang dalam keadaan sakit, sehingga memerlukan waktu beristirahat.

Surat keterangan sakit bisa digunakan sebagai lampiran pada surat izin ketika seseorang tidak masuk kantor atau tidak masuk sekolah karena sakit. Profesi dokter adalah suatu profesi mulia dan sangat terpercaya, sehingga wajib dipercaya pendapatnya dalam memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dan standar prosedur operasional, termasuk dalam hal pemberian surat sakit kepada pasien. Sesuai Pasal 51, Undang-undang No.29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Namun terkadang fungsi surat sakit sering disalahgunakan di tengah masyarakat. Surat sakit sering dijadikan "surat sakti" agar seseorang mendapat perlindungan, penangguhan, hingga belas kasihan orang lain atau dari lembaga tertentu. Kasus "Papa” Setnov-- bapak Setya Novanto, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah salah satu contoh yang paling menyita perhatian rakyat Indonesia saat ini.

Saat pertama kali ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan korupsi KTP elektronik atau KTP-el, beliau sempat dirawat beberapa hari di rumah sakit. Alasannya karena menderita beberapa penyakit serius yang membutuhkan perawatan intensif.

Saya pribadi sebagai seorang yang berpendidikan dan beragama tentu saja lebih memilih mengedepankan prasangka positif, bahwa hal tersebut benar adanya. Berpendidikan, sehingga saya mempercayai keterangan dokter atau teman sejawat yang berada di sana saat itu merawat “Papa” Setnov. Mereka yang berada di sana, sehingga merekalah yang lebih mengetahui kondisi kesehatannya, dibanding kita yang hanya melihat atau mendengar dari media. Beragama, sehingga saya harus selalu memlih husnudzan--berprasangka baik sesuai perintah Allah dalam Alquran: “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (QS.Al-Hujurat:12).

Meski hal ini kita jelaskan panjang lebar ke masyarakat, tetap saja banyak yang tidak percaya. Ini terjadi dikarenakan, waktu kejadian sakit yang menimpa “Papa” Setnov selalu bertepatan dengan proses pemeriksaan dari KPK. Akibatnya masyarakat terus dipenuhi prasangka negatif atau su'udzon terhadap kejadian demi kejadian yang dialami Setnov. Terbaru pada Kamis malam, 16 November 2017 sekitar pukul 19:40 WIB, Setnov mengalami kecelakaan tunggal setelah mobilnya menabrak tiang listrik di Jl.Permata Berlian, Jakarta Selatan.

Peristiwa ini terjadi ketika Setnov dalam perjalanan menuju gedung KPK, setelah sebelumnya menghilang dan nyaris masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK. Setnov lalu dilarikan ke RS Medika Permata Hijau dan mendapatkan perawatan intensif. Akibat peristiwa ini, tentunya dalam beberapa hari ke depan Setnov akan berada di RS, dan otomatis tidak akan menjalani pemeriksaan di KPK, entah itu sebagai saksi maupun tersangka. Setnov sakit, dan masyarakat semakin berprasangka negatif, karena waktu kejadian sakit yang menimpanya selalu bertepatan dengan proses pemeriksaan dari KPK.

Surat sakit haruslah dijaga keasliannya, kejujurannya, dan kemuliaan sumpah profesi di dalamnya. Jika surat sakit dipalsukan dan disalahgunakan seorang pasien, maka dia harus siap menerima hukuman dari Allah yang tertuang di Alquran, dan dari negara seperti yang diatur Pasal 263 KUHP sebagai berikut:
Barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangkan sesuatu kerugian. Namun, jika ternyata dari pihak dokter sendiri yang memalsukan, atau memberikan surat sakit yang tidak sesuai kondisi pasien, maka dokter tersebut juga terancam hukuman sesuai dengan Pasal 267 KUHP.

Lebih lanjut dikatakan bahwa ancaman hukumannya akan ditambah, apabila surat keterangan yang dipalsu itu untuk dipakai guna memalsukan atau menahan orang dalam rumah sakit gila. Dihukum pula orang yang mempergunakan surat keterangan palsu dari tabib atau dokter tersebut seolah-olah tidak palsu, asal orang itu mengetahui akan kepalsuan surat tersebut. Jadi apabila memenuhi unsur-unsur yang diatur dalam pasal di atas, maka dapat diancam dengan hukuman selama 4 (empat) tahun, dan jika surat keterangan tersebut digunakan untuk memasukkan seseorang ke dalam rumah sakit, maka diperberat menjadi 8 (delapan) tahun 6 (enam) bulan. Semoga dengan banyaknya kasus-kasus kriminal, para dokter teman sejawat lebih berhati-hati dalam memberikan surat sakit kepada pasien. Agar fungsi surat sakit benar-benar terjaga kesaktiannya. Dan untuk “Papa” Setnov, semoga cepat sembuh kembali, sehingga mampu melanjutkan pemeriksaan di KPK hingga tuntas, dan menghilangkan semua prasangka di tengah masyarakat tentang anda, jika anda memang benar.
Namun jika prasangkaan masyarakat yang benar, maka bertaubatlah. Pintu taubat Allah sangat luas. Asalkan anda mau mengakui kesalahan, dan tidak mengulanginya lagi.
"Kabarkan kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih." (QS.Al-Hijr: 49-50). Allahualam. (*)

Untuk Mengakses Berita Selengkapnya Silahkan Langganan Premium epaper FAJAR disini epaper.fajaronline.co.id atau hubungi wa/tlp 0811462222

Author : rika



Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Khashoggi

Akhirnya, Arab Saudi mengakui jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh di dalam konsulat negara itu di Istanbul, Turki, namun tidak ada penjelasan di mana...
 

Raja Setiap Malam Ganti Ratu, Selalu Hilang Misterius

Menanggapi berita tentang hilangnya jejak Jamal Khashoggi, jurnalis dan kolumnis The Washinton Post menyentakkan dunia. Ia hilang setelah masuk...
 

Melirik Industri Gitar di Sulsel

* Dilelang Menaker, Laku Rp1 Miliar Mirai. Kini jadi merek gitar lokal populer. Dipakai di mana-mana. DEWI SARTIKA MAHMUDGowa Mirai tak hanya...
 

I love Monday: Ops....

IKUT berkontestasi untuk sebuah pesta demokrasi, harus bermodal besar. Tak bisa hanya bermodal cekak, apalagi modal dengkul. Pasalnya. banyak pos...
 

Ternyata Bisnis Prostitusi Masih Berjalan di Eks Lokalisasi Dolly

FAJARONLINE.CO.ID, NASIONAL -- Meski telah resmi ditutup. Geliat bisnis syahwat di eks lokalisasi Dolly masih terjadi. Walau...
 

Simak, Hukum Berburuk Sangka dan Mencari-cari Kesalahan

FAJARONLINE.CO.ID, HIDAYAH -- Hati yang jernih, bening, dan bersih akan terpancar dari perilaku sehari-hari. Tidak ada buruk sangka, yang ada...
 

Gimana Sih Kembalikan Keremajaan Kulit dengan Garam ?

FAJARONLINE.CO.ID, LIFESTYLE  -- Garam ternyata tak cuma bermanfaat di dapur saja lho Ladies. Garam ini juga sangat bagus untuk kecantikan...
 

Waduh, Gemar Berbohong Bisa Berdampak Pada Kesehatan

FAJARONLINE.CO.ID, KESEHATAN -- Hampir setiap orang pernah berkata bohong ataupun dibohongi. Namun apabila kebiasaan berbohong ini...
 

Manfaat Memakan Buah Kiwi dan Kulitnya

FAJARONLINE.CO.ID, KESEHATAN -- Mengonsumsi apel utuh tanpa dikupas adalah sesuatu yang tidak perlu diperdebatkan lagi karena memang...
 

Warning!!! KPK Sebut Perizinan di Sulsel Banyak Korupsi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima ribuan laporan dugaan korupsi terkait perizinan di Sulsel. Makanya, KPK...
 

Tak Diundang, Soni Tetap Kirim Doa untuk HUT Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR — Dirjen Otoda Kemendagri, Soni Sumarsono, tetap mengirim doa khusus untuk HUT ke-349 Sulsel tahun ini. Dia ingin...
 

Klasemen Sementara Grup A, Indonesia Turun ke Posisi 3

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Tim nasional Indonesia U-19 menelan kekalahan 5-6 dalam laga kedua Grup A Piala Asia U-19 2018. Hasil ini membuat...
 

Laga Luar Biasa, Indonesia U-19 Takluk 5-6 dari Qatar

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Laga yang begitu luar biasa tersaji saat timnas Indonesia U-19 menghadapi Qatar di laga kedua Grup A Piala Asia U-19...
 

Ke Sulteng, Pemkab Pangkep Sambangi Warganya yang Jadi Korban Gempa

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Pemerintah Kabupaten Pangkep menyambangi warganya yang masih ada di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi,...
 

Jalin Silaturahmi di Festival UKM UMI

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Festival Unit Kegiatan Mahasiswa, di pelataran kampus II, Jumat-Minggu,...
 

Mandiri Coffee Fest di Phinisi Point

Seorang barista memandu pengunjung membuat dan menyajikan kopi pada Mandiri Coffee Fest, Atrium London Phinisi Point, Jalan Tanjung...
 

Unhas Raih Best Delegate di PolgovDays di UGM

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih Best Delegate pada ajang Politics and Government Days (PolgovDays) yang...
 

Merasa Dirugikan, Mantan Ketua HIPMI Palopo Ancam Lapor Balik Pelapor

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mengaku tak punya sangkut paut utang piutang. Mantan Ketua Hipmi Palopo, Herawan Hasan, mengancam lapor balik pelapor,...
 

Resmi Jadi Pelatih Timnas Senior, Bima Sakti Langsung Bertugas Rebut Piala AFF

FAJARONLINE.CO.ID -- Bima Sakti resmi menggantikan Luis Milla di kursi pelatih tim nasional senior Indonesia. Itu setelah PSSI resmi menunjuk mantan...
 

UEA, Lawan Terakhir Indonesia di Grup A Hajar Taiwan 8-1

FAJARONLINE.CO.ID, JAKARTA—Tim nasional Uni Emirat Arab (UEA) mempertegas status mereka sebagai jagoan di Grup A Piala Asia U-19 2018. Setelah...
 

Warga Bangkala: Untuk DPRD Sulsel, Mayoritas Pilih Annas Gs

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO -- Respons masyarakat Kabupaten Jeneponto terhadap Annas Gs begitu tinggi. Khususnya bagi warga di Kecamatan...
 

19 Finalis Duta Anti Narkoba Granat Kampanye dengan Selebaran

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Sekitar 19 Finalis Duta Anti Narkoba Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Maros melakukan kampanye...
 

Artis Uut Permatasari Meriahkan Malam Kenal Pamit Pangkoopsau II

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR – Acara malam kenal pamit Pangkoopsau II dari Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., kepada Marsekal...
 

Lagi... YKF Salurkan Bantuan untuk Korban Palu

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya sudah memasuki pekan ketiga. Bantuan terus berdatangan, termasuk bantuan...
 

Annas Gs Isi Akhir Pekan dengan Menjenguk Kuda Pacunya

FAJARONLINE.CO.ID, JENEPONTO -- Mantan Sekretaris KPU Sulsel, Annas Gs, mengisi akhir pekannya dengan beberapa rangkaian...

Load More